Istri Kontrak Sang CEO

Istri Kontrak Sang CEO
Bertemu adelia


Wanita berbaju kaos oblong putih dengan hot pant tengah tersenyum smirk sambil Memainkan ponsel di tangannya.


Sesekali wanita itu melihat tespeck yang dia genggam di tangan kirinya.


Adelia hermawan. Wanita cantik dengan wajah putih dan rambut sebahu. dia menjabat sebagai dokter umum di salah satu rumah sakit besar di jakarta,


Senyumnya terpancar dari bibir tipisnya,


" Kita liat saja mala, Sebentar lagi kamu akan terhempas dari kehidupan devan," Ucapnya dengan senyum licik


Mala menekan tombol memanggil di layar ponselnya, wanita itu menghubungi salah satu orang suruhannya untuk melancarkan aksinya, entah apa yang ada dalam pikirannya,


" Jangan lupa bawa barang yang sudah aku siapkan, jangan sampai telat" ucapnya seraya mematikan sambungan telfonnya


¢€¢¢¢€¢¢


" Sayang hari ini kita quality time berdua ya" lirih mama yasmin pada mala


" Bagaimana kalau kita pergi ke mini market ma, aku mau beli bahan-bahan buat bikin kue, nanti aku bikinin mama dan papa kue yang spesial"


" Boleh sayang, tapi sebelum ke mini market kita shoping sama nyalon dulu ya, mama pengen shoping bareng kamu"


" Yasudah ayo kita bersiap ma"


Mala dan mama yasmine pun sudah bersiap untuk pergi ke pusat pembelanjaan, Mereka hanya berdua tanpa sopir, yasmine meminta mala untuk mengemudi.


Setelah sampai di pusat pembelanjaan, mereka berdua pun sudah memilih beberapa baju dan dress,


" Sayang. kamu cobain dress ini ya, pasti cocok banget sama kamu."


mama yasmine menyodorkan dress berwarna silver tanpa lengan, Dengan desain mewah dan elegan, sangat cocok di badan mala yang ramping dan mungil.


Setelah menunggu selama 10 menit, akhirnya mala sudah keluar dengan berganti dress pilihan mama yasmine.


" Bagaimana ma, pas gak buat mala"


" Bukan pas lagi sayang. tapi sempurna. kamu cantik banget sayang"


" Terimakasih ma"


Setelah selesai dari pusat pembelanjaan, yasmine membawa mala ke salon langganannya, Mama yasmine meminta untuk make over mala dan juga dirinya.


Saat mendapat pesan dari adelia. membuat devan tidak dapat fokus pada pekerjaannya, Biarpun raganya ada di kantor. Namun jiwanya entah kemana. pikirannya begitu kacau, mengingat apa yang akan dia katakan pada sang istri.


" Aaakkggghhhh, kenapa semua jadi seperti ini" Teriak devan frustasi sambil mengacak rambutnya.


Setelah beberapa saat. pria itu melihat notifikasi dari ponselnya, ternyata sang mama sedang membuat status baru di laman instagramnya.


Mata devan memicing saat membaca beberapa balasan di foto itu.


@Yasmin_wijaya:


[Upload foto bersama dengan gadis dengan # Anak sama mama cantiknya pasti 11,12, iya gak,? iya dong.]


@ Salma_74


[ Itu anakmu jeng? Kok saya gak pernah tau ya jeng yasmine punya anak perempuan, Mana cantik gitu]


@Yuna_19:


[ Wah, cantik sekali jeng, bolehlah di kenalin sama anakku si david]


@Maria_danuarta


[ Sama anakku aja jeng, si aldo, dia satu-satunya pewaris di keluarga danu]


@ Yasmine_wijaya


[ Iya jeng-jeng semua. Ini anakku, adiknya si devan. baru pulang dari luar negeri"]


@Maria_danuarta


[ Jodohin sama anakku gimana jeng, dia itu tampan loh jeng]


@Yasmine_wijaya


[ nanti bisa di atur jeng]


Melihat beberapa balasan dari instragram sang mama, membuat devan semakin frustasi, bisa-bisanya sang mama mengatakan jika istrinya adalah anaknya yang baru pulang dari luar negeri.


Dengan cepat devan ikut membalas status ig sang mama.


@ Devan_Wijaya.


[ Mama!!!!!!]


@Yasmine_wijaya


[ hahahahha]


Sore datang, Devan dan fino sudah menuju ke cafe senja sesuai permintaan adelia, Membutuhkan waktu 1 jam untuk tiba di sana, Setelah tiba di cafe senja, ternyata memang sudah ada adelia yang menunggu di sana,


Menyadari kedatangan devan, senyum merekah dari bibir adelia, dia tidak menyadari kehadiran fino yang mengekor di belakang, di detik kemudian devan duduk dengan rasa malas.


" Kamu yakin jika anak itu adalah anakku?" tanya devan tanpa basa-basi


" Iyalah sayang, ini anak kamu darah daging kamu"


jawab mala antusias


" Benarkah? lalu bagaimana dengan rendi, bukankah kamu memiliki suami"


Mendengar devan menyebut nama rendi, membuat adelia sedikit membisu, entah jawaban yang di pikirkan wanita sialan itu.


" Kok diem adelia, apa jangan-jangan dugaan ku benar, jika itu anak rendi. suami kamu" Pungkas fino dan menyadarkan adelia


Di tempat duduk yang berbeda, nampak seorang pria dengan menggunakan celana dan hoodie warna hitam, tak lupa dengan kacamata hitam yang menambah ketampanannya.


Rendi Grahama. Suami dari adelia. pria itu sudah sejak tadi berada di cafe itu, saat salah satu orang suruhannya mengatakan jika istrinya akan menemui seseorang jam 5 sore di cafe senja,


Setelah mendengar kabar tersebut, rendi segera bersiap untuk melihat siapakah orang yang akan adelia temui, dan ternyata dugaannya benar, jika adelia datang untuk menemui devan,


" Rendi tidak bisa memiliki keturunan" jawab adelia yang sengaja berbohong, bukan itu saja. wanita itu mengambil kertas yang dia simpan di dalam tasnya, kemudian menunjukkan lada devan dan fino


" Ini, surat keterangan dokter saat kami periksa kesehatan beberapa waktu yang lalu"


Melihat hasil dari surat itu, membuat kaki devan melemas, dia mulai berfikir apa yang harus dia katakan pada istrinya, bukan hanya pada mala, tapi pada kedua orang tuanya, bisa-bisa reputasi devan hancur karna telah mengahamili istri orang.




" Eh sayang. liat deh postingan mama, mama yakin setelah membaca balasan dari teman-teman mama pasti si devan saat ini sedang naik darang, hahhah" ucap yasmine di sertai gelak tawa.



" Iya ma, nanti kalau mas devan marah gimana ma?"



" Kamu tenang saja sayang, serahkan semuanya sama mama"



di saat sedang asik berbicara dengan mala, telfon yasmine berdering, ada panggilan masuk dari kontak yang dia beri mana, Mr,X , yasmine pun menjauh dari hadapan mala.



" Ya halo ada apa lex?"



\[\+623xxxxxxxx\]



........................



" Kamu urus semuanya. aku percaya, kamu ahlinya untuk masalah seperti ini, singkirkan siapa pun yang ingin merusak rumah tangga anakku"



Sambungan telefon pun terputus, setelah itu yasmine kembali menghampiri mala yang sedang sibuk di dapur, wanita itu membuat makan malam sekaligus buat dessert untuk kedua mertuanya.



" Kamu masak apa sayang?"



" Euum, mala lagi masak chiken katsu. semur daging, ikan goreng, sama sambal goreng ma, trus sama dessert juga, semoga mama dan papa suka ya"



Yasmine tersenyum, melihat sang menantu yang begitu antusias memasak untuknya.



" Terimakasih ya allah, sudah memberikan hamba menantu seperti mala" mama yasmine bermonolog dalam hati.



Rasa bersyukur menyelimuti hati yasmine. merasa beruntung mempunyai menantu seperti mala. selain cantik, sopan. pintar masak pula.