Istri Kontrak Sang CEO

Istri Kontrak Sang CEO
Honeymoon!!?


Beberapa hari kemudian setelah hari pernikahan Nara dan Andra. Akhirnya Devan mengajak Mala untuk ikut bersamanya yang kebetulan sedang ada pekerjaan diluar kota,


sekaligus merencanakan honeymoon yang memang seharusnya dilakukan oleh seorang pengantin baru. Pernikahan mereka memang di awali dengan sebuah kesepakatan yang saling menguntungkan,


Akan tetapi setelah berjalannya waktu benih cinta mulai tumbuh akan keduanya.


" Kamu sudah bangun sayang?" Suara Devan membuat mala sedikit terkejut.


" Ya Allah mas, Kamu ngagetin aku aja,"


" Maaf ya sayang, kalo tadi aku bikin kamu kaget" lirih Devan sambil memeluk Mala dari belakang.


" Sepagi ini kamu udah rapi mau kemana mas??"


" Ini sayang, aku ada meeting mendadak sama pak Handoko, Oiya kamu sekarang mandi terus packing ya, nanti siang ikut aku ke luar kota sekalian kita honeymoon"


Ucap Devan dengan tergesa-gesa seraya mencium lembut kening Mala. Belum juga sempat menjawab Devan sudah keburu pergi..


" Mas kunci mobilnya," teriak Mala dan mengejar Devan untuk memberikan kunci mobil yang ketinggalan di atas nakas.


" Mas, kunci mobil kamu ketinggalan," ucap Mala lagi


" Ya ampun, iya sayang aku lupa tadi buat ngambil kunci, terimakasih istriku, Aku berangkat sekarang ya takut telat."


" Iya mas hati-hati dijalan"


Devan pun segera melajukan mobilnya agar segera sampai di tempat meeting secepatnya, Sedangkan Mala langsung packing barang-barang yang akan dia bawa nanti..


" Honeymoon??, Gimana ya! aku grogi banget, apalagi cuma berdua sama mas Devan, Tapi sudahlah apa kata nanti. lebih baik aku percepat lagi " Lirih Mala dalam batin sambil mengambil barang-barang miliknya juga Milik suaminya,


Setelah selesai packing Mala pun langsung mandi dan siap-siap sambil menunggu Devan pulang,


Tak lama kemudian pria tampan itupun datang dengan membawa Bungan mawar putih di tangan kanannya..


" Spesial buat istriku yang paling cantik " Pria itu memberikan bunganya dengan mencium lembut tangan istrinya..


" Mas Devan, Repot repot banget bawain aku bunga"


" Nggak kok sayang, Gak repot sama sekali, Lagian apa sih yang nggak buat istriku"


" Tapi mas, kok kamu bisa tau kalo aku suka bunga mawar putih??"


" Mas Devan mulai deh gombalnya, Nggak serius mas. Mas Devan tau dari mana kalo aku suka mawar putih??"


" Iya jadi gini sayang, Kamu ingat gak waktu aku pertama kali ke rumah kamu?"


" Iya ingat mas, terus?"


" Mega yang cerita sama aku, kalo kamu paling suka bunga mawar putih, karena kebetulan waktu itu kan ada mawar putih di ruang tamunya"


" OH jadi Mega yang sudah ngasih tau mas Devan. Oiya mas, mas Devan ada pekerjaan apa di luar kota, terus bagaimana dengan pekerjaan ku mas??"


" Aku ada proyek baru sayang, dan memang harus aku sendiri yang menghandle, Kalo soal pekerjaan kamu gak usah khawatir, aku sudah menyuruh vino untuk mengurus semua pekerjaan kamu, jadi kamu tenang saja. selama ada vino semua teratasi" Jawab Devan dengan penuh senyum di wajah tampannya..


Setelah beberapa saat akhirnya pasangan yang sudah menikah selama 2bulan ini pun berpamitan sama orang tuanya.. karena waktu nya yang mendadak Mala hanya berpamitan lewat telfon ke pada orang tuanya..


" Devan Mala, Kalian mau kemana kok sudah rapi dan bawa-bawa koper??" Tanya mama Devan


" Ini mah, Aku kan ada pekerjaan di luar kota, jadi aku ngajak Mala buat sekalian honeymoon ma, kan dari awal nikah kita belum sempat honeymoon"


" Iya kamu bawa Mala juga, jangan lupa buatkan mama cucu yang lucu ya"


" Mama bisa aja, Pamit ya ma" Jawab mala dengan wajah malu-malu dan memerah.


" Yasudah ma kita jalan dulu ya,"


Setelah selesai bersalaman kepada mamanya mereka pun segera berlalu dan menaiki mobilnya.. Karena tadi memang dirumahnya hanya ada mamanya, sebab ayah Devan sudah pergi sejak pagi karena ada meeting dengan sahabat lamanya.


Mala melambaikan tangannya pada sang ibu mertua, Begitupun dengan ibu yasmine yang juga melambaikan tangannya, Sambil senyum-senyum karena telah berhasil menukar koper milik mala dengan koper yang sudah disiapkannya..


Ya. Koper milik mala sudah berhasil iya tukar dengan koper yang sudah di siapkan nya, Koper yang isinya hanya ada Lingerie..


Yasmine terkekeh mengingat bagaimana perjuangannya saat ingin menukar koper milik mala, Dan akhirnya berhasil. Sesuai yang sudah di rencanakan,


" Semoga mala bisa secepatnya hamil, Biar aku juga bisa punya cucu seperti teman arisanku yang lain"


Mengingat hanya dirinya yang belum mempunyai cucu, Yasmine pun meminta mala dan devan agar secepatnya memiliki momongan.


Dan dengan terpaksa keduanya pun mengiyakan permintaan sang mama, Namun sebenarnya devan pun sedikit bingung dengan permintaan mamanya, Mengingat status pernikahannya yang hanya pernikahan kontrak