Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
99. Bunga Indah Layaknya Permata


Di sisi lain, seorang pemuda dengan tampilan pucat dan pucat, tampak lemah dan tak berdaya menggunakan jubah putih nya yang tampak bersih, suci dan Agung.


Di belakang pemuda sakit sakitan itu, seorang pria dengan tubuh tegap berdiri dengan wajah datar. Di depan pria sakit sakitan itu masih ada beberapa orang lain nya.


"Long Tian, kau adalah putra angkat yang baru di angkat selama 7 bulan, apa kau layak untuk berada di pertemuan keluarga di sini ?" Tanya pria paruh baya dengan nama Long Fan.


"Paman Ketiga, mulut mu belakangan ini memiliki perkembangan pesat. Lihat lah, mulut mu menjadi lebar dan lebih lebar setiap kali pertemuan, aku benar benar kagum dengan mu. Tolong beritahu aku, bagai mana cara melakukan nya ?" Tanya Long Tian dengan senyum tipis.


"Long Tian, bagai mana mungkin kau mengatakan hal yang tidak layak seperti itu pada paman mu ?" Tanya istri Long Fan.


"Bibi, bagai mana mungkin kau bisa berkata begitu ? Lalu, biar kan aku bertanya, apa kah kata kata paman ketiga sebelum nya pantas untuk di dengar ?" Tanya Long Tian sekali lagi dengan dingin.


"Hentikan perdebatan kalian ! Long Fan, sejak aku memutus kan untuk membawa Long Tian sebagai anak ku maka sejak saat itu juga lah dia menjadi anggota keluarga kita. Long Tian, kamu harus lebih sopan lain kali pada paman ketiga mu. " Ucap seorang pria dengan jubah yang terbuat dari kulit dan rambut yang di gerai.


Pria ini adalah kepala keluarga , Long Tian Tang.


"Baik ayah, sesuai dengan kehendak mu. " Ucap Long Tian dengan sopan sedang kan Long Fan mau tidak mau menuruti.


"Kali ini, keluarga Long kita sedang di tekan oleh Kekaisaran Yue. Kita harus memikir kan cara nya untuk melewati hal ini." Ucap Long Tian Tang dengan kerutan di dahi.


"Tuan ku, kita adalah keluarga bela diri yang mendedikasikan seluruh hidup dalam melatih kekuatan tapi ada keluarga yang bersaing dalam hal ini. Maka yang harus kita lakukan adalah mengalahkan kekuatan baru itu. " Ucap Long Fan tanpa pikir panjang.


"Paman Ketiga, jika begitu muda, akan kah Ketua mengumumkan rapat penting seperti ini ?" Tanya Long Tian dengan sinis.


"Ketua, kita harus mengambil hati Kaisar dan melakukan beberapa tindakan sederhana yang membuat pihak lawan terlihat buruk di mata Kaisar. Yang Mulia Kaisar meski pun menyukai pasukan yang kuat. Tapi , aku yakin kalau Yang Mulia akan merasa tersisihkan jika memiliki pasukan yang terlalu kuat. Aku yakin, Ketua mengerti apa maksud kata kata ku. " Ucap Long Tian dengan senyum tipis.


"Hm, apa yang Long Tian kata kan benar. Kalau begitu, rapat kali ini akan di berhentikan. " Ucap Ketua Sekte sambil memijat kepala nya.


Long Tian tersenyum dan pamit pergi bersama dengan pelayan nya, orang orang menyoraki mereka dengan puluhan ikat bunga yang di taruh di Paviliun Naga milik Long Tian.


Di depan Paviliun nya, ada sebuah papan nama yang sangat menarik perhatian.


'Bunga Indah Layaknya Permata', ini tentu saja kata kata yang pas untuk menggambarkan fisik nya yang sempurna.


Dengan bahu yang lebar, dada yang bidang dan kaki yang jenjang, rahang yang tegas dan tidak lupa dengan jakun yang menarik perhatian.


Kulit nya seputih salju dan kulitnya sehalus giok, wajah nya bersinar bagaikan terkena cahaya ilahi. Sayang nya, bibir nya yang pucat merubah itu semua.


Tatapan nya berubah, tidak ada tatapan lemah dan putus asa seperti sebelum nya melainkan berubah menjadi tatapan licik.


" Tuan, apa yang akan anda lakukan setelah ini ?" Tanya pelayan pria tampan itu.


"Lakukan pencarian tentang 'orang itu ' ini baru sekitar 100 tahun, aku yakin dia masih hidup di suatu tempat. Jangan kecewa kan aku, pergi lah. " Ucap pemuda itu tanpa memandang pelayan nya.


Pria tampan itu duduk di salah satu meja yang ada di Paviliun nya sebelum melihat salah satu tanda pengenal yang ada di tangan nya.


Di tanda pengenal itu, ada beberapa karakter yang menuliskan nama seseorang.


"Xue Fenghuang, ya ? Aku merasa sangat tertarik dengan mu, tapi sayang nya tidak memiliki waktu yang cukup untuk berbicara dengan mu. Kau lahir di bintang yang membawa seluruh keburukan, aku harap kau tidak membawa nasib buruk bersama mu. " Ucap Long Tian dengan tenang sebelum kembali menyimpan tanda pengenal tersebut.


Tidak ada yang tahu apa yang ada di pikiran Long Tian, dia tampak misterius dan ramah tapi sebenar nya adalah orang yang tertutup.


Tidak ada yang bisa mengerti tentang diri nya kecuali pelayan pribadi nya dan mungkin ada seorang tambahan lagi, tapi dia masih belum bisa memastikan orang baru ini.


Dia menatap ke arah pakaian putih nya yang tampak tidak ternoda dan memancarkan aura Suci.


Di sisi lain, Xue Fenghuang yang sudah lolos dari penyisihan awal dan akan masuk ke penyisihan tingkat pertama.


Jadi ada beberapa tingkat yang akan di lakukan untuk menentukan pemenang:


- Penyisihan Awal, yang akan lolos adalah 45 orang


- Penyisihan Babak Pertama, yang akan lolos adalah 22 orang


- Penyisihan Babak Kedua , yang akan lolos 11 orang


- Penyisihan Babak Ketiga, yang akan lolos 5 orang


- Semifinal, yang akan lolos 2 orang


- final, menentukan pemenang.


Menurut nya itu cukup rumit, tapi yang membuat nya ragu adalah bagian Semifinal, di semifinal jika dia berhasil masuk menjadi salah satu dari 5 orang.


Maka dia harus memenangkan pertandingan sebanyak 4 kali, jadi setiap peserta yang ada, mereka harus bertarung satu sama lain untuk menentukan siapa pemenang terbanyak.


"Pertandingan akan di lanjut kan besok dan para peserta yang menang bisa berlatih sebelum besok datang kemari lagi. " Kata Yue Lian dengan suara lantang.


Para penonton pun mulai bubar dan dia berjalan ke penginapan yang sudah di sewa oleh Ketua Sekte, dia satu kamar dengan Lin Cong Zi.


"Saudari Xue, apa yang akan kau lakukan ?" Tanya Lin Cong Zi.


"Yang pasti tidak makan banyak, jika makan banyak maka aku akan mengantuk. Masih ada 12 jam lagi sebelum pertandingan berikut nya, aku akan menggunakan waktu ini untuk ber kultivasi. Saat ini kekuatan ku berada di Ranah Surga tingkat 2 jika aku bisa berada di tingkat 8 sebelum semifinal maka itu adalah berkah luar biasa. " Ucap nya dengan acuh tak acuh sebelum duduk di sudut ruangan dan memakan semua sumber daya yang sudah dia beli dari pelelangan Qin Xiang.


bonus Like 9 , 5 k : 2 / 4