
"Gadis kecil, mulutmu terlalu berbisa bukan ? Bagaimana jika aku cabut lidahmu agar kau tidak bisa berbicara lagi ?" Tanya Yu Ning dengan geram.
"Silakan saja asalkan kamu memiliki kemampuan untuk melakukan itu. " Ucapnya dengan seringaian sombong.
Dalam hal memprovokasi orang lain dia adalah ahlinya, jika dia mengatakan dirinya adalah nomor dua maka tidak akan ada yang berani mengatakan dirinya nomor satu.
"Anak muda yang sombong ! Biarkan tetua ini menunjukkan kemampuan bertarung yang sebenarnya !" Ucap Yu Ning dengan marah.
"Silakan saja, jangan sampai mematahkan tulang mu sendiri , tetua. " Ucapnya sambil menekankan kata kata Tetua.
Dia mengambil Bing Yue , meskipun gaya nya sombong, dia tidak berani untuk meremehkan lawannya yang ini.
Jelas sekali kekuatan Yu Ning ini tidak kecil, jadi tentu saja dia tidak akan bermain main. Mungkin saja kekuatan mereka berdua setara.
Yu Ning lebih tua darinya sehingga memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak daripada dirinya.
Dia telah menyiapkan hal ini, karena dia tidak bisa mengalahkan Yu Ning dengan cara yang jujur dan terhormat maka dia akan mengeluarkan cara tercela miliknya.
Dia bukan orang baik dan tidak peduli pada reputasi, tidak peduli apa yang dikatakan oleh dunia tentang tindakannya, dia tidak peduli.
Jarum jarum emas yang beracun keluar dari jari jarinya, jarum jarum itu meluncur dengan sangat baik.
"Kau ?! Sialan, kau bermain curang !" Teriak Yu Ning.
"Siapa yang peduli jika aku bermain curang ?" Tanya nya dengan tawa kecil.
"Ha ha ha, tapi racun apapun tidak akan berguna untukku. Aku telah mengembangkan kekebalan terhadap racun selama 200 tahun masa hidupku. " Ucap Yu Ning.
Dia yang mendengar ini tertawa kecil dan tidak panik, Bing Yue menahan pedang perak milik Yu Ning.
"Mari kita lihat, siapa yang lebih kuat. Kuat racun ku atau kuat kekebalan tubuhmu. Jika kamu bisa bertahan selama 1 jam, maka aku akan menyebutmu sebagai kakek ku. " Ucapnya dengan penuh kebanggaan.
"Baik, jangan mencabut kata katamu lagi ha ha ha ! Bersiaplah untuk memanggilku sebagai kakek mu!" Teriak Yu Ning sambil tertawa jahat.
"Tentu saja, aku tidak terbiasa untuk menelan kata kataku sendiri. " Ucapnya dengan tawa kecil.
Dia mengayunkan pedangnya dengan penuh kekuatan, lembut tapi penuh dengan tenaga. Orang orang akan terkejut apabila melihat tubuh kecilnya yang kurus dan ramping.
"Tebasan Phoenix Ilahi ! "Teriaknya, dia meloncat dan melakukan gerakan memotong dari atas ke bawah.
Yu Ning menahan pedangnya dengan penuh tenaga sementara dia tidak menapak. Ilmu meringankan tubuhnya sama sekali tidak buruk.
Mereka saling beradu pedang sekali lagi dengan sengit, tapi perlahan lahan serangan Yu Ning menjadi lebih lemah dan lemah.
"Tetua Yu, bagaimana menurutmu ? Kenapa kamu menjadi lebih lemah ? Apakah karena umur stamina mu telah menurun ?" Tanya nya dengan jahil.
"Kau ?!" Yu Ning berteriak dan menunjuk nya dengan marah.
Yu Ning memegangi dadanya sambil memuntahkan darah berwarna merah tau yang gelap.
"Astaga, sangat mengerikan sekali. Apa yang terjadi padamu ? Bukankah kamu kebal racun ?" Ejeknya pada Yu Ning.
Yu Ning jatuh berlutut sementara dia berdiri dengan bangga di depan pria tua itu.
"Lalu ? Apa yang akan terjadi jika aku tercela ? Bukankah kamu yang sangat sombong kemarin karena memiliki tubuh yang kebal racun ?" Tanya nya dengan senyum miring.
Dia berjongkok di depan Yu Ning dan mengangkat dagu keriput itu dengan Bing Yue yang telah masuk ke dalam sarung.
"Lihatlah betapa menyedihkan nya dirimu, ini sangat berbeda di bandingkan dirimu yang sangat bangga sebelumnya. " Ucapnya sambil sedikit memiringkan kepala.
"Karena kita tidak memiliki dendam dimasa lalu, maka aku tidak akan mempermalukan mu lebih lanjut. Matilah dengan tenang. " Ucapnya, tangannya terangkat sebelum akhirnya menapak tepat di jantung Yu Ning.
Yu Ning terdorong mundur dengan mulut yang penuh darah dan sebelum akhirnya memejamkan mata dengan penuh amarah.
"Saudara Yu !" Teriak Long bersaudara.
Long Gu dan Long Xun menatap Yu Ning dengan kesedihan, kedua orang itu seolah olah ingin mencabik nya menjadi seribu bagian tapi tidak bisa melakukan nya.
"Apakah kalian ingin menemaninya menuju kematian ? Aku tidak akan keberatan untuk membantu kalian. Membantu adalah kegiatan yang mulia, bagaimana menurut kalian ?!" Tanya nya dengan seringaian.
"Diam ! Sialan ! Bahkan kami orang orang jahat tidak menggunakan cara kotor semacam itu !" Teriak Long Gu dengan marah.
"Aku tidak mengatakan bahwa aku adalah orang baik, aku mungkin sama jahatnya dengan kalian. Lalu, kenapa kalian tidak pernah menggunakan cara ini sebelumnya ? Bukankah ini adalah salah kalian karena tidak menggunakan cara ini sebelumnya ?" Tanya nya.
"Kau ! Kau ! Tidak tahu malu !" Marah Long Xun.
"He he he, Tuan Tuan yang terhormat, aku bukan orang yang tahu malu. Caraku sebelumnya masih menunjukkan kelemah lembutan hatiku, haruskah aku menggunakan cara yang lebih kotor lagi ? Bagaimana menurut kalian ?" Tanya nya dengan seringaian, dia menjilati bibirnya.
Long Xun dan Long Gu bergidik ngeri, sementara dia mengalihkan perhatian Long Gu dan Long Xun. Pedang Yuanzheng Yuwen menembus jantung musuhnya.
Sementara yang tersisa hanya perlu beberapa pukulan terakhir dari Zhang Wei, dia menggandeng tangan Yuanzheng Yuwen dan menatap pertandingan itu dengan tidak ada minat.
Sudah jelas siapa yang menang dan siapa yang kalah, jadi untuk apa terus menerus di lihat dan di amati ?
Dia adalah orang yang teliti, Chen Xi masih belum mati ini mungkin bukan hal yang terakhir, bisa saja ini baru awal mula.
Karena itu dia memperingatkan kedua orang di sebelahnya untuk menghemat tenaga karena kemungkinan yang terburuk mungkin belum datang.
Jika tidak, kenapa dia harus menggunakan serangan diam diam untuk mengalahkan Yu Ning ? Zhang Wei bahkan harus mengeluarkan racun.
Ini adalah tindakan yang tidak baik dan dia juga tidak suka menggunakan nya apabila tidak dalam situasi yang terjepit.
Tapi karena pada saat ini kekuatan mereka sangat terbatas dan tidak memiliki banyak orang, dia hanya bisa menjadi lebih berhati hati dan waspada.
"Zhang Wei, selesaikan dia dengan cepat. Jangan membuang tenaga mu lagi. " Ucapnya pada Zhang Wei.
"Ya !" Ucap Zhang Wei tanpa menunda dua kali.
Zhang Wei dengan cepat menyelesaikan pertarungan dengan dua tebasan. Siapa yang menyangka bahwa 4 dari 10 tetua Sekte Hantu Tengkorak berbaring tidak berdaya disini tanpa nyawa.
Tidak tahu berapa banyak kejahatan yang telah mereka perbuat, sepertinya jika kabar ini tersebar ke telinga orang orang.
Maka, tidak akan ada yang sedih melainkan semua orang akan merasa senang atas kematian orang jahat yang telah menindas semua orang selama ini.