
Keesokan harinya,
pagi pagi sekali dia sudah bangun dan mencari Long Tian Tang. Dia menyiapkan sebuah cincin ruang untuk diberikan pada Long Tian Tang.
"Ketua Klan Long !" Panggilnya saat melihat Long Tian Tang yang sedang bersantai sambil menikmati angin pagi.
"Nona Xue. " Panggil Long Tian Tang dengan senyum hangat.
"Silakan duduk. " Kata Long Tian Tang sambil menunjuk kursi seberang pria paruh baya itu.
Dia bisa melihat gambaran Qin Liang ketika melihat Long Tian Tang, mereka seperti kembaran. Hanya saja Qin Liang masih lebih muda di bandingkan Long Tian Tang.
Mereka sama sama hangat, sama sama memiliki sifat ramah dan tegas, memperjuangkan keamanan Kekaisaran tanpa memerdulikan diri sendiri.
Tidak pernah meminta pengembalian dari segala kebaikan yang pernah mereka buat, memperlakukan anak angkat mereka dengan sangat baik sama seperti anak sendiri.
Setetes air mata menetes dari kelopak mata kirinya.
"Nona Xue ? Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Long Tian Tang terkejut.
"Baik baik saja, aku baik baik saja. " Dia tersenyum, tapi air mata tidak berhenti mengalir dari kedua kelopak mata indah nya melainkan menjadi lebih deras.
Dia mengeluarkan sapu tangannya dan menyeka air mata nya dengan kasar.
"Maafkan aku karena telah menunjukkan ini pada Ketua Klan Long. Hanya saja, kamu sangat mirip dengan ayah angkat ku yang sudah meninggal. " Ucap nya.
"Tenangkan dirimu, kenapa ayah angkatmu meninggal ? Apakah karena peperangan ?" Tanya Long Tian Tang.
"Itu semua karena aku yang membunuhnya. " Ucapnya sambil tertawa, tapi air mata terus mengalir dari kedua kelopak matanya.
Dia masih menyalahkan diri nya sendiri karena menyuruh ayahnya untuk menjadi Kaisar hari itu. Dia berpikir, dengan menjadikan ayahnya sebagai Kaisar. Maka itu akan melindungi ayahnya dari segala bahaya.
Tapi, nyatanya itu adalah keputusan yang salah.
"Pada saat itu, aku baru menjadi kuat dan menaklukkan sebuah Kekaisaran yang berkhianat pada keluarga ayahku. Ayahku telah mengabdikan dirinya sendiri pada Kekaisaran dalam waktu yang begitu lama, tapi semuanya sia sia. " Gumam nya.
"Lalu, setelah itu aku menyuruhnya untuk menjadi Kaisar dan aku pergi menuju dimensi lain untuk menempa kekuatanku. Ketika aku memenangkan sebuah pertandingan, salah satu sahabatku mengirimkan pesan bahwa ayahku akan dihukum mati. " Ucap nya sambil menarik nafas dalam dalam.
"Begitu aku sampai disana, kepala ayahku sudah jatuh menggelinding. Yang lebih menyakitkan lagi adalah ketika melihat yang membunuhnya adalah kakak angkatku, yang merupakan putri kandungnya. Kakak angkatku tidak jahat, hanya saja dia terlalu baik sampai sampai bisa di pergunakan oleh orang lain menggunakan mantra jahat. "
"Aku membunuhnya, aku membunuh kakak angkatku. Aku tidak ingin dia sadar dari mantra jahat itu dan mengetahui bahwa dengan kedua tangannya, dia sudah membunuh ayahnya sendiri. Setelah itu, aku membunuh dalang semua kekacauan itu dan menemukan sahabatku yang tersisa telah bunuh diri. " Ucapnya.
Senyum di mulutnya melebar yang membuat matanya hampir tak terlihat, air mata tampak berebut untuk mengalir dari matanya.
"Maafkan aku Ketua Long karena telah membuatmu mendengarkan cerita emosional ini di pagi harimu. Aku harap mendengar ceritaku tidak merusak perasaanmu di pagi hari, aku akan kembali ke inti permasalahan kenapa aku datang kemari. " Ucap nya sambil berusaha untuk menghentikan aliran air matanya.
"Aku akan menyerahkan ini, ini tidak terlalu berguna di tempatku. Lebih baik menggunakannya untuk mengembangkan Klan Long. Di bagian utara kota ini banyak anak anak pengemis yang memiliki bakat di atas rata rata. Dengan sedikit pelatihan, mereka pasti akan menjadi petarung yang baik. Tapi, tetap harus mendahulukan karakter mereka. Karena, jumlah tidak penting walaupun mereka berbakat. " Ucap nya, sambil menyerahkan sebuah cincin ruang dan pamit pergi tanpa meninggalkan kesempatan untuk Long Tian Tang berbicara.
Dia tidak memperdulikan panggilan Yuanzheng Yuwen di belakangnya dan terus berjalan seolah tidak terjadi apapun.
Sesampainya di kamar nya, dia melempar meja kayu yang ada di kamarnya dengan penuh kemarahan. Dadanya bergerak naik turun, nafas nya menjadi tidak stabil.
Di sisi lain, Yuanzheng Yuwen yang berniat untuk pergi menemui ayahnya, terkejut ketika melihat kondisi mengenaskan Xue Fenghuang.
Dia langsung berjalan dengan cepat menuju tempat ayahnya yang terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil memegang sebuah cincin ruang.
"Ayah, apakah ayah tahu apa yang terjadi pada Fenghuang ?" Tanya Yuanzheng Yuwen dengan panik.
"Kemarilah dan duduk dulu, aku akan menjelaskan nya padamu. " Ucap Long Tian Tang sambil menghela nafas.
"Nona Xue duduk dak memandangku lalu menangis tadi, dia mengatakan kalau aku mirip dengan ayah angkatnya yang telah meninggal. " Gumam Long Tian Tang dengan helaan nafas.
Long Tian Tang merasa kasihan dengan Xue Fenghuang, gadis itu tidak pernah menunjukkan kesedihannya sebelumnya.
"Ayah memang mirip dengan ayah angkatnya. " Ucap Yuanzheng Yuwen setuju.
"Kau pernah bertemu dengan Ayah Angkatnya ?" Tanya Long Tian Tang.
"Kami pernah menjalankan perang bersama beberapa kali sebelumnya. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Lalu, dia menjelaskan betapa menyesalnya dia karena telah memberikan kursi Kekaisaran untuk ayahnya yang membuat ayahnya menjadi target kejahatan. " Ucap Long Tian Tang.
"Dia menyesal dan dia tidak tahan untuk melihat penderitaan yang akan di alami oleh Kakak Angkatnya sehingga membunuh kakak angkat nya. " Lanjut Long Tian Tang sambil menghela nafas lagi.
"Dia terpukul karena dia melihat kematian ayahnya, membunuh kakak nya, mendengar bahwa sahabatnya telah bunuh diri. " Jawab Yuanzheng Yuwen.
"Kamu tahu soal itu ?" Tanya Long Tian Tang sambil menaikkan salah satu alisnya.
"Ya, aku berada di sana pada saat itu. Dia hampir bunuh diri pada saat itu, jadi aku membawanya pulang. Pada saat itu, dia tampak begitu menyedihkan. Tapi, keesokan harinya ketika dia sadar dia seolah olah telah melupakan itu semua. Aku tidak menyangka jika dia sebenarnya memendam nya sendiri dalam hati. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Sepertinya, itu bukanlah seluruh luka yang dimiliki nya melainkan baru sebagian kecilnya. " Ucap Long Tian Tang.
"Memang masih banyak luka lainnya, seperti kematian pelayan nya yang bunuh diri karena ketahuan berkhianat demi menolong adiknya. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menghela nafas dan memejamkan mata.
Dulu, dia tidak peduli sama sekali dengan masalah bunuh diri Le Ning karena itu tidak akan mempengaruhinya sama sekali.
Tapi, setelah di pikir kembali maka itu pasti akan menjadi kenangan yang menyakitkan bagi Xue Fenghuang.
"Pada akhirnya, dia memiliki banyak kenangan menyakitkan di dimensi itu. " Ucap Yuanzheng Yuwen lagi.
"Lalu, aku mendengar yang masalah Sekte Biru Es itu di lakukan di hari ulang tahunnya. " Long Tian Tang tampak kesal ketika menceritakan ini.
Membayangkannya saja sudah membuat siapapun marah, siapa yang tidak marah ketika baru pertama kali merayakan ulang tahun dengan orang tua kandungnya dan berubah menjadi adegan berdarah ?