
"Bagaimana, berikan pilihan mu ? Aku tidak memiliki kesabaran seperti orang lain. " Ucapnya dengan lembut.
"Aku........ " Shui Fan tampak ragu sebelum dia mengibaskan tangan dan terbentuk badai salju di sekitaran mereka sehingga tidak ada yang bisa melihat mereka.
"Makan ini dan kau akan merasakan hasilnya. " Ucapnya.
Shui Fan mengambil kedua pil itu dan menelannya sekaligus, dia hanya tersenyum senang karena Shui Fan sudah selesai minum pil itu.
"Mulai sekarang hidupmu adalah milikku. " Ucap nya, badai salju itu berkumpul dan memukul mundur Shui Fan.
Shui Fan terbanting ke belakang dan memuntahkan darah, meskipun terlihat sangat mematikan tapi itu sebenar nya serangan sia sia.
"Aku menyerah !"Ucap Shui Fan dengan mulut yang penuh darah.
Dia membantu Shui Fan untuk berdiri dan pria itu berdiri lalu berjalan dengan tergopoh gopoh karena luka yang di alaminya.
"Aku ingin meminta bantuan dari saudara saudara yang lain agar aku bisa menambah pengalaman. Mohon bantuan dari saudara saudara sekalian. "Ucap nya dengan lembut dan halus.
Pangeran Mahkota tampak nya ingin menjadi orang pintar sehingga tidak menyerangnya.
"Jika semua orang tidak ingin memberi pelajaran padaku maka aku terpaksa untuk memilih saudara sekalian, aku harap kalian tidak keberatan. "
"Putra Mahkota, aku sudah menjadi penggemar mu sejak lama. Aku harap dapat mengambil beberapa ilmu dari pertarungan bersama mu, aku harap kamu tidak menolak ajakan ku. " Ucapnya dengan sopan.
Dia berpikir dalam hati, tidak peduli putra Mahkota ini menghindar sejauh apa. Itu masih sia sia.
Jika tidak jatuh di tangannya, maka akan ada Feng Taoran, Lan Tianjin dan Yuanzheng Yuwen yang siap untuk menyingkirkan nya di masa depan.
Putra Mahkota Lin Yuan tidak bisa menolak lebih jauh tawaran nya atau akan di cap sebagai pengecut yang bahkan tidak berani untuk menerima tantangan.
"Karena Xue Gongzi sangat ingin bermain dengan ku maka aku tidak berani menolak. " Ucap Lin Yuan dengan bermartabat.
Lin Yuan ini adalah putri dari Permaisuri, berbeda dengan Pangeran Kelima, Lin Bei yang merupakan putra selir.
Pembawaan kedua nya juga berbeda layaknya langit dan bumi, Lin Yuan ini memang benar benar sesuai dengan julukan nya sebagai seorang Pertapa Abadi.
Wajahnya menenangkan, pembawaan nya juga tenang dan kata kata nya juga sopan sehingga tidak banyak mengeluarkan omong kosong.
Lin Yuan ini juga selalu mempertahankan sifat rendah hatinya di depan umum yang membuat nya sedikit tidak percaya bahwa benar benar ada orang semacam itu di dunia ini.
"Putra Mahkota benar benar seperti yang di katakan dalam berita, aku benar benar mengagumi Putra Mahkota. " Ucapnya dengan halus.
"Xue Gongzi terlalu sopan, Sekte Harimau Ilahi untuk memiliki bakat seperti Xue Gongzi pastinya akan merasa sangat senang. Jika Xue Gongzi tidak keberatan, maka kamu bisa datang ke Kekaisaran kapan saja. Aku pasti akan mengenalkan mh pada Panglima Yun. Dengan bakatmu kau pasti bisa menjadi bawahan nya yang terpercaya. " Ucap Lin Yuan.
Mendengar ini dia langsung tertawa, kata kata yang begitu lembut ini sebenar nya berniat mengambil bakat sekte lain.
Sungguh seorang teratai putih, seperti yang di katakan oleh nya sebelumnya. Dia tidak percaya ada orang yang benar benar begitu baik di dunia ini.
Apalagi orang yang tumbuh di dalam istana, semuanya seperti serigala berbulu domba. Karena jika tidak, mereka tidak akan mampu mempertahankan nyawa mereka.
Dia berpikir dalam hati, Lin Yuan ini tidak tahu bahwa dia adalah tuan dari Panglima Yun. Jika dia mengatakan sesuatu, siapa yang berani menolak ?
"Aku akan meminta Ayahanda untuk memberikan surat pada Sekte Harimau Ilahi terhadap kepindahan mu menjadi pasukan militer Kekaisaran, ini adalah berkah luar biasa untuk menjadi pasukan militer. " Ucap Lin Yuan masih dengan senyum ramah nya.
Dia yang mendengar ini tertawa kecil, tapi wajahnya berubah menjadi sedikit lebih dingin. Kata kata Lin Yuan ini sekilas terdengar sangat baik, tapi jika di telusuri lebih jauh maka itu sebenarnya memiliki dua tujuan.
Tujuan pertama adalah meminta nya untuk menyerah karena Lin Yuan telah memberikan rahmat baik padanya.
Tujuan kedua adalah meminta nya untuk tunduk pada Lin Yuan karena dia adalah seorang Putra Mahkota.
Itu juga menegaskan bahwa status antara dia dan Lin Yuan berbeda jauh, layaknya langit dan bumi.
Ini seperti menegaskan siapa yang merupakan Naga dan siapa yang merupakan cacing tanah. Tatapan nya berubah menjadi tajam.
"Aku rasa, jika kita terus berbincang maka itu tidak akan habis sampai nanti malam. Itu akan menimbulkan ketidak senangan di antara murid murid lain. " Ucapnya dengan lembut.
"Baik, Xue Gongzi harap jangan marah, pedang tidak memiliki mata. Maafkan aku apabila aku tidak sengaja melukai mu. " Ucap Lin Yuan.
"Aku juga berharap Putra Mahkota memaklumi ju apabila kamu terluka, seperti yang kamu kata kan. Pedang tidak memiliki mata. " Ucapnya sambil membalik kan kata kata Lin Yuan.
Wajah Lin Yuan berubah menjadi muram tapi dalam detik berikut nya langsung berubah menjadi seperti biasa lagi, ini menunjukkan betapa bagusnya pengendalian diri milik pria itu.
Orang seperti Lin Yuan inilah yang patut untuk di curigai dan harus di perlakukan dengan hati hati.
"Pedang Tanpa Bayangan !" Ucapnya.
Bilah pedangnya bergerak dengan sangat cepat dan seperti sedang memotong angin, dia berhasil memotong lengan pakaian Putra Mahkota.
Lin Yuan tampak geram dan berusaha untuk menyerangnya, dia menyerang lagi dengan santai dan memilih untuk tidak mengeluarkan jurus terbaiknya.
Setelah 50 gerakan, Lin Yuan tampak di hiasi oleh beberapa luka sedangkan Xue Wang Ji masih baik baik saja.
Bahkan pakaiannya tidak tersentuh oleh Bilah pedang Lin Yuan, wajah Lin Yuan telah berubah menjadi sangat muram karena hal itu.
Setelah 100 gerakan, pedang Lin Yuan patah dan pedang Xue Fenghuang sudah berada di leher Lin Yuan.
"Putra Mahkota, kamu harus tahu apa pilihan yang terbaik untukmu. Jika kamu masih bersikeras untuk melanjutkan pertandingan maka jangan salahkan aku. " Ucapnya dengan ekspresi acuh tak acuh.
Dia sangat dingin dengan pakaian yang berkibar, bahkan setelah mengeluarkan 100 gerakan, dia masih tidak kelelahan.
Lagipula ini bukan benar benar 100 gerakan, kekuatan yang dia kerahkan tidak penuh sehingga tidak terlalu memakan tenaga nya.
Dia melirik dengan acuh tak acuh pada Lin Yuan yang berdiri dengan wajah yang muram dan pucat seperti mayat hidup.
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 2 / 3
Note : Up selanjutnya agak malam ya, karena author tadi pagi sampai sore sibuk banget jadi nulisnya agak malam. Nanti, Legend Of Bei Shang juga up tapi agak malaman. Supaya kalian nggak nunggu lama, bacanya besok pagi aja kalau misalnya kemalaman ya 😊