
"Kamu mirip dengan orang yang membunuh kedua orang tuaku. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan acuh tak acuh.
Dia yang mendengar kata kata Yuanzheng Yuwen ini terkejut dan menatap pemuda yang masih sangat tenang itu, seolah olah tidak mengucapkan sesuatu yang menyakitkan.
"Aku akan menjelaskan padamu nanti pulang. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menggenggam tangannya.
"Ha ha ha, apakah kalian sangat yakin bahwa kalian akan pulang dari sini berdua ?" Tanya Qing Yu dengan sinis.
"Kenapa tidak ? Hanya melawan seorang Iblis jadi jadian sepertimu, kenapa aku tidak bisa pulang ?" Tanya nya dengan sinis.
"Kau sama seperti ibumu yang tidak memiliki aturan itu !" Ucap Qing Yu dengan mengejek.
"Hmph ! Tidak perlu membawa ibuku untuk hal sepele ini, kau tidak layak !" Ucapnya dengan dengusan dingin.
"Bagaimana mungkin aku tidak layak?! Aku adalah seorang Iblis tingkat Tertinggi, ibumu berada di bawah kakiku ! Aku bisa menginjaknya jika aku mau !" Ucap Qing Yu dengan semakin menjadi jadi.
Dia tidak tersulut emosi dan hanya menatap Qing Yu dengan tatapan jengah seolah olah dia sedang menonton pertunjukkan yang membosankan.
"Jika kau memang bisa menginjak ibuku, kenapa kau harus menahan Fan Cheng untuk mencari kelemahan ibuku ? Bukankah itu menunjukkan ketidakmampuan dirimu ?" Tanya nya dengan sinis dan raut wajah jijik yang nyata.
Wajah Qing Yu berubah muram dan mengibaskan lengan pakaian dengan marah dan menatapnya dengan tatapan tajam seolah olah sesosok malaikat pencabut nyawa yang bersiap untuk mencabut nyawanya.
Hanya saja, sejak dia datang kemari dia sudah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin. Bagaimana mungkin dia bisa berasa terintimidasi oleh hal kecil semacam ini.
Dia hanya menanggapi hal kecil ini dengan tawa kecil, dan menatap Qing Yu dengan penuh rasa jijik.
"Aku hanya ingin melihat bagaimana bawahan ku membela orang lain , aku ingin menunjukkan siapa tuannya yang sesungguhnya ! Jika aku ingin membalas dendam pada ibumu maka aku tidak perlu bantuan orang rendahan itu !" Ucap Qing Yu tak tahu malu.
"Ck ck, seperti yang di harapkan dari iblis tertinggi, aku rasa batas rasa malu yang kamu miliki juga mencapai tingkat tertinggi. Sungguh tidak mengherankan. " Ucapnya dengan dingin.
Wajah Qing Yu berubah menjadi hijau seolah olah baru saja menelan kotoran, dan tangannya mengepal dengan marah.
"Kau ! Berani beraninya kau menuduhku seperti itu !" Teriak Qing Yu dengan marah.
"Jangan terburu buru, aku baru saja mendengar beberapa rumor menarik tentang mu. " Ucapnya dengan senyum jahat.
Asap hitam menguar dari tubuhnya yang menunjukkan bahwa Darah Iblis miliknya mulai bereaksi.
Dia berjalan mendekat menuju Qing Yu dan Qing Yu menatapnya dengan waspada, dia tersenyum seperti orang gila lalu memiring kan kepalanya sedikit ke kiri.
"Aku tidak tahu apakah ini benar atau tidak, aku sebelumnya mendengar bahwa ternyata Iblis tertinggi yang dikatakan sangat buruk ini ternyata berasal dari seorang Dewi. " Ucapnya dengan wajah mengejek.
Qing Yu langsung berubah pucat dan menatapnya dengan kesal seolah olah Qing Yu melihat hantu.
"Mendengar ini membuatku semakin merendahkan Dewa Dewi, ayahku sebelumnya adalah Dewa. Tapi, apa yang dilakukan olehnya ? Dia berbuat sangat buruk sekali. Bisa ku akui, bahwa pengkhianatan mu sangat baik." Ucapnya.
Dia hanya memainkan sedikit kata katanya untuk memancing emosi Qing Yu dan pertandingan ini akan berubah menjadi lebih menarik.
Benar saja, wajah Qing Yu seolah olah kehilangan banyak darah dan menatapnya dengan gertakan gigi.
"Aku juga mendengar bahwa kamu sebelumnya adalah orang yang sangat tidak mampu, bahkan sulit untuk ber kultivasi. Tapi, dengan bantuan gurumu, kamu bisa menjadi seorang Dewi. Sekarang, kamu mengkhianati nya, bagaimana perasaanmu ? Apakah kami merasa bangga ?" Tanyanya dengan tatapan yang merendahkan.
"Kau ! Jangan sembarangan bicara ! Aku bukan seorang Dewi sebelumnya ! Aku sampai ke titik ini berkat diriku sendiri !" Teriak Qing Yu tidak terima.
"Oh ya ? Jika begitu maka berarti rumor yang ku dengar salah, tapi jika memang benar maka alangkah sedihnya gurumu. Aku justru kasihan dengan guru yang tidak di akui olehmu. " Ucapnya dengan ucapan sedih.
"Sialan ! Aku memiliki seorang guru, apa kau puas ?! Kau tidak perlu mengurusi urusan pribadiku !" Ucap Qing Yu dengan marah dan mata wanita itu sudah memerah.
"Tentu saja, aku hanya bertanya karena penasaran. Aku tidak tahu apa yang dilihat oleh Dewa Qian darimu sebelum nya, dia pasti menyesal karena telah membawamu sebelumnya. " Ucapnya dengan ejekan yang nyata.
"Diam ! Berhasil membawaku dan kakakku sebagai murid adalah hal yang harus di banggakan, dia bajingan tua yang tidak tahu berterima kasih telah memperlakukan aku dan kakakku dengan tidak adil !" Ucap Qing Yu.
Dia yang mendengar ini mengangguk, tidak ada Dewa yang sempurna. Pada dasarnya, Dewa hanyalah Kultivator yang sedikit lebih mampu di bandingkan yang lain.
Itu tidak benar benar Dewa seperti yang dikatakan oleh pendongeng pendongeng, itu adalah Kultivator yang lebih mampu dibandingkan Kultivator lainnya.
Tapi, pada akhirnya mereka masihlah seorang manusia yang memiliki emosi fana dan kejahatan dalam hati mereka.
"Apa kau masih memiliki omong kosong lain ? Aku masih memiliki banyak pekerjaan !" Ucap Qing Yu dengan tidak sabar.
Dia yang mendengar ini mengerucutkan bibirnya sejenak sebelum akhirnya mengangguk dengan pelan.
"Baiklah, apa kau yakin akan bisa kembali dengan selamat ? Bagaimana jika kau tertidur selama 10 tahun ?" Tanya nya dengan sinis.
Dia hanya membalikkan apa yang dikatakan oleh Qing Yu padanya sebelumnya.
"Hmph, aku ingin melihat apakah kau memiliki kemampuan atau tidak !" Ucap Qing Yu sambil menerjang maju ke arahnya.
Sementara dia hanya mendebgus kecil sebelum mengeluarkan Bing Yue dari sarungnya dan memasang posisi bertahan.
Keduanya termundur beberapa langkah sementara Yuanzheng Yuwen berjalan menjauh dan menjadi penonton.
Keduanya melayang dan bertarung di udara dengan sengit, suara dentingan pedang terdengar bagaikan alunan musik.
Siapapun yang melintasi di bagian tengah pertarungan sengit ini akan berubah menjadi bubur daging yang nyata.
"Tebasan Phoenix Ilahi !" Ucapnya dengan cepat, dia tidak berani meremehkan kekuatan Qing Yu.
"Hmph ! Ternyata bajingan tua itu memberikan ini padamu ! " Ucap Qing Yu dengan kesal dan merendahkan.
"Seperti nya kau sangat membenci Dewa Qian, ketidak adilan apa yang telah di lakukan olehnya padamu ? Aku sangat penasaran. " Ucapnya dengan tawa kecil.
Dia berusaha keras untuk menyembunyikan kegugupan nya di depan Qing Yu seolah olah dia sangat percaya diri dan membuat musuhnya merasa tidak percaya diri.
Qing Yu tidak menjawab dan hanya diam seolah olah sedang memikirkan sesuatu dengan bingung.