Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
220. Long Qionglin


" Makan dulu pil ini. " Ucap nya dengan santai.


Dia melemparkan sebuah kotak kecil yang berisikan pil kuning yang bisa memulihkan stamina tubuh. Setelah memeriksa, Long Qionglin langsung menelannya.


"Dengan begini, akan lebih baik untuk membicarakan bisnis. "Ucapnya dengan seringaian.


Dia duduk sambil menopang dagu di meja yang berseberangan dengan Long Qionglin.


"Aku akan membuka dengan harga 250 Kristal Roh setiap buahnya. " Ucapnya dengan tenang.


Biasa, jika di pasaran dan dilelang maka totalnya biasa akan mencapai lebih dari seribu kristal roh untuk satu butir.


Tapi, berhubung modal nya hanya 10 Kristal Roh, menurutnya 250 Kristal Rong sudah sangat menguntungkan.


Lagipula, dia bukan seperti alkemis alkemis lain yang memiliki banyak kegagalan untuk membuat satu pil. Ini adalah hasil yang pasti.


Bahkan, jika itu hanya 80 persen, biasanya dia tidak akan menggunakan nya melainkan hanya menyimpannya. Dia hanya akan memakai pil dengan kualitas sempurna agar membentuk fondasi yang kuat dan stabil.


"Di dalam sini ada 25.000 Kristal Roh. Aku akan membeli seratus butir Pil Cahaya Kehidupan ini. " Ucap Long Qionglin seolah olah takut kalau dia akan berubah pikiran dan menaikkan harga.


Dia tertawa kecil dan mengambil cincin ruang itu bahkan tanpa memeriksa isinya, dia berdiri dan menggunakan jubah hitam nya.


"Jangan mencoba coba untuk bermain trik di belakang ku. " Ucapnya dengan ringan saat dia membelakangi Long Qionglin.


"Apakah kau pikir aku tidak tahu ? Kau tidak bisa menyerangku maka kau bisa menyuruh antek antek mu untuk menyerangku. " Lanjutnya dengan dingin.


"Nyawa mu saat ini berada di tanganku, jadi bersikaplah dengan baik layaknya seorang anjing dengan tuannya. Jika kau masih memaksa untuk mendorong ku, maka aku akan membuat Sekte ini di kuburkan denganmu. " Ucapnya dengan tawa dingin.


"Kamu tidak bisa !" Teriak Long Qionglin dengan nafas yang terputus putus.


"Aku tidak bisa ? Di bawah langit ini, apa yang tidak bisa aku lakukan ? Semua yang aku inginkan pada akhirnya akan aku dapatkan. Kamu, hanyalah salah satu kakiku jadi jangan berpikir terlalu banyak. Bahkan, jika kamu dan sekte ini hancur, aku masih bisa mencapai tujuanku. Ketahuilah yang mana yang baik bagimu, jadilah anjing penurut dengan begitu aku akan memberimu makan seperti serigala. Tapi, jika kamu menggigit tuanmu, maka aku akan memotongmu menjadi beberapa bagian untuk dimasak dan diberikan pada anjingku yang lain. " Ucapnya sambil tertawa dingin dan lantang.


Dia meloncat dari atas jendela menuju atap rumah yang lain, Long Qionglin tentu saja tidak mungkin bisa semudah itu bekerja sama.


Dia sudah memperkirakan ini dan menyiapkan lebih dari seribu trik untuk membuat Long Qionglin tunduk padanya.


"Ck ck, seekor anjing yang baru belajar berjalan. " Dengusnya, dia meloncat dari satu atap ke atap yang lain.


Bagaimana mungkin seorang ketua Sekte Naga Azure yang terkenal angkuh bisa langsung tunduk padanya begitu saja ?


Tentu saja pria tua itu berniat untuk bermain di belakangnya, dia tertawa kecil saat berjalan di atas salah satu atap.


Sebuah pisau melesat tepat di sebelahnya, dia menangkap pisau itu dengan menjepit nya di antara kedua jari.


"Apa kau masih tidak akan menampakkan diri mu ? Sampai kapan kamu akan bersembunyi ?" Tanya nya tanpa menoleh.


"Kemampuan yang sangat baik, sangat baik. Apa yang membuatmu ingin bekerja sama dengan Sekte Naga Azure ? Bagaimana kalau bekerja sama dengan Sekte Harimau Ilahi ? Kami juga akan membantumu untuk menyingkirkan Sekte Pedang Bulan. " Ucap orang di belakangnya


"Sekte Harimau Ilahi ya ?"Suaranya menjadi lebih dingin dan mengerikan.


Sekte Harimau Ilahi ini adalah salah satu sekte lain yang sangat dia benci, Sekte ini memberikan pasokan senjata pada ketiga Klan besar.


Hampir seluruh pasokan senjata milik Ketiga Klan berasal dari Sekte sialan ini, memikirkan ini saja sudah membuatnya sangat marah.


"Aku dengar kalian memasok senjata untuk ketiga Klan menyerang Sekte Biru Es. Aku penasaran, apakah kalian berhasil mendapatkan Pecahan Surgawi ?" Tanya nya dengan tawa ringan.


"Bagaimana kamu bisa tahu ?" Tanya orang itu dengan nada terkejut.


"Diam ! Kau tidak layak untuk berkomentar tentang Sekte ku !" Ucap orang di belakangnya.


"Jika aku ingin berkomentar, apakah kau bisa melarang ku ?" Tanyanya dengan suara yang sangat dingin.


Karena kedinginan itu, dari kakinya muncul lapisan es tipis yang terus menjalar menuju orang perwakilan Sekte Harimau Ilahi itu.


Orang itu meloncat mundur dan menciptakan jarak yang lumayan besar di antara keduanya. Sebuah pisau lainnya di tujukan kepadanya.


Dia sekali lagi dengan mudah menangkap ketiga pisau itu, kekuatannya telah berada di atas orang ini dan bisa mengalahkan orang ini dengan tiga gerakan.


"Orang yang tidak bisa mengenal kekuatannya sendiri adalah orang yang paling cepat mati, di dunia ini. " Ucapnya, dia melemparkan pisau itu kembali bahkan tanpa menoleh.


Pisau itu membelah angin dan melesat dengan kecepatan petir menuju perwakilan Sekte Harimau Petir itu.


Kedua tangan orang Sekte Harimau Petir itu tergores oleh pisaunya sendiri.


"Aku memiliki penawaran yang bagus untukmu. " Ucapnya, kali ini dia membalikkan tubuhnya.


Orang itu yang berada di balik jubah dengan teratur berjalan mundur, dengan perlahan lahan sebelum ada dinding es yang terbentuk dan mencegah nya untuk pergi.


"Kau ingin menyelamatkan nyawa mu sendiri bukan ?" Tanya nya.


Orang itu mengangguk sambil terdengar gertakan gigi.


"Tolong selamatkan nyawa ku, aku akan bekerja untukmu. "Ucap orang itu sambil berlutut.


Dia tertawa sebelum meludah ke arah orang itu.


"Seorang pengecut. " Gumamnya.


Seseorang yang bisa melupakan sekte nya dalam satu kedipan mata adalah seorang pengecut yang berpunggung lembut.


"Jadilah boneka ku. " Ucapnya dengan senyum yang mematikan.


"A... a.... aku...... " Orang itu dengan ragu ragu memikirkan tawaran yang di berikan olehnya.


"3...... 2........-" Ucapannya di potong oleh teriakan menyedihkan pria itu.


"A.. aku se... setuju ! " Ucap orang itu dengan gagap.


"Sejak kau menyetujui ini, maka tidak ada jalan kembali lagi. " Ucapnya, dia mengeluarkan sebuah pil yang mirip dengan milik Lomg Qionglin sebelumnya.


Tapi, kali ini ada bercak merah yang merupakan darahnya. Dia dengan paksa membuka mulut pria itu dan memasukkan pil itu ke dalam nya.


Pria itu berusaha untuk memuntahkan pil itu tapi tidak bisa, sebuah cahaya kekuningan tampak di tangannya.


"Pergilah !" Perintahnya.


Orang itu dengan patuh berjalan pergi. Sedangkan dia masih berdiri di tempatnya sebelum tertawa pelan.


"Tidak menyangka jika kunjungan ku ke sini akan mendapatkan dua burung dalam satu lemparan. Ck ck, seseorang pengecut tapi akan sangat baik dalam menjilat. Aku akan membuatnya menjadi pengkhianat besar dalam Sekte. " Ucapnya dengan sinis.


Dia melanjutkan perjalanan nya yang sempat tertunda sebelum nya, tanpa mengetahui jika ada dua orang yang sedang melihatnya dari kejauhan.


Bonus Like 32 k : 1 / 3