
Dia membentuk Kristal Yin Surgawi ke dalam liontin, seluruh tangan nya penuh dengan kedinginan. Ini tentu saja bukan untuk nya, bahkan saat ini tubuh nya penuhi dengan hawa hangat.
Dia akan memberikan ini pada Yuanzheng Yuwen sebagai bentuk terima kasih nya karena pria itu telah menolong nya sebelum nya.
Lalu, dia juga sudah mendengar masalah yang di alami oleh Yuanzheng Yuwen ternyata serupa dengan nya. Bedanya Yuanzheng Yuwen kepanasan sedangkan dia kedinginan.
Meskipun berbeda, pada akhirnya itu menuju pada satu titik yang sama, yaitu mati rasa. Orang yang terlalu lama berada di posisi itu akan mati rasa.
Begitu dia berjalan keluar, dia melihat Yuanzheng Yuwen yang sedang duduk di salah satu kursi kayu. Dia menjulurkan tangan nya yang memegang kalung itu.
"Apa ini ?" Tanya Yuanzheng Yuwen terkejut.
"Untukmu, ini akan membantu mu untuk meringankan rasa sakit mu meskipun tidak terlalu. Lebih baik untuk selalu menggunakan nya, dengan begitu aku akan merasa lebih tenang setelah pergi dari tempat ini. " Ucap nya dengan senyum lebar.
"Terima kasih. " Ucap Yuanzheng Yuwen dan menggunakan kalung tersebut.
"Lebih baik untuk memasuk kan nya ke dalam, dengan begitu akan menghindari masalah yang tidak perlu. " Ucap nya sambil tertawa kecil.
Dia menyadari bahwa Kristal Yin Surgawi ini memiliki tampilan yang cukup mencolok dengan sinar biru yang cukup terang, sehingga lebih baik untuk di sembunyikan di balik pakaian.
Dia baru menyadari bahwa Yuanzheng Yuwen sangat tampan pagi ini, itu bisa di lihat dari rambut yang ikat ekor kuda.
Pakaian hitam yang tampak sangat berwibawa, dia sendiri menggunakan pakaian yang mirip tapi berbeda warna.
Warna pakaian nya adalah biru muda, rambut nya di ikat sepenuh nya sehingga tidak menunjukkan tanda tanda bahwa dia seorang wanita sama sekali.
(Untuk ilustrasinya bisa langsung lihat di instagram author @kc.novel_writer)
"Jaga diri mu baik baik, jika ada masalah maka langsung hubungi aku. Aku akan selalu siap untuk membantu mu, bagaimana pun kita adalah sepasang......... sahabat. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan sedikit hambatan dalam mengucapkan sahabat.
"Tentu saja, kita adalah sahabat. " Ucap nya sambil tersenyum pahit.
Dia terus memaksa diri nya sendiri untuk tetap tersenyum seperti tidak ada masalah sama sekali, Qian Bei yang melihat kejadian itu bersama Feng Taoran dari kejauhan, hanya menggeleng geleng kan kepala.
"Aku takut, jika di bikin buku maka kisah cinta mereka tidak akan berakhir sampai 10 buku. " Ucap Feng Taoran sambil menggeleng geleng kan kepala nya dengan pusing.
"Percayalah, mereka akan segera bersama. Tidak perlu waktu lama, paling lama hanya 3 tahun lagi sebelum salah satu nya menyatakan perasaan mereka. "Ucap Qian Bei dengan percaya diri.
"Baiklah, ayo bertaruh. Apa yang akan kamu taruhan apabila kamu kalah ?" Tanya Feng Taoran.
Qian Bei mengeluarkan sebongkah Batu yang berwarna pelangi.
"Inti Binatang Ilahi lapisan Surga. " Ucap Qian Bei.
"Karena Senior Qian berani mempertaruh kan benda se berharga ini maka aku akan mengeluarkan ini. " Ucap Feng Taoran.
Feng Taoran mengeluarkan sebongkah Batu besar dengan warna merah gelap, yang agak kehitaman.
"Ini adalah inti iblis milik Iblis tingkat Tinggi yang kubeli dengan sangat mahal. " Ucap Feng Taoran.
"Baik, mari menunggu sampai 3 tahun ke depan. " Ucap Qian Bei dengan raut wajah bahagia.
"Senior Qian, jangan terlalu percaya diri. Mereka ini tidak akan berakhir dengan mudah, ketika mereka sudah dekat dan hanya membutuhkan satu sentuhan terakhir, mereka akhirnya kembali menjauh. Ini bukan kali pertama untuk mereka, yang menjadi penghambat mereka adalah ketidak jujuran mereka. Mereka memiliki ketakutan sendiri sendiri. " Ucap Feng Taoran.
"Ha ha ha, apa yang Senior Qian maksud ?" Feng Taoran tertawa hambar ketika membahas hal ini.
" Jangan mengelak, kau tahu apa yang ku maksud. " Ucap Qian Bei dengan dingin.
"Baiklah, aku mengerti. Aku masih ragu dengan diriku sendiri dan dirinya. Aku tidak tahu apa yang akan menjadi kelanjutan apa bila kami bersama. " Ucap Feng Taoran dengan ragu.
Di sisi lain, Xue Fenghuang sedang berjalan menuju Sekte Harimau Ilahi dan berjalan dengan pikiran yang tidak seimbang.
"Apa yang harus aku lakukan selanjutnya ? Apa aku harus terus bertahan di dalam posisi ini dalam waktu yang lama ? Jujur saja ini membuat ku kesulitan untuk bernafas. Aku membenci posisi ini, dimana aku tidak bisa bergerak dan hanya bisa menunggu. " Gumam nya dengan kesal dan menendang salah satu kerikil yang ada di depan nya.
"Aku tidak ingin berada di dalam posisi ini tapi aku tidak memiliki keberanian untuk menyatakan nya, aku takut akan kecewa seperti sebelum nya. " Lanjut nya lagi dengan kesal.
"Menyebalkan sekali, aku berjalan disini tidak sendirian tapi aku merasa kesepian. " Gumam nya sambil cemberut.
Dia berjalan menuju Sekte Harimau Ilahi yang cukup jauh dari tempat nya, tapi baru saja akan kembali mengoceh.
Sekelompok orang dengan pakaian emas yang menghadang jalan nya, turunlah seorang pria dengan kipas putih yang memaksa kan diri untuk terlihat anggun.
Dia yang melihat ini menaikkan salah satu alis nya dan menatap pria ini dengan jijik, wajah pria ini kasar dan pria ini tersenyum dengan begitu menjijikkan.
Belum lagi dengan kipas yang berada di tangan kanan nya, pria ini jelas jelas berusaha untuk terlihat anggun tapi justru membuat penampilan nya menjadi menjijikkan.
Setelah melihat Feng Taoran, standar keanggunan yang sebelum nya telah tertanam di dalam hati nya telah sepenuh nya hancur.
Feng Taoran menghancurkan semua standar keanggunan nya, dia menjadi sedikit tidak percaya diri setelah melihat pria itu.
Tapi, setelah melihat Feng Taoran standar keanggunan nya juga meningkat. Melihat pria ini membuat nya tidak tahan dan memasang wajah ingin muntah.
Sebuah pedang di taruh di leher kanan nya, dia bahkan tidak menunjukkan sebuah kepanikan yang tidak berguna.
Pria ini jelas jelas meniru langkah, gerakan dan ayunan kipas milik Feng Taoran ! Ini benar benar akan membuat nya muntah.
Pria ini dan Feng Taoran bagaikan Surga dan Neraka, benar benar menakutkan untuk melihat perbedaan yang begitu jauh.
"Berani berani nya kau memasang wajah tidak sopan seperti itu pada pangeran kelima ! " Teriak orang yang menaruh pedang di lehernya.
"Kau juga tidak langsung berlutut di hadapan Yang mulia Pangeran kelima ! Bersujudlah dan mohon pengampunan dari Yang Mulia pangeran kelima !" Teriak orang itu lagi.
Mendengar ini bukan nya membuat nya takut, dia justru melipat tangan nya di depan dada dan memasang wajah sinis.
"Ck ck,ternyata ini adalah pangeran kelima yang dikatakan adalah seseorang yang tidak berguna. Pangeran kelima dikatakan hanya bisa bersenang senang dan menculik gadis desa. Setelah melihat nya aku percaya bahwa itu benar benar terjadi. " Ucapnya dengan sinis.
"Yang Mulia Pangeran Kelima melihatmu berpenampilan cukup baik dan membawa mu menjadi selir pria nya. " Ucap Pengawal itu.
Memiliki selir pria adalah hal yang biasa di Kekaisaran maupun pejabat istana, dia sendiri sudah tidak terkejut dengan hal ini.
Sekarang dia mengerti, selama rupa wajah bagus, maka tidak peduli laki laki atau wanita, semuanya akan di bersihkan.
Bonus Like 36 k : 2 / 3