
Bertahun tahun telah berlalu sejak pernikahan Zhang Wei, tidak tahu sudah berapa lama mereka berdua meninggalkan Dimensi Tertinggi.
Menjelajahi banyak tempat dan melihat banyak hal mulai dari berbagai macam jajanan dan berbagai macam sifat manusia.
Ada yang baik, ada yang jahat, ada yang tidak berpendirian, ada yang tegas, ada yang egois, ada yang serakah, semuanya telah mereka lihat dan mau tidak mau merasa lebih baik setelah melihat itu.
Sampai akhirnya mereka tiba di sebuah dimensi yang kosong dan tidak berpenghuni oleh manusia, hanya ada hewan di dalamnya.
Dimensi ini memiliki tulisan Dimensi Dewi Bunga tapi Dewi Bunga telah meninggal selama beberapa tahun lalu tepatnya di peperangan antara Dewa Dewi dan Iblis.
Jadi, bisa dibilang dimensi ini tidak berpenghuni. Ladang bunga yang indah dengan rumput yang segar dan pepohonan yang rindang.
Tampak sangat baik, di langit yang berwarna biru cerah dengan awan putih yang empuk terlihatlah burung burung yang terbang dengan bebas.
Senyumnya mengembang kala melihat hal ini dan tersenyum manis, dia memandang ke arah Yuanzheng Yuwen.
"Bagaimana kalau kita tinggal disini ? Tempat ini telah berubah menjadi tidak bertuan semenjak beberapa tahun lalu tapi masih tampak sangat baik. " Ucapnya pada Yuanzheng Yuwen.
"Tidak masalah, ini sangat baik. Sayang sekali bahwa Dewi Bunga tidak bisa melihat tempat sebaik ini lagi. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menghela nafas ketika melihat keindahan tempat ini.
Dia tersenyum tipis, takdir telah di putuskan maka siapa yang bisa menentang takdir ? Mereka berdua berjalan lebih dalam dan melihat berbagai macam hewan seperti rusa, kijang, kancil, dan gajah.
Senyumnya berubah menjadi lebih cerah, hewan hewan ini tampaknya sangat ramah dan mendekatinya sambil mencium ciumnya.
Belum lagi adanya belasan kelinci putih, hitam, dan cokelat layaknya gumpalan bulu jika dilihat dari jauh. Lalu, disana ada jerapah yang sangat tinggi dan di barat ada badak.
Ini layaknya kebun binatang yang dipenuhi oleh berbagai macam binatang, tapi ini akan membuat suasana menjadi lebih hidup.
Ketika dia melangkah dia terkejut karena hampir menginjak buntalan bulu di bawahnya, itu bukanlah kelinci melainkan marmut.
"Ha ha ha ini sangat lucu. " Ucapnya sambil menggendong marmut itu.
"Kau benar dia lucu dan imut sepertimu. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil memandangnya.
Mendengar pujian yang diberikan oleh Yuanzheng Yuwen membuat wajahnya memanas dan dia merasa malu karena hal ini.
Tiba tiba Yuanzheng Yuwen berlutut dengan satu kaki di depannya sambil mengeluarkan sebuah kotak yang di dalamnya ada cincin yang terbuat dari Kristal Embun Bulan yang merupakan kristal paling kuat.
Itu tidak nampak menonjol tapi sangat mempesona bagi orang yang mengetahui nilai aslinya , ini adalah sesuatu yang sangat di sukai olehnya.
Matanya berkaca kaca dan dia hampir tidak bisa menahan air matanya.
"Xue Fenghuang, maukah kamu menjalani sisa hidupmu bersamaku ? Maukah kamu menjadi teman hidupku ?" Tanya Yuanzheng Yuwen dengan suara yang mantap dan tatapan yang tegas.
"Aku..... Ya, aku mau !" Ucapnya, dia menurunkan marmut dalam gendongannya dan langsung memeluk tubuh Yuanzheng Yuwen.
Yuanzheng Yuwen melepaskan pelukan nya dan memasangkan cincin dengan Kristal Embun Bulan di jari manis sebelah kanan nya.
Bibirnya bergetar dan air mata mengalir dari kedua mata indahnya tanpa bisa ditahan.
"Aku benar benar senang, sebelumnya aku selalu berpikir, bagaimana mungkin ada seseorang yang menyukaiku ?" Gumam nya dengan terputus putus.
Yuanzheng Yuwen berdiri dan menyeka air matanya lalu memeluknya dengan erat.
"Jangan menangis, lihatlah ada aku yang menyukaimu dengan seluruh hatiku. " Hibur Yuanzheng Yuwen.
"Aku dulu juga berpikir hal yang sama denganmu, bagaimanapun banyak hal tidak biasa yang tidak dilalui oleh orang lain tapi dilalui oleh ku. Ini membuatku tidak percaya diri, aku juga sebelumnya tidak berani untuk menyatakan perasaan ku padamu tapi untunglah aku berani, jika aku tidak berani maka aku akan menyesal di seluruh sisa hidupku. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Ya, aku juga sebelumnya juga tidak percaya diri. Terima kasih karena telah datang ke dalam kehidupanku dan memberiku kehangatan yang tidak pernah ku rasakan sebelumnya. " Ucapnya sambil memeluk tubuh Yuanzheng Yuwen.
Mereka melakukan ritual dasar, melakukan hormat pada langit dan bumi, saling memberi hormat di antara kedua mempelai dan menjalin potongan rambut mereka dan menyimpan nya dalam satu kantung merah.
Tidak ada tepuk tangan yang mewah, tidak ada sorakan orang orang, hanya ada kicauan burung yang menjadi lagu bagi pernikahan sederhana mereka.
Rambut hitam tintanya dibiarkan tergerai dengan indah dan anggun sementara gaunnya menyapu lantai dengan warna merah dan biru tua yang menyatu.
Ada sulaman burung Phoenix dan Naga di pakaiannya dan bunga peony yang mengelilingi Phoenix dan Naga emas itu.
Warna ini jarang digunakan oleh mempelai manapun, tapi ini tidak buruk bahkan terkesan sangat indah dan unik.
Xue Fenghuang menuangkan arak untuk Yuanzheng Yuwen sementara Yuanzheng Yuwen menuangkan arak untuknya.
Tangan mereka saling melilit dan meminum cangkir arak yang mereka pegang, senyumnya merekah kala arak menyapu indera perasanya.
"Apakah kamu senang dengan pakaian yang ku siapkan ?" Tanya nya dengan tenang pada Yuanzheng Yuwen.
"Sangat senang, ini sangat bagus. Aku bahkan tidak kepikiran untuk membuat pakaian seindah ini, istriku memang berbeda. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil mengelus kepalanya.
Senyumnya merekah kala mendengar ucapan yang diberikan oleh Yuanzheng Yuwen untuknya.
"Aku senang kalau kamu senang, suamiku. " Ucapnya sambil mengerjai Yuanzheng Yuwen.
"He he he, kamu menjadi sangat cantik dengan senyum cerah ini. Aku ingat ketika aku pertama kali bertemu denganmu, penuh dengan pemalsuan dan kesuraman. " Keluh Yuanzheng Yuwen.
Mendengar ini dia tertawa terbahak bahak, hal ini memang tidak salah. Dimasa lalu dia terlalu serius dan dibutakan oleh rasa balas dendam.
"Kalau begitu, aku meminta laogong (suami) untuk memaafkan ku. " Ucapnya sambil mengedipkan mata.
"Karena laopo (istri) begitu menggemaskan, bagaimana aku tega untuk tidak memaafkan nya. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan wajah yang tebal.
"Baobei (sayang) apalagi yang harus kita lakukan setelah ini ?" Pancing Xue Fenghuang dengan wajah yang polos.
"Kamu benar benar pintar dalam menggodaku, jangan menyesal karena telah membangunkan singa tidur. Kamu harus mendapatkan hukuman baobei (sayang), karena telah berlaku nakal. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan senyum menggoda.
"Aku meminta Laogong (suami) untuk memberikanku hukuman. " Ucapnya sambil mengedipkan mata dengan nakal.
Yuanzheng Yuwen tidak tahan lagi dan menggendong tubuhnya yang ringan dan membawa mereka berdua kedalam sebuah rumah sederhana yang telah mereka bangun sehari sebelumnya.
Kebahagiaan dan kehangatan yang belum pernah mereka rasakan selama ini pada akhirnya mereka rasakan, mereka seperti potongan puzzle yang saling melengkapi satu sama lain.
Tidak bisa terpisahkan karena takdir telah menyatukan mereka, jalan penuh kesengsaraan telah usai dan jalan kebahagiaan telah menanti mereka di masa depan.
...------ END ------...
Note : Terima kasih bagi orang orang yang sudah mendukung PDK selama ini hampir satu tahun, author sangat berterima kasih atas masukan, kritikan, saran, dan dukungan yang telah diberikan oleh para pembaca.
Sangat berat untuk mengakhiri cerita ini, tapi kita akan bertemu lagi di cerita baru author yaitu Sistem Pesona Iblis yang akan menceritakan tentang perjalanan Feng Taoran.
Tolong dukung karya author yang lain ya ! Terima kasih karena telah menemani author sejak dari karya Pedang Jiwa Naga sampai ke Penerus Dewi Kematian.
Author sangat menghargai dukungan dan saran yang telah diberikan oleh pembaca selama ini, mohon maaf apabila ada salah kata dalam penulisan dan kurangnya kemampuan untuk menulis karya yang sangat bagus.
Mohon maaf apabila karya yang author buat saat ini belum cukup untuk membuat seluruh pembaca merasa puas, author akan berusaha menjadi lebih baik dan bisa menghasilkan karya berkualitas, jadi dukung author terus ya, terimakasih !
Untuk seluruh pembaca PDK, jangan khawatir, ini tidak akan berhenti disini saja. Akan ada bonus chapter , mungkin ada dua atau tiga.
Sementara itu nanti akan ada Sekuel bagi cerita Pedang Jiwa Naga, Penerus Dewi Kematian, dan Sistem Pesona Iblis, jadi terus nantikan karya karya author selanjutnya ya ! Terima kasih sekali lagi 🙏