Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
250. Kompetisi Tian Longfeng


Sudah 6 bulan sejak dia tinggal di Sekte Harimau Ilahi dan semuanya sudah hampir di selesaikan, selama 6 bulan ini dia hanya mengunci diri nya sendiri di dalam kediaman Zhao Lu tanpa ingin keluar.


Dia berlatih dengan sepenuh hati tanpa meninggalkan satu langkah pun dan hasilnya pun memuaskan. Dia sudah berada di tingkat ke 7 Qi Surgawi.


(Note : Buat yang lupa dengan tingkatan kultivasi nya :


- Kemurkaan Dunia


- Kemurkaan Langit


- Kemurkaan Surga


- Qi Surgawi


- Petir Surgawi


- Petir Raja


- Petir Kaisar


- Petir Dewa


Alasan kenapa dia dengan serius berlatih adalah karena 3 hari lagi dia akan mengikuti sebuah kompetisi yang bernama Tian Longfeng


Seperti namanya, begitu banyak Naga dan Phoenix di antara manusia yang akan berkumpul di sana dan bertaeung untuk menentukan siapa yang paling kuat.


(Tian Longfeng : Surga Naga dan Phoenix. )


Umur di batasi sampai umur 50 tahun, jadi begitu banyak tetua dan kultivator kultivator yang tidak terikat untuk bertanding di sana dan menunjuk kan kekuatan mereka.


Bahkan, mungkin ada lawan yang memiliki kekuatan di tingkat Petir Raja puncak, sangat sulit untuk menang. Dia tahu kekuatan nya sendiri.


Jadi dia tidak akan berusaha untuk menang kali ini, tapi datang untuk mencari orang yang ingin di lihatnya. Dia tidak tahu apakah orang itu akan datang atau tidak.


Orang itu tidak jauh lebih tua darinya, tapi memiliki kekuatan yang sangat besar. Tentu saja, yang dimaksud oleh nya adalah Yuanzheng Yuwen.


Dia telah tidak bertemu dengan pria itu selama 6 bulan dan hanya bertukar pesan kadang kadang.


Kompetisi Tian Longfeng hanya di adakan setiap 10 Tahun, Kekaisaran akan menjadi penengah utama dalam pertandingan ini.


Siapapun boleh bertanding asalkan memenuhi syarat, bahkan pembunuhan tidak di larang. Jadi, bisa dibilang kompetisi ini akan sangat kacau.


Dia akan sangat menantikan Kompetisi ini dengan sepenuh hati, bagaimana pun dia juga dibiarkan untuk ikut.


Dia juga sudah menunggu kehadiran Feng Taoran dan lan Tianjin. Kompetisi yang sangat berharga seperti ini sangat tidak mungkin kalau mereka tidak datang.


Jadi, dia menunggu mereka berdua dan berharap kalau dia bisa melawan kedua orang itu. Dia sendiri telah ber kultivasi dengan sangat serius belakangan ini dan merawat Xiao Bing.


Hewan Spiritual bisa di biarkan bertarung, tidak peduli berapa banyak jumlahnya. Semua bisa ikut bertarung, seandainya saja Lin Rong Rong sudah terbangun dan bisa membantu nya bertarung bersama dengan Xiao Bing.


Belum lagi dengan Qiu Yue yang melindungi nya saat Sekte Es Biru meledak, jika tidak dia akan menjadi gumpalan darah.


Dia pikir, Qiu Yue mungkin terluka sangat parah sampai sampai membuat roh pakaian itu harus tertidur sangat lama untuk memulihkan diri.


Dia telah beberapa kali bertemu dengan Qian Bei belakangan ini dan mengetahui bahwa Dan Cheng masih ditahan oleh Iblis *****, Qing Yu.


Dia akan menyelesaikan masalah itu setelah dia menyelesaikan Kompetisi Tian Longfeng. Tubuh nya terasa akan remuk setelah dia berlatih Tebasan Phoenix Ilahi untuk ketiga kali nya di pagi hari ini.


Setiap murid bisa mengambil nya dengan bebas, apabila ada yang mencemari nya maka akan dihukum gantung tidak peduli siapa pun itu.


Ini bahkan hukuman yang lebih parah di bandingkan dengan membunuh sesama anggota Sekte, karena ada rumor yang mengatakan bahwa aliran mata air itu terhubung pada pintu rahasia milik Sekte Harimau Ilahi.


Jadi, jika air tercemar maka tidak akan bisa lagi menuju Pintu rahasia itu dan air segar milik Sekte akan kekurangan, ini akan menambah pengeluaran Sekte.


Dulu, 3 jabatan Ketua Sekte sebelum Lang Xun pernah di hukum gantung karena membuang makanan nya ke dalam Sungai itu.


Ada 10 Tetua yang ber kultivasi dan tidak menunjukkan diri, Tetua Tetua inilah yang bertugas untuk memilih Ketua Sekte, tapi mereka juga memiliki hak untuk menghukum Ketua Sekte apabila Ketua Sekte melakukan kesalahan fatal.


Tidak lama datanglah seorang pria muda yang tampan dan manis.


"Shidi, apakah kau akan ikut dalam Kompetisi Tian Longfeng ?" Tanya Ruo Wenyu sembari duduk di sebelahnya.


"Ya, aku akan ikut. " Jawab nya dengan tenang.


"Aku seperti nya tidak akan ikut , kultivasi ku lemah. Akan ada banyak Naga dan Phoenix di sana, aku merasa kalau aku tidak layak sehingga aku tidak ikut. " Ucap Ruo Wenyu sambil menunduk.


"Shixiong, jangan terlalu merendahkan diri sendiri. Kami belum mencobanya, cobalah dulu. Jika kamu langsung mundur maka itu akan mempermalukan Shizun, apakah kamu mau membuat Shizun merasa malu ?" Tanya nya dengan ringan.


"Aku...... " Ruo Wenyu menundukkan kepala nya dalam dalam.


"Tidak perlu merasa ragu, kekuatan mu sudah mencapai Tingkat 5 Kemurkaan Langit. Mungkin bisa mendapat beberapa pengalaman, kalah tidak masalah. Yang penting sudah mencoba. " Ucap nya memberi nasihat pada Ruo Wenyu.


"Aku lebih tua darimu, tapi kultivasimu dalam dan tak terukur. Aku merasa kagum terhadap mu tapi juga merasa ragu. " Ucap Ruo Wenyu.


"Baik untuk mengetahui posisi masing masing, tapi jangan sampai merendahkan diri sendiri. " Ucap nya.


Dia berdiri dan berjalan meninggalkan Ruo Wenyu yang sedang duduk termenung di tanah, dia berjalan menuju kamarnya.


Tanpa disadari oleh Ruo Wenyu, sebuah seringaian terbentuk di wajahnya.


"Benar benar seorang teratai putih !" Ucap nya dengan dingin.


Tatapannya berubah menjadi dingin dan dipenuhi oleh niat membunuh yang sangat tebal.


(Teratai putih : Orang bermuka dua. )


"Mari kita tunggu apa pilihanmu, jika kamu memilih jalan kematian maka aku tidak akan sungkan. " Ucap nya dengan seringaian.


Di sisi lain, Ruo Wenyu tidak sendirian melainkan bersama seorang pria berpakaian serba hitam.


"Jika kau bisa menaruh racun ini di gelas Xue Fenghuang, maka kau akan menjadi murid kesayangan Shizun mu dan aku bisa mendapatkan perhatian Ketua Sekte. " Ucap pria berbaju hitam itu.


"Tapi, aku ?" Ruo Wenyu tampak ragu dengan tawaran menggiurkan yang di berikan oleh pria berbaju hitam itu.


Selama ini, dia telah menyimpan rasa iri yang mendalam pada Shidi nya, Xue Fenghuang. Pada awalnya, itu hanya rasa cemburu biasa karena Xue Fenghuang adalah murid kebanggaan.


Tapi, lama kelamaan dia melihat bahwa tindakan yang diterima olehnya dan Xue Fenghuang jauh berbeda, Shizun mereka tidak memperlakukan mereka secara adil.


Perlahan lahan, rasa iri yang tidak diinginkan olehnya, secara otomatis tumbuh di dalam hati nya untuk Xue Fenghuang.


Sampai pada titik di mana dia ingin menyingkirkan Xue Fenghuang sehingga Shizun hanya dapat melihatnya. Dia menatap pria berbaju hitam itu dan pria berbaju hitam itu mengerti dengan tatapan nya.


Note : Jangan mudah percaya dengan karakter pembantu yang benar benar baik, karena tidak ada orang yang sepenuhnya baik tanpa alasan seperti Ruo Wenyu (Untuk di cerita ini).