Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
22. Masa Lalu II


FLASHBACK


Lu Ran, cinta pertama nya di kehidupan masa lalu. Pria yang dingin dan angkuh, tapi membawa kehangatan di setiap langkah nya.


Dia dan Lu Ran adalah teman sejak taman kanak-kanak, mereka terus bersama sampai akhir nya mereka di kelas 3 sekolah dasar.


Lu Ran, pergi pindah ke kota lain untuk mengurus nenek nya. Malam sebelum kepergian Lu Ran, keluarga pemuda itu mengajak nya untuk makan bersama.


Dia pun tidak menolak ajakan itu. Keesokan hari nya, ketika dia mengantar kepergian pemuda kaki itu, dada nya terasa sesak.


Dia berusaha untuk tetap memberikan senyuman terbaik nya, tapi ketika Lu Ran pergi, dada nya terasa sakit dan sesak.


Dia terduduk di kursi bandara dengan lemas untuk beberapa jam, sebelum pulang ke panti asuhan dengan tangisan pelan.


Xue Fenghuang yang masih muda, tidak mengetahui kenapa dia merasa kan sakit yang luar biasa. Perlahan lahan dia tumbuh dan dia tahu apa arti dari perasaan nya.


5 tahun kemudian


Betapa senang nya dia ketika berhasil mendapat kan sosial media milik pujaan hati nya itu, sejak saat itu dia memantau segala pembaruan yang ada di akun itu.


Sampai suatu saat dia merasa tidak sabar dan membuka ruang obrolan.


"Hai, apa kau masih ingat dengan ku ?" Dia menulis itu dengan perasaan yang berbunga bunga.


3 hari kemudian, obrolan nya baru di jawab.


"Siapa ini ? Aku adalah pacar Lu Ran. Aku harap kau tidak usah sok dekat dengan nya. " Tulis akun itu.


Tubuh nya bergetar kala melihat balasan itu , sejak saat itu, dia memutus kan untuk mencari tahu segala sesuatu tentang pacar Lu Ran.


"Ha ha, pantas saja dia suka dengan nya. Wanita itu cantik, bahkan sudah memenangkan banyak kejuaraan. Dia juga anggun dan kaya, tidak seperti ku. Sikap mu juga berbeda jauh dengan yang ku ingat. Aku harap kau bahagia dengan keputusan mu. " Dia bergumam sambil menatap layar handphone nya.


Dia tertawa sumbang kala melihat video dimana Lu Ran tampak sangat perhatian dan khawatir ketika wanita itu jatuh.


"Aku tahu sekarang, kalau sifat dingin mu yang selalu kau tunjuk kan selama ini adalah tanda yang kau beri kan kalau kau risih dengan kehadiran ku. " Gumam nya sambil tertawa pahit.


Dia menutup layar handphone nya, dia memblokir segala sesuatu yang berkaitan dengan Lu Ran dan memutus kan untuk tidak pernah mencari sesuatu tentang pria itu lagi.


Tapi sayang nya, cinta nya seperti nya sangat besar. Karena, bahkan ketika dia menjadi pacar Zhu Xinglian, perasaan nya pada Lu Ran masih tidak berkurang.


Ini membuat nya putus asa, tapi apa boleh buat. Beberapa tahun kemudian setelah di balas oleh pacar Lu Ran, mereka ada bertemu di sebuah kedai favorit mereka berdua.


Dia tidak sengaja untuk menginjak bagian lantai yang baru saja di pel oleh pemilik kedai, sesuai ekspetasi, dia jatuh dengan keras.


Ketika dia sudah menutup mata dan siap siap untuk merasa kan sakit, dia merasa kalau dia jatuh ke pelukan seseorang.


"Fengfeng ?" Panggil pria itu dengan suara serak.


Dia merasa tubuh nya kaku, di dunia ini, hanya ada satu orang yang memanggil nya seperti ini.


Dia segera berdiri dan menunduk kan kepala nya.


"Terima kasih sudah menolong ku, maaf kau salah mengenali orang. " Ucap nya sambil menunduk sebelum ingin pergi.


Grepp


Tangan nya di tahan oleh Lu Ran, pemuda itu telah berubah menjadi pangeran yang tampan dan gagah.


"Aku tidak mungkin salah mengenali mu Fengfeng. " Kata Lu Ran sambil memeluk nya.


"Lu Ran, kau sudah mempunyai pacar bukan ? Dia akan cemburu bila melihat kau memeluk ku seperti ini. " Kata nya dengan lirih.


"Dia tidak akan, dia adalah perempuan yang ramah. Fengfeng, kau menjadi lebih cantik. " Kata Lu Ran sambil mengelus kepala nya.


"Jangan membuat ku salah paham dengan sikap mu ! Lu Ran, aku menyukai mu sejak dulu, apa kau tahu itu ? Apa kau tahu bagai mana pacar mu menjawab pesan ku di sosial media mu ?" Tanya nya dengan bertubi tubi.


Lu Ran tampak terkejut dengan kata kata nya dan membuka pesan obrolan nya. Wajah Lu Ran tampak menjadi marah.


"Fengfeng, ini hanya salah paham. Soal perasaan mu aku masih belum bisa membalas nya. " Kata Lu Ran dengan wajah bersalah.


"Tidak perlu merasa bersalah, aku tidak berharap kau membalas nya. Hanya saja, aku berharap di kehidupan selanjut nya tidak akan bertemu dengan mu lagi. " Kata nya sebelum berlari pergi, air mata yang di tahan nya sedari tadi menetes dengan deras.


Sejak saat itu, mereka tidak pernah bertemu lagi.


Flasback Off


Xue Fenghuang yang membawa nampan berisi kan obat meremas dada nya dengan kuat sebelum merasa kan sebuah pelukan hangat dari belakang nya.


"Aku merindukan mu, apa kau tahu itu Fengfeng ?" Tanya suara serak di belakang nya.


Tubuh nya menjadi kaku ketika mendengar bisikan itu, tangan nya gemetar sebelum menjatuh kan nampan itu. Bubuk obat terpencar kemana mana karena tangan nya yang gemetar.


"Aku merindukan harum tubuh mu. " Gumam suara serak di belakang nya sambil menaruh kepala nya di ceruk leher nya.


"Lu Ran, apa yang kau ingin kan ?" Tanya nya memberanikan diri untuk berbalik badan.


"Apa yang ku ingin kan ? Tidak ada. Aku ingin meminta maaf pada mu. " Kata Lu Ran atau yang di kenal nya sebagai Xing Luo.


"Apa yang terjadi dengan Xing Luo yang asli ?" Tanya nya.


"Xing Luo yang asli adalah aku, yang benar adalah aku mengambil tubuh Lu Ran di masa depan. Itu lah yang membuat ku koma setiap hari. Saat aku mendengar kalau kau meninggal karena di tembak, aku segera meninggal kan jiwa Lu Ran dan kembali ke tubuh asli ku. " Kata Xing Luo.


"Lalu, bagai mana dengan kekasih mu ?" Tanya nya.


"Sebenar nya, itu bukan kekasih ku. Itu adalah kekasih masa kecil Lu Ran. Mereka sudah di jodoh kan sejak baru lahir oleh kedua orang tua mereka, sayang pemuda itu telah meninggal duluan. " Kata Xing Luo.


"Hm ternyata begitu, aku mengerti sekarang. Tapi, Xing Luo, perasaan ku setelah pindah ke tubuh ini berbeda. Jangan mengharap kan Fenghuang yang dulu lagi. " Ucap nya dengan senyum dingin nya.


"Ya , aku tahu itu. Tapi, aku tidak akan menyerah. Aku masih akan mengejar mu. Jika memang jodoh maka kita akan bersatu, jika memang tidak berjodoh maka kita hanya akan menjadi teman. " Kata Xing Luo sambil tersenyum tipis.


Dia membersihkan pecahan botol obat nya dan memutus kan untuk tidak memberikan obat tersebut pada Xing Luo.


"Xing Feng, adik mu tidak memerlukan perawatan lagi. Tubuh nya sudah sehat secara sempurna. "Ucap nya sambil terkekeh.


"Apa ?!" Xing Feng tampak terkejut dan langsung memeriksa tubuh Xing Luo dengan raut wajah bahagia.


"Terima kasih banyak Fenghuang !" Kata Xing Feng dengan semangat dan berniat untuk berlutut di depan nya.


Tapi dia sudah lebih dulu menahan nya.


"Ini bukan karena diri ku, dia lah yang menyembuh kan diri nya sendiri. " Kata nya.


Xing Feng masih tidak mengerti tapi tidak bertanya lebih lanjut dan memutus kan untuk mengajak mereka berdua untuk duduk.


"Xing Feng , aku ingin membawa mu dan adik mu untuk bekerja di toko milik ku. Toko Phoenix Salju. " mata Xing Feng membulat penuh kala mendengar itu.


"Itu toko milik mu ? Benar benar hebat ! Aku dengar toko itu sudah berkembang sangat banyak !" Kata Xi g Feng dengan semangat.


"Ya, besok kita akan pergi ke sana kalau kau tidak memiliki kendala lebih lanjut. Di sana, kau bisa mengajari Xing Luo untuk berlatih bela diri. " Ucap nya sambil mengangguk.


"Hm, aku tidak ada masalah lagi di sini. Para monster juga sudah pergi. " Kata Xing Feng sambil berpikir.


Tok tok


Pintu rumah Xing Feng di ketuk, mereka pun saling bertatapan.