
"Apa yang sebenar nya kamu lalui ? Kamu tidak seperti anak umur 14 tahun lain nya. " Ucap Qiu Yue.
Menanggapi ini, dia hanya tersenyum tipis dan memilih untuk tidak menjawab. Qiu Yue tampak tidak puas dan terus bertanya.
"Cepat lah, coba jawab aku. Kamu membuat ku penasaran setengah mati ! Aku tidak pernah merasa begitu penasaran selama 10.000 tahun belakangan !" Ucap Qiu Yue.
"Senang bisa membuat mu penasaran, itu adalah sebuah kehormatan bagi ku. " Jawab nya dengan tenang sambil menumpukan dagu nya.
"Kamu bukan orang yang terbuka !" Ucap Qiu Yue sambil cemberut.
"Umur berapa kamu ? Dengan umur setua kamu, apa kah layak untuk mu melakukan hal semacam ini ?" Tanya nya dengan pelan.
"Semua adalah masa lalu, apakah itu penting ?" Tanya nya dengan pelan tapi dingin.
Qiu Yue tampak diam ketika mendengar kata kata nya dan tidak membahas itu lagi.
"Kamu seperti nya terluka, atau sebagian kekuatan mu di segel ?" Tanya nya.
"Aku terluka dan kekuatan ku di segel, aku menderita kedua nya. Kalau tidak, apakah anak kecil nakal yang berbaju putih di bawah tadi bisa menahan ku ?!" Tanya Qiu Yue dengan marah.
Dia tidak bisa menahan tawa nya saat mendengar Yuanzheng Yuwen di panggil anak kecil nakal oleh Qiu Yue.
Dia ingin melihat bagaimana ekspresi pria itu saat mendengar nya, dia tidak pernah melihat Yuanzheng Yuwen marah , pria itu selalu datar paling paling hanya tersenyum tipis.
"Qiu Yue, kamu harus nya berumur seperti ku bukan sebelum kamu mulai di segel. " Ucap nya dengan penasaran.
"Tentu, aku saat itu berumur sekitar 16 atau 18 tahun, aku tidak ingat lagi. " Ucap Qiu Yue dengan wajah masam.
"Kamu terlihat sangat hebat, sedang kan aku yang sudah berumur 14 tahun tidak bisa di bandingkan dengan mu. " Ucap nya sambil cemberut.
"Jangan jadi seperti ku, dulu aku adalah seekor naga di antara para ular. Tapi, itu membuat banyak rasa iri di sekitar ku bangkit. Dan kamu pasti bisa menebai akhir nya seperti apa, semua nya tidak berakhir dengan baik. Seandai nya aku menyimpan bakat ku untuk di akhir maka aku tidak akan seperti ini. " Ucap Qiu Yue.
Dia menghela nafas, memang semakin tinggi seseorang mendaki maka semakin besar tantangan di depan mata.
Dia tidak bisa tidak merasa kasihan dengan Qiu Yue, hanya saja dia merasa kagum karena pria itu tidak memiliki dendam sama sekali pada teman yang sudah mengkhianati nya.
"Kamu menciptakan baju ini dan jiwa ku terjebak di dalam nya, kamu terlalu hebat. Baju ini di tempat oleh kebencian yang mendalam dan darah ratusan orang yang tewas. " Ucap Qiu Yue sambil menunjuk baju itu.
"Baju itu di lumuri oleh darah sampai warna asli nya berubah, kamu benar benar menyedihkan. Aku tahu sekarang, yang membuat mu bisa memanggil ku bukanlah kekuatan mu tapi kebencian mu juga rasa sayang mu pada darah orang yang menetes di sini. " Ucap Qiu Yue.
"Darah orang mati yang menetes di sini meninggal dengan tragis, mereka tidak bisa tidak menjadi roh jahat. Kematian mereka tidak tenang dan tidak dapat sepenuh nya melepaskan hal fana. " Lanjut pria itu.
Dia melompat dari jendela nya dan pergi ke halaman belakang rumah nya , hanya untuk melihat pemakaman sederhana yang dia buat.
Dia mengeluarkan satu guci arak dan menuangkan nya.
"Yun Xing ge ge, aku tahu kamu tidak suka arak, tapi aku tidak tahu harus memberi mu apa lagi. Aku tidak memiliki teh. " Gumam nya dengan pelan.
Dia berjalan ke sebelah Yun Xing yang berisi tubuh ayah nya.
"Ayah, kamu menyukai arak bukan. Aku berjanji pada mu saat itu kalau suatu hari nanti aku akan membawa seguci arak yang enak. Sayang nya, aku tidak memiliki waktu untuk melakukan itu. " Ucap nya, dia menuangkan arak dengan mata yang berkaca kaca.
Dia menatap ke atas dan menarik nafas nya, dia benci ketika dia terlihat lemah. Dia benci ketika dia bahkan tidak dapat mengendalikan diri nya sendiri.
"Kakak, maafkan aku karena membunuh mu. Aku harap, kita tidak bertemu di kehidupan selanjut nya. Aku takut jika hal ini akan terulang lagi dan aku akan kembali menyakiti mu. " Ucap nya dengan pelan.
Dia kembali menuangkan arak nya sampai tak terasa dia sudah menghabiskan waktu nya sampai tengah malam, hanya untuk berbicara sendiri di lapangan yang kosong.
Ketika dia sadar kalau dia sejak tadi hanya berbicara sendiri, dia tertawa sedih. Dia merasa kalau tadi benar benar nyata, dimana dia berbicara dengan keluarga nya.
Semua nya benar benar terasa nyata, dada nya terasa sesak. Dia benar benar merasa sakit, dia memukul dada nya beberapa kali dengan kuat.
Berharap kalau rasa sakit ini akan segera berlalu, dia berlutut di tengah dingin nya udara malam dengan pakaian tipis.
Dia kembali tertawa sedih dan menjulur kan tangan nya ke depan, benar benar berharap kalau ini semua hanya lah mimpi.
"Ini semua bukan mimpi, aku sekarang bahkan tidak bisa membedakan mana yang kenyataan dan mimpi lagi. Sekarang aku benar benar gila, ha ha ha. Aku sudah gila sekarang ! Betapa menyedih kan nya diri mu, Xue Fenghuang. Kamu bahkan tidak bisa mengatasi hal ini. " Gumam nya sambil menampar diri nya sendiri.
Di sisi lain, ada 3 pasang mata yang menatap Xue Fenghuang dengan tatapan yang berbeda. Salah satu nya menatap dengan rasa iba, sedang kan yang lain menatap dengan tatapan yang rumit, yang satu lagi merasa bersalah.
Yang menatap dengan rasa bersalah adalah Qiu Yue, jiwa pria itu menatap kondisi Xue Fenghuang yang mengenas kan.
Dia tidak bisa tidak menyalah kan diri nya sendiri karena menanyakan hal ini pada Xue Fenghuang yang membuat gadis itu kembali teringat dalam kondisi buruk.
"Dasar bodoh, Qiu Yue, kamu benar benar bodoh ! Yang aku ingat, ketika aku di segel saja membuat ku hampir gila. Apa lagi ini kehilangan semua orang yang di sayangi nya. " Ucap Qiu Yue dengan marah pada diri nya sendiri.
"Aku benar benar bodoh, aku akan meminta maaf pada nya setelah ini. " Gumam jiwa pria itu lagi.
Di sisi lain, Xue Fenghuang yang berlarut larut dalam kesedihan nya tidak bisa mendengar ucapan penuh rasa bersalah milik Qiu Yue dan hanya menatap ke arah bulan.