
Kedua nya makan dengan tenang sebelum akhirnya makanan mereka habis dan dia mengeluarkan keempat Pecahan Surgawi miliknya.
Setiap pecahan memiliki tempat untuk saling mengaitkan satu sama lain, setelah di kait kan sebuah layar perak seperti milik Feng Taoran muncul di depannya dan Yuanzheng Yuwen.
Di layar perak itu, muncullah sebuah peta untuk mengambil harta karun rahasia yang ada di balik Pecahan Surgawi.
Gua Harta Karun
Dimensi Jiwa Kesedihan
Dia membaca dengan seksama sebelum akhir nya kembali menyimpan nya, apabila ini terlihat oleh orang lain maka akan sangat menarik perhatian.
"Yuwen, apa kau pernah mendengar Dimensi Jiwa Kesedihan ?" Tanya nya sambil mengerutkan dahi.
Dia belum pernah sama sekali mendengar nama dimensi ini sehingga dia bertanya pada Yuanzheng Yuwen.
Dia sendiri cukup percaya dengan Yuanzheng Yuwen, meskipun otaknya terus berkata untuk waspada.
Tapi insting nya mengatakan bahwa jika Yuanzheng Yuwen memusuhinya maka tidak akan ada orang lain lagi yang bisa lebih tulus.
Untuk pertama kalinya dia tidak percaya pada insting nya, itu terlalu berlebihan bukan ?
"Tidak pernah. " Jawab Yuanzheng Yuwen sambil mengerutkan dahi.
"Aku juga tidak pernah, apakah sebaiknya kita mencoba nya untuk pergi ke sana ? Atau sebaiknya aku bertanya pada Feng Ge ?" Tanya nya dengan bingung.
"Akan lebih baik untuk langsung mencari saja, jika harus menunggu Saudara Feng yang posisi nya tidak di ketahui maka kita akan kesulitan. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Hm, memang. Aku juga ingin seperti itu, jika kau sudah sebaiknya kita langsung beranjak dari sini. "Ucapnya.
"Tuan, berapa total makanan kami ?!" Teriak nya pada pemilik kedai.
"50 Kristal Roh tingkat Rendah. " Ucap Pemilik Kedai.
Dia mengeluarkan 50 Kristal Roh tingkat Rendah dan memberikan nya pada pria itu, lalu dia berjalan keluar.
"Sebaiknya kita mencari banyak makanan dan pakaian baru, kita tidak tahu apa yang akan menunggu kita nanti. Akan buruk apabila kita terjebak tanpa makanan. " Ucap nya menjelaskan pada Yuanzheng Yuwen.
"Kau benar. " Ucap pria itu.
Mereka pergi ke beberapa toko untuk mencari makanan dan menyimpannya di dalam cincin ruang agar tidak membusuk.
Lalu berjalan ke toko pakaian dan membeli banyak sekali pakaian untuk cadangan, tidak tahu tempat apa yang menunggu mereka di masa depan.
Dimensi Jiwa Kesedihan itu bukanlah sesuatu yang pernah di dengar sebelumnya.
"Yuwen, berapa banyak pakaian yang sudah berhasil kau temukan ?" Tanya nya pada pria itu.
"10 pasang pakaian. " Jawab Yuanzheng Yuwen dengan polos.
"Carilah lebih banyak lagi seperti 15 atau 20 , tidak perlu khawatirkan uang. " Ucapnya.
Dia berjalan ke belakang dan mengambil pakaian yang berwarna warna terang kecuali hijau dan biru, dia tidak suka.
Ketika menggunakan warna biru, dia menjadi ingat dengan seragam milik Sekte Harimau Ilahi yang menjijikkan.
Tidak perlu urusi Sekte yang telah setengah hancur itu, sebagian besar jenius Sekte mereka telah dibunuh olehnya.
Sekte itu akan jatuh cepat atau lambat, hanya perlu menunggu waktu berjalan dan untuk Ketiga Klan, itu nanti.
Jika dia bertemu lagi dengan mereka dan mereka membuat ulah lagi maka dia akan membunuh mereka semua.
Dia menjadi tidak terlalu peduli dengan hal hal kecil dan menjadi lebih tenang di bandingkan sebelum nya.
"Pakaian ini bagus untukmu. " Ucap Yuanzheng Yuwen dari belakang nya sambil membawa sebuah pakaian merah yang cantik.
"Kau benar ini cantik, tapi bukankah ini sangat mencolok ? Aku kurang percaya diri. Aku tidak secantik kakak kembarku sehingga aku kurang percaya diri. " Ucapnya sambil menunduk.
"Cobalah dulu, kau harus tahu bahwa kau tidak kalah cantik dari kakak kembarmu. Kamu sangat manis, kau tahu ?" Tanya Yuanzheng Yuwen.
"Terima kasih atas pujian mu. " Ucap nya dengan wajah datar untuk menahan senyuman lebar yang tak terkendali karena di puji oleh Yuanzheng Yuwen.
Siapa yang tidak gugup setelah di puji ? Selain gugup, dia juga merasa malu.
Dia mengambil pakaian itu dan mencoba untuk memakainya di sudut ruangan yang terdapat sebuah tirai untuk mencoba pakaian.
Setelah selesai dia berjalan keluar dengan gugup, Yuanzheng Yuwen yang melihat nya tampak terpanah dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.
"Apakah cocok ?" Tanya nya pada Yuanzheng Yuwen.
"Cocok, sangat cocok. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan senyum tipis.
"Apakah benar benar cocok ? Aku sendiri kurang yakin. " Ucap nya sambil menunduk.
"Tentu, kau harus percaya diri. Kau sangat cantik untuk pakaian ini. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
Dia yang sebenarnya dari awal sudah ingin membeli pakaian ini tapi tidak percaya diri akhirnya langsung membungkus pakaian ini bersama dengan beberapa belas pakaian lainnya.
Dia memakai langsung pakaian itu setelah dibayar sebelum akhirnya mereka berdua sampai di depan pintu antar ruang.
"Kemana tujuan kalian ?" Tanya Tetua penjaga pintu Antar Ruang atau dimensi.
"Dimensi Jiwa Kesedihan. " Jawabnya.
Tetua itu tampak bingung sebelum akhirnya merapalkan sebuah mantra lalu pintu terbuka dan mereka berdua di minta untuk berjalan masuk ke dalam pintu, tentu saja setelah membayar biaya.
"Apa kau yakin ini akan sampai di Dimensi Jiwa Kesedihan itu ?" Tanya nya dengan ragu pada Yuanzheng Yuwen.
"Harusnya ya, Tetua yang menjaga Pintu Antar Dimensi bukanlah tetua biasa melainkan Tetua yang telah menghabiskan sebagian besar masa hidupnya untuk mengungkap rahasia Langit dibalik hukum ruang dan waktu yang sangat sulit untuk dipelajari. " Ucap Yuanzheng Yuwen menjelaskan.
Mendengar penjelasan ini membuatnya terkejut, dia pikir Tetua yang menjaga adalah tetua yang memiliki kekuatan yang cukup.
Ternyata hanya Tetua yang mempelajari Hukum Ruang dan Waktu yang bisa menjaga Pintu Antar Dimensi.
"Karena Tetua itu telah membiarkan kita untuk masuk , maka kemungkinan untuk salah adalah 20 persen. Kita lihat dulu nanti. " Ucap Yuanzheng Yuwen menenangkan nya.
Mendengar ini membuat nya mengangguk dan melihat ke depan, ini tampak nya akan menjadi perjalanan yang panjang dan melelahkan.
"Yuwen, apakah dulu aku dekat denganmu ?" Tanya nya pada pria di depannya.
"Dekat." Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Hm, kenapa kamu satu satu nya orang yang tidak bisa ku ingat ?" Tanya nya lagi , sebenarnya pertanyaan ini ditujukan pada dirinya sendiri.
"Mungkin karena kau membenciku. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Kenapa ku harus membenci mu ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alis.
"Aku adalah orang yang kaku sedangkan kau adalah orang yang ceria, kau mungkin merasa tidak nyaman dan ingin aku segera enyah sehingga kau melupakan ku di kehidupan ini. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menunduk kan kepala.
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 1 / 3