
Dia yang berlari ke dalam istana diarahkan untuk bertemu dengan Zhang Wei yang sedang berada di dalam sebuah ruangan.
Dia mengetuk pintu dengan sopan, dia tidak pernah menjadi orang yang pemalu. Karena dia menginginkan sesuatu maka dia akan menemui Zhang Wei.
"Silakan masuk. " Jawab suara lembut dari dalam.
Suara itu lembut tapi juga tidak terlalu ramah, tidak terlalu berlebihan tampak sangat natural dan terdengar seperti biasa saja.
Jadi, dia menjadi lebih tenang, terdengar dari suara sepertinya Zhang Wei ini tidak seburuk yang ada di pikiran nya.
Dia menggeser pintu dan melihat seorang pemuda yang sedang menulis sesuatu di cahaya yang remang remang.
"Siapa nona ini ?" Tanya Zhang Wei dengan lembut.
"Kamu pasti Zhang Gongzi bukan ? Kita telah bertemu sekali sebelumnya. " Ucapnya dengan canggung.
Dia memang pernah bertemu sekali, tapi pada saat itu Zhang Wei tidak terlalu menonjol dan tidak setampan saat ini.
Itulah kenapa dia mengatakan dia belum pernah bertemu dengan Zhang Wei , karena seseorang akan merubah penampilan cukup banyak setelah sampai di tingkat kultivasi yang mencengangkan.
"Ternyata Nona Xue, aku penasaran kenapa Nona Xue mencariku ?" Tanya Zhang Wei.
Dia tersenyum tipis dan duduk di depan Zhang Wei tanpa malu malu atau ragu ragu.
"Ya, aku melihat bahwa sumber daya di halaman depan bisa membantuku dan tukang pembersih rumput mengatakan bahwa Zhang Gongzi telah memesannya terlebih dahulu. Aku tidak tahu apakah Zhang Gongzi bersedia untuk membagi hal tersebut sedikit denganku ?" Tanya nya.
"Ah ternyata hanya karena itu, aku pikir ada sesuatu yang sangat mendesak. Tidak masalah, katakan saja. Lagipula ini milik Senior Qian, itu bukan sepenuhnya milikku. Jangan mengatakan nya seolah olah akulah pemiliknya. " Ucap Zhang Wei sambil tertawa.
"Aku hanya mendengar bahwa Zhang Gongzi telah memesan nya jadi aku meminta izin dari Zhang Gongzi, tidak menyangka bahwa Zhang Gongzi sangat rendah hati. " Ucapnya dengan tulus.
"Nona Xue memandangku terlalu tinggi, dibandingkan dengan yang lain aku adalah yang paling buruk. " Ucap Zhang Wei dengan tatapan mencela diri sendiri.
"Aku takut, jika Zhang Gongzi menjadi yang terburuk maka yang lain tidak layak untuk disebutkan. " Ucapnya dengan jujur.
Keduanya tertawa dan udara tidak setegang dulu lagi sementara dia menyandarkan kepalanya dengan santai di pembatas belakang.
"Aku mendengar bahwa kamu memiliki seorang Konstitusi Tubuh Yin Yang Surgawi ?" Tanya nya dengan penasaran.
(Tubuh Yin Yang Surgawi, memiliki kekuatan Yin dan Yang, yang seimbang dan memiliki bakat sangat baik. Berbeda dengan Yin Surgawi yang didominasi oleh Yin dan Yang Surgawi yang didominasi oleh Yang. )
"Itu benar, itu adalah muridku. Dia sangat berbakat dan membuka pandangan. Tapi, sebenarnya agak lucu untuk menemukan bahwa dia ternyata lebih tua dariku. " Ucap Zhang Wei sambil menahan geli.
Dia yang mendengar ini membelalakkan matanya dengan terkejut, murid yang lebih tua dari guru ? Ini baru pertama kali di dengar olehnya.
"Benarkah ?" Tanya nya dengan antusias.
Dia tidak setegang dulu lagi dan menjadi lebih dekat.
"Ya , itu benar. Dia lebih tua dariku 2 tahun. Tapi, dia memulai kultivasi sedikit terlambat. Tapi, tidak masalah, dengan bakatnya yang luar biasa. Bahkan jika dia sedikit terlambat maka pencapaian nya masih akan jauh lebih baik di bandingkan orang biasa. " Ucap Zhang Wei.
Dia mengangguk, Tubuh Yin Yang Surgawi bahkan jauh lebih sulit untuk ditemukan daripada Tubuh Yin Surgawi dan Tubuh Yang Surgawi.
"Aku mendengar bahwa Nona Xue memiliki tubuh Yin Surgawi, itu tidak kalah dari muridku. " Ucap Zhang Wei.
"Oh ya, jangan memanggilku Nona Xue ini atau Nona Xue itu, itu membuatku terlihat begitu tua. Panggil aku Xue Fenghuang atau Fenghuang saja tidak masalah. " Lanjutnya.
"Kalau begitu maka kamu harus memanggilku dengan nama juga, bukan Zhang Gongzi. " 7cap Zhang Wei dengan tulus.
"Hm, Zhang Wei, dimana Xi Rong Jie ?" Tanya nya dengan penasaran.
" Wang Xi Rong belum datang, dia datang agak terlambat. Mungkin besok atau lusa, kau pasti merindukan nya. Aku pernah mendengar dirimu dari ceritanya, dia mengatakan bahwa kamu adalah orang yang manis dan ceria. " Ucap Zhang Wei.
"He he, aku tidak berani mengatakan itu. Xi Rong Jie bertemu denganku setelah aku bertemu dengan Yuwen sehingga aku bisa lebih mengendalikan diri. Aku takut, jika Xi Rong Jie bertemu dengan diriku yang dulu, pendapatnya tentangku tidak akan sebaik itu. " Ucapnya sambil meringis.
"Siapa Yuwen ?" Tanya Zhang Wei dengan bingung.
"Itu adalah kekasihku, dia adalah orang yang pendiam tapi adalah orang yang baik. " Ucapnya dengan lembut.
"Ternyata kekasihmu. " Ucap Zhang Wei sambil mengangguk anggukm
"Aku akan pamit kalau begitu, terimakasih Zhang Wei ! Kita akan segera bertemu lagi nanti !" Ucap ya dengan senyum lebar.
Dia berjalan keluar sebelum akhirnya dia terdiam dan terpaku, di depan pintu dia melihat seseorang yang menatapnya dengan tatapan terkejut juga.
Tatapan nya berubah menjadi dingin dan kelembutan yang dia miliki sebelumnya telah hilang sepenuhnya.
Udara yang hangat dan penuh dengan suasana pertemanan sebelumnya berubah menjadi sangat dingin sampai sampai membeku.
Dia menatap orang yang sangat di benci nya di depan matanya, dari segala orang yang ada, dia paling tidak ingin bertemu yang satu ini.
Tidak menyangka bahwa musuh bertemu di jalan yang sempit dan dunia sangat kecil yang memungkinkan mereka bertemu dengan begitu cepat.
Pintu yang bisa dilewati oleh dua orang, tapi karena tidak ada yang ingin mengalah membuat tidak ada satupun yang bisa lewat.
Suasana berubah menjadi tidak nyaman dan membawa ketidak rukunan dari kedua pihak yang membuat Zhang Wei tidak nyaman.
"Apa yang terjadi ?" Tanya Zhang Wei dengan ragu ragu.
"Tidak ada. " Jawab mereka berdua.
Dia kembali meloto pada orang itu dengan tatapan yang dingin dan hawa membunuh yang kuat, dia mendengus dan bahunya dan menabrak batu Qing Yu.
Ya, itu adalah Qing Yu, orang yang dibencinya sampai ke tulang tulang. Dia sangat membenci Qing Yu.
Dia berjalan pergi dengan angkuh dan meninggalkan kedua orang itu bersama, dia seharusnya lebih waspada setelah mendengar Qing Yu menjadi salah satu wanita Zhang Wei.
Tidak lama dia bertemu dengan Yuanzheng Yuwen yang kalem dan menyegarkan layaknya es di tengah kemarau.
Dia langsung saja memeluk pria itu tanpa aba aba lagi yang membuat pria itu terkejut dengan tindakan agresif yang dimiliki olehnya.
"Apa yang terjadi ? Apa yang membuat mu menjadi seperti ini ?" Tanya Yuanzheng Yuwen dengan perhatian.
...----------------...
Selamat Tahun Baru semuanya 🎉🎉🎉🎉🎉🥳🥳