
"Senior Zhou, kamu tampak nya hanya bisa mengeluarkan banyak kata kata omong kosong yang tak berarti ! Jika kamu memang benar benar memiliki kekuatan maka serang lah aku. Karena, sejak tadi kamu hanya terus menerus memuntah kan omong kosong. " Ejek nya.
Terdengar raungan kemarahan dari sekitar nya, dia mengangkat pedang nya dengan waspada. Ada alasan yang membuat nya memilih kenapa dia harus menutup mata nya.
Pertama, jika dia melihat nya maka dia akan pusing dan kedua, dia lebih mempercayai insting nya yang sudah terlatih.
Insting nya tidak akan pernah salah, dia sekarang bertaruh semua nya pada insting nya yang baik. Dia tidak bisa menggunakan jurus semacam Pedang Ribuan Es atau dia akan menyerang diri nya sendiri.
Serangan semacam itu harus di atur dengan sedemikian rupa dan tidak bisa di kendalikan dengan mata yang tertutup.
Pedang nya menebas dengan kecepatan yang sangat cepat, dia berputar beberapa kali di udara dengan anggun.
Satu kaki nya posisi berlutut sedang kan dia memutar tubuh nya dan kepala nya di paksa untuk menatap ke atas.
Pedang nya ada di atas wajah nya dan itu sedang menahan sesuatu yang berniat untuk memotong wajah nya.
Dia dengan kuat memotong benda itu menjadi dua dan terdengar suara dentingan besi, baru lah dia sadar kalau itu kemungkinan besar adalah pedang milik Zhou Xue Yi.
Dia bertaruh pada semua nya yang dia miliki dan mempercepat gerakan nya, dia akan melakukan serangan habis habisan.
Dia berputar beberapa kali dan tidak bisa tidak merasa pusing, kaki kiri nya terangkat dengan tangan kanan yang terjulur ke depan.
Crrsh
Pedang nya menembus sesuatu, semua nya tampak membeku, cairan membasahi wajah nya dan tubuh nya.
Tidak ada suara sorakan penonton, tangan nya terasa pedih sebelum menyadari kalau tangan dan kaki nya tergores.
"Xue Fenghuang berhasil memenangkan pertandingan !" Ucap Yue Lian, dia mencabut pedang nya dan membuka penutup mata nya.
Baru dia sadari kalau pedang nya menembus perut Zhou Xue Yi, begitu pedang nya tercabut darah memuncrat keluar dari mulut Zhou Xue Yi dalam jumlah banyak sebelum jatuh ke belakang.
Dia melihat pedang nya yang di basahi oleh darah, tubuh nya yang di penuhi dengan darah bahkan wajah nya juga.
Dia melihat luka goresan di tangan dan kaki nya yang cukup dalam. Dia berdiri di tempat nya lalu menusuk kan pedang nya ke tanah dengan kuat.
Orang orang menahan nafas mereka dan tidak bisa tidak terkejut dengan hasil yang di beri kan oleh nya, pada awal pertandingan begitu banyak orang yang mencibir nya.
Mengatai nya kalau dia tidak mampu, dia masih muda, dia adalah seekor katak yang berusaha untuk memakan daging angsa.
Pada akhir nya , dia membuktikan kalau dia layak untuk memakan daging angsa. Aura kematian milik nya mengalir keluar dan menekan semua orang.
Senyum penuh kemenangan terbentuk di wajah nya, dia mencabut pedang nya dengan bangga. Siapa yang tidak senang ketika berhasil memecahkan rekor sebagai pemenang dengan umur paling muda ?
"Xue Fenghuang !" Sorakan demi sorakan terdengar sedang kan Zhou Xue Yi langsung di bawa untuk di berikan perawatan.
"Benar benar luar biasa, bakat baru telah hadir. " Ucap Yue Lian dengan kekaguman.
"Dewi Kecantikan yang Berdarah !" Teriak orang orang dengan kekaguman.
"Julukan itu cocok untuk mu, mulai sekarang kamu akan di panggil sebagai Dewi Kecantikan yang Berdarah. " Ucap Yue Lian sambil mengangguk dan memberikan nya sebuah peti.
Dia menyambut peti tersebut, di belakang Yue Lian datang beberapa pelayan yang membawa puluhan peti seukuran 40 x 40 cm.
Dia menerima semua nya dan sebuah medali emas yang benar benar indah dan di sana terbentuklah sebuah phoenix.
"Selamat, kamu telah memenangkan nya. " Ucap Xue Yun sambil menepuk bahu nya.
"Aku berhasil mendapat kan ini berkat Ketua Sekte, Tetua Ouyang dan tetua yang lain. "Ucap nya sambil menunduk.
"Kamu terlalu merendah kan diri mu sendiri, ini adalah hasil yang kamu dapat kan sebagai bayaran kerja keras milik mu. " Ucap Ouyang Si Niang terharu.
Orang orang Sekte Biru Es bersorak dengan kencang ketika bendera milik Sekte Biru Es di angkat sebagai tanda pemenang.
Sudah sangat lama tidak ada pemenang dari Sekte Biru es dan ini membuat mereka frustrasi. Senyum nya di penuhi dengan kebahagiaan.
Kali ini, kebahagiaan nya adalah asli dan benar benar datang dari hati nya. Dia memeluk Xue Shangxin yang mengucap kan selamat pada nya.
"Selamat Jie, kerja keras mu terbayar kan. Kamu selalu berlatih setiap malam tanpa henti dan ini adalah hadiah untuk mu. " Ucap Xue Shangxin.
Dia tersenyum lebar, tangan nya mengepal karena kebahagiaan. Ingin rasa nya dia melompat dan berteriak, lalu memberi tahu semua orang bahwa dia menang !
Tapi, dia menahan diri nya karena tindakan itu akan kurang pantas. Dia tidak bisa menghentikan diri nya sendiri untuk terus tersenyum.
Ouyang Si Niang memeluk nya dengan erat dan hangat.
"Kamu telah melalui banyak hal untuk berada di puncak ini, rasa nya seperti aku baru membawa mu kemarin dan sekarang kamu sudah berhasil memenangkan kontes ini dan membawa kebanggaan bagi Sekte. " Ucap Ouyang Si Niang.
Karena sangking senang nya, Ouyang Si Niang bahkan sampai menetes kan air mata karena terharu.
"Tetua Ouyang, kamu lah yang membawa ku sampai sejauh ini. Tanpa bantuan mu dan dukungan mu, aku bukan lah apa apa. Ketika aku berada di titik terendah , hanya kamu yang ada di sisi ku dan menghibur ku. Kamu yang memberi ku kekuatan dan kepercayaan diri yang membawa ku sampai ke sini. Jika ada yang harus berterima kasih, maka itu lah pasti aku yang harus berterima kasih pada mu. " Ucap nya dengan penuh haru memeluk Ouyang Si Niang.
Tanpa bantuan Tetua Ouyang, dia yang sekarang ini hanya lah sebuah mimpi semata. Ketika dia bertengkar dengan murid sesama sekte, Tetua Ouyang akan memasang badan untuk melindungi nya dari masalah.
Saat dia memikir kan masa lalu yang penuh haru dan kemenangan nya yang sangat membanggakan. Dia melihat sebuah pesan jimat yang di kirim kan pada nya.
Dengan kebahagiaan nya yang meluap luap, dia langsung membuka pesan itu dengan penuh semangat, ketika dia membaca pesan itu, wajah nya memucat.
Bonus Like 17 k : 3 / 3