
Dia melihat ke depan dan menyadari bahwa ada dua arah yang dituju oleh orang yang memenuhi syarat.
"Apa yang terjadi ? Kenapa tempat duduk dipisah ?"Bisiknya pada Zhao Lu yang berada di depannya.
"Aku tidak tahu, sepertinya akan ada perubahan peraturan. " Ucap Zhao Lu sambil mengangkat bahu.
Dia berdiri dengan bosan hanya untuk maju secara perlahan lahan, dia melihat kalau batu pengukur umur ini sangat akurat sehingga menghitung dengan sangat lambat.
Mereka padahal sudah datang pagi pagi sekali bahkan sebelum matahari terbit, sekarang matahari sudah sepenuhnya terbit dan antrian menjadi semakin panjang di belakang.
Tidak ada yang berani membuat kekacauan dengan memotong antrian karena disini banyak sekali ahli yang menyamar untuk menjaga keamanan.
Dia berdiri dengan tenang hanya untuk menunggu, keringat sudah membasahi hampir seluruh wajahnya. Sepertinya, siang dia baru bisa masuk dan sepertinya dihari pertama ini mereka belum akan bertanding melainkan mengambil tempat duduk terlebih dahulu.
Dia mendekatkan lidahnya kala memikirkan hal membosankan itu, itu sangat menyebalkan. Dia sudah menunggu lama disini dan dia tidak akan bertarung hari ini.
1 Jam kemudian
Akhirnya ini adalah giliran Lang Xun, Lang Xun tidak di periksa lagi karena sudah diketahui bahwa dia adalah seorang Ketua Sekte dan dibawa untuk berjalan lurus.
Beberapa murid dibawa ke kanan dan yang lain ke kiri, dia mengerti sekarang. Ini dibagi menjadi 2 kategori untuk pertandingan.
Yang berumur lebih dari 25 tahun akan dibawa ke kiri sedangkan yang berumur kurang dari 25 tahun akan ke kanan.
Dia akan melihat apakah dugaan nya benar atau salah, saat ini adalah giliran Zhao Lu setelah beberapa murid Sekte Harimau Ilahi yang berada di belakang Lang Xun selesai.
Seperti dugaan nya, Zhao Lu berjalan ke kiri, dia menempelkan tangan nya dan batu mulai menghitung dengan sangat lambat.
Dia mengerutkan dahi ketika batu menghitung sangat lambat, bahkan beberapa kali lebih lambat dibandingkan yang lain.
Tunggu sebentar ! Apakah yang batu ini ukur adalah umur jiwa seseorang ? Bukan dari struktur tulang ? Bukankah itu berarti dia sudah tua ?
Dia meninggal di umur 20 puluhan tahun, sekarang di tambah 16 , itu pasti lebih dari 36 tahun. Tapi, batu itu akhirnya berhenti di angka 16.
"Silakan berjalan ke kanan. " Ucap Penjaga Kekaisaran sambil memandang nya dengan tatapan menyelidik.
Dia hanya berjalan dengan percaya diri ke kanan, saat dia baru saja berjalan dia merasa ada yang menepuk bahunya.
"Feng Ge !" Panggilnya dengan bersemangat.
"Fenghuang, aku tidak menyangka bahwa peraturan akan diubah seperti ini. " Ucap Feng Tangan sambil menggelengkan kepala.
"Dimana Lan Ge ?" Tanya nya dengan bingung.
"Dia tentu saja ada di belakangmu. " Ucap Feng Taoran tanpa beban.
Dia melihat wajah Lan Tianjin yang tidak tampak segarang biasanya dan sedang sibuk memikirkan sesuatu.
Lalu, dia melihat sesuatu di bagian leher Lan Tianjin yang sedikit nampak karena kerah pakaian yang tidak di tutup rapih.
Lalu dia memandang ke arah wajah Feng Taoran, lalu tersenyum penuh makna saat melihat sesuatu belakang telinga Feng Taoran.
"Feng Ge, apa yang kalian lakukan semalam ? Apakah kamu digigit nyamuk besar ?" Tanya nya dengan polos.
Wajah Feng Taoran berubah menahan malu dan berusaha untuk mempertahankan ketenangan nya yang seperti Dewa.
"Apa yang kau maksud ?" Tanya Feng Taoran pura pura tidak tahu.
"Itu, di telingamu. " Ucapnya.
"Feng Ge, hasil karyamu yang membanggakan. " Ucapnya sambil tersenyum penuh makna, dia melirik sebentar ke arah kerah pakaian Lan Tianjin yang terbuka.
Feng Taoran menelan ludah dan tersenyum canggung.
"Kau bilang semua itu bohong, kau tidak tahu bahwa hatiku sakit karena hal ini. " Ucapnya dengan ekspresi sedih sambil memegang dadanya seolah olah dia sangat sakit.
"Sepertinya jika kamu memainkan sebuah peran maka kamu akan menjadi seseorang yang sangat pandai. " Ucap Feng Taoran.
"Feng Ge terlalu memuji, aku tidak sepandai yang di katakan oleh Feng Ge. Ada begitu banyak orang yang bisa memainkan peran mereka begitu baik sampai sampai aku tidak bisa membedakan apa itu nyata atau itu hanya karangan semata. " Ucapnya sambil tersenyum pahit.
Dia mengingat betapa bodohnya dia di masa lalu dan percaya dengan sebuah kebohongan kalau Zhu Xinglian benar benar menyukainya.
Feng Taoran hanya menatapnya dengan tatapan yang tenang tanpa memberikan riak apapun, dia menarik tangan Lan Tianjin yang tertinggal di belakang.
"Lan Ge, kamu berjalan terlalu lambat. " Ucapnya dengan tenang.
Lan Tianjin tersadar tapi tidak memaksa untuk melepaskan genggaman tangannya, dia juga mengenggam tangan Feng Taoran di tangannya yang satu lagi.
Dia hanya merasa bahwa karakter nya sangat cocok dengan kedua orang ini sehingga bisa dengan sangat cepat beradaptasi dengan kedua orang ini.
Tidak lama mereka sampai ke sebuah lapangan besar dimana ada kursi dan meja yang tak terhitung jumlahnya.
Ini di kelompokkan dalam 1 paviliun 1 paviliun kecil yang berisi 4 meja dan 4 kursi. Ada sekitar 100 paviliun kecil atau bahkan lebih.
Dia menarik kedua orang itu untuk duduk di salah satu paviliun sambil menunggu orang yang ditunggunya. Paviliun itu sangat sederhana dengan buah buahan dan cangkir teh.
Dua di bagian depan dan dua di bagian belakang, lapangan ini sangat luas dengan 3 arena di tengahnya. Dia tahu kalau dengan begini pemenang akan ada 2.
Dengan begini, dia kemungkinan besar akan menang, hanya saja ketika dia melirik ke belakang. Dia menyadari kalau semuanya tidak akan semudah itu. Masih ada Feng Taoran, Yuanzheng Yuwen dan Lan Tianjin yang memiliki bakat luar biasa.
Tidak lama kemudian, seorang pemuda dengan pakaian serba hitam yang rambutnya diikat ekor kuda tinggi sedang berjalan dengan angkuh dan wajahnya yang dingin.
"Yuwen !" Teriaknya dengan semangat.
Yuanzheng Yuwen menoleh padanya dan memandangnya sebelum berjalan ke arahnya, dia menunjuk tempat duduk di sebelahnya.
Yuanzheng Yuwen duduk di sebelahnya dengan senyum yang cerah, dia memandang itu dan terpesona untuk beberapa saat.
Tidak lama dia menunduk kan kepalanya dan memainkan kukunya seperti tidak ada yang terjadi.
"Fenghuang, apakah kamu tidur semalam ? Aku melihat bahwa kamu tampaknya kurang istirahat belakangan ini." Ucap Yuanzheng Yuwen dengan tulus.
"Tidak juga, aku hanya terganggu oleh suatu hal. " Jawabnya dengan canggung.
Dia di dalam hati mengutuk Yuanzheng Yuwen yang dengan tidak tahu malunya bertanya tentang hal itu padanya.
'Ini semua karenamu ! Aku tidak tidur dengan baik juga karena mu ! Dan sekarang kau bertanya seolah kau perhatian dan tanpa rasa bersalah ! Jika aku tidak mempertahankan kewarasan ku maka aku akan membunuhmu sekarang juga ! Dasar bajingan tidak tahu malu !' Dia terus mengeluarkan sumpah serapah di dalam hati.
"Fenghuang, apa yang sedang kau pikirkan ?" Tanya Yuanzheng Yuwen di depannya.
"Ah, tidak, tidak, tidak apa apa. " Dia mengulang kata katanya seperti orang bodoh ketika sedang mengingat kejadian memalukan malam itu.
Dia bersumpah untuk tidak mengajak orang ini pesta untuk meminum arak lagi di masa depan ! Paling tidak, tidak akan membuat pria ini minum arak sampai mabok lagi di masa depan !
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 2 / 3