
Kedua senjata secara terus menerus saling menghalangi satu sama lain dan menjaga tuannya dari serangan musuh.
Itu seperti ular yang saling membelit satu sama lain , mereka jatuh kedalam ikatan mati dari kedua senjata. Tatapan keduanya saling bertabrakan dan saling menembus satu sama lain.
Tatapan keduanya setajam pisau, yang membedakan adalah satu sepanas lautan api sedangkan yang lain sedingin gunung es.
Sebuah seringaian kecil terbentuk di wajah Xue Fenghuang, jika Long Yan sudah habis habisan ketika melawannya.
Maka dia baru mengerahkan setengah dari kekuatannya, dia bahkan tidak menggunakan banyak tenaga untuk melawan Long Yan.
Setelah dia menyeringai, Long Yan terdorong mundur beberapa langkah dan naga api milik Long Yan tercerai-berai menjadi hujan api setelah kalah dari pedang es nya.
Pedang es nya kembali ke sisinya dan berputar di belakangnya seperti semula , Long Yan menggerakkan gigi ketika melihat ini.
Setelah melihat hasil dari konfrontasi langsung mereka berdua, Long Yan harusnya telah menyadari sejauh mana perbedaan mereka.
Jika harus jujur maka dia akan dengan senang hati melepaskan Long Yan apabila orang ini menyadari tempatnya dengan segera menyerah.
Tapi, jika orang ini tidak bisa menyadari tempatnya maka jangan salahkan dia karena bertindak kejam.
"Aku tidak akan menyerah !" Ucap Long Yan dengan marah.
"Baik, tidak masalah. Siapa yang akan menjadi pecundang dan siapa yang akan menjadi Raja, sebenarnya kamu sudah tahu itu dengan jelas di dalam hatimu. Tapi, kamu masih tidak ingin menerimanya dan terus menyangkalnya. Maka, jangan salahkan aku, Shixiong. " Ucapnya dengan suara pelan.
"Aku telah membiarkanmu untuk kembali dengan terhormat, tapi kau memilih untuk kembali hanya dengan nama. "Lanjut nya dengan ekspresi acuh tak acuh.
"Kau ?! Apa kau pikir aku tidak bisa mengalahkan mu ?!"Tanya Long Yan dengan marah.
Mata pria itu memerah dan seluruh tubuhnya mengeluarkan api, dia hanya menggelengkan kepalanya dengan ringan.
Long Yan memakan sebuah pil merah dan kekuatan pria itu meningkat dengan sangat drastis, dia tahu kalau seni bela diri yang digunakan oleh Long Yan ini adalah seni bela diri terlarang yang sama dengan milik Lan Cang Feng.
Hanya saja, Long Yan menggunakan Pil terlarang untuk meningkatkan kekuatannya sejenak dan berhasil menggunakan Seni Bela Diri terlarang itu.
Dia yang melihat ini hanya melipat tangannya di depan dada sambil memejamkan matanya dengan bosan.
"Benar benar mensia-siakan bakat, ini membuatku kesal. Kadang, bakat memang perlu di selingi dengan modal yang baik. " Gumam nya dengan mengejek.
"Apa kau sudah ?!" Teriak nya pada Long Yan.
Yang membalasnya bukanlah suara Long Yan melainkan raungan Naga, dia mengangkat pedangnya lalu memutarnya dan dinding es tebal terbentuk di depannya.
Long Yan segera ingin menerjang ke arah nya , dia yang melihat ini telah menyiapkan diri dan pedang yang sebelumnya hanya berjumlah puluhan berubah menjadi ribuan.
Suhu berubah menjadi sangat dingin bahkan tanah mulai membeku, tembok es itu dihancurkan. Dia mendorong tangannya ke depan dan ribuan pedang es itu dengan berani menerjang lautan api yang dibuat oleh Long Yan.
"Hmph !" Dia mendengus dingin dan memutar tangannya sebelum mengerahkan nya ke tanah.
Dengan cepat terbentuk duri duri es bersar yang terus merambat dan memadamkan lautan api, Long Yan terus mundur ketika melihat api nya kalah dengan es milik Xue Fenghuang.
Xue Fenghuang melipat tangannya di depan dada dengan ekspresi dingin, sedangkan duri es itu masih menjalar dan mengejar Long Yan.
Untuk kedua kalinya, darah berhamburan seperti sebelumnya. Tapi kali ini lebih brutal, dengan ratusan pedang yang menancap di tubuhnya.
Long Yan dipaku sampai mati di dinding, dia sedikit memiringkan kepalanya dan menatap Long Yan dengan sinis.
Tidak ada sedikitpun rasa kasihan pada dirinya, sejak Long Yan menggunakan seni bela diri terlarang. Itu sama saja dengan ingin membunuhnya.
Dia tidak bisa membiarkan siapa pun yang ingin membunuhnya untuk tetap hidup. Lalu, yang harus diketahui oleh semua orang adalah efek samping dari Seni Bela Diri Terlarang.
Sejak Long Yan menggunakan Seni Bela Diri Terlarang dan Pil Terlarang, pria itu sudah ditakdirkan untuk menjadi sampah di masa depan.
Untuk sesaat , itu akan memberikan kekuatan beberapa kali lipat dari kekuatan asli tapi setelah selesai maka akibatnya fatal.
Kemungkinan besar adalah kultivasi hilang, jadi daripada Long Yan mati karena bunuh diri karena menyadari efek samping kedua benda terlarang itu, lebih baik untuk mati di bawah pedang esnya.
Tidak banyak yang mengetahui efek samping pasti dari Seni Bela Diri Terlarang dan Pil Terlarang, tapi dia sebagai seorang alkemis, mengetahui hal ini dengan pasti.
"Xue Wang Ji dari Sekte Harimau Ilahi memenangkan pertandingan dan bisa masuk ke tahap selanjutnya. " Ucap pengamat Kekaisaran tanpa emosi.
Sebuah gelang merah melayang ke arahnya dan menggantikan gelang biru Qi miliknya sebelumnya, dia berterima kasih pada ketiga pengamat dan kembali ke tempat duduknya.
"Feng Ge, Lan Ge, maafkan aku. " Ucapnya dengan sedikit menyesal.
"Tidak masalah, jika kau tidak menyingkirkan nya maka aku yang akan membunuh nya di masa depan. Dia adalah seorang pengkhianat besar, aku dan Shixiong sedang berpikir cara untuk menyelesaikan nya. " Ucap Lan Tianjin tanpa emosi.
Dia mengangguk, dia memang pernah mendengar kalau ada sebuah rumor kalau rahasia Sekte Phoenix Langit tersebar tanpa ada yang mengetahui siapa penyebarnya.
Dia sendiri tidak terlalu peduli dengan hal ini. Tapi setelah mendengar betapa Lan Tianjin membenci Fang Xu , dia tiba tiba tertarik dengan apa yang disebarkan oleh Fang Xu.
"Apa yang di sebarkan oleh pria itu sampai sampai kau begitu membenci nya ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.
Wajah Feng Taoran sedikit memerah dan tidak menjawab pertanyaan nya, sedangkan Feng Taoran hanya mendengus lalu membuang wajah ke arah lain.
Tukk !
Ketukan kecil mendarat di dahinya oleh Lan Tianjin dengan wajahnya yang sombong, dia mengeluh dan mengelus dahinya.
"Apa yang kau lakukan ?!" Tanya nya dengan kesal.
"Anak kecil seperti mu lebih baik untuk tidak mencampuri urusan orang dewasa. " Ucap Lan Tianjin dengan bijak.
Mereka berempat seperti tidak sedang berada di kompetisi melainkan sedang berada di piknik dan tidak memerdulikan siapa yang sedang bertarung di atas arena.
"Hmph ! Dewasa kepalamu ! Kau hanya lebih tua dariku 2 tahun, jangan berlagak seolah kau lebih tua dariku 100 tahun !" Ucapnya dengan sinis dan marah.
Dia mengeluh dengan tidak senang sambil memegang kepala nya dan bersiap untuk mengadu pada Feng Taoran untuk meminta keadilan.
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 2 / 3