
Sesampainya di perbatasan, dia melihat wajah yang agak akrab , setelah dia melihat lebih dekat, dia tiba tiba tertawa keras.
Hatinya telah jatuh kejurang yang dalam tanpa batas ketika melihat lawannya, orang yang fikiran nya telah meninggal ternyata kembali muncul di hadapan nya.
Tawanya keras , tapi dingin dan hampa. Dia mendarat dan bertepuk tangan dengan meriah, tatapan nya berubah penuh kebencian.
"Fan Cheng, lama tidak bertemu denganmu. " Ucapnya dengan dingin.
Ya, orang yang didepan nya ini adalah Fan Cheng. Orang yang dikiranya telah meninggal, ternyata hanya mempermainkan nya.
Sekarang pasti telah menjadi satu dari 7 iblis paling berkuasa jika dilihat dari kondisinya yang memimpin para iblis lapar di belakangnya.
"Xue Fenghuang, aku tidak mengira kau begitu naif untuk berpikir bahwa aku benar benar mati dengan begitu mudah. Selama ambisiku belum tercapai, bagaimana mungkin aku bisa pergi ? Apakah kau tidak senang dengan kembalinya diriku ?" Tanya Fan Cheng dengan senyum lebar dan tidak tahu malu.
"Yang aku lihat hanyalah seonggok sampah yang tidak tahu malu, jika Qing Yu melihatmu saat ini dia pasti akan meludahi mu dengan ribuan sumpah serapah. " Ucapnya dengan seringaian.
"Hmph ! Dia bukan siapa siapa lagi dan tidak layak ! Aku sekarang bahkan jauh lebih berkuasa darinya, aku iblis kemarahan yang baru adalah orang yang mengendalikan pasukan dibawah Tuan Xu. " Ucap Fan Cheng.
"Puih ! Yang aku lihat, yang kau bawa ini hanyalah sekelompok ngengat yang tidak tahu mati. " Balasnya dengan dingin.
"Xue Fenghuang, tidak peduli seberapa kuat dirimu. Dibawah seratus ribu pasukan ku, kamu juga tidak akan berdaya. Setelah itu, aku akan membawamu menjadi salah satu selirku, kau harus merasa bangga karena itu. " Ucap Fan Cheng membual.
"Ha ha ha, lihatlah apakah kau masih tertidur atau tidak ! Kau telah meremehkan ku begitu banyak. " Ucapnya dengan sinis.
1.000 Dewa kecil berjalan menuju ke arahnya dan Fan Cheng hanya tertawa meremehkan, tiba tiba angin berhembus jauh lebih kencang yang membuat seluruh rambutnya berkibar dengan liar.
Sebelum akhirnya asap hitam melilit tubuhnya dengan penuh keangkuhan. Awalnya itu tipis dan tidak terlalu kentara.
Tapi, perlahan lahan itu memenuhi seluruh tubuhnya, pakaian zirah hitam pekat terbentuk ditubuhnya.
Sementara di sebelah kanannya, robekan dimensi bisa terlihat dengan jelas. Awalnya hanya seperti titik tinta, tapi perlahan lahan melebar.
Sebelum akhirnya mahkluk mahkluk dari seberang sana mulai keluar, itu adalah iblis iblis yang ada di dimensi tempat Jing Luyan dibantai.
Dimana darah dari ribuan atau bahkan puluhan ribu orang tertumpah dan membentuk mahkluk mahkluk ini.
Pada saat ini, atmosfer telah berubah begitu banyak dan tidak tampak akan berhenti. Iblis iblis yang dikembangkan olehnya telah berkembang sampai ke titik tertentu dan tidak kalah dengan pasukan yang dibawa oleh Fan Cheng.
"Menurutmu, apakah aku akan sepenuhnya kalah ?" Tanya nya dengan senyum sinis.
"Dimataku, kamu tidak lebih dari lalat kecil yang menganggu pemandangan. "Lanjutnya lagi dengan angkuh.
"Baik, baik kita akan segera melihat siapa yang menjadi lalat kecil yang merusak pemandangan disini. " Ucap Fan Cheng dengan dingin.
"Baik, tunggu apa lagi ? Apakah seharusnya aku membawa teh dan cemilan ?" Sindir nya.
Fan Cheng memberi perintah pada seluruh pasukan nya untuk menyerang sementara dia melakukan hal yang sama.
Dia mengeluarkan Bing Yue, sementara dia bertarung dengan sengit dengan Fan Cheng, Yuanzheng Yuwen membantu pasukan untuk menyerang.
"Tarian Seribu Pedang Es !" Seni bela diri yang telah di latihnya selama bertahun-tahun panjang ini akhirnya kembali di gunakan, dia menari ditengah ribuan es yang terbentuk.
Tarian itu tidak terduga, serangannya licin, penuh tipu daya, dan tidak dapat diduga. Siapapun yang akan melawan nya saat ini akan merasa terkejut.
Dia mendapat pemahaman ini saat sedang bersama dengan Xue Meigui, sehingga dia menjadi lebih baik.
Tangannya berayun dengan lembut tapi kuat, layaknya arus yang menyapu segalanya tanpa pandang bulu.
Mereka berdua seolah olah terisolasi dari dunia luar dan sibuk dengan pertarungan mereka sendiri. Fan Cheng menggunakan tombak yang memiliki panjang lebih dari 2 meter.
Dia mendengus dan memukul tombak Fan Cheng dengan kuat menggunakan Bing Yue, setelah melihat bahwa serangannya tidak berguna.
Dia naik ke atas tombak Fan Cheng yang sedang dalam posisi horizontal. Pedangnya menjulur dengan liar menuju kepala Fan Cheng.
Fan Cheng mendorong kepalanya ke belakang dan tubuhnya dalam posisi kayang, tombak di dorong dengan kuat.
Tapi, sebelum tombak didorong dengan kuat yang akan membuatnya kehilangan keseimbangan. Dia segera melompat turun.
Kedua senjata yang kuat dan gagah itu kembali beradu untuk menentukan siapa yang merupakan raja dan siapa yang merupakan seorang pecundang.
Nafasnya menjadi lebih cepat dan dia bergerak lebih cepat tapi tidak kehilangan ketenangan nya, dia bergerak dengan penuh kehati hatian.
"Kau pikir kau bisa menang dengan kemampuan ini ?" Tanya Fan Cheng dengan senyum meremehkan.
"Kenapa aku tidak bisa menang ? Ini baru pemanasan. Jangan terlalu terburu buru, yang terbaik belum datang. Tidak baik untuk memaksa memakan buah yang belum matang, itu akan asam. "Ucapnya dengan tawa sinis.
Mereka berdua kembali beradu kekuatan dengan kejam, Qi dari keduanya sama sama menindas dan saling menekan satu sama lain.
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, tanah di sekitar mereka telah hancur. Tempat yang semula indah dan memiliki rumput rumput pendek yang menyegarkan.
Tapi, setelah pertarungan sengit mereka berdua, itu tampak seperti tanah tandus yang akan membentuk cekungan besar.
Dampak dari serangan yang meleset adalah menghantam tanah yang membuat tanah hancur dan membentuk sebuah cekungan, itu bisa dilihat di banyak tempat saat ini.
Tapi, itu bukanlah hal yang penting. Dia melirik pada Yuanzheng Yuwen yang sedang bertarung dengan sengit melawan 10 bawahan utama Fan Cheng.
"Apakah kau khawatir dengannya ? Dia tidak akan selamat, aku bertekad membunuhnya. " Ucap Fan Cheng.
"Hmph ! Aku ingin melihat apakah kau bisa atau tidak ! Lihatlah, cepatlah aku memotong lehermu atau kau membunuhnya !" Ucapnya dengan marah.
Dia tidak menahan kekuatan nya lagi dan kedua garis darahnya terbuka dan kekuatan mengalir layaknya air yang meluap.
Itu hampir tidak bisa ditanggung oleh tubuhnya tapi dia tidak peduli, jika dia lebih lambat maka mustahil bagi Yuanzheng Yuwen untuk bertahan lebih lama.
Dia harus segera bergerak menuju tempat Yuanzheng Yuwen, tapi Fan Cheng bukanlah musuh yang mudah di tangani.
Sangat merepotkan, dia menenangkan dirinya sendiri dan berulang kali mengatakan pada dirinya sendiri untuk tidak panik.