
Wajah Long Fan berubah dari merah berubah menjadi biru dan dari biru berubah menjadi hijau, tampak seperti baru saja menelan kotoran.
"Mayatnya terbelah menjadi beberapa bagian, kalau kau ingin tahu. Tapi, aku dengar kalau kamu tidak terlalu peduli dengan putramu. " Ucap nya sambil menaikkan kedua bahu nya.
"Nona Xue benar benar seorang iblis, harus dibunuh untuk membayar kejahatan nya selama ini !" Teriak Jin Yu.
"Kami akan membunuh mu atas nama Keadilan." Ucap Feng Nuo dengan penuh kemarahan.
"Apa susah nya mengatakan kalau kalian datang kemari untuk Pecahan Surgawi ? Membawa keadilan untuk menghadapi ku ? Apakah tidak merasa malu ?! Kalian berjumlah beberapa kali lipat di bandingkan aku. Tapi, kalian bertindak seolah olah seorang kultivator terhormat. " Ejek nya.
Wajah ketiga perwakilan 3 Klan besar berubah menjadi muram dan berwarna merah, entah karena malu atau marah, atau bahkan mungkin dua dua nya.
"Jangan merusak nama baik ketiga Klan tanpa bukti ! Pecahan Surgawi memang milik para Dewa dan tidak seharusnya berada di tangan iblis sepertimu !" Teriak Jin Yu.
"Tidak seharusnya berada di tanganku ?! Ha ha ha ! Ini adalah milik ayahku, kenapa ini bukan milik ku ?! Kalian semua, sekumpulan sampah yang tidak tahu malu !" Teriak nya dengan sinis.
"Semuanya, langsung saja ! Tidak perlu banyak bicara lagi. Hari ini, di bawah pengawasan Surga, kami tiga Klan Agung akan membunuh mahkluk berdosa ini !" Ucap Shui Cao.
Pasukan di belakang nya bersorak dan berteriak.
"Bunuh ! Bunuh ! Bunuh !" Teriak pasukan di belakang Jin Yu, Feng Nuo , dan Shui Cao.
Dia membuka pedang Bing Yue dan mengambil ancang ancang, sebelum sebuah pasukan lain datang. Pasukan ini dipimpin oleh seorang pria dengan pakaian zirah yang lengkap.
"Jenderal Zhong ?" Yuanzheng Yuwen mendesis ketika melihat orang itu.
"Ha ha ha, hari ini Klan Long akan menjadi milik ku !" Teriak Long Fan dengan tawa gila.
Seorang pria paruh baya dengan sekumpulan pasukan lain nya keluar.
"Jenderal Zhong, lama tidak bertemu. " Ucap pria itu, itu adalah Long Tian Tang yang membawa semua pasukan Klan Long.
"Klan Long ku menghabiskan waktu lebih dari 3 generasi untuk melayani Kekaisaran Zhou agar bisa terus berdiri. Tidak menyangka kalau inilah bayaran yang kami dapatkan. " Ucap Long Tian Tang dengan tenang.
"Pemimpin Long, Klan Long di bawah kepemimpinan mu sangat buruk. Bahkan menjadi tidak bisa di andalkan lagi. " Ucap Jenderal Zhong mengejek.
"Menjadi buruk ? Tentu saja ! Bukankah kalian yang menyebabkan ini ? Menghentikan aliran sumber daya pada Klan Long, membatasi bisnis milik Klan Long, mempersulit setiap anggota Klan Long dan banyak hal lagi. Bagaimana Klan Long bisa berkembang ?!" Ucap Long Tian Tang dengan penuh kekecewaan.
Kekaisaran yang sudah di layani nya selama lebih dari 50 tahun, pada akhir nya mengkhianatinya.
"Tapi, kehancuran Klan Long memang salahku. Klan yang telah berdiri lebih dari dari 200 tahun, harus hancur di bawah kekuasaan ku. Aku tidak akan memiliki wajah lagi untuk menghadapi leluhur di dunia bawah. " Ucap Long Tian Tang sambil memejamkan mata.
"Jangan banyak bicara lagi ! Langsung saja !" Ucap Jenderal Zhong.
Perang akhir nya tidak dapat di bendung. Tapi, pada akhirnya, dia lah yang paling kesulitan. Yuanzheng Yuwen dan Long Tian Tang memiliki pasukan, sedangkan dia tidak.
Dia diam diam mengeluarkan seutas Qi hitam dari tangannya yang langsung terbang di antara kerumunan orang orang.
Cambuk milik Shui Cao dengan cepat ingin mengincar kaki nya. Sedangkan rantai milik Feng Nuo ingin mengincar tubuh nya.
Pedang milik Jin Yu berusaha untuk memotonh leher nya. Dia dengan cepat berlari ke atas cambuk milik Jin Yu dan meloncat ke atas rantai milik Feng Nuo.
Feng Nuo tampak kesulitan, dia memotong rantai itu dengan sekuat tenaga, suara aduan antara besi dan besi terdengar jelas.
Jin Yu yang melihat ini langsung mencoba mengambil kesempatan, dia yang menyadari serangan Jin Yu dari belakang.
Langsung melompat ke belakang, kaki nya menghantam ke dada milik Jin Yu. Pemuda itu langsung terdorong mundur beberapa langkah.
Yang dia lihat adalah rantai milik Feng Nuo yang sudah setengah putus, wajah pemuda itu juga berubah menjadi pucat.
Sebuah cambuk sedang berjalan ke arah nya dengan kecepatan tinggi, dia langsung melompat dan menarik cambuk itu dengan melilitkan cambuk ke gagang pedang nya.
Shui Cao tampak terkejut dengan aksi nya. Dia langsung menarik cambuk itu dengan kuat dan melempar nya ke suatu tempat.
Shui Cao menabrak pohon dan bibir nya mengalirkan darah, dia mulai memutar pedang nya dengan anggun. Serangan nya. mematikan dan mengejar kaki Feng Nuo serta tangan Jin Yu.
Dia berkali kali melompat dari satu tempat ke tempat yang lain, Shui Cao langsung masuk ke arena pertempuran lagi setelah meminum sebuah pil, bahkan kekuatannya meningkat.
Dia menjadi sedikit kewalahan sebelum ada sebuah belati yang menancap di bahu kiri nya. Dia melihat ada seorang pasukan yang di bawa oleh Jin Yu menyerangnya dari belakang.
Dia mendengus dan mencabut belati itu tanpa perasaan, seolah olah tidak ada rasa sakit sama sekali. Dia melempar kembali belati itu dengan kekuatan penuh.
Cresssh
Orang yang menusuknya di paku ke pohon sampai mati dengan isi kepala yang berhamburan. Lalu, dengan satu kali kibasan, luka kembali tertutup, seolah olah tidak pernah ada luka di sana.
Tapi, bagi orang yang mengerti, maka mereka akan tahu jika yang ingin dihilangkan, bukanlah bekas luka, melainkan rasa sakitnya.
Bohong jika dia mengatakan tidak merasa sakit ketika di tusuk sesuatu, tapi dia mencoba untuk membiasakan
diri.
Dia terus bertarung dengan sengit sambil sesekali membunuh salah satu pasukan yang mencoba untuk ikut campur.
3 Jam kemudian
Dia melihat ke arah Yuanzheng Yuwen yang masih bertarung dengan Long Fan. Hanya menunggu waktu untuk pemuda itu menang dari Long Fan.
Sedangkan untuk Long Tian Tang, sulit untuk memperkirakan siapa pemenangnya. Kekuatan Long Tian Tang dan Jenderal Zhong setara.
Tapi, jika dia berhasil menyelesaikan perang ini maka dia akan mendatangi Kekaisaran Zhou yang mengirimkan Jenderal Zhong.
Dia akan menghancurkan nya, dia akan membuat mereka hancur tanpa bisa kembali.
Kebencian di hati nya membesar, asap hitam mulai terbentuk di sekitarnya. Dia berdiri dengan tegap dan tatapan yang memerah.
Tangan nya mulai mengeluarkan cahaya kehitaman dan biru muda, entah kenapa paduan kedua warna ini terlihat cantik.
Pedang nya menjadi lebih lincah dan lebih ganas, tidak kehilangan keanggunan, tapi kuat seperti ombak laut. Phoenix Es terbentuk di belakang nya.
Tubuh nya sudah memiliki banyak goresan pedang atau apa pun itu. Dia tidak bisa lagi menahan gejolak darah iblis yang sejak tadi ingin keluar dan menguasainya.
Pakaian berwarna merahnya berubah menjadi gaun hitam. Sebenarnya , bukan pakaian nya berwarna merah. Awalnya adalah putih tapi karena basah oleh darah menjadi merah.
Awan menjadi gelap, seolah olah akan segera turun hujan. Raungan Monster dan Tangisan Phoenix terdengar.
Senyumnya melebar, tapi bukan hanya terlihat menawan seperti biasa nya. Tapi juga terlihat mengerikan dan menakutkan.
"Aku akan membuat kalian menyesal karena telah datang kemari. Tapi, ketika kalian menyadari bahwa kalian tidak akan bisa kembali. Itu sudah terlambat !" Ucap nya sambil tertawa cekikikan.
Suara raungan dan ratapan seseorang terdengar dari kejauhan, tawa nya semakin besar. Shui Cao yang paling tenang pun tidak bisa tidak merubah wajah menjadi muram.
"Kalian akan menyesal ! " Teriak nya sambil tertawa lantang, tawa nya membuat semua orah bergidik ngeri.
Note : Bisa nebak apa yang kira kira datang ? Jawab pertanyaan ini di komentar ya ! Jangan lupa untuk kasih like. Mulai besok sampai tanggal 19 , author akan up 3 chapter setiap hari nya karena ada challenge Crazy Up. Tolong dukung terus cerita ini, berikan like dan share cerita ini. Terima kasih.
Oh ya, untuk bonus like akan di tunda sampai hari senin depan, tanggal 20 dan seterusnya. Jadi, jangan berhenti untuk terus Like!