
Begitu sampai di Fraksi Elang dia melihat seorang pemuda dengan wajah sombong sedang menampar gadis kecil yang di ikat.
"Berhenti !" Ucap nya dengan dingin.
"Ah, akhir nya si cantik Xue Fenghuang datang. Apa kau berniat untuk membawa adik mu ini pergi ? Kau bisa membawa nya pergi setelah memuaskan nafsu ku. " Kata Liang Gu dengan wajah mesum sambil mengelus wajah Qian Yu yang sudah pingsan dengan bekas bekas air mata.
Dia tidak panik justru tertawa lantang, semua orang memandang nya dengan waspada.
"Tampak nya belakangan ini aku telah terlalu lembut pada semua orang sampai sampai orang melupakan julukan ku, kau berniat untuk bernegosiasi dengan ku ? Apa kah kau layak ? Kau bahkan tidak layak untuk menjilat sepatu ku. " Ucap nya dengan raut wajah jijik.
Wajah Liang Gu berubah menjadi seperti habis makan kotoran. Liang Gu mengeluarkan belati nya dan menaruh nya di leher Qian Yu.
Dia masih belum panik juga, dia justru tertawa lebih lantang sebelum Liang Gu terlempar mundur karena cahaya yang keluar dari kalung milik Qian Yu kecil.
Dia tentu saja sudah memperhitungkan ini semua, hari itu, dia membelikan sebuah kalung yang dapat melindungi pemilik nya tiga kali.
Itu tidak berguna untuk nya jadi dia memberikan nya pada Qian Yu kecil yang aktif berlari kemana mana.
Dia berjalan ke depan mendekati Liang Gu yang jatuh ke tanah dalam posisi duduk.
"Apa kau hanya tahu cara nya menggertak anak kecil ? Kau bahkan tidak layak untuk di samakan dengan seekor babi, kau adalah makhluk paling gagal yang pernah ku lihat seumur hidup ku. " Ucap nya.
"Jangan mendekat !" Teriak Liang Gu.
Dia tidak menghentikan langkah nya, murid murid Fraksi Elang yang lain berniat untuk melarikan diri, tapi pintu di belakang mereka sudah tertutup secara otomatis.
Xue Fenghuang mengeluarkan belati pendek nya yang berukiran Phoenix Salju.
"Karena kau adalah seorang mahkluk yang sangat gagal, maka mati lah untuk ku. " Ucap nya, dia melempar kan belati nya ke perut Liang Gu.
"Arghh !" Liang Gu mengerang kesakitan saat belati nya menancap, itu adalah belati beracun nya yang menjadi maha karya nya.
Liang Gu berdiri dengan tatapan kosong dan tetap dengan belati milik nya, dia tertawa lantang sebelum duduk di salah satu kursi dekat Qian Yu dan mengikat mata gadis kecil itu.
Penghalang itu tidak akan menghalangi seseorang dengan niat baik, jadi dia bisa menjulurkan tangan nya untuk menutup mata milik Qian Yu.
"Kakak ! Kakak Liang Gu !" Teriak murid murid Fraksi Elang dengan panik dan terus berjalan mundur.
Pemandangan selanjut nya bahkan jauh lebih menarik, Liang Gu mengambil murid murid dan menggigit nya dan melakukan hal yang sama sampai semua orang habis.
"Bagus ! Ha ha ha. " Dia tertawa ringan sebelum melempar pedang nya ke depan untuk menebas kepala Liang Gu.
Pedang nya kembali ke tangan nya dengan darah segar yang terus menetes dia berdiri dan menatap dengan bengis pada sungai darah yang ada di depan nya.
"Selalu ada harga yang harus di bayar untuk melakukan sesuatu. " Gumam nya, ketika kata kata nya selesai, Ouyang Si Niang datang dengan wajah terkejut.
"Xue Fenghuang ! Apa yang kau lakukan ? Apa kau terluka ? " Tanya Ouyang Si Niang dengan terkejut melihat mayat yang hancur dengan bekas gigitan di mana mana.
"Mereka........ layak untuk mendapat kan nya ! Tetua, bawa lah adik Qian Yu dulu. Wajah nya memiliki beberapa memar. " Ucap nya.
"Tidak ada, hanya memberi peringatan pada Tetua Liu yang merupakan Ketua Fraksi Elang. " Ucap nya dengan tawa ringan.
Dia mengambil kuas nya dan mencelupkan nya pada sungai darah yang masih mengalir deras bahkan sudah sampai ke kaki gunung dan memicu keributan banyak orang.
'Liu Lan Yi, lain kali kau harus memperhatikan bawahan mu dengan baik, bajingan !'
^^^-Xue Fenghuang^^^
Dia menulis semua nya dengan darah murid murid Liu Lan Yi, siapa yang tidak tahu kalau Ketua Fraksi Elang adalah seorang bajingan.
Tapi, untuk menulis nya di dinding seperti ini membuat semua orang merasa takut apa lagi ketika melihat Xue Fenghuang yang terbang pergi.
Liu Lan Yi yang baru datang sambil membawa mayat Yu Lian Wei merasa terkejut melihat sungai darah yang mengalir dari puncak gunung milik nya.
"Tidak ! Tidak, murid ku ! Liang Gu !" Panggil Liu Lan Yi dengan terkejut dan memeluk kepala murid nya yang ber gelinding dan melihat pesan besar.
Liu Lan Yi mengepalkan tangan dengan marah sebelum di hadang oleh seorang pria dengan topeng.
"Liu Lan Yi, kau tidak boleh menyakiti Xue Fenghuang. " Ucap pemuda itu dengan tenang saat melihat sungai darah itu.
"Ketua Sekte, kau harus memberi ku keadilan ! Aku menginginkan kepala Xue Fenghuang sekarang-"Liu Lan Yi tidak dapat melanjut kan kata kata nya sebelum jatuh ke tanah dan menjadi sungai darah bersama murid murid nya.
"Seharus nya aku membuang kelompok sampah ini sejak dulu. " Ucap nya sambil mendengus melihat tangan nya yang berlumuran darah.
"Xue Fenghuang, kita akan segera bertemu lagi. Kau benar benar tidak mengecewakan ku. " Kata Ketua Sekte sebelum terbang pergi.
Sekte Es Biru yang sudah lama tenggelam nama nya dalam Dimensi itu mulai menunjuk kan taring nya kembali.
Xue Fenghuang yang pulang membersihkan diri hanya untuk melihat kalau banyak orang yang menghindari nya, dia di juluki sebagai Putri Iblis dari Neraka dan merasa cukup bangga dengan julukan nya yang sekarang.
Bahkan, Saudari saudari seperguruan nya mulai menjauhi nya. Beberapa hari kemudian, Qian Yu sudah bangun dan ingin mencari Xue Fenghuang.
Tapi saudari saudari Fraksi Paviliun Teratai mengatakan kalau Xue Fenghuang adalah orang gila dan suka membunuh untuk memenuhi kepuasan nya.
Ouyang Si Niang sendiri merasa pusing untuk memberi tahu murid murid nya untuk berhenti mengatakan itu. Qian Yu yang mendengar kan itu tidak percaya dan berlari pada ruangan Xue Fenghuang.
Xue Fenghuang yang sedang ber kultivasi dengan tenang di kediaman Ouyang Si Niang di kejut kan oleh suara ceria Qian Yu.
"Kakak Xue !" Panggil Qian Yu dan memeluk nya dari belakang.
"Apa kau tidak takut dengan ku ?" Tanya nya dengan suara serak.
"Tidak, tentu saja tidak ! Aku juga merasa kalau semua orang dari Fraksi Elang itu layak untuk mati dengan mengenaskan ! Aku juga tahu kalau Kakak Xue lah yang menolong ku dari si bajingan Liang Gu itu. " Kata Qian Yu dan berpindah ke depan untuk memeluk nya.
Bonus Like 8 , 5 k : 3 / 3