Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
280. Hilang Ingatan


Dia menyenderkan kepalanya di dinding batu dan menghela nafas, dia memaksa diri nya sekali lagi untuk mengingat beberapa kenangan.


Dia merasa bahwa dia pernah bertemu sebelumnya dengan pria ini, tapi tidak bisa mengingat nya dengan jelas.


"Huft, apakah takdir kembali mempermainkan ku seperti biasa nya ? Apakah takdir tidak lelah untuk bermain dengan ku terus menerus ?" Tanya bta dengan lelah.


Dia memejamkan mata nya, ketika terbangun dia sudah di tubuh baru nya dengan wajah yang kekanak-kanakan.


Inilah dia, bedanya ketika dia berada di kehidupan lalu maka dia memiliki beberapa jerawat dan kulitnya agak lebih gelap karena terjemur sinar matahari secara terus menerus.


Tapi, sekarang sudah tidak lagi, dia berubah menjadi angsa putih yang cantik. Meskipun dia tidak secantik kakak kembarnya, tapi dia masih bisa dikatakan cantik.


Untung nya Bing Yue masih bersamanya, tapi Lin Rong Rong dan Xiao Bing ikut hancur bersama nya sebelumnya.


Dia menghela nafas sekali lagi ketika memikir kan hal yang telah menjadi beban pikiran nya belakangan ini, bahkan Qiu Yue pun ikut musnah.


Dia merasa kesepian dan sedih, dia juga masih harus mencari kakak laki laki nya. Bahkan jika dia menemukan nya, tidak mudah untuk meyakinkan orang itu.


Dunia ini luas, tidak tahu apakah sudah mati atau masih hidup. Ini membuat nya semakin sakit, meskipun dia belum pernah bertemu dengan kakak laki laki nya ini tapi ketika mendengarnya sudah mati membuatnya sedih.


Dia sudah kehilangan Ibu dan kakak kembarnya, atau bahkan sudah kehilangan ayahnya. Ayahnya seharusnya sudah mati sebelumnya, tapi sekarang masih hidup dalam bayang bayang.


Haruskah dia membuat apa yang dikatakan oleh ayahnya pada semua orang menjadi kenyataan?Dia akan membunuh ayahnya suatu hari nanti.


Tidak lama, pria yang dia bawa pulang masuk ke dalam gua dengan pakaian rapih serta rambut yang basah.


Dia tanpa sadar terpanah oleh ketampanan yang di miliki oleh pria acak yang di bawa pulang oleh nya.


"Apakah kita pernah bertemu sebelumnya ?" Tanya nya saat pria itu duduk di depannya.


Pria itu tidak langsung menjawab melainkan menatap mata nya dengan bingung sekaligus gugup.


"Tidak pernah. " Ucap pria itu dengan tatapan yang rumit, dia merasa seperti nya ada sesuatu yang di sembunyikan oleh pria itu.


Pria itu pasti tahu tentang dirinya, di dunia yang luas ini, bahkan seorang ahli bisa menyamarkan diri nya menjadi seorang pengemis.


Tidak terkecuali pria di depan nya ini, mungkin saja dia sebenarnya seorang ahli yang sedang menyamar.


"Apa kah kau yakin ? Kenapa aku merasa bahwa kita pernah bertemu ?" Tanya nya lagi dengan penuh selidik.


Pria ini tidak menjawab melainkan hanya menatap nya dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan, dia merasa ada sesuatu yang membuat nya merasa hampa.


1 Bulan kemudian


Dia sudah 1 bulan tinggal dengan pria yang bernama Yuanzheng Yuwen itu dan menyadari bahwa dia telah jatuh ke dalam pesona pria itu.


Kenyataan ini membuat nya ketakutan sampai sampai tubuh nya menjadi gemetar, dia tidak ingat bahwa dia pernah menyukai seseorang seperti ini sebelumnya.


"Apa kau ingin pergi ?" Tanya nya pada Yuanzheng Yuwen.


"Tidak, aku akan mengikuti mu karena kau sudah merawat ku dengan baik belakangan ini. " Ucap Yuanzheng Yuwen.


"Tunggu sebentar ! Kau bilang kita belum pernah bertemu tapi kenapa kau bisa mengetahui nama ku ?" Tanya nya sambil menahan tangan Yuanzheng Yuwen.


Dia mengangguk meskipun tidak percaya dan melepaskan cengkraman tangan nya pada tangan pria itu.


Yuanzheng Yuwen berjalan keluar dan mengambil ikan bakar yang telah di buat oleh pria itu.


"Hm, sangat harum. " Ucap nya dengan semangat, dia mulai memakan ikan nya dengan semangat.


Rasa ikan ini sangat mirip dengan ikan yang pernah di makan nya, tapi dia tidak ingat di mana dia pernah makan.


"Aku bingung, aku menemukan sebuah Kuali obat yang aku rasa bukan milikku tapi itu terikat dengan darah ku, padahal aku ingat dengan jelas bahwa aku tidak pernah membeli nya atau mendapatkan nya. " Ceritanya pada Yuanzheng Yuwen.


Dia mengeluarkan sebuah kuali obat yang di miliki nya, Yuanzheng Yuwen tampak terkejut sebentar sebelum pria itu kembali seperti biasa.


"Coba ingat lagi, mungkin saja yang memberikan itu adalah orang yang penting. Apakah kau terluka sampai sampai kehilangan ingatanmu ?" Tanya Yuanzheng Yuwen padanya.


Dia terdiam, dia jelas jelas tidak kehilangan ingatan. Apakah orang ini sangat penting ? Kenapa orang ini satu satunya orang yang tidak di ingatnya ?


"Aku mengalami sesuatu yang membuat ingatan ku hilang sebagian, aku tidak bisa mengingat seseorang. Hanya bisa mengingat dengan samar samar, pakaian nya serba putih , tapi aku tidak jiwa mengingatnya lagi. " Ucapnya sebelum jatuh ke dalam pelukan Yuanzheng Yuwen.


Kepala nya pusing setiap kali dia mencoba untuk mengingat orang itu.


"Jangan paksa dirimu, cobalah untuk mengingat orang berbaju putih itu dengan perlahan lahan. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan lembut.


Dia mengangguk dan kembali menyimpan kuali obat itu. Dia berbaring setelah memakan ikan panggang itu di lantai gua.


Gua itu tentu saja bersih berkat diri nya yang tidak tahan dengan kotor, jadi dengan Qi nya dia mengubah tempat ini menjadi lebih baik.


"Apa kau tidak punya keluarga ? Bagaimana jika mereka menunggu mu ?" Tanya nya saat berbaring.


"Tidak ada , tidak akan ada yang mencariku. Aku selalu sendirian. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengannya ringan.


Dia memandang pria ini sambil menghela nafas, ternyata mereka adalah orang yang memiliki satu nasib.


Kesulitan ada di mana mana dan tidak ada yang mengkhawatirkan mereka, tidak memiliki keluarga, tidak memiliki tempat pulang dan tidak ada tujuan.


"Bagaimana kalau mulai sekarang kita adalah keluarga ? Kita bisa saling melengkapi, kita sama sama tidak memiliki orang tua. " Ucap nya dengan lembut.


Yuanzheng Yuwen tidak langsung menjawab melainkan menatap mata nya dengan dalam, dia membalas tatapan itu dengan bingung.


"Tentu, kenapa tidak ?" Ucap Yuanzheng Yuwen sambil mengaitkan jari kelingking pria itu ke miliknya.


"Bagus ! Dengan begini suka duka akan di lalu bersama, tolong jangan tinggalkan aku. " Ucapnya dengan semangat.


"Apakah kamu sudah sering di tinggalkan ?" Tanya Yuanzheng Yuwen dengan ragu.


Mendengar pertanyaan ini membuat senyum nya membeku, dia tidak bisa langsung menjawab.


"Tidak perlu menjawab pertanyaan ku apa bila itu tidak membuat mu nyaman. " Ucap Yuanzheng Yuwen.


"Huft, tidak apa apa. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk lepas dari bayangan bayangan masa lalu, hanya saja ini agak sulit. Mohon bersabar, aku akan menceritakan nya secara perlahan. " Ucap nya sambil menarik nafas dalam dalam untuk bersiap.


Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 3 / 3