
Pertandingan tetap di lanjut kan dan di terus kan dengan Sekte Api Abadi melawan Sekte Jari Surgawi. Ini membuat wajah Ketua Lin berubah menjadi muram.
Dia mendengar kalau Sekte Jari Surgawi ini telah memenangkan kompetisi 5 kali berturut turut belakangan ini.
Sesuai tebakan nya, orang dari Sekte Api Abadi tidak bertahan lama sebelum di banting keluar oleh murid Sekte Jari Surgawi.
Ketua Lin kali ini hanya dapat menelan bulat bulat kemarahan nya sebelum melanjutkan pertandingan, tidak ada yang seru setelah beberapa 30 pertandingan.
Ini adalah pertandingan ke 32 dengan separuh kursi para pemenangan yang sudah terisi, kali ini adalah murid Inti Sekte Es Biru melawan murid Inti Sekte Jari Surgawi.
Ini adalah pertandingan ke 33 sedang kan pertandingan total nya adalah 45 pertandingan, dari 32 orang yang sudah menang, hanya ada 4 orang dari Sekte Api Abadi dan di dominasi oleh Sekte Jari Surgawi.
Orang orang dari Sekte Jari Surgawi sudah habis dan hanya menyisakan murid Sekte Biru Es dan Sekte Api Abadi.
Dari tiga puluh murid Sekte Pedang Es yang menjadi peserta, hanya ada 13 murid yang terbuang, sedang kan Sekte Api Abadi sudah terbuang lebih dari setengah.
Untuk saat ini, Sekte milik nya masih 13 murid lagi yang belum bertanding.
Kali ini adalah salah satu murid Fraksi Racun yang masuk menjadi Murid inti, itu adalah senior Lin Cong Zi dan melawan murid inti paling kuat milik Sekte Api Abadi.
Kedua nya bertarung dengan sengit, tapi dia sudah menebak siapa pemenangnya.
"Senior Lan, akan memenangkan pertandingan ini. " Ucap nya dengan percaya diri pada Lin Cong Zi.
"Aku juga percaya begitu, tapi tidak begitu yakin karena belakangan ini Senior Lan meninggal kan kultivasi dan sibuk dengan racun nya, aku khawatir dengan keadaan nya. " Ucap Lin Cong Zi dengan khawatir.
"Aku percaya dengan Senior Lan, aku sendiri pernah berlatih tanding dengan nya. " Ucap nya dengan percaya diri.
Senior Lan mengeluarkan cambuk dengan duri duri besi yang tajam, pria ini memiliki nama lengkap Lan Yi, pria ini adalah seseorang yang kaku dan tidak mudah bergaul.
Hari itu ketika dia berkeliling, dia tidak sengaja tersesat di bagian belakang gunung Fraksi Racun dan bertemu dengan pria ini.
Lan Yi hari itu sedang duduk dengan jubah hitam nya dan terlihat mencurigakan, langsung saja dia menodongkan pedang nya.
Mereka sempat bertarung beberapa kali sebelum pria itu mengeluarkan tanda pengenal nya, dia yang terkejut langsung saja melompat mundur dan memberikan salam.
Sejak saat itu dia tidak pernah lagi melihat Lan Yi dan tidak berniat untuk mencari nya juga, dia merasa malu setengah mati.
Cambuk Lan Yi memukul lawan nya dengan kejam dan meninggal kan banyak luka di tubuh lawan nya sedang kan Lan Yi sendiri terlempar mundur dengan mulut yang mengeluarkan darah.
Lan Yi langsung berdiri dan membersihkan bibir nya sebelum membelit leher musuh nya dengan cambuk berduri nya.
"Aku menyerah !" Ucap musuh Lan Yi dengan leher yang penuh luka.
Jika Lan Yi menekan nya sedikit lebih kuat, maka leher lawan nya akan berlubang dan meninggal di tempat, dia rasa itu adalah senjata yang baik.
"Selamat, Lan Yi dari Sekte Biru Es menang !" Ucap Kultivator Yang, mengumumkan.
Wajah Ketua Lin yang dari tadi muram sudah mencapai maksimal dengan dahi yang berkerut dan tangan yang mengepal marah.
Dari sekian banyak kursi kosong, Lan Yi memilih untuk duduk di sebelah nya.
"Senior Lan, yang kau lakukan tadi sangat hebat. Ini, gunakan sapu tangan yang di berikan guru. Guru bilang sapu tangan ini ada obat herbal sehingga dapat menyembuhkan luka. " Ucap Lin Cong Zi dengan semangat memberikan sapu tangan pada Lan Yi.
"Adik Lin, kau tidak perlu khawatir. Ini bukan luka besar jika di banding kan dengan pukulan seseorang. " Ucap Lan Yi menyindir nya.
Ini membuat nya semakin malu, dia memang berhasil memukul Lan Yi cukup kuat dengan pedang nya di bagian punggung pria itu.
"Pukul ? Siapa yang memukul mu ?"Tanya Lin Cong Zi tertarik.
"Siapa pun itu pasti itu adalah orang yang hebat. " Sela nya, tidak ingin membahas topik itu lagi.
"Tentu saja dia adalah orang yang hebat, jadi beberapa hari lalu, aku kan duduk di kaki gunung bagian belakang, tiba tiba aku di serang dan di kata kan sebagai penyusup. " Ucap Lan Yi sambil tertawa geli.
"Oh ? Ada hal seperti itu ? Memang nya siapa yang tidak mengenal Senior Lan ?" Tanya Lin Cong Zi penasaran.
Dia diam diam mengutuk Lin Cong Zi yang memiliki rasa penasaran dua kali lipat lebih banyak di banding kan manusia biasa.
"Ini, orang di sebelah ku ini menganggap ku sebagai penyusup. " Ucap Lan Yi.
"Senior Lan, aku sudah meminta maaf pada mu dan kau masih mengungkit hal ini lagi. " Ucap nya sambil menghela nafas dan memejam kan mata nya saat merasakan tatapan Lin Cong Zi jatuh pada nya.
"Oh jadi ini yang kau sebut latih tanding ? Kau memang hebat sekali, lain kali aku harus mengikuti mu kemana mana supaya mendapatkan pengalaman seperti mu. Sangat sulit untuk latih tanding dengan murid inti Sekte kita. " Ucap Lin Cong Zi sambil mengacungkan jari jempol nya.
"Apa nya yang hebat ? Aku merasa malu, apa kau tahu sesuatu yang di nama kan malu ?" Tanya nya dengan sarkas.
Lin Cong Zi ini mungkin peka dalam segala hal, tapi jika berhubungan dengan rasa malu maka wanita di sebelah nya ini tidak akan tahu apa pun.
Bisa di bilang, Lin Cong Zi ini tidak mempunyai rasa malu yang sesuai standar. Masalah nya adalah , Lin Cong Zi yang tidak tahu malu , orang sekitar nya yang merasa malu.
Seperti beberapa hari sebelum tanding, mereka memutus kan untuk jalan bersama dan meminum arak. Lin Cong Zi baru meminum satu guci dan sudah mabuk berat.
Wanita di samping nya di bernyanyi dan berteriak seperti ini,
"Siapa yang ingin menjadi kekasih ku ?! Semua nya bisa, tapi aku ingin yang tampan, kaya dan hebat !" Teriak Lin Cong Zi di jalanan.
Dia yang sedang membayar makanan mereka ke pemilik kedai langsung saja menyeret Lin Cong Zi dan meminta maaf pada sekitar karena telah membuat keributan dan menjadi tatapan utama orang orang.
Sejak saat itu, setiap kali Lin Cong Zi ingin mengajak untuk meminum arak di luar maka dia akan menolak nya. Dia menyuruh wanita itu untuk minum di rumah saja, jadi kalau mabuk tidak akan membuat banyak keributan.
Bonus like 9 , 5 k : 1 / 4
Note : karena like cerita sudah sampai 10 k, maka author akan update cerita 4 chapter khusus untuk hari ini dan besok. Lalu, mulai selanjutnya , chapter update 3 kali setiap kelipatan 1 k, seperti 11 k , 12 k dan 13 k. Tidak lagi per 500 like, melainkan 1 k like jika belum sampai maka author hanya akan update 1 chapter per hari nya, terima kasih.
Author mengubah target ini karena author sudah akan kembali memulai sekolah yang membuat jadwal author berubah menjadi lebih padat dari sebelum nya, harap pengertian semua pembaca.