Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
205. Keluar dari Pengasingan


Xue Fenghuang berlatih dengan giat di dalam pengasingan, dia melewatkan satu haripun untuk bersantai santai.


Setiap hari hanya tidur selama 2 jam, berlatih selama 21 jam, makan hanya 1 kali sehari. Kemampuan pedangnya sudah meningkat pesat.


1 bulan kemudian


Xue Fenghuang berlatih dengan penuh kekuatan sampai sampai membuat beberapa pohon bambu di sekitarnya terpotong.


Kekuatannya sudah meningkat dua tingkat, hanya dalam waktu 1 bulan. Jika orang orang mendengar ini, maka dia akan di anggap sebagai pembual.


Dia menyarungkan pedangnya dengan senyum yang cerah, tidak sabar untuk melihat kemajuan yang dibuat oleh Xue Hongli.


Itu pasti akan mengejutkan nya, anak itu memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengendalikan api. Mungkin hanya sedikit di bawah pemilik tubuh Yang Murni.


Jika seseorang memiliki Tubuh Yin Murni maka pasti juga ada Tubuh Yang Murni. Keduanya memiliki keuntungan yang sama, yaitu sangat kuat di elemennya masing masing.


Jika keduanya melakukan kultivasi ganda, maka akan saling menguntungkan tanpa adanya pengurangan kekuatan.


Jika orang bisa berkultivasi ganda dengan pemilik Tubuh Yin Murni atau Tubuh Yang Murni, maka orang yang memiliki tubuh khusus akan dirugikan.


Kekuatan si pemilik tubuh khusus akan berkurang jauh dan karena itulah pemilik kedua tubuh ini akan diburu habis habisan seperti sumber daya kultivasi, mereka tidak diperlakukan seperti manusia.


Karena itu juga mereka selalu menyembunyikan diri, dia sendiri memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri.


Daripada menyerah seperti itu, lebih baik menghancurkan diri sendiri. Dengan kemampuannya saat ini, jika dia meledakkan diri maka semua orang yang berada dalam radius 2 kilometer akan terbunuh.


Semakin besar kekuatan nya maka semakin besar ledakannya. Dia menjadi ingat kembali dengan kata kata Tetua Ouyang.


Dia akan menjadi semakin kedinginan setelah kultivasi nya terus naik dan dia setuju dengan itu, belakangan ini dia sering menggigil kedinginan, meskipun hanya untuk sesaat.


"Huft, sudahlah. Aku tidak ingin memikirkan hal ini dulu. " Gumam nya dengan lelah.


Dia memeluk Bing Yue dan berjalan keluar dari paviliun miliknya yang di siapkan secara pribadi oleh Long Tian Tang.


Sesampainya di luar, semuanya terlihat sepi jadi dia berjalan menuju tempat makan. Seperti dugaan nya, banyak orang sedang duduk di sana.


Termasuk, Yuanzheng Yuwen, Shangguan Qing, Xue Hongli dan Long Tian Tang.


"Nona Xue. " Panggil Long Tian Tang yang pertama kali menyadari keberadaan nya.


Yuanzheng Yuwen yang menyadari kedatangannya menoleh ke arahnya dan tersenyum tipis tapi sangat hangat seperti musim semi.


Yuanzheng Yuwen menunjuk kursi sebelah pria itu yang berada di ujung dan kosong, dia segera saja berjalan ke sana.


"Nona Xue, kekuatan mu sudah meningkat cukup pesat. " Ucap Long Tian Tang yang duduk di depan Yuanzheng Yuwen.


"Terima kasih atas pujian mu, Ketua Klan Long. " Ucap nya dengan sopan.


"Muridmu, Hongli sangat pintar. Aku mengajari nya beberapa gerakan berpedang kemarin dan dia sudah bisa melakukan nya dengan baik hari ini. Selama kamu berada dalam pengasingan, tidak sehari pun dia membolos latihan nya. Sangat beruntung untuk memiliki murid seperti Xue Hongli. " Ucap Long Tian Tang dengan tulus.


"Terima kasih, aku juga merasa kalau Hongli sangat cerdas. " Balasnya dengan tulus.


Lagipula, pujian ini memang berasal dari hatinya. Di dalam hatinya, Xue Hongli sangat sempurna dan berada di umur yang sangat sempurna untuk menjalankan kultivasi.


Mereka makan dengan suasana yang tenang, dia sesekali melirik ke arah Shangguan Qing dan Xue Hongli. Kedua orang itu tampak seperti biasa saja, tidak seperti yang di bayangkan nya.


Apakah perkiraan nya selama ini salah ? Apakah arti dari tatapan Shangguan Qing hari itu sebenar nya tidak sesuai dengan apa yang ada di pikiran nya ?


Seperti nya dia belakangan ini terlalu waspada, dia akan memberikan sesuatu untuk Shangguan Qing karena telah menjaga Xue Hongli cukup lama.


Ini membuatnya agak merasa tidak enak pada Shangguan Qing karena telah menitipkan Xue Hongli begitu lama.


Setelah sudah selesai semua, dia mengeluarkan sebuah cincin yang memiliki tanda naga biru di atasnya.


"Tuan Shangguan !" Panggilnya.


"Ya ?" Shangguan Qing menoleh dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Ini untukmu, aku menemukan bahwa kamu memiliki elemen air yang kuat. Cincin ini bisa membantumu untuk mendapatkan elemen air yang lebih murni. Aku harap kamu tidak menolak, kamu telah menjaga Xue Hongli belakangan ini. Aku takut kalau itu akan menghambat kultivasi mu. " Ucap nya dengan senyum tipis.


Shangguan Qing tampak tersenyum ganjil sebelum menunduk dan menolak cincin itu.


"Aku menjaga Hongli dengan tulus sehingga tidak berani mengambil barang yang diberikan oleh Nona Xue. " Ucap Shangguan Qing dengan tenang.


"Tolong terima, jika tidak maka hatiku tidak akan tenang." Ucap nya dengan nada yang memelas tapi memaksa.


Shangguan Qing dengan ragu mengambil Cincin itu.


"Aku akan segera pergi, aku tidak tahu apakah kamu bisa menjaga Hongli. " Ucap nya dengan sedikit ragu.


"Ehm, jika masalahnya itu maka aku tidak akan berani menolak. Lagipula, Hongli telah membantuku untuk membuat hari hariku menjadi cerah. " Ucap Shangguan Qing.


"Baik, jika itu tidak merepotkan mu. Aku takut bahwa jika dia akan menyusahkanmu sedangkan aku akan pergi bersama Yuanzheng Yuwen untuk waktu yang tidak di ketahui. " Ucap nya dengan pelan.


"Tenang saja, serahkan padaku. Meskipun kultivasi ku tidak sebaik milik Tuan Muda, tapi kemampuan meringankan tubuhku tidak buruk. " Ucap Shangguan Qing dengan tenang.


"Aku tidak meragukan kemampuan Tuan Shangguan, jika memungkinkan maka aku pasti akan membawa Xue Hongli. Hanya saja, keadaan nya tidak memungkinkan. Aku akan menyamar menjadi salah satu murid Sekte, tidak mungkin membawa seorang murid lainnya. " Ucap nya sambil meringis.


"Ya, lebih baik untuk tidak membawa Hongli. Itu akan lebih baik untuk nya. " Ucap Shangguan Qing sambil tersenyum aneh di matanya.


"Tuan Shangguan, bagaimana hubungan mu dengan Xue Hongli belakangan ini ?" Tanya nya dengan sedikit keraguan.


Bagaimana pun, pertanyaan yang di berikan oleh nya ini agak ambigu.


"Tentu saja baik, aku selalu bersamanya belakangan ini dan dia membuat semuanya menjadi nyaman. " Ucap Shangguan Qing tidak kalah ambigu.


"Dia juga sering tidur denganku. " Tambah Shangguan Qing.


Dia mengerutkan dahinya, bahkan dia tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini.


"Tidur denganmu ? Kenapa begitu ? Bukankah dia punya kamar sendiri ?" Tanya nya berusaha untuk tetap tenang.


"Sekarang, paviliun nya hanya dia sendirian dan dia bilang dia merasa kesepian. Jadi aku membawanya ke tempat tinggal ku, lagipula dengan begitu akan lebih mudah untuk melindunginya. " Jelas Shangguan Qing.


Dia mengangguk dan merasa lega, seperti nya dia hanya berpikir berlebihan tentang Shangguan Qing.