
"Hm, sepertinya apa saja yang didapat oleh Feng Ge akan bagus di mata Lan Ge, sungguh membuka pandangan sempit ku." Ucapnya dengan sindiran yang nyata.
Sementara Feng Taoran hanya bisa menunduk malu dan dia menyenderkan kepalanya di dada Yuanzheng Yuwen yang hangat dan nyaman.
"Tentu saja, apa yang dikatakan oleh Feng Ge pastilah kebenaran. " Ucap Lan Tianjin tanpa rasa malu.
"Lan Ge, aku rasa aku bukan adikmu. Aku mencabut kata kataku sebelumnya yang menganggapmu sebagai kakak terbaik, aku rasa kamu adalah saudara Feng Ge. " Ucapnya dengan kesal.
Dia berbicara dengan asal asalan dan bahkan tidak bisa menyusun kata kata dengan benar karena kesal, kata katanya bahkan terkesan berantakan dan tidak beraturan karena terlalu kesal.
"Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan. " Ucap Lan Tianjin dengan acuh tak acuh.
Dia mendengus dingin dan memeluk Yuanzheng Yuwen yang membalas pelukan nya, saat dia berdiri dengan Yuanzheng Yuwen maka dia akan berubah menjadi sangat imut.
Sementara ketika dia berdiri dengan Feng Ge alias Feng Taoran, tinggi mereka tidak berbeda jauh. Tapi, ketika dia berdiri bersama dengan Lan Ge nya, itu akan sama jauhnya dengan ketika berdiri bersama dengan Yuanzheng Yuwen.
Tingginya saat ini 170 cm atau 171 cm, sudah termasuk sangat tinggi untuk ukuran seorang gadis.
Sementara Yuanzheng Yuwen sendiri memiliki tinggi 190 cm, jadi perbedaan mereka sangat jauh. Mungkin sekitar 20 cm.
Sementara Lan Ge nya memiliki tinggi 187 cm, sehingga tidak terlalu jauh. Dan Feng Ge memiliki tinggi 175 cm, hanya berbeda 5 cm dengannya.
Dia bahkan sengaja untuk membuat meteran sederhana berdasarkan pengalaman yang ada untuk mengukur tinggi orang orang ini.
Tinggi Xi Rong Jie sendiri hanya 160 cm, sehingga ketika dia berdiri dengan Wang Xi Rong maka itu akan sangat jauh.
Tidak menyangka bahwa ketika dia sedang sibuk memikirkan perbedaan tinggi yang dimiliki olehnya, dan orang orang di sekitar nya.
Mereka sudah sampai di dimensi Dewa yang dikatakan, itu bisa dilihat dari pintu dimensi yang sudah terlihat di ujung sana.
Dia berpegangan erat dengan Yuanzheng Yuwen dan melepaskan pelukan nya sebelum akhirnya melompat keluar ke pintu Antar Dimensi.
Sejenak, dia merasa bahwa seluruh tatapan nya menggelap karena terlalu banyak cahaya yang masuk ke dalam matanya dan dia tidak bisa menatap apapun.
Tapi, ketika penglihatan nya berangsur-angsur kembali seperti semula, dia mulai bisa melihat pemandangan yang begitu indah.
Pemandangan bunga bunga yang beragam dan beberapa naga yang melayang di bagian atas disertai oleh awan awan lembut layaknya bantal seperti yang ada di dunia modern.
Jika ingin mengatakan, maka ini mirip dengan dunia khayalan yang diceritakan dan digambarkan oleh orang orang dalam buku dongeng.
Dia terdiam dan menganga untuk sementara waktu, dia benar benar terdiam dan tidak dapat mengatakan apapun untuk sejenak.
"Ini benar benar tempat yang sangat baik. " Ucapnya dengan penuh kekaguman.
"Ya , hanya beberapa tahun berlalu tapi tempat ini telah banyak berubah di bandingkan sebelumnya. " Ucap Feng Taoran sambil memandang sekitar dengan penuh kekaguman.
Mereka berempat berjalan bersama menuju kedepan, Feng Taoran adalah orang yang tahu jalan menuju istana Dewa.
"Jika tidak ada Qian Bei, maka siapa yang akan memimpin ?" Tanya nya dengan bingung.
"Itu adalah Qian Xun, kakak nya Qian Bei. Tapi, dia tidak sebaik Qian Bei. " Ucap Feng Taoran dengan suara rendah, sangat rendah sampai sampai hanya dia dan pemuda itu yang bisa mendengarnya.
"Tidak sebaik Qian Bei ?" Tanya nya dengan bingung.
"Kenapa seperti itu ?" Tanya nya dengan bingung.
Dia menganggap bahwa Qian Bei sangat baik, agak sulit untuk membayangkan bahwa saudaranya ternyata memiliki sifat yang berlawanan.
Tapi, dia dengan cepat menyadari bahwa bahkan jika seseorang adalah saudara kembar, bisa jadi salah satu adalah seorang penjahat dan yang lain adalah orang yang sangat baik.
Apalagi hanya kakak adik, sifat manusia telah dibentuk sejak mereka lahir dan sulit untuk diubah.
Sehingga, tidak peduli ajaran apa yang mereka terima, bisa jadi dua saudara itu memiliki pengertian yang berbeda.
Ini bukan hal yang mengejutkan, dia saja yang terlalu mengagungkan Qian Bei sehingga menjadi lengah.
Hanya saja, dia masih sangat penasaran bagaimana cara Feng Taoran tahu. Ini pastinya hal yang disembunyikan dalam dalam, bukan ?
"Kemampuan khusus ku, itu bisa membaca masa lalu seseorang ketika masih lengah. Aku telah melakukan ini secara diam diam , jika dia mengetahuinya maka mungkin aku hanya akan tinggal nama saja. " Ucap Feng Taoran dengan helaan nafas.
Dia mengerti bahwa yang dimaksud adalah sistem serba bisa milik Feng Taoran. Dia melihat sebuah istana megah yang sangat indah dan memukau dan langsung kembali terpesona.
Ternyata, dengan kecepatan yang sedang itu tidak terlalu jauh dari gerbang. Pintu gerbangnya bahkan sangat besar.
Dia mencabut kembali ucapannya bahwa itu tidak jauh, ternyata pekarangan istana sangat besar. Yang bahkan mungkin bisa membuat beberapa desa di pekarangan nya.
Ini membuatnya terdiam dan ketika penjaga menghalanginya, dia tiba tiba kehilangan kemampuan untuk berbicara.
"Tuan penjaga, aku adalah Dewa Keanggunan, Feng Taoran sementara ini adalah Dewi Kematian yang baru, Xue Fenghuang. " Ucap Feng Taoran sambil mengeluarkan kartu Identitas mereka berdua.
"Ternyata kedua Dewa Dewi terhormat, maafkan aku yang lambat dalam mengenali kalian. " Ucap penjaga itu sambil berlutut di depannya dengan sopan.
"Itu tidak masalah, aku belum pernah kesini dan wajar kita tidak saling mengenal. " Ucapnya dengan santai.
Lalu, dia berjalan masuk dan melihat begitu banyak tanaman obat yang tumbuh dengan subur layaknya tanaman liar yang menganggu.
Dia seketika merasa jantung nya mencelos ketika melihat tanaman tanaman itu dicabut dengan sembarangan dan dimasukkan kedalam cincin ruang.
"Ehm, permisi. Apakah ini tidak digunakan ? Jika tidak apakah kau boleh memberikan nya padaku ?" Tanya nya dengan nada memohon.
Bagaimana pun ini adalah bahan yang berharga untuk percobaan pembuatan racunnya yang baru.
"Ini adalah permintaan untuk Dewa Keindahan, Zhang Wei. " Ucap pembersih tanaman itu dengan sombong.
"Bagi setengah untukku ! Aku akan berbicara langsung dengan Zhang Gongzi !"Ucapnya tampa ragu dan berlari kedalam istana Dewa.
Sementara Feng Taoran sendiri hanya menggeleng gelengkan kepala kalau melihat tingkah kekanak-kanakan milik Xue Fenghuang.
"Tuan, aku adalah Dewa Keanggunan sementara yang tadi adalah Dewi Kematian yang baru, aku harap kau bisa membantu nya untuk memenuhi apa yang dia inginkan. Aku yakin, Zhang Gongzi pasti setuju dengan permintaan nya. " Ucap Feng Taoran.
Mendengar status yang dimiliki oleh Xue Fenghuang tadi, tubuh tukang pembersih rumput itu langsung gemetar ketakutan.
Bagaimanapun pria itu telah sombong terhadap Xue Fenghuang yang merupakan Dewi Kematian.
"Jangan khawatir, dia tidak semudah tersinggung itu. "Ucap Feng Taoran dengan mudah menangkap kecemasan yang dimiliki oleh tukang pembersih rumput itu.