
Dia berjalan menuju kediaman Qin setelah merapihkan pakaian nya. Dia memasang raut wajah yang bahagia supaya nanti tidak terlihat oleh Qin Yue.
Qin Yue ini, memiliki wajah yang mirip dengan ibu angkat nya yang merupakan pemilik panti asuhan milik nya saat kecil. Sayang nya, wanita itu mati muda dan panti asuhan di tutup.
Sejak saat itu, dia dan anak panti asuhan lain kembali merasa kan kelaparan dan kesepian. Tidak ada lagi, ibu angkat yang selalu menghibur mereka dan mengajak mereka bermain, belum lagi bercerita sebelum tidur.
Dia berjalan masuk ke dalam pekarangan kediaman Qin, yang di sambut secara langsung oleh Qin Liang.
" Apa yang terjadi pada mu ?" Tanya Qin Liang dengan khawatir, sekarang halaman di penuhi dengan prajurit yang sedang berlatih.
"Akan ku cerita kan di dalam. " Ucap nya dengan singkat, Qin Liang tidak lagi bertanya dan langsung mengajak nya ke dalam.
Dia berjalan ke dalam dan langsung duduk.
"Ada seseorang yang berkhianat di toko ku. " Ucap nya dengan lidah yang tiba tiba terasa pahit.
"Lalu, bagai mana ? Apa kau terluka ?" Tanya Qin Liang dengan khawatir.
"Aku telah menyelesaikan nya. Hanya saja, dia melakukan itu untuk menyelamat kan nyawa adik nya yang di tahan oleh Kekaisaran Zhu. " Jawab nya sambil menghela nafas.
"Lalu bagai mana dengan keadaan adik nya ?" Tanya Qin Liang.
"Dia bunuh diri dan adik nya di pukuli sampai mati, yang membuat ku marah adalah dia tidak mempercayai kemampuan ku. " Ucap nya sambil mengepal kan tangan
"Seandai nya dia jujur pada ku kalau dia mendapat ancaman dari Kekaisaran, maka aku bisa bergerak cepat. Aku bisa menyelamat kan kedua nya , tapi semua nya sudah terlambat. " Gumam nya dengan suara serak.
"Jangan menyalah kan diri sendiri, mungkin ini semua sudah takdir. Kau harus lebih bijaksana lagi di masa depan, jangan sampai salah keputusan seperti saat ini lagi. "Nasihat Qin Liang.
Qin Liang berdiri dan berjalan untuk memeluk nya.
"Kau harus berhati hati dalam memilih sesuatu, seseorang yang melakukan kesalahan harus di beri kesempatan kedua , cuma kembali lagi dari sikap mereka. " Kata Qin Liang.
"Berbaik hati pada musuh adalah tindakan kekejaman pada diri sendiri. Lagi pula, aku sudah memberikan kesempatan kedua pada nya, tapi dia tidak menghargai itu dengan baik. " Ucap nya sambil menghela nafas.
"Ayah !" Teriak Qin Yue, Qin Liang yang baru ingin berbicara langsung menghentikan ucapan nya.
"Ada apa Yue'er ?" Tanya Qin Liang.
"Apa kah adik Fenghuang sudah kembali ke sini ?" Tanya Qin Yue.
"Aku di sini Jiejie. " Ucap nya sambil tersenyum lebar.
"Fenghuang !" Kata Qin Yue langsung memeluk nya.
"Jiejie , aku seperti nya harus kembali ke kediaman Xue hari ini. Aku datang kemari untuk berpamitan. " Ucap nya yang membuat Qin Yue dan Qin Liang terkejut.
"Apa kau benar benar akan kembali ?" Tanya Qin Liang.
"Tentu saja, memang nya aku akan kemana lagi ? Ibu tiri ku menggila. Tentu saja aku tidak boleh meninggal kan pemandangan indah ini. " Ucap nya sambil tertawa ringan.
"Meimei, jika orang orang kediaman Xue menindas mu maka kau harus memberi tahu ku. Aku akan menginjak kepala mereka sampai hancur. " Kata Qin Yue yang membuat Qin Liang meringis dalam hati.
Seperti nya putri nya ini sudah tertular sikap kejam Xue Fenghuang. Lagi pula, siapa yang bisa menindas gadis gila itu ? Yang ada dia menindas keluarga nya sendiri.
"Tenang saja, aku pasti akan memberi tahu mu jiejie jika mereka menindas ku. Kau harus datang ke tempat ku nanti. Akan ku tunjuk kan banyak makanan lezat di kota Kuwei kami. " Ucap nya sambil tersenyum lebar.
"Ck, selain perhiasan dan kayu kering, apa lagi yang bisa di bangga kan dengan kota Kuwei mu itu ? Untuk makanan, Kota Qin Shui adalah yang paling baik. " Dengus Qin Liang.
Tapi , pria paruh baya itu langsung terdiam kala di tatap tajam oleh kedua gadis cantik yang ada di depan nya ini.
"Baik lah, baik lah. Aku tidak bisa membanggakan apa pun lagi di depan kalian, terutama diri mu Fenghuang. " Kata Qin Liang pasrah.
"Bagus lah kalau begitu, kau harus nya sadar sejak aku datang kemari. " Ucap nya dengan wajah bangga.
"Selamat tinggal Jiejie dan ayah angkat. " Ucap nya sambil menunduk, dia memutus kan untuk menyelesaikan semua nya dengan cepat.
Dengan begitu, dia bisa berdekatan dengan Qin Yue tanpa hambatan. Tanpa harus membohongi satu sama lain.
Dia menaiki punggung Xiao Hei yang parkir kan di depan kediaman Qin.
"Xiao Hei, lama tak bertemu bulu mu menjadi lebih bagus dan kau menjadi lebih tampan. " Ucap nya sambil mengelus surai panjang kuda jantan itu dengan penuh kasih sayang.
Xiao Hei mengeluarkan ringkikan senang, dia tertawa ringan dan mengelus kepala Xiao Hei. Cadar masih terpasang dengan erat di wajah nya.
Dia akan memberi kejutan besar pada Kaisar di saat pemilihan Calon Permaisuri untuk Putra Mahkota.
Dia akan mengacau dan mengambil alih Kekaisaran pada saat itu, hanya ada satu sumber kekhawatiran nya saat ini.
Itu adalah Yuanzheng Yuwen, pemuda itu adalah orang yang sangat misterius. Dia tidak tahu apa kah pemuda itu akan memihak diri nya atau Kekaisaran.
Atau sesuatu yang lebih buruk adalah, Kediaman Adipati Yuanzheng akan memilih untuk mengambil keuntungan dari kelemahan mereka berdua.
Dia takut itu akan terjadi, dia harus menyiapkan rencana cadangan kedua.
Tak terasa dia sudah berjalan melewati gerbang perbatasan Kota Qin Shui, hanya perjalanan beberapa waktu lagi akan membawa nya sampai ke Kota Kuwei.
"Xiao Hei, bawa aku ke Kediaman Xue. "Bisik nya sebelum memejamkan mata nya dan bersender di punggung kuda itu dan memeluk nya dengan erat sebelum menutup mata nya.
Dia bisa merasa kan kalau Xiao Hei menekankan laju nya, dan memastikan kalau dia tidak akan jatuh.
Sesampai nya di kediaman Xue, dia langsung bangun dan mengangkat kepala nya tinggi tinggi. Dia meloncat ke bawah dan menarik Xiao Hei dengan tali kekang nya.
"Ayo masuk !" Ucap nya dengan dingin, para penjaga tidak berani untuk menghentikan langkah nya apa lagi menghalangi nya.
Note : Jangan lupa untuk like, comment dan vote. Maaf kalau hari ini agak pendek karena kesibukan author di real life. Terima kasih pada orang orang yang sudah mau membaca karya author.
Author baru membuat Blog, di sana akan di jelas kan seputar menulis bisa di lihat di NulisHappy. blogspot. com