
"Ah aku ingat darimana aku pernah mendengar nama Nyonya Xue. " Ucap Yuanzheng Yuwen tiba tiba dari belakang nya.
Xue Ying menghentikan langkahnya dan menatap Yuanzheng Yuwen dengan tatapan penasaran.
"Apakah Nyonya Xue pernah mendengar nama Shangguan Qing ?" Tanya Yuanzheng Yuwen dengan tiba tiba mengungkit nama Shangguan Qing.
Dia yang mendengar ini terkejut dan langsung membuat beberapa perkiraan terhadap kata kata ini.
Ketenangan di wajah Xue Ying menghilang dan tampak khawatir, senang dan sedih sekaligus, seolah olah membawa begitu banyak emosi ketika mendengar nama itu.
"Apakah Tuan mengenal suamiku ? Apakah dia masih hidup ?" Tanya Xue Ying dengan secercah harapan.
"Ternyata Nyonya Xue benar benar istri yang dicari oleh Shangguan Qing, dia hidup dengan sehat dan terus mencari Nyonya. Setelah kita mengurus ini maka aku akan membawa mu untuk bertemu dengannya nanti. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan senyum tulus.
Setetes air mata mengalir dari mata Xue Ying dan terus mengangguk tanpa bisa menahan senyum gembira.
"Baguslah, baguslah kalau dia masih hidup dengan sehat dan gembira. " Ucap Xue Ying sambil mengangguk dan terus mengulang ngulang ucapan itu.
"Ibu, siapa Shangguan Qing itu ?" Tanya putri kecil Xue Ying.
"Itu adalah ayah kalian, karena ayah kalian masih hidup maka nama kalian akan berubah seperti semula lagi. " Ucap Xue Ying.
Dia yang melihat ini merasa hatinya menghangat, putra putri Xue Ying yang sebelumnya terpaksa menggunakan marga Xue sebagai nama depan mereka.
Sekarang bisa menggunakan nama Shangguan lagi.
"Sebaiknya, aku menemani mu untuk menjemput Shangguan Qing karena aku ingin melihat muridku, Xue Hongli. Aku tidak tahu dia telah tumbuh menjadi pria tampan yang gagah atau masih sama imutnya dengan terakhir kalinya aku bertemu dengan nya ?" Ucapnya dengan sedih.
"Ya, kau ikut dengan ku nanti. " Ucap Yuazheng Yuwen setuju.
"Aku rasa aku tidak bisa menjadi Shifu yang baik untuk nya, aku telah meninggalkan nya selama bertahun-tahun tanpa memberikan apapun. Hanya memberikan beberapa ilmu dasar, aku harus menyiapkan diriku sendiri apabila dia meminta untuk melepaskan diri dariku atau mungkin dia tidak ingin bertemu denganku dan membenciku. " Ucapnya dengan kepala yang tertunduk.
Ketika dia pergi, Xue Hongli baru berumur 6 atau 7 tahun dan mudah bagi anak laki laki itu untuk bertindak impulsif dan berkata seenaknya.
Tapi, sekarang anak laki laki itu pasti sudah bisa mengerti dan memutuskan yang baik untuk nya. Apabila Xue Hongli benar benar ingin meninggalkan nya dan membencinya maka dia tidak akan memaksa anak laki laki itu untuk tetap menjadi murid nya.
"Umur Xue Hongli pasti sudah 11 atau 12 tahun sekarang. "Gumam nya sambil memikirkan umur Xue Hongli.
Mereka terus berjalan untuk waktu yang lama, bahkan ketiga anak anak yang bahkan belum berumur 10 tahun itu, mulai kelelahan.
"Biarkan aku menggendong salah satunya. " Ucapnya dengan ringan.
Dia mengambil anak perempuan milik Xue Ying dan mulai menggendongnya sedangkan Yuanzheng Yuwen mengambil yang lain.
Yang satu lagi dibawa oleh Xue Ying, dia bisa melihat bahwa Xue Ying ini dulunya adalah seorang Kultivator.
Tapi, karena tidak mendapat perawatan dan latihan, bahkan makanan nya buruk membuatnya menjadi lemah dan Qi nya kering.
Tapi, fisik wanita itu masih kuat karena pernah menjadi Kultivator sehingga Xue Ying mengangkat anak laki laki nya yang paling kecil.
"Siapa nama mu gadis kecil ?" Tanya nya pada anak perempuan yang dia gendong.
"Xue Lian Hua. " Ucap gadis kecil itu dengan suara nya yang lucu.
"Berapa umurmu hm ?" Tanya nya berusaha untuk memainkan pipi gadis kecil ini.
Tapi, ketika dia sadar, dia menjadi sedih. Gadis kecil ini telah kekurangan makanan begitu banyak yang membuat nya sangat kurus, bahkan seperti tulang berlapis kulit.
Dia memaksa kan diri nya untuk tetap tersenyum dan tidak seperti menemukan masalah.
Dia terkejut, anak yang dikiranya baru berumur 3 atau 4 tahun ternyata berumur 7 tahun. Dia tiba tiba merasa sedih untuk gadis kecil ini.
"Setelah ayahmu pulang, kau bisa menemukan seorang kakak laki laki yang tampan dan baik. Umurnya pun tidak jauh berbeda dengan mu. " Ucap nya memberi semangat pada Xue Lian Hua.
"Kakak penyelamat, apa kah kau bisa memberikan ku sebuah roti ?" Tanya Xue Lian Hua dengan raut wajah sedih.
Mendengar ini membuat nya menepuk dahi dan memanggil dua yang lainnya.
"Nyonya Xue, Yuwen, ayo menepi dulu. Ini adalah kecerobohan ku. Kalian berempat belum makan, ayo makan dulu. " Ucap nya.
"Baik." Ucap Xue Ying.
Mereka berenam menepi dan berdiri di pinggir, dia mengeluarkan beberapa roti daging.
"Yuwen, aku butuh bantuan mu. " Ucapnya sambil menyerahkan roti daging itu pada Yuazheng Yuwen.
Roti daging yang semula sudah dingin dan keras berubah menjadi hangat dan lembut seolah olah baru di masak.
Barulah roti daging di bagikan, semuanya memakan dengan lahap bahkan ada beberapa yang menambah.
Dia memiliki ratusan roti daging untuk di bawa, dan dia akan meminta Yuanzheng Yuwen untuk menghangatkan roti.
Lagipula, itu bukanlah tugas yang susah dan Yuanzheng Yuwen melakukan nya dengan senang hati.
Jika dia yang melakukan nya, maka yang ada roti dagingnya bukan menghangat justru menjadi balok es.
"Sudah kenyang ?" Tanya nya.
Keempat orang itu mengangguk dan setelah beristirahat selama 5 menit, mereka akhirnya kembali berjalan lagi untuk mencapai bagian utara.
Sebenarnya ini agak susah, bagaimana pun sebelumnya mereka berada di pusat dan ini harus berjalan ke utara.
Belum lagi mereka berjalan kaki menuju utara, itu akan memakan banyak waktu. Dia tiba tiba memiliki ide.
Dia mengeluarkan peta yang di belinya dari pelukis.
"Nyonya Xue, apakah kau mengenali tempat ini ?" Tanya nya menunjuk salah satu sudut yang ada di peta.
Ini bukan peta yang diberikan oleh Pecahan Surgawi melainkan peta yang dia beli.
"Ah, ini adalah tempat tinggal ku. Ini adalah tempat yang kita tuju. " Ucap Xue Ying setelah membaca peta beberapa saat.
Mendengar ini membuatnya terkejut, dia bertatapan dengan Yuanzheng Yuwen dan membuat keputusan cepat dalam waktu singkat.
"Ternyata begitu, kebetulan kami ingin mencari kerabat di sana. " Ucap nya sambil tersenyum tipis.
Dia menyimpan kembali petanya dan seperti perkiraan nya, mereka membutuhkan waktu berhari hari untuk sampai.
4 hari berikutnya
Mereka sudah hampir sampai di kota yang dikatakan oleh Xue Ying, dan keputusan yang dia buat dengan cepat dengan Yuanzheng Yuwen adalah memutuskan untuk tetap ikut dengan Sekte Tiancai atau memilih untuk ikut dengan Xue Ying.
Mereka akhirnya memilih untuk meninggalkan Sekte Tiancai dan pergi dengan Xue Ying, lagipula telah terlambat bagi mereka untuk bertemu dengan Sekte Tiancai.
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 3 / 3