
"Tetua Yu, kau berniat untuk mengancam ku dengan benda rongsokan itu ? Benda itu sudah seharus nya musnah sejak puluhan tahun lalu dan kau masih menyimpan nya. " Ucap Ketua Sekte.
Pemuda bertopeng itu membalik kan tubuh nya menghadap Yu Lian Wen, wajah nya berubah menjadi kejam.
"Aku sudah mengatakan untuk tidak memaksa ku sampai ujung dan kau masih melakukan nya. Jika kakak ku tahu maka dia masih akan mendukung ku, aku takut dia akan terlebih dahulu membunuh mu karena berani berani nya menghina Xue Fenghuang di depan mata nya. " Ucap Ketua Sekte berdiri dan mengulur kan tangan nya.
Tangan halus Ketua Sekte meraih leher berkerut Tetua Yu dan membisik kan beberapa kata yang membuat Yu Lian Wen terkejut.
Ketua Sekte tersenyum lebar dan mencekik kuat Tetua Yu sebelum pria tua yang jahat itu meninggal dengan mengenaskan.
Ketua Sekte menatap tangan nya yang mengalir kan darah, tapi tidak peduli dan mengeluarkan tapi sebelum menggantung jasad Yu Lian Wen di bagian depan halaman kediaman nya.
Di sisi lain, Xue Fenghuang yang tidak tahu tentang ini sedang duduk di puncak gunung Fraksi Paviliun Teratai. Tentu saja dia tidak sendirian melainkan bersama dengan sang pemilik tempat, Ouyang Si Niang.
"Fenghuang, apa kau tahu murid bagian luar Lu Yun ?" Tanya Tetua Ouyang.
"Engh, yang pendek dengan rambut panjang sepinggang ?" Tanya nya dengan bingung.
"Ya kau benar ! Dia akan segera menikah dengan paman nya yang tampan dan paman nya ini adalah adik ayah nya yang paling muda. Paman nya adalah murid bagian dalam, Lu Xian. " Kata Tetua Ouyang dengan berapi api.
Dia pun mengingat ngingat, apa kah ada murid yang bernama Lu Xian di bagian dalam sebelum memikir kan pria aneh yang di tabrak nya beberapa hari lalu.
Pria itu memiliki ekspresi yang sangat datar seolah olah hanya patung berjalan, bahkan tidak menunjuk kan apa pun saat dia secara tidak sengaja menabrak pria itu.
"Pria aneh itu ?" Tanya nya dengan setengah terkejut.
"Shttt, Lu Yun sekarang akan berada di Fraksi Paviliun Teratai jadi dia mengundang kita juga untuk pernikahan nya minggu depan. " Ucap Tetua Ouyang.
Dia juga baru tahu kalau pertandingan sebenar nya masih dua minggu lagi sedang kan akhir bulan ini hanya untuk memastikan siapa kandidat resmi nya.
Lin Cong Zi juga berada di 20 besar, tepat di belakang nya dan mereka telah menjadi sangat dekat selama dua minggu belakangan ini.
Tetua Zhong yang terlihat mengerikan dengan wajah tak ramah juga sebenar nya sangat baik dan perhatian meski pun dia bukan murid Fraksi Racun.
"Tetua, apa kah boleh untuk menikah dengan paman sendiri ?" Ucap nya dengan setengah bisikan.
"Emh, itu sebenar nya tidak di saran kan tapi memang tidak di larang untuk melakukan nya. Itu juga lumayan sering di lakukan, paling tidak setahun ada dua kali atau tiga kali di tempat ini. " Bisik Tetua Ouyang.
Dia mengangguk ngangguk paham, untung lah dia tidak memiliki paman karena memikir kan ini membuat nya tidak nyaman.
"Guru ! Saudari Xue !" Panggil seorang gadis muda yang tampak belum dewasa, dia adalah Qian Yu murid Tetua Ouyang paling muda.
Sebenar nya semua murid Fraksi Paviliun Teratai adalah murid Ouyang Si Niang kecuali diri nya.
Qian Yu ini, jauh lebih muda dari nya tapi sudah membayang kan sebuah pernikahan dan selalu membual soal banyak nya pria yang mendekati nya.
"Bukan ! Tetua Yu dari Fraksi Elang di kabar kan di eksekusi mati oleh Ketua Sekte. " Kata Qian Yu dengan terengah engah.
Dia dan Ouyang Si Niang tampak biasa saja saat mendengar kabar itu
"Mungkin si bodoh Yu Lian Wei itu terlalu menggertak Ketua Sekte dengan kekuasaan yang di miliki oleh nya,dan melupakan status nya kalau dia hanya seorang wakil ketua Fraksi. " Kata Ouyang Si Niang.
Dia hanya mengangguk karena dia sudah menyelidiki tentang Yu Lian Wei belakangan ini termasuk dengan lencana kekuasaan yang ada di tangan Yu Lian Wei.
"Dia layak untuk di bunuh langsung, memikir kan ini saja membuat ku kagum dan bangga dengan Ketua Sekte yang tegas. " Ucap nya dengan acuh tak acuh sedang kan Qian Yu menatap mereka berdua dengan tatapan tidak percaya.
"Guru, Saudari Xue, kalian tidak terkejut ? Aku sudah berlarian ke atas gunung hanya untuk memberi tahu kalian soal ini tapi kalian tidak menunjuk kan reaksi apa pun ?" Tanya Qian Yu.
"Aku bahkan tidak terkejut sama sekali, jika bisa maka aku akan membunuh Yu Lian Wei sejak lama. Tidak menyangka kalau Ketua Sekte telah melakukan nya lebih dulu, meski pun aku sedikit tidak rela tapi apa boleh buat ? Seseorang tidak dapat di bunuh dua kali." Ucap nya sambil mengangkat bahu sebelum mengeluarkan papan catur dan mengajak Ouyang Si Niang untuk bermain dengan nya.
Qian Yu yang melihat ini semua merasa kalau diri nya di tipu dan segera berlari turun gunung dengan kesal.
Dia tertawa ringan sebelum melanjut kan permainan catur nya dengan Ouyang Si Niang, satu jam kemudian, masih belum ada satu pun yang menang di antara mereka.
"Guru ! Saudari Senior Xue ! " Panggil murid Ouyang Si Niang yang lain.
"Ada apa ?" Tanya nya sambil mengerut kan dahi karena merasa kalau ada yang tidak enak dengan perasaan nya.
"Adik Qian Yu di tahan oleh Ketua Murid Fraksi Elang, Liang Gu. Mereka tidak senang karena Adik Qian menyebarkan berita tentang eksekusi mati Tetua Yu. Beberapa murid kita juga di lukai oleh murid murid Fraksi Elang dan sedang di bawa oleh murid lain untuk pergi ke Fraksi Pengobatan. " Kata Murid itu dengan air mata.
Ouyang Si Niang menggebrak meja dengan marah , tatapan nya berubah menjadi dingin.
"Mereka yang mencari masalah lebih dahulu, aku akan mengajarkan mereka apa yang di sebut dengan sopan santun. " Ucap nya dan langsung terbang meninggal kan kedua orang itu.
Fraksi Elang dulu berada di atas Fraksi Paviliun Teratai dua tingkat, tapi dengan ada nya dia, sekarang Fraksi Elang berada di bawah mereka.
Ini pasti menyebabkan ketidak senangan di pihak Fraksi Elang, sekarang posisi Fraksi Paviliun Teratai berada di 3 besar.
Sedang kan Fraksi Elang berada di nomor 4 dan Fraksi Racun sekarang adalah pemimpin setiap Fraksi, dia begitu marah begitu mendengar kalau Qian Yu di tahan oleh para bajingan itu.
Qian Yu sudah di anggap nya seperti adik nya sendiri, membayangkan wajah ceria Qian Yu menjadi penuh air mata membuat nya marah.
Dia mempercepat laju terbang nya, dia boleh membuat Qian Yu menangis, kesal dan marah tapi tidak dengan orang lain !
Bonus Like 8, 5 k : 2 / 3