
Xia Ning Er pun pamit pulang setelah Pelelangan selesai dengan ekspresi tidak rela, dia tersenyum tipis dan merasa kalau ada hal yang mengganjal di dalam hati nya.
Dia tidak tahu dari mana wanita bertudung hitam itu berasal , tidak banyak orang yang bisa menawarkan uang sebanyak itu tanpa latar belakang yang baik.
Saat ini, dia berjalan menuju belakang panggung untuk bertemu dengan Tetua Li bersama dengan Xue Shangxin.
Wajah Tetua Li tampak tidak terlalu baik, dia pun mengerut kan dahi nya.
"Apa yang terjadi ? Tetua Li, siapa orang tadi ?" Tanya nya dengan khawatir.
"Aku khawatir aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan pada Nona Xue, karena aku sendiri tidak tahu juga. Yang pasti orang itu membawa aura berbahaya di sekujur tubuh nya. Aku takut dia memiliki niat buruk dengan datang kemari." Ucap Tetua Li.
"Aku juga menakut kan hal ini. " Ucap nya dengan khawatir.
"Kita tidak tahu apa niat nya, aku akan berusaha untuk mencari tahu. Saat ini, semua mata mata sudah di kerahkan di setiap sudut dimensi ini. Jika ada sesuatu maka aku akan langsung mengabari Nona Xue. " Ucap Tetua Li.
"Kalau begitu, aku terpaksa untuk merepot kan Tetua Li. " Ucap nya sambil menangkup kan tangan nya di depan dada.
"Jangan sungkan, jangan sungkan. " Ucap Tetua Li ikut menangkup kan tangan.
"Kalau begitu maka aku akan membahas pembelian Guqin darah Phoenix tadi. " Ucap nya sambil mengeluarkan Cincin ruang.
Tetua Li langsung menghitung nya dengan singkat.
"Ini jumlah yang pas , setelah di potong 15 persen milik mu. " Ucap Tetua Li sambil menyerahkan dua kotak yang berwarna Merah dan Biru.
Kedua kotak itu terlihat sangat mencolok karena perbedaan warna yang terlalu mencolok, dia membuka kedua nya dan memetik beberapa senar untuk memastikan kalau itu baik baik saja.
Dia menyerahkan satu pada Xue Shangxin, dan anak perempuan itu memainkan Guqin itu dengan perlahan lahan.
Permainan Guqin yang santai itu ternyata menghasilkan alunan musik yang menenangkan dan menyegarkan telinga.
5 Menit kemudian
Waktu 5 menit terasa seperti 10 detik berkat permainan Guqin milik Xue Shangxin, anak perempuan itu tersenyum tipis dan menyimpan Guqin nya.
"Permainan musik Guqin milik Nona Xue kecil sangat luar biasa, selama 78 tahun hidup ku belum pernah mendengar permainan musik yang begitu indah seperti ini. Jika bisa, aku akan mendengar kan nya lagi di masa depan. " Puji Tetua Li.
Xue Shangxin tidak membalas hanya menunduk kan kepala nya dengan sopan, dia tertawa ringan dan menyimpan Guqin milik nya.
"Tetua Li, aku akan pamit terlebih dahulu. " Ucap nya dengan sopan, dia menunduk kan kepala nya dan berjalan pergi bersama dengan Xue Shangxin.
"Bagaimana ? Apa kau senang ?" Tanya nya dengan senyum lebar.
"Tentu saja, aku sangat senang. Ini semua berkat Jie jie, jika jie jie tidak membawa ku maka aku tidak tahu apa kah aku masih bisa menghirup udara segar seperti ini atau tidak. " Ucap Xue Shangxin sambil menghela nafas.
"Jie, apa kah ini semua ada kaitan nya dengan wanita bertudung hitam tadi ?" Tanya Xue Shangxin dengan hati hati.
Senyum nya membeku kala mendengar ini.
"Kamu tenang saja, aku hanya berjaga jaga. Kamu tidak perlu mengkhawatir kan apa pun. " Lirih nya dengan canggung.
"Kamu hanya perlu berlatih dengan giat, apa yang aku ajar kan pada mu harus kamu latih dengan baik. " Ucap nya dengan sedih.
"Baik, aku akan menuruti mu. Aku sadar kalau jika memang ada orang yang kuat datang kemari maka aku hanya akan menjadi beban Jie jie. Jika aku mengikuti Tuan Shangguan pasti lebih aman, jangan lupa untuk menjemput ku, jie. " Ucap Xue Shangxin dengan pelan.
"Aku senang kau mengerti, aku pasti akan menjemput mu tapi aku tidak bisa berjanji kapan aku bisa menjemput mu. " Ucap nya.
"Tidak peduli harus menunggu 3 tahun, 5 tahun atau pun 10 tahun, aku pasti akan menunggu Jie jie. " Ucap Xue Shangxin dengan tekad yang kuat.
"Jie, bulan depan adalah ulang tahun mu. Aku mengetahui ini dari Tetua Ouyang, jadi aku membuat kan sebuah hadiah untuk mu. " Ucap Xue Shangxin dengan malu malu.
" Ini, ini adalah kalung sederhana yang ku buat menggunakan manik manik yang ada. aku harap kamu bisa terus menggunakan nya tanpa melepaskan nya, ini mungkin bukan benda yang mahal atau benda yang langka. Tapi, aku membuat nya selama satu bulan dengan penuh semangat. " Ucap Xue Shangxin sambil mengeluarkan Kalung dengan mutiara di tengah tengah nya.
Kalung itu tampak indah sampai sampai membuat nya tidak bisa menutup mulut nya, meski pun sangat sederhana tapi terlihat sangat elegan.
Dia menekuk kaki nya dan Xue Shangxin memakai kan kalung itu di leher nya, kalung indah itu menggantung dengan indah di leher nya.
Ada lonceng kecil di tengah tengah nya yang membuat suara setiap kali dia melangkah, senyum nya merekah.
"Aku sangat senang dengan ini, terima kasih banyak !" Ucap nya sambil memeluk Xue Shangxin dengan erat.
"Tentu saja, jangan sungkan. Kita mungkin tidak akan bertemu untuk beberapa tahun lagi, jie. Aku akan pergi dari tempat Tuan Yuanzheng jika aku merasa kalau aku sudah mampu melindungi diri ku sendiri. Jika kita memang berjodoh maka kita pasti akan bisa bertemu lagi di masa depan. " Ucap Xue Shangxin dengan mata yang basah.
Mereka sudah sampai di Sekte Biru Es atau lebih tepat nya halaman rumah Xue Fenghuang. Dia menulis pesan pada Yuanzheng Yuwen yang tidak lama kemudian ada pesan balasan.
'Shangguan Qing sudah berjalan kesana, Nona Xue bisa tenang, Nona Muda Xue pasti akan aman bersama ku. Itu juga tidak menyusahkan ku, sesuai permintaan mu , aku akan membiarkan nya pergi jika kemampuan nya sudah mencukupi. ' Dia tersenyum lega ketika membaca pesan dari Yuanzheng Yuwen.
"Persiapkan diri mu, dengan kecepatan Tuan Shangguan maka dia pasti akan datang dalam waktu beberapa jam lagi. " Ucap nya dengan tenang.
Sesuai apa yang dia perkira kan, Shangguan Qing datang dalam waktu 2 jam.
"Nona Xue !" Ucap Shangguan Qing sambil menangkup kan tangan di depan dada.
Dia membalas salam itu dengan sopan dan menunduk kan kepala nya.
Bonus Like 21 k : 1 / 3