Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
83. Pelelangan Qin Xiang


Waktu terus berlalu sampai dari pagi berubah menjadi siang dan siang berubah menjadi sore.


Pada saat itu lah, seorang gadis murid bagian dalam yang telah duduk sejak matahari belum menunjuk kan diri nya sampai matahari mulai kembali menyembunyikan diri.


Gadis itu akhir nya menunjuk kan tanda tanda kehidupan dengan mulai meregangkan tubuh nya dan berdiri, itu adalah Xue Fenghuang.


"Aku akan pergi ke Pelelangan Qin Xiang dan mendapat kan Pil Yin Murni ku !" Ucap nya dengan penuh semangat, dia keluar dari kediaman nya dan langsung terbang.


Dia memutus kan untuk keluar tanpa melewati gerbang utama, cara ini biasa nya akan di pakai oleh murid Sekte Biru Es.


Di bagian atas langit sekte, hanya orang yang memiliki tanda keanggotaan Sekte Biru Es, baru lah mereka bisa terbang di atas Sekte dan keluar dari Sekte.


Jadi, bisa di bilang pintu utama atau gerbang utama, bukan lah satu satu nya jalan keluar dan pantas saja tempat itu tidak terlihat ramai.


Keluar masuk sekte ini tidak ketat sama sekali, berbeda dengan Sekte Tianwen sebelum nya yang sangat ketat untuk peraturan keluar masuk sekte.


Seketika sampai di luar, dia meloncat ke tanah dan berjalan dengan santai. Rambut nya berkibar dengan kencang di bawah tiupan angin kencang.


Banyak sekali orang yang menatap nya karena kecantikan nya, tapi tidak ada yang menyadari kalau dia adalah pria yang mereka hindari.


Akibat dari dia membunuh seseorang di jalan ini adalah di jauhi, untung lah saat itu dia menggunakan tampilan pria nya.


Sesampai nya di Pelelangan Qin Xiang


Banyak orang yang menatap nya dan banyak orang yang terkejut dengan diri nya karena kebanyakan orang yang berbelanja di sana adalah murid bagian luar Sekte Biru Es.


Dia mengerut kan dahi karena melihat banyak nya murid Sekte Biru Es dan murid sekte lain. Dan pada saat itu dia baru mengingat kalau hari ini adalah waktu nya untuk pelelangan bulanan.


Dia menepuk dahi nya dengan canggung dan berjalan masuk ke dalam seolah olah tidak terjadi apa apa. Sampai dai berhadapan dengan Tetua yang telah membantu nya selama ini, Tetua Li.


"Jadi, ternyata kau membuat nama untuk diri mu sendiri ?" Tanya Tetua Li tanpa berbalik.


"Tetua Li, kita di sini untuk membicarakan bisnis bukan untuk membicarakan ku. " Ucap nya dengan tenang dan duduk di salah satu kursi dengan santai.


"Kau membuat banyak keributan di lantai bawah yang membuat anak buah ku sulit untuk menangani nya. " Kata Tetua Li baru berbalik dan menghela nafas berat.


"Itu adalah resiko mu, kau harus siap ketika mendapat kan pelanggan yang se terkenal aku. " Balas nya dengan candaan.


"Kau benar, aku seharus nya siap. Jadi, apa lagi yang akan kau lakukan di sini ? Jangan bilang kalau kau datang kemari hanya untuk membuat keributan di kantor ku ?" Tanya Tetua Li sambil setengah bercanda.


"Mungkin memang begitu, tapi aku kebetulan membawa 100 Pil Roh Surga. Kau harus membantu ku menjual nya, lalu aku ingin kau mencarikan barang yang ku minta kemarin lagi dalam jumlah yang lebih banyak. " Kata nya.


"Kenapa kau berniat barang barang itu ? Bukan kah itu hanya barang barang biasa ?" Tanya Tetua Li sambil mengerut kan dahi.


"Apa perlu aku memberi tahu mu ? Apa kah ada pelelangan yang bertanya pada pelanggan nya , untuk apa barang yang mereka beli dari pelelangan ?" Tanya nya dengan lugas.


"Baiklah, baiklah. Aku menyerah, baiklah aku akan menyiapkan benda yang kau mau. Itu adalah hal yang mudah dan selalu tersedia di Pelelangan kami. " Kata Tetua Li dengan penuh kebangaan.


Dia hanya tertawa kecil melihat ekspresi bangga pada pria tua di depan nya ini.


"Sekarang mari bahas harga dari 100 Pil Roh Surga, kau selalu berhasil mengejutkan ku. Aku tidak menyangka kalau kau selain menjual Pil Roh Bela Diri dan Pil Roh Bumi, juga menjual Pil Roh Surga. Apa kau berniat untuk membuat kejutan yang lebih besar di masa depan ?" Tanya Tetua Li sambil bercanda yang ia tanggapi dengan serius.


"Aku juga berniat untuk menambah beberapa bahan seperti, Akar Teratai, Sisik monster dan tanduk Kerbau Biru. " Ucap nya.


Dia sengaja memberikan beberapa tambahan bahan agar mengecoh orang yang berniat untuk merampok resep obat milik nya.


Meski pun untuk saat ini belum ada, tapi apa salah nya untuk berjaga jaga ?


"Hm, pelelangan bulanan akan di mulai, aku mungkin akan menjual sebagian Pil Roh Surga. " Kata Tetua Li.


"Aku serahkan pada mu, pembagian seperti biasa. Lakukan yang terbaik dan harga yang termahal. Aku akan merasa marah karena pil ku di jual dengan harga murah." Ucap nya.


Seorang pelayan datang dengan barang barang yang di minta nya setelah memeriksa nya, dia tersenyum puas.


"Berapa ?" Tanya nya.


"3.137 Kristal Roh tingkat rendah. " Kata Tetua Li.


Dia membayar dan menyimpan cincin ruang. Dia berbalik dan membuka jendela ruangan milik Tetua Li.


"Aku akan memberikan mu beberapa bantuan, Tetua Li. Senang telah berbisnis dengan mu, sampai jumpa !" Ucap nya sebelum meloncat dari atas jendela dan menghilang.


Dia tidak benar benar menghilang sebenar nya, hanya berbaur di tengah tengah kerumunan orang orang. Dia diam diam menyebar kan ada nya Pil Roh Surga di pelelangan kali ini.


Murid Murid bagian dalam yang sudah mencapai Ranah Surga langsung pergi ke Pelelangan Qin Xiang setelah mendengar rumor ini.


Menurut orang orang di sini, rumor hampir sama dengan fakta yang beredar. Jadi, sangat mudah untuk memancing mereka datang kemari.


Setelah memastikan kalau banyak orang yang akan datang ke Pelelangan Qin Xiang untuk membeli pil Roh Surga nya.


Dia akhir nya merasa tenang dan yakin kalau uang nya yang dia gunakan untuk membeli bahan Pil Yin Murni, akan tergantikan.


Dia berjalan pulang ke sekte Biru Es, tidak ada yang menarik nya di Pelelangan. Biasanya, Tetua Li akan memberikan daftar benda apa saja yang akan di lelang.


Tapi, biasa nya benda benda yang di lelang untuk pelelangan bulanan akan jauh lebih rendah di bandingkan pelelangan tahunan.


Kaki nya memelankan langkah nya ketika dia sudah sampai di depan rumah nya, dia berjalan masuk dan merasa kan kesepian.


Biasa nya akan ada suara Lin Rong Rong yang meramaikan , tapi ini hanya menyisakan diri nya sendiri. Tidak tahu sampai kapan Lin Rong Rong akan keluar dari pelatihan tertutup.


Dia juga terkejut ketika merasakan kekuatan boneka besi itu, kemampuan pengendalian pedang dan kekuatan nya juga menjadi semakin baik atau dengan kata lain, kemampuan nya berkembang pesat.


Seandai nya ada tempat dengan latihan seperti itu yang bisa ia gunakan setiap hari. Dia dengar kalau itu adalah buatan Ketua Sekte secara pribadi.


Apa kah dia bisa mendapat kan salah satu nya untuk di bawa ke kediaman nya, dan dapat dia gunakan setiap hari.


"Apa sebaik nya, aku mengatakan hal ini pada Tetua Ouyang dan meminta pendapat nya terhadap hal ini ?"Gumam nya sambil berpikir.


Bonus like 7 k : 1 / 3


note : maaf ya kemarin tidak bisa update, karena istirahat. Author belakangan ini banyak pekerjaan jadi, lumayan kelelahan dan kemarin istirahat. Mohon pengertiannya bagi para pembaca, terima kasih.