Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
235. Sistem Feng Taoran


" Fenghuang, apa yang sedang kau pikirkan ?" Tanya Feng Taoran sambil melambai lambaikan kipasnya di depan wajahnya.


Dia menyingkirkan kipas Feng Taoran dan menatap pria itu dengan tatapan tajam.


"Aku tidak menyangka sekali ternyata kau seorang, abbbb! " Dia tidak bisa mengatakan dengan jelas sebelum Feng Taoran menutup mulut nya.


"Jangan katakan, sudah kubilang jangan percaya pada sistem sialan ini !" Teriak Feng Taoran dengan panik.


Dia memukul tangan Feng Taoran yang menutup mulut nya sebelum akhirnya bernafas dengan lega lagi.


"Sialan kau. " Dengusnya.


"Baiklah aku akan mengatakan, sistem mu ini bahkan jauh lebih canggih daripada yang ada di zaman ku. Keberuntungan besar untuk mendapatkan nya. Ini bekerja sama dengan handphone seharusnya, kau bisa mendapatkan apa pun yang kau mau. Apakah aku benar ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Itu benar. " Jawab Feng Taoran sambil mengangguk ngangguk.


"Tutup kipas mu itu, kau tidak tahu bahwa karena kamu kamar yang berdebu ini menjadi lebih kotor. " Ucapnya dengan marah.


"Apakah tidak ada yang membersihkan kamar mu ?" Tanya Feng Taoran sambil memandang ke sekeliling.


"Tidak, ada banyak yang ingin membersihkan kamar ku tapi aku melarang mereka. Tidak ada yang tahu apakah salah satu dari mereka adalah mata mata atau bukan. Lebih baik untuk berjaga jaga, lagipula aku akan segera pergi jadi tidak apa apa untuk membiarkan ini menjadi sedikit berdebu. " Ucapnya dengan ringan.


"Ckck, kau malas sekali. Padahal hanya perlu sedikit kekuatan untuk membuat tempat ini menjadi bersih. " Ucap Feng Taoran sambil menjentikkan jari dan kamar ini menjadi lebih bersih.


"Terima kasih atas bantuan nya, tapi aku tidak akan membuang kekuatan ku hanya untuk hal yang tidak berguna semacam itu. Seperti yang aku katakan, aku akan segera pergi. " Ucapnya dengan sinis.


Dia duduk menghadap ke arah Feng Taoran dan menatap pria itu dengan tatapan serius.


"Baiklah, kita kembali ke masalah sistem mu. Itu adalah hal yang baik, aku tidak melihat keburukan dari itu. " Ucap nya sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Tentu saja ada keburukan nya ! Contoh nya adalah masalah kekasih tadi, sudah jelas jelas aku tidak memiliki kekasih tapi dia mengisi nya seperti itu. Belum lagi dia sangat cerewet, tapi jika dia tidak ada maka aku akan kesepian. " Ucap Feng Taoran.


"Hm, aku mengerti. Dilihat dari hal ini, sepertinya itu bukanlah berasal dari tempat ku , karena sebelum nya aku belum pernah melihat sistem secanggih milik mu. " Ucap nya sambil mengangguk.


"Sangat baik untuk mendapatkan hal semacam itu, jadi ini yang dikatakan oleh Senior Qian bahwa bakat bawaan mu adalah yang paling besar. " Ucapnya.


"Senior Qian mengatakan itu pada mu ?" Tanya Feng Taoran.


Dia mengangguk nganggukkan kepala nya seperti robot.


"Lain kali, datanglah ke sekte ku dan aku akan menjamu mu dengan baik disana. Sebenarnya aku tidak terlalu dekat dengan dua orang lain nya. " Ucap Feng Taoran dengan ragu.


"Kenapa begitu ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Karena, meskipun kita sekelompok. Kita sebenarnya berbeda, kita berdua satu kubu yang sama dan mereka berada di kubu yang berbeda. Ini tidak berarti hal yang negatif seperti permusuhan atau kebencian mendalam." Ucap Feng Taoran.


"Ini lebih ke arah nasib buruk dan nasib baik, kita berdua berada di nasib buruk sedangkan mereka berada di nasib baik. Akan sangat menyedihkan apabila kita berbicara dengan mereka. " Ucap Feng Taoran.


"Aku setuju dengan mu. Baiklah, aku mengerti. Aku tidak bisa berkata bahwa ini tidak adil, bagaimanapun itu sudah pasti mengingat betapa banyak orang yang mati di tangan ku. Tapi, kamu melakukan apa sampai sampai berada di kubu ku ?" Tanya nya dengan penasaran.


"Oh, aku tidak peduli. " Ucapnya sambil menaikkan kedua bahu nya.


"Kau yang bertanya !" Ucap Feng Taoran dengan kesal.


"Oh ya ? Aku lupa. " Jawab nya dengan acuh tak acuh.


"Sistem mu, apakah bisa mengeluarkan sebuah batu dengan elemen Yin yang kuat ?" Tanya nya dengan serius.


"Bisa, tapi tentu saja ini tidak gratis. " Ucap Feng Taoran.


"Aku juga tidak akan membiarkan mu memberikan nya pada ku secara sia sia. Aku tidak suka berhutang pada orang lain. " Dengusnya sambil mengeluarkan sebuah kotak dengan lapisan bulu rubah di luarnya.


Dia menyerahkan pil itu pada Feng Taoran dan pria itu membuka nya sebelum menghirup bau segar dari dalamnya.


"Pil yang dibuat dari 1000 inti monster lapisan menengah, memiliki elemen api yang kuat elemen angin yang mantap. Setara dengan latihan 10 tahun. " Ucapnya sambil menaikkan alisnya.


"Apa nama pil ini ? Aku belum pernah mendengar nya sebelum nya. " Ucap Feng Taoran sambil menutup kembali kotak itu.


"Tidak ada nama, ini adalah pertama kali nya aku membuat pil ini dan hanya ada satu satu nya di dunia ini. Aku berpikir untuk menggunakan nya sendiri untuk ku, tidak menyangka bahwa akan menggunakan nya untuk pertukaran. Jadi untuk yang 10 tahun, kemungkinan bisa lebih dan kemungkinan bisa kurang. Jika kau sudah menggunakan nya, tolong laporkan padaku apa saja khasiat nya. " Ucap nya.


" Hm, ambil ini kembali. Ini adalah Kristal Yin Surgawi. " Ucap Feng Taoran sambil mengeluarkan sebuah kristal biru yang sangat kecil, tapi sangat dingin.


Begitu dia memegang kristal itu, dia merasa sangat kedinginan. Lalu dia dengan enggan memegang pil buatan nya.


"Apakah kau tidak setuju ?" Tanya nya.


"Bukan tidak setuju, tapi sistem bisa menduplikasi kan apa yang dilihat nya. Setelah aku melihat ini maka aku akan bisa membeli nya terus menerus di sistem. " Ucap Feng Taoran.


Dia mengangguk mengerti, dia sekarang merasa sangat kagum dengan sistem milik Feng Taoran yang menurut nya sangat luar biasa.


"Apa kau akan segera pergi ?"Tanya nya.


"Ya, aku akan segera pergi. Shidi ku tidak akan bisa menunggu terlalu lama di dalam sekte atau seluruh sekte akan berubah menjadi gunung es. " Ucap Feng Taoran dengan panik.


"Apakah semua orang di sekte mu takut dengan Shidi mu ?" Tanya nya penasaran.


"Ya, dia sangat dingin dan juga ganas. Tapi sebenarnya adalah orang yang baik. Aku pergi dulu !" Ucap Feng Taoran dengan buru buru.


Melihat Feng Taoran yang berlari dengan sangat cepat serta terburu buru, dia hanya tertawa ringan dan menggeleng geleng kan kepala nya.


Dia menjadi ingat kembali dengan masalah Fan Cheng, dia masih bimbang. Jika dia menyelamatkan, bagaimana nasib Fan Cheng nantinya.


Bukankah itu akan membawa masalah yang berkelanjutan pada pria itu ? Jika dia memiliki kemampuan maka dia akan membuat iblis ***** sialan itu berlutut pada nya.


Memikir kan ini membuat tangan nya mengepal dengan erat, dia menjadi penuh dengan kebencian ketika mengingat ini.


Bonus 36 k like : 1 / 3