
"Kau benar benar tidak tahu mereka ? Ini aneh. " Ucap Iblis itu dengan terkejut, sebuah tanduk kecil tampak di kepala iblis itu.
Itu berarti iblis ini masuk ke iblis tingkat rendah atau pun Iblis Tingkat Menengah.
"Kau adalah iblis tingkat menengah ? Apakah Kau Iblis Wabah yang terkenal ?" Tanya nya dengan ragu.
"Kau benar, aku senang aku di kenal oleh banyak orang. Tapi, aneh bagi mu untuk tidak mengetahui Nyonya Iblis dan Tuan Kipas Abadi. Mereka berdua adalah Iblis Tingkat Tinggi yang sangat di hormati, hanya di bawah 7 Iblis Besar. " Ucap Iblis Wabah dengan bingung.
"Bisakah kau jelaskan ciri ciri nya ?" Tanya nya.
"Baik, akan ku jelaskan. Tapi, aku ingin senjata berdarah ini menjadi milik ku. " Ucap Iblis Wabah.
"Aku menolak !" Ucap nya dengan marah dan mengeluarkan serangan.
Dia memanggil jepit rambut itu lagi, jepit rambut itu tampak bergetar dan berusaha untuk melepaskan diri dari genggaman Iblis Wabah.
Dia yang melihat ini menjadi lebih marah, dari telapak tangan nya muncul sebuah cahaya biru yang secara langsung menembak ke dahi Iblis Wabah.
Iblis Wabah tidak tinggal diam dan mengeluarkan sabit yang setinggi lima kaki. Sabit ini jauh lebih tinggi dari tubuh Iblis Wabah.
Sabit ini di penuhi dengan asap hitam, dia menghindari sabit itu dan memukul nya dengan tangan nya. Dia menunduk untuk menghindari serangan lain nya yang datang dari Iblis wabah.
Dia menendang salah satu bagian atap rumah yang hancur menuju Iblis Wabah, dengan tongkat sabit, potongan kayu itu berubah menjadi ribuan keping.
Dia tidak menyerah dan terus maju sambil terus menyerang, dia mengeluarkan sebuah kipas yang merupakan senjata.
Meskipun bukan senjata roh tapi kualitas nya tidak buruk. Seandai nya dia membawa Bing Yue makan semua nya akan menjadi lebih mudah atau paling tidak dia menggunakan jepit rambut ibu nya maka dia akan menjadi lebih mudah untuk menyerang si Iblis Wabah.
Sebentar ! Iblis wabah mengatakan kalau jepit rambut itu milik Nyonya Iblis ? Mungkinkah itu adalah ibu nya ? Tapi, kata ayah nya, ibu nya hanyalah Iblis tingkat rendah atau menengah.
Lalu, kenapa ini di sebutkan sebagai Iblis Tingkat Tinggi yang tidak tertandingi ?Ini membuat dahi nya mengerut. Dia mempercepat langkah nya .
Gerakan nya menjadi lebih tajam yang membuat Iblis Wabah kesulitan, dia melempar kipas merah muda nya yang menghantam wajah Iblis Wabah.
Iblis Wabah tampak sedikit pusing, pada saat ini lah dia mengambil kesempatan untuk melemparkan sebuah tali yang terus berkilau seperti memiliki tegangan listrik.
Itu adalah Tali Besi Abadi, dia pikir barang ini tidak akan berguna tapi ternyata pada akhir nya masih berguna. Di bawah ikatan Tali Besi Abadi yang sangat kuat, Iblis Wabah tidak dapat melarikan diri.
Dia menahan tubuh kecil itu dan dengan paksa membuka tudung jubah nya, yang bisa di lihat nya adalah wajah pria dewasa dengan tubuh yang kecil.
Dia tidak peduli dengan itu dan menaruh kipas yang di hiasi dengan pisau itu di leher Iblis Wabah.
"Katakan, siapa Nyonya Abadi dan Tuan Kipas Abadi ?!" Ucap Xue Wang Ji dengan tegas.
"Jika aku menjawab mu, apa kah kau akan melepas ku ?" Tanya Iblis Wabah.
"Tentu." Ucap nya sambil menarik paksa jepit rambut milik ibu nya dan memasang nya kembali di rambut nya.
"Baik, aku akan menjawab nya. Nyonya Iblis dan Tuan Kipas Abadi adalah dua Iblis tingkat Tinggi yang menjaga daerah yang berbeda. Ciri ciri mereka ada-"
Shiuttt
Ucapan Iblis Wabah terputus dan sebuah belati yang tidak bisa sudah lebih dahulu menghancurkan tenggorokan Iblis Wabah.
Dia memandang sekilas dengan waspada. Dia tidak bisa merasakan hawa seseorang dan serangan itu begitu cepat bahkan dia tidak bisa menghindar.
Dia memandang ke sekitar nya dengan penuh kewaspadaan, tapi tidak ada yang bisa di lihat oleh nya selain langit biru yang cerah.
Dia mengambil belati yang terpaku di atas atap rumah dan melihat begitu banyak ukiran pada belati itu. Dia memilih untuk menyimpan belati itu karena belati itu berkualitas sangat baik, tidak kalah dari jepit rambut ibu nya.
Apa kah ada orang yang tidak ingin dia tahu tentang siapa itu Nyonya Iblis dan Tuan Kipas Abadi ? Atau salah satu dari mereka adalah orang yang berada di dekat nya dan menyamar ?
Dia berpikir keras dan tidak bisa menemukan siapa yang mencurigakan di pihak nya. Belati itu masih ada di tangan nya.
Entah kenapa, belati itu terasa sangat nyaman di genggaman nya. Seolah olah belati itu memang di buat untuk nya.
Apa mungkin Nyonya Iblis itu adalah ibu nya ? Jika memang begitu, untuk apa dia dengan agresif mengejar nya untuk mendapatkan posisi ?
Ibu nya tidak kekurangan posisi apa pun jika memang dia adalah Nyonya Iblis, lalu kenapa wanita itu masih mengejar diri nya ?
Dia akan menanyakan ini pada Fan Cheng nanti nya soal ini.
"Fan Cheng juga berasal dari Dimensi Iblis, apa kah mungkin dia adalah Tuan Kipas Abadi ?" Gumam nya tidak mengerti.
"Tapi, jika dia memang adalah seorang Iblis Tingkat Tinggi. Kenapa dia hanya bisa muncul ketika bulan hantu ? Ini agak tidak masuk akal. Lagi pula, Fan Cheng tidak pernah memiliki niat jahat atau pun tidak masuk akal. " Gumam nya sambil mengangguk ngangguk.
Lalu, ketika dia sadar, orang orang di bawah sana. Setengah nya sudah terinfeksi oleh Wabah Penyakit !!
Dia sudah menghabiskan waktu lebih dari 2 jam untuk menangani Iblis Wabah, atau mungkin sekarang sudah 3 jam.
Ini bisa di lihat oleh langit yang sudah mulai gelap. Bertarung di kegelapan tidak akan menguntungkan nya.
Lebih baik menunggu esok hari dan bertarung di bawah sinar matahari. Kebanyakan, mayat hidup seperti ini, kemampuan mereka akan meningkat pesat apa bila di dalam kegelapan.
Dia mengeluarkan setumpuk kertas jimat yang di beli nya di jalanan, lalu mulai mengalirkan Qi dalam jumlah besar.
Kertas jimat itu mulai melayang , mereka membubarkan diri dengan melayang ke arah yang berbeda beda. Jimat itu menjadi penghalang setiap toko.
Untuk sementara, para mayat hidup hanya bisa berkeliaran dan hanya perlu menunggu esok hari untuk bertarung dan menyelesaikan semua nya. Lagi pula, sumber masalah sudah di selesaikan.
Dengan tewas nya Iblis Wabah, tidak akan ada yang menyebarkan wabah lagi untuk sementara. Kecuali, ada campur tangan seseorang.
Dia terbang ke dalam penginapan dan merasa lega saat melihat kalau Xue Hongli sedang duduk dengan tenang tanpa ada niat untuk kabur.
Dia tersenyum senang dan mencabut Bing Yue, lalu memeluk Xue Hongli.
"Aku kira kamu tetap akan penasaran. " Ucap nya dengan tenang.
"Shifu, aku tidak akan penasaran dengan hal hal kecil seperti ini. Aku tidak akan menghabiskan waktu ku untuk mengurusi orang orang tidak berharga seperti mereka. " Jawab Xue Hongli.
Mendengar jawaban ini dari anak berumur enam tahun membuat nya mau tidak mau merasakan terkejut.
Note : Jangan lupa like, maaf kalau belakangan ini agak sedikit up nya karena author agak sibuk belakangan ini.