GADIS BERGAUN MERAH

GADIS BERGAUN MERAH
BAB 162. KEPUTUSAN REZA


“Apa kamu melakukan ini atas kemauanmu sendiri? Rumah keluarga Lavani mempunyai kamera keamaan disetiap sudut dan saat kamu membubuhi minuman itu, kamu seharusnya sudah berpikir bahwa tidak ada yang melihatnya, tetapi kamu tidak berhasil menyembunyikan tindakanmu dari keamanan canggih milik Lavani.”


“Kamera menangkap rekaman dari setiap sudut, kelakuanmu terekam kamera saat kamu ingin membius Arimbi tapi dia cukup beruntung karena terhindar dari hal itu. Kamu akhirnya merasakan obatmu sendiri. Dan sekarang kami pun ikut merasakan akibat dari perbuatanmu!”


“Dia telah menyinggung keluarga Lavani dan pada saat yang sama juga menyinggung keluarga Zimena. Bagaimana kamu akan menghadapi situasi dengan Keluarga Zimena? Nona Ruby dipermalukan didepan umum ketika kamu….setelah keluar dari rumah sakit, kamu dan ibumu harus pergi kerumah keluarga Zimena untuk meminta maaf dan meminta izin Nona Ruby untuk dipinang.”


Keluarga Zimena dan Lavani memiliki hubungan kekeluargaan yang jauh, jadi satu-satunya solusi saat ini adalah membuat Reza bertanggung jawab atas Ruby dan menikahinya.


Setelah keluarga mereka membentuk aliasni pernkahan, mungkin Keluarga Lavani akan berhenti menargetkan keluarga Kanchana dengan mempertimbangkan hubungan antara keluarga Zimena dan Kanchana.


“Suamiku, Keluarga Zimena bukan pasangan yang cocok untuk keluarga kita. Aku sudah memberitahu Amanda bahwa posisi menantu kita hanya miliknya satu-satunya.” ujar Yessi. “Aku bisa pergi dan meminta maaf pada mereka bersama Reza tapi aku tidak setuju untuk meminangnya menjadi menantuku. Gadis itu tidak cocok dengan putra kita, dia tidak cantik dan juga bukan selevel kita.”


“Tutup mulutmu!” teriak Harry marah. “Kamu tidak boleh ikut campur dalam pernikahan Reza. Jika kamu tidak mengacaukan segalanya, Yadid dan istrinya tidak akan menjauh dari kita! Kalaupun kamu tidak menyukai Arimbi, kamu seharusnya tidak melakukan semua itu. Bagaimanapun dia adalah putri biologis Rafaldi.”


Harry Kanchana sangat marah saat ini, dia marah pada istrinya yang selalu membuat masalah untuknya. Dia marah juga pada putranya yang juga membuat masalah saat masalah yang satu belum selesai. Reza seharusnya tidak mencoba menjebak orang lain jika dia tidak cukup licik untuk melakukan itu.


“Amanda tidak penting! Kalau dia benar-benar ingin menikahi reza, mengapa mereka berdua terus saja menyembunyikan hubungan mereka dari publik? Bukannya mereka sudah lama saling kenal? Mereka sudah saling kenal selama bertahun-tahun. Gionino Lavani sangat tergila-gila pada Amanda sejak lama. Apakah kamu pikir dia akan menyerah pada Gionino Lavani demi putramu?”


Yessi terdiam saat itu juga dan menyadari bahwa apa yang dikatakan suaminya memang benar. Selama ini Amanda tidak setuju membongkar hubungannya dengan Reza ke publik.


Dia selalu memberi alasan menunggu hingga dia berhasil merebut Rafaldi Group dan semua kekayaan keluarga Rafaldi dari Arimbi, setelah itu dia akan mengumumkan hubungannya dengan Reza.


Sementara itu Reza berkata, “Ayah, aku mencintai Amanda tapi aku ingin menikahi Arimbi.”


“Jangan mengkhayal! Saat ini kamu tidak lagi memiliki hak untuk menikahi Arimbi. Setelah melakukan hal tercela seperti itu,kamu sudah tidak punya pilihan lain selain menikahi Nona Ruby. Reza jika kamu tidak ingin perusahaan bangkrut maka kamu harus mengikuti perintahku!”


“Ingat ya, ini adalah kesempatan terakhirmu! Meskipun Ruby tidak sebanding dengan keluarga kita tetapi mereka masih kerabat Lavani! Pikirkan semua ini demi kebaikan keluarga kita dan demi masa depanmu!” ujar Harry.


“Ayah, dengarkan penjelasanku dulu. Amanda mengatakan bahwa dia akan membantuku memohon pengampunan dari Nona Zivanna. Aku percaya bahwa Amanda pasti akan melakukan apa yang dia katakan demi hubungan kami berdua. Sebaiknya kita tunggu saja dulu kabar baik dari Amanda. Aku juga tidak menyukai Nona Ruby, dia tidak secantik Arimbi ataupun Amanda!” ujar Reza menolak.


“Tidak! Tidak ada gunanya sekarang satu-satunya cara bagimu untuk mengatasi krisis ini dengan aman adalah menikahi Nona Ruby Zimena. Jika tidak, maka seluruh PT. Kanchana Semesta akan binasa karenamu!” ujar Harry memberikan solusi terbaik bagi keluarga mereka.


“Nona Ruby Zimena adalah gadis yang baik. Kamu telah melakukan hal tercela padanya, jadilah seorang pria yang bertanggung jawab atas tindakanmu sendiri. Setelah kita berhasil mengatasi krisis perusahaan, perlahan-lahan dapat membangun pengaruh kita dan tumbuh besar untuk menjadi lawan yang layak dari Serkan Global Group!”


“Selanjutnya kamu akan menjadi penerus perusahaan kita. Pada saat itu kamu akan dapat dengan mudah mendapakan wanita manapun yang kamu mau. Ini bukan waktunya untuk cinta-cintaan sekarang. Jangan kehilangan target utamamu untukhal kecil seperti itu!” ujar Harry Kanchana menambahkan untuk membuat Reza mengerti.


Pada saat itu Reza hanya bisa menunduk dan mempertimbangkan perkataan ayahnya. Lalu dia pun membuat pilihan setelah mengangkat kepalanya. “Ayah, aku akan melakukan apa yang ayah katakan.”


Amanda telah menolak untuk mengungkapkan hubungan mereka didepan publi dan untuk mencapai tujuannya Reza harus mengorbankan dirinya dan terjerat dengan Arimbi.


Amanda bahkan ingin membuat Reza menikahi Arimbi. Selain itu, Amanda memiliki pilihan yang lebih baik dan Gionina Lavani jelas merupakan pasangan yang lebih baik daripada dia. Dengan pertimbangan itulah Reza setuju untuk mengikuti saran ayahnya. Rafaldi bersaudara…….


Saat ini ada kilatan kekejaman di mata Reza. ‘Aku akan menargetkan Amanda dulu dan menyelesaikannya. Lagipula dia mempunyai perasaan padaku! Hehe…..aku akan membuatnya tak  berkutik dan menjadi boneka ku untuk menuruti semua perintahku! Akan sangat mudah bagiku untuk membalaskan Amanda terlebih dahulu.’ bisik Reza didalam hati.


...******...


Ada sebuah sungai didekat kediaman Serkan, dan airnya sangat jernih dan banyak ikan disana. Emir biasanya memancing disungai itu. Setiap kali Emir menangkap ikan, Arimbi akan segera mengolah dengan membersihkan ikannya. Setelah semua ikannya bersih, Arimbi membumbuinya lalu dipanggang. Aroma ikan bakar tercium cukup jauh dan itu memicu selera banyak orang.


“Emir, kudengar kalian memanggang ikan disini. Aku membawa beberapa bahan lainnya untuk tambahan. Bolehkah aku bergabung bersama kalian juga?” ucap Elisha yang memang sengaja membuat alasan dengan membawa banyak bahan makanan kesana.


“Emir, kenapa kamu tidak memintaku untuk bergabung dengan kalian? Kamu ini jangan terlalu egois begitu pada adik-adikmu.” ujar Agha yang juga bergabung dengan memberi alasan. Dia tidak membawa apa-apa tetapi dia membawa pancing untuk bergabung memancing bersama Emir.


“Dari aroma ikan bakarnya, sudah jelas kalau Nona Arimbi punya keahlian memasak yang luar biasa. Bukankah begitu?” Agha bertanggung jawab atas bisnis hotel keluarga Serkan jadi diamemiliki pengetahuan yang luas tentang makanan. Dari aroma ikan bakar itu, dia jelas tahu kalau Arimbi pasti pandai memasak.


Arimbi meletakkan sate ikan bakar dipiring kecil dan memberikannya pada Emir Begitu dia mendengar kata-kata Agha, dia langsung tersenyum dan bertanya, “Kamu pernah mencoba makananku sebelumnya kan? Aku membuatkanmu sesuatu yang sederhana saja.”