
"aku.. Aku suka gaya bdsm" cicit Daniel, ia mengulum senyum merasa geli dengan ucapannya sendiri. BDSM apanya? ia bakan korban BDSM dari Alicia saat pertama kali Daniel melepas keperjakaannya, Daniel jadi teringat kenangan pengalaman pertamanya dengan sang istri. sungguh sadis istrinya hingga membuat Daniel hampir pingsan kala itu. telentang pasrah saat Alicia tak ada puas-puasnya mengempur dirinya tanpa ampun kala itu.
BDSM \= s3x dengan perbudakan fisik, sadis, penuh penyiksaan. (yang pernah nonton fifty shades pasti paham, orang aku pas ngetik ini teringat film itu. hehehe)
Maureen melepas seketika pelukannya, matanya membola mentap Daniel tak percaya yang sudah menampilkan wajah tak enaknya pada Maureen, tapi melihat kini Daniel memalingkan wajahnya seolah sakit hati dengan respon Maureen, akhirnya Maureen kembali memeluk Daniel dan memberikan sebuah kecupan di leher Daniel
*Akhh wanita setan ini* Daniel kaget bukan kepalang dengan aksi kurang ajar Maureen pada tubuhnya
*ahh Dara,, maafkan suami mu ini* Jerit Daniel dalam hati merasa berdosa pada istrinya
Sedang Maureen masih mengatur napasnya mendengar pengakuan Daniel, BDSM? Ahhh tubuh indahnya akan lecet, tapi tak masalah asalkan ia bisa memiliki Daniel dan menjadi nyonya muda keluarga Prasetio, Maureen rela disiksa dalam kenikamatan.
"tak masalah Niel, asalkan aku bisa membantumu" bisik Maureen menjil4ti kuping Daniel
*akh telingaku milik istriku* jerit hati Daniel lagi.
*ahh, baikalah, mau membantuku? membatuku menghancurkanmu, wanita iblis* batin Daniel mengulum seringai-nya
Daniel kemudian melirik tas Maureen, kamarenya ada di sana, laser merahnya sangat menganggu. dasar bodoh. Olok Daniel dalam hati
"tunggu" Daniel menoel manja hidung macung Maureen, kemudian mencari sesuatu yang bisa membantunya melakukan gaya BDSM
"ini bisa membantu" tawar Maureen mengeluarkan scraf dari tasnya
"ahh pintar banget sih" puji Daniel, Maureen tersenyum senang dengan angkuh
Kemudian Daniel melipat scraf hingga kainnya tak berbayang lagi kemudian mengikatkan pada mata Maureen
Daniel melirik ke arah kamera lagi, dari sini terekam jelas bahwa Maureen dengan bodohmya mengikuti permainan Daniel, Maureen dengan senang hati malah. HAHAHAHA. tawa jahat Daniel dalam hati
"kita mulai yah" bisik Daniel
Maurren tersenyum senang dalam kegelapan, ia sudah tak sabar.
"aduh" Daniel berpura pura kesusahan melepas ikat pinggangnya
Dan dengan sigap, Maureen meraba dan madapati pinggang Daniel, membantunya melepas ikat pinggang itu, lagi lagi Daniel melirik pada kamera, terekam jika Maureen yang sangat menginginkan berbuatan tak bermoral itu.
Dan bukan ikat pinggang Daniel yang dibuka oleh Maureen, melainkan ikat pinggang pria lain yang sedang berdiri di depan tubuh Daniel.
Ya, di kamar itu kini sudah ada beberapa preman yang berdiri mengelilingi Maureen, lebih tepatnya preman jalanan yang bringas yang pernah disewa Maureen untuk menculik Alicia tempo hari di kampus.
Daniel menyelamatkan nyawa mereka untuk ini, senjata makan tuan!
Bisa apa seorang Maureen jika sudah Daniel yang menentangnya.
Pl4k
Pl4k
Pl4k
Sabet4n ikat pinggang bersarang di bok0ng Maureen yang kini kedua tangannya pun sudah terikat oleh kain
Maureen hanya menggigit bibirnya menahan tangis,
Sungguh sangat sakit, apalagi dirinya tak pernah mengalami kekerasan fisik selama hidupnya
Pl4k
Pl4k
Pl4k
Betis, paha, tangan dan lengan semua kena sab3tan ikat pinggang dengan keras
Air mata Maureen sudah turun. Sakit. Tapi demi mendapatkan posisi nyonya muda ia rela kesakitan dan menerima perlakuan tak manusiawi ini. senyuman paksa tercetak di bibir Maureen yang bergetar
Daniel yang melihatnya bukannya kasihan malah makin geram.
*Daraku bahkan tak pernah mengeluarkan air matanya saat tangan dan kaki kotormu itu menc4mbuk dan men3ndang tubuh ringkihnya dulu* batin Daniel mengingat cerita masalalu buruk istrinya di Mansion Dinata
Daniel mengendikan dagunya memerintahkan agar penyiksaan di lanjut
"kulum" titah Daniel
Maureen tersenyum di balik rasa sakit bercampur jijiknya, meski baru pertama kali mengulum kej4ntanan pria, tapi Maureen tak masalah sebab itu milik Daniel
"enak?" tanya Daniel saat Maureen terlihat mual berusaha tak muntah karna benda berur4t nan panjang yang asin kini sedang keluar masuk dalam mulut kecilnya
Tak masalah, ia akan mengandung benih Daniel setelah ini dan menjadi nyonya muda.
Daniel menatap satu persatu para preman, ada 5 orang, kemudian memberinya kode agar bisa ke inti permainan, menikm4ti tubuh Maureen
"Ah Maureen kita ke intinya" ajak Daniel dengan pura pura mendesah kenikmatan yang masih setia berdiri di dekat pria yang kej4ntanannya Maureen kulum
"Ahh Niel" desah manja Maureen saat merasakan bibir tebal ******* bibirnya dan meremas bokongnya
Srak
Linggerie hitam kini robek sudah, kini tinggal celana dalam Maureen yang menutupi tubuh langsingnya
"Ah Niel" lagi lagi Maureen medesah saat tubuhnya kini dijamah oleh tangan kekar, dan sebuah jari menusuk intinya di balik cel4na dalamnya
si pelaku kemudian mengeluarkan tangganya setelah mengubek ngubek disana,ia menoleh ke arah Daniel, menunjukan 4 jari tangannya diiringi gelengen kepala. dia sudah tak perawan, arti gelengan itu
Daniel mengendikan bahunya masa bodoh, kemudian ia mengedikan dagunya agar mereka bisa memu4skan adik kecil mereka di lub4ng Maurren, sepuas mereka. bahkan jika Maureen pingsan dan mereka belum selesai, mereka tetap bisa lanjut, masa bodoh dengan kondisi Maureen, toh Maureen sendiri yang memulai. pikir Daniel
"aku tidak suka bersuara jika sedang bercinta, maka kau mendesah saja" ucap Daniel yang membuat Maureen mengangguk cepat tak masalah dengan itu
Di pikiran Maureen, ia akan mendapatkan kepuasan dari Daniel dan menjadi milik Daniel segera.
Sedang Daniel melangkah keluar meninggalkan perbuatan tak senonoh di dalam sana. Terkutuk kamar itu. Danjel pastikan akan ia rubuhkan kamar laknak itu setelah ini.
Dengan pelan ia menutup pintu kamar Maureen, menghilangkan suara desahan murahan Maureen di telinganya.
"Bagaimana reaksi tua bangka itu jika melihat adengan ini, apa ia akan langsung mati melihat anak kebanggaannya menjadi pemuas nafsu para preman jalanan. Hahahaha" monolog Daniel membayangkan wajah menggenaskan Dinata. tawanya menggema di luar ruangan Maureen. tenang saja, semua kamar di Mansion kedap suara kok, jadi Daniel tak masalah jika ia memutar musik disana dan berjoget ria.
pembalasan dendam tahap demi tahap telah berjalan. pembalasan dendam versi tuan suami kejam yang sangat mencintai istrinya. semua yang pernah terlibat semasa penderitaan Alicia dulu akan Daniel balas versi caranya. tunggu saja!
Maureen dengan otak bodoh dan iblisnya kini di mainkan oleh 5 kejantanan pria bringas bergantian, Daniel tak peduli itu, sedikit bayaran untuk perlakuannya pada Alicia selama ini. yah hanya sedikit pelajaran bagi Maureen dari Daniel.
mereka bergilir, jika satunya sudah puas maka satunya akan maju, agar Maureen tak curiga jika dirinya sedang dis3tubuhi banyak orang, dan bukan oleh Daniel.
Sedang di dalam kamar Maureen, Maureen sedikit mengeryit ketika orang yang kini berada diatas tubuh polosnya merasakan hal aneh, wangi tubuh terlalu mencolok, tapi tak mau negatif tingking Maureen berpikir mungkin itu efek karna Daniel sedang berkeringat makanya parfumnya sedikit menyengat
Bagaimana tidak menyengat, orang ke 5 preman itu mandi pakai parfum Daniel agar bau tubuhnya bisa menyerupai bau tubuh Daniel untuk memperlancar aksinya. Perfect!
Daniel bahkan rela berbagi parfum demi membalas dendam istrinya.
Flashback off
Daniel menyimpan ponselnya, kembali berbaring dan memeluk Alicia, mengecup sekilas hidung mungil istrinya
"mimpi indah sayang" kemudian ia menyusul Alicia kedalam mimpi berharap bisa bertemu istrinya disana, sebab seharian ini Daniel tak pernah melihat mata indah milik istrinya.
Bunyi kicauan burung menemani sunrise beranjak dari paraduannya dan menampakan dirinya di bumi. wanita muda hamil yang tak tahu apa-apa itu menatap tajam tangan yang kini bertengger posesif di pinggangnya.
ya, sedari tadi ia sudah bangun, tapi tak juga beranjak sebab tangan kekar itu lagi-lagi tak melepaskan dirinya
"tuan, jam 8!" pekik Alicia membuat Daniel yang masih berada di antara tidur dan sadar, terlonjak dan segera bangun.
yes!
Alicia segera berajak dari ranjang dan berlari memasuki kamar mandi.
"jam 8 sejam lagi!" teriaknya memasuki kamar mandi
"DARA!!" teriak Daniel karna Alicia berhasil mengerjainya
tapi sedetik kemudian ia tersenyum, ia suka Daranya menjahilinya.
bersambungggg...
######
yuhuuu legakan ? atau malah bosan? emm aku juga bosan sih. 🙈
tapi up 2 kali loh hari ini....
oke deh see you'r next chap reader's, kalau otak sudah siap diajak berhalu lagi, karna jujur aku bingung mau tulis apa lagi. ha ha ha ha
stay safe always reader's kuh 💖
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia halu