TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 43


ceklek


Alicia membuka pintu ruangan presdir setelah mengetuk pintu beberapa kali


"pas" ucap Daniel melihat kedatangan Alicia dan jam bergantian


Alicia hanya menunduk hormat kemudian melangkah ke meja kerjanya yang berada di ujung ruangan


*huh, bahkan detik terakhir istirahatnya pun tak ia sia-siakan dengan para tengil itu, ia tak ada waktu untukku * batin Daniel kesal melihat Alicia sudah duduk di meja kerjanya


ya, mereka satu ruangan, padahal Daniel adalah pribadi yang tak suka jika sekertaris-sekertarisnya berada dalam ruangan kerja yang sama selain saat rapat atau meeting tentu saja.


itulah mengapa Ali memiliki ruangan khusus di lantai yang sama dan tasya yang meja kerjanya berada di depan ruangan Daniel.


namun saat memutuskan Alicia untuk menjadi asistennya, Daniel memang sudah berencana untuk menempatkan meja kerja Alicia di ruangannya, selain bisa mengerjai Alicia kapanpun, Daniel juga bisa melihat istri kecilnya itu setiap saat.


"apa jadwal saya siang ini?" tanya Daniel


"sampai jam 3 anda tidak ada rapat atau pertemuan, sebab sekertaris Ali dan sekertaris Tasya yang akan menghendel meeting di beberapa cabang perusahaan, jam 3.15 anda ada rapat dengan para direktur perusahaan untuk membahas masalah internal perusahaan di masing-masing devisi, untuk saat inu anda hanya harus menyelesaikan menandatangani berkas berkas yang ada di meja anda" jelas Alicia panjang lebar menjelaskan jadwal Daniel


Daniel melirik tumpukan berkas di atas mejanya yang menumpuk


"kemari" ucap Daniel tegas


Alicia mendekat


"bawa kursi itu kemari" Daniel menunjuk kursi di depan mejanya dengan dagunya


Alicia menarik kursi beroda itu mendekat ke arah Daniel


"duduk" perintah Daniel


Alicia duduk


Daniel mengambil berkas dan membukanya untuk diperiksa kemudian menandatanganinya


Alicia memiringkan kepalanya bingung menatap Daniel yang sibuk dengan berkas yang ada di tangannya, untuk apa dia duduk disini? hanya untuk menyaksikan tuan Daniel menandatangani puluhan berkas berkas itu kah? pikir Alicia bertanya


Tak


Daniel yang menyadari kembingungan Alicia menyentil kening Alicia dengan pulpen di tangannya, tak keras


"Auuu" pekik Alicia, tak sakit namun karna kaget


"malah bengong, bantu saya menyelesaikan ini" titah Daniel


"tap.. tapi tuan ini.." ucap Alicia tak percaya dengan perintah Daniel kali ini, Alicia tentu saja tak berani sebab ini adalah wewenang presdir bahkan sekertaris Tasya atau sekertaris Ali saja tak bisa menyentuh berkas berkas penting laporan perusahaan itu, apalagi Alicia yang hanya peserta magang yang merangkap jadi asisten sementara Daniel, yang akan berhenti beberapa bulan lagi, tak takutkah Daniel jika Alicia akan membocorkan laporan laporan perusahaan itu ke perusahaan lain. pikir Alicia


"tapi tapi. tapi apa?" potong Daniel menyela ucapan Alicia


"saya tak berani tuan, ini berkas penti.."


"ini perusahaan milik saya, suami kamu, kamu berhak atas... " ucapan Daniel menggantung setelah sadar dengan ucapannya yang keceplosan


Alicia menaikan Alisnya, menanti kelanjutan Ucapan Daniel


"ah sudahlah, kerjakan saja. kalau kamu melakukan kesalahan atas berkas ini, berpsiaplah, hukuman selalu ada untuk orang orang yang salah" Ucap Daniel jadi kesal sendiri


Alicia mendengus kesal, lagi lagi ini karna hukuman, sepertinya pria di sampingnya ini memang tak berprikeistrian padanya


Alicia tak punya pilihan selain melaksanakan perintah Daniel, dari pada kena hukum.


*ahh laporan laporan si4lan ini, bikin kepalaku serasa mau pecah* umpat Alicia dalam hati


*apa tuan kejam ini tidak takut aku melihat laporan internal perusahaannya, ahh aku ingin jadi seorang korupsi saat ini* pikir Alicia, karna kejahatan dilakukan bukan karna niat tapi karna ada kesempatan


"singkirkan pikiran kotormu itu, kalau kamu sadar sedang berurusan dengan siapa" sahut Daniel tanpa menoleh seakan tahu jalan pikiran Alicia


*biar saja, jika bangkrutpun itu tidak ada hubungannya denganku, siapa suruh berkas penting gini sembarang di perlihatkan ke aku* batin Alicia, tak mungkinkan suara hatinya itu Alicia ucapkan di depan Daniel langsung, bisa mati dia saat ini juga.


*ini perusahaan kamu juga bodoh* batin Daniel, melirik Alicia yang sudah mulai fokus dengan laporan perusahaan


sesekali senyum tipis tercetak di bibir Daniel melihat istri kecilnya fokus pada berkas, kadang kening Alicia terlihat mengkerut, kadang matanya melotot tak percaya dengan laba perusahaan, juga kadang mengangguk anggukan kepala tanda membenarkan


*apa aku menyukainya?* tanya Daniel dalam hati


"arg Tidak!" sanggah Daniel spontan mengusir suara hatinya


Alicia sampai terjengkit kaget, tiba tiba dari hening dan Daniel berteriak


"a.. ada apa tuan" tanya Alicia


"tidak." balas Daniel cepat


"lanjutkan" ucap Daniel mengendikan dagu ke arah berkas di tangan Alicia


Alicia kembali melanjutkan pekerjaannya


Daniel kembali melirik Alicia


*aku tidak mungkin. menyukainya kan? ya, tak mungkin* batin Daniel lagi


Daniel berusaha kembali fokus ke laporan perusahaan yang masih menumpuk itu, namun seoalah ada magnet di matanya yang menarik bola matanya melirik ke samping, ingin melihat terus gadis yang ada di sisinya saat ini


*ahh,, sepertinya aku memang menyukai mu sedikit* putus batin Daniel yang di perjelas saat tangannya menyentuh dadanya, detak jantungnya yang sedari tadi berdebar kencang dirasanya begitu memompa deras namun debaran itu menenangkan baginya


"yah sedikit" gumam Daniel yang masih bisa didengar Alicia


Alicia kembali menoleh ke arah Daniel


"dada anda kenapa tuan? " tanya Alicia khawatir saat melihat tangan Daniel menyentuh dadanya sendiri


"oh, ehh.. ini.. tak apa. jangan urusi saya, selesaikan pekerjaan mu" ucap Daniel gelagapan, tak mau Alicia curiga dengan keanehan dirinya


bersambunggg...


nih bonus pict untuk menambah kehaluan...


tuan suami Daniel Prasetio



Istri kecil Daniel, Alicia Adara Prasetio



#######


yuhuuuu double up dong


mon maap baru up


soale kemarin tuh akunya fokus tiduran, makan, tiduran, makan. ha ha ha ha


manfaatkan hari minggu buat nambah nutrisi tubuh yang terkuras gegara kuliah dan tugas... ehh curhat lagi. pis ✌


oke deh, sebagai gantinya aku hari ini double up kan, tapi mapkan kalau ceritanya gak jelas yah


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia halu