TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 148 (END)


percayalah, beberapa bulan belakangan hidup seorang Daniel tidaklah mudah. ia bahagia karna menemukan cinta sejati dalam hidupnya, tapi banyak hal yang harus ia korbankan, termasuk harga dirinya juga dengan seringnya ia makan hati atas sikap menjengkelkan wanita yang tengah mengandung benihnya, walau sekali main tapi langsung berhasil menawan benih unggulnya dalam rahim wanita itu.


bagaimana tidak langsung jadi kalau mainnya 7 ronde tuan muda. ck!


seringkali ia ingin menenggelamkan dirinya di dasar laut jika mengahadapi situasi gila seperti ini. lihatlah sekarang, baru beberapa puluh menit ia mengantar Alicia pulang, ia sudah mendapat laporan dari Maya melalui sambungan telpon jika Alicia sedang menangis histeris karna ia tinggalkan. Daniel bahkan belum turun dari mobil setelah berhenti di depan lobi perusahaan beberapa detik lalu.


menghela napas, Daniel kembali menancap gas membuat parkir valet yang hendak membukakan pintu mobil presdirnya terjengkit. Daniel mengemudikan mobilnya dengan cepat, pikirannya hanya tertuju pada sang istri, bahkan ia melupakan rekan bisnisnya yang sudah sejak hampir sejam menunggunya di ruang VIP


selang beberapa puluh menit, Daniel tiba di mansion, hatinya meringis melihat istrinya masih sesegukan di balik pelukan ibunya. jantungnya terasa diremas kuat saat melihat istrinya bersedih apalagi sampai menangis. ia merutuki dirinya yang lagi-lagi tak bisa menepati janjinya untuk menghapus kesedihan istrinya


"sayang, hei?" Daniel melangkah mendekat


"ada apa? hm?" Daniel membelai rambut istrinya setelah mendaratkan bokongnya di samping istri dan ibunya, Istrinya masih asik memeluk Maya membuat Daniel makin bersalah karna diabaikan sang istri. bukankah tadi kata ibunya jika Alicia menginginkannya.


"aku disini, aku pulang" ujar Daniel lagi


Alicia melerai pelukannya, ia kemudian berbalik dan menatap Daniel


"tuan, jahat! tuan selingkuhin aku!" teriak Alicia tertahan karna air matanya kembali menetes


Daniel melongo mendengarnya, selingkuh? dirinya selingkuh? wah, otak istrinya benar-benar ajaib tak tertandingi. dari mana datangnya prasangka jahannam itu. jangankan selingkuh, melirik wanita lain saja Daniel jijik, karna hatinya sudah menanamkan hak paten bahwa matanya, hidungnya, otaknya, hatinya, jantungnya juga raganya hanya milik istrinya seorang, dan itu sudah harga mati.


Daniel milik Alicia. titik


Maya dan Pras yang mendengar itu ikut melotot, tatapan sepasang paru baya itu menatap tajam putranya seolah ingin menguliti Daniel hidup-hidup


mengendikan bahu dengan gelengan lemah Daniel berikan sebagai jawaban atas tatapan penuh tuduhan kedua orang tuanya


"dia emang selingkuh! " tuduh Alicia lagi


"sayang, hei, tenang dulu, oke. jangan nangis, shut shut shut" Daniel meraih bahu Alicia dan memeluknya, ia membelai rambut dan punggung Alicia guna menenangkan istrinya


"AWW!!" pekik Daniel saat merasakan gigitan maut di dadanya akibat ulah gigi istrinya


kelengahan Daniel membuat Alicia terbebas dan berpindah duduk dekat dengan Pras, wanita hamil itu kemudian menghambur memeluk ayah mertuanya dan kembali menangis


"Mas Daniel jahat, yah" lapornya


"salah aku apa sih, sayang" sela Daniel frustasi


ia menatap kesal tangan ayahnya yang memeluk Alicia. argg!! Daniel kebakaran jenggot dibuatnya. Daniel tentu tak terima, karna hanya dirinya yang berhak memeluk istrinya, tidak dengan ayahnya sekalipun.


huh dasar tuan muda dominant nan posesif


"dia mengabaikan ku dan lebih memilih pekerjaan, ia menduakanku dengan berkas-berkasnya" lanjut Alicia melapor akan yang dirasakannya


Daniel melemas tak habis pikir, wanita hamil ternyata semengerikan ini. namun sepersekian detik selanjutnya senyuman lebar menghiasi bibirnya.


ia menegakan tubuhnya, menatap jail istrinya yang tak melihatnya karna wajah cantik itu masih bersembunyi di dada ayah Pras


"kamu cemburu? segitu inginnya mendapat perhatianku? jangan-jangan sudah cinta heh?" goda Daniel berhasil membuat Alicia melepas pelukan dari Pras dan menatap tuan suaminya.


"kenapa? salah kalau istri cemburu pada suaminya? salah jika aku mencint___" Alicia menutup bibirnya setelah tersadar akan ucapannya. gengsi wanita hamil itu membuatnya mengantungkan ucapannya


Sedang Daniel menaikan turunkan kedua alisnya menanti kelanjutan ucapan istrinya


.


"apa?" desak Daniel


"tuan nyebelin!" Alicia. membuang wajahnya


"HAHAHAHHA" tawa Daniel mengelegar, ia kemudian beranjak dan menyusul istrinya duduk di sofa seberang meja.


"nyebelin tapi cinta, bukan?" goda Daniel menyenggol lengan Alicia, membuat sang empu memejamkan matanya karna malu, sedang sepasang paru baya ikut senyum-senyum melihat tingkah putra dan menantunya


Daniel meraih Alicia kedalam pelukannya, ia tersenyum bahagia saat menyadari jika tangan istrinya merespon dengan melingkarkan kedua tangan di pinggangnya


"terimakasih, sayang, terimakasih karna lagi-lagi menghadirkan bahagia dalam diriku. aku mencintaimu, sangat" ucap Daniel mengecup pucuk kepala Alicia berulang ulang


*terimakasih untuk ibu yang telah melahirkanku ke dunia, terimakasih untuk ayah karna telah mempertahankan hidupku hingga aku bisa sampai pada hari ini. maafkan aku ayah, ibu, pernah membenci kalian. setelah cucu kalian lahir, aku janji akan berkunjung ke rumah kalian dan memperkenalkan pada anakku bahwa dia memiliki sosok kakek dan nenek yang luar biasa* batin Alicia, ia menagis, menangis bahagia.


TAMAT.


#######


yuhuuuuuu akhirnya sampai juga di tahap ini. terkesan memaksa nggak sih endnya?


alasannya kenapa tamat season 1 sebelum Alicia melahirkan karna aku rencana mau nyelipin kisah Alicia-Daniel di dalam cerita Maura-Alex, tapi mereka disana hanya akan sebagai pemeran tambahan.


maaf kalau tak sesuai harapan kalian


oke next chap kita bertemu Alex-Maura


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu