TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 54


flashback on


hotel


Daniel menunggu Alicia terbangun namun sampai malam istrinya itu tak juga kunjung bangun, Daniel sangat panik dan segera menghubungi dokter Rahmat


"Ada ap... WAWWW apa yang terjadi kawan" pekik Rahmat antusias melihat ada yang lain ditubuh Daniel yang hanya memakai kemeja, 2 kancing teratas di buka dan lengannya digulung, dan itu membuat bercak merah pada leher dan dadanya terpampang sempurna


Daniel tak menyadari itu sebab tadi siang waktu selesai mandi saat hendak menemui Ali, tanda itu ada tetapi samar namun berbeda sekarang yang pastinya telah muncul sebab telah terjadi beberapa jam yang lalu


Daniel memutar bola malas melihat kehebohan Rahmat yang berlebihan


"serangga macam apa yang telah menggigit harimau gila sepertimu?" tanya Rahmat yang belum menyadari keberadaan seorang wanita di atas ranjang


Bugh..


Daniel meninju lengan Rahmat karna tak terima ucapan Rahmat


"Hahahahah" Rahmat bukannya meringis mendapat pukulan tinju dari Daniel namun Rahmat malah tertawa dan kemudian mengeluarkan ponselnya, ponselnya ia arahkan kearah Daniel dan


Cekrek


Cekrek


Cekrek


ponselnya berhasil menangkap dari segala arah keadaan tubuh kekar Daniel yang berubah menggenaskan


Daniel yng kesal merampas ponsel Rahmat , saat hendak melemparnya ke sofa, mata Daniel menangkap gambar yang baru saja Rahmat potret di ponselnya


Daniel kemudian memperjelas gambar itu dan seketika matanya membulat sempurna kemudian meraih tangan rahmat, mengembalikan ponsel rahmat


Daniel segera beranjak ke kamar mandi, saat dikamar mandi Daniel sedikit jijik melihat tubuhnya di cermin yang telah ternoda oleh bercak merah hasil cup4ngan ganas Alicia saat mereka bercinta tadi, sepersekian detik selanjutnya rasa jijiknya tergatikan dengan rasa bahagia yang membuncah bahkan Daniel menyadari pipinya memanas karna mengingat pengalaman pertamanya mengenal surga dunia bersama istri kecilnya ..


Sementara diluar, Rahmat masih tertawa melihat reaksi Daniel, kemudian matanya tak sengaja menangkap sosok manusia bergelung dalam selimut di atas raniang


Rahmat mendelik dan menetralkan ekspresinya kemudian dengan langkah pelan mendekat ke arah ranjang


ceklek


"jangan coba coba mendekat kalau kamu masih ingin hidup!" seru Daniel yang baru saja keluar dari kamar mandi


Rahmat tersentak kemudian berbalik arah menatap Daniel


"lo.."


"apa?"


Rahmat yang di landa penasaran mengabaikan Daniel kemudian dengan sigap mendekat ke arah ranjang dan melihat wajah wanita yang tertidur pulas di atas ranjang


"Elis..." gumam Rahmat


Daniel segera melangkah lebar dan menarik kerah belakang Rahmat dan menyeretnya menjauh


"kamu sudah bosan hidup yah!" sentak Daniel menghempaskan tubuh Rahmat


"Niel lo udah.." Rahmat tak tahu harus ngomong apa


kini Rahmat tersadar jika bercak kemerahan di tubuh Daniel bukan gigitan serangga


ya, Rahmat mamang seorang fucek boy hanya saja Rahmat tabu akan cup4ngan sebab selama ini Rahmat menjalani pacaran sehat, maka dari itu, Rahmat kadang di selingkuhi dan berakhir mencari yang baru


"kenapa? dia istri aku" ucap Daniel jengah


Mata Rahmat terbelalak


"jadi kalian udah..."


"ya"


Rahmat manggut manggut mengerti namun tidak lama Rahmat tersadar akan sesuatu


"Niel!" Rahmat maju dan mencengkeram kerah baju Daniel yang tak terkancing "lo udah ngancurin hidup Elis, anj*ng" Marah Rahmat tersadar jika pernikahan mereka hanyalah sebatas kontrak dan tidak lama akan berkahir


Daniel tentu tak terima, secepat kilat Daniel mencencengkeram kerah Rahmat


"Dara istri gue kalau lo lupa, jadi apa yang ada ditubuhnya sepenuhnya milik gue" desis Daniel, rahangnya mengetat menahan amarah


"bagaimana dengan Maureen, tunanganmu" sindir Rahmat


Daniel memajukan wajahnya menatap nyalang netra Rahmat


"Dia hanya masalalu" Desis Daniel kemudian melepas kasar cengkramannya


"dan dia satu satunya masa depanku" lirih Daniel dengan menunjuk Alicia dengan dagunya yang masih tertidur bak orang mati, mungkin efek lelah atau faktor lain mungkin.


Rahmat menghela napas, kemudian ikut menoleh ke arah ranjang


"pfttt" Rahmat susah payah mengulum senyum ketika kembali melihat tubuh Daniel


"jadiii,, nyonya muda kita yang polos ini ternyata sangat agresif ketika di atas ranjang" goda Rahmat dengan gamblang mengutarakan pemikirannya karna bekas cup4ngan di leher dan dada Daniel


Daniel tersenyum samar, sedikit risi dengan ucapan frontal Rahmat, juga karna malu


"ya, dan dia istriku" sahut Daniel menatap istrinya itu


Rahmat memutar bola mata malas


"jangan bilang kamu menghubungiku hanya untuk memamerkan kalau kamu bukan lagi seorang perjaka" tanya Rahmat memicingkan matanya


Daniel menepuk jidat Rahmat


"gara gara lo, gue sampai lupa" kesal Daniel


"Dara tidak bangun bangun padahal sedari siang ia tertidur" ujar Daniel


Rahmat segera mendekat kembali ke ranjang untuk memeriksa ke adaan Alicia, jangan sampai tuan mudanya sekaligus sahabatnya itu membuat kesalahan fatal saat melalukannya sampai bisa membahayakan keselamatan Alicia apalagi Daniel baru pertama kali


sedang Daniel membulatkan matanya dengan mengepalkan tangannya kuat dengan sikap Rahmat yang kini telah berani memegang pergelangan tangan Alicia, hendak memeriksa nadinya


"lo mau mat..."


"gue mau periksa istri lo bodoh" potong Rahmat mengabaikan amarah Daniel yang tak tahu situasi, bahkan dengan berani Rahmat mengatainya bodoh


*bodoh* Daniel melotot memperjelas ucapan Rahmat namun alih alih marah Daniel ikut mendekat dan menaiki ranjang kemudian mengelus kepala Alicia


"gimana?" tanya Daniel setelah Rahmat memeriksa nadi dan pernapasan Alicia


Rahmat memicingkan matanya


"lo.."


"apa? ngomong yang jelas bangs4t" umpat Daniel saking khawatirnya


"lo curang Niel!" Geram Rahmat


Daniel menatap nyalang Rahmat karna tuduhan itu


" lo ngasih dia obat perangsang" tebak Rahmat


"bukan gue, tapi ibu tirinya" ucap Daniel


"Brengsek!" umpat Rahmat tak habis pikir


kemudian Daniel menjelaskan kejadian demi kejadian hingga bisa berakhir begini, berkat sifat iblis dari ibu mertua tirinya, Daniel bisa memiliki Alicia seutuhnya meski dengan keadaan tak biasa. atau haruskah Daniel berterima kasih? ya, Daniel sedikit berterimakasih namun hukuman untuk keluarga Dinata harus tetap jalan, hitung hitung untuk membalas perbuatan mereka selama ini pada Alicia


"Dia hanya kelelahan, apalagi obat perangsang yang memang menguras tenaganya juga karna pertempuran kalian" jelas Rahmat


"Dara harus makan, dia pasti lapar" ujar Daniel tetap ingin membangunkan Alicia


"aku akan memberinya suntikan vitamin, jangan ganggu dia" Rahmat menggeladah tas kerjanya mencari obat vitamin untuk Alicia


"sebaiknya bawa Elis ke mansion saja, agar ia tak akan curiga jika terbangun nanti" usul Rahmat yang tahu Daniel pasti akan kelimpungan cari alasan lagi jika Alicia terbangun namun mendapati dirinya tidur di kamar hotel, ya Daniel bahkan menceritakan jika Daniel belum siap menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada Alicia nanti


Daniel pun akhirnya membawa Alicia pulang dengan keadaan masih pulas, bahkan tidur Alicia sama sekali tak terganggu


"kamu buat aku takut tau gak" gumam Daniel membelai pipi Alicia yang tertidur di pangkuan Daniel yang bak orang mati, untung saja napas Alicia masih dengan jelas Daniel rasakan bahkan sesekali Alicia mendengkur kecil


"jangan membenciku yah" Daniel menunduk dan mencium kening Alicia


Daniel mencintai gadis ini yang baru saja Daniel rubah menjadi wanita yang sesungguhnya,, entah sejak kapan, yang jelas belakangan ini, pikiran Daniel selalu tentang Alicia, Alicia dan Alicia bahkan kerjaan yang selalu menjadi obsesinya rela Daniel acuhkannya hanya untuk berdekatan atau sekedar melihat Alicia ada di sampingnya, meski dengan berbagai kelakuan usilnya yang selalu ada cara untuk mengerjai Alicia, Daniel senang jika Alicia selalu dalam jangkauan matanya. hanya itu yang bisa Daniel lakukan sebab Daniel tak tahu bagaimana cara menunjukan rasa cintanya apalagi meningat sikap Alicia yang keras kepala, tentu Alicia tak akan mudah percaya pada Daniel


Flashback of


"Tuan, saya... saya mau pipis" lirih Alicia dengan menunduk dan meremas seperai


"sini" Daniel berdiri dan hendak merih tubuh Alicia ke gendongannya


"tuan,, tuan mau ngap.. Aawww" Alicia terbata kemudian terpekik karna tiba tiba tubuhnya melayang di gendongan Daniel


"tuan,,"


Cup


Protes Alicia terpotong digantikan dengan mata terbelalak hendak keluar saking kagetnya mendapat first kiss dari Daniel


first kiss bagi Alicia setelah sadar tentu saja.


Ya, Daniel mengecup bibir Alicia sekilas untuk menghentikan protes sang istri


"tuan apa ap.. "


Cup


bersambunggg....


######


balik lagiiii


mon maap yah jarang up, ada kesibukan dunia nyata yang membuat aku ngak ada waktu buat ngetikk


tapi kalau ada waktu luang aku pasti up,, tapi yah gituu gaje.. gak jelas. hahahah


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia halu