TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
Extra Part 1


hay-hayyyy,, karna aku baca banyak komen yang mengatakan story Daniel-Alicia masih ambigu dan belum tuntas happy ending, makanya aku lanjut ini dulu extra partnya!! masih setiakan kalian? untuk penggemar Maura Dan Alex, yang sabar menunggu


luv you guys 💖


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Alicia tampak duduk santai di karpet bulu tebal dalam kamarnya, ia bersandar pada sofa bantal yang besar dan nampak sedang asik membaca buku dongeng anak-anak sambil mengelus ringan perut buncitnya


"kamu suka ya sama ceritanya, hm?" tanyanya dengan senyuman lebar kala anaknya sungguh aktif bergerak di dalam sana


Mendongeng, adalah salah satu kegiatan wajibnya saat ini. Setiap hari ia akan membacakan sebuah buku cerita yang menarik dan membacakannya dengan riang kepada calon anaknya. Benar-benar keibuan sekali. Bahkan tak jarang Daniel mendapati Alicia sedang bercakap-cakap dengan bayi mereka. Sungguh pemandangan indah yang sangat Daniel sukai. Meski sifat kekanakan dan pendedam istrinya masih sering muncul di waktu-waktu yang tak menentu membuat dunia Daniel benar-benar berwarna bagaikan permen nano nano, banyak warna dan rasa.


Seorang suami yang baru saja pulang dari kantor di ambang pintu mengamati kegiatan bumil itu sambil tersenyum hangat


Merasa ada yang memperhatikan kegiatannya, Alicia menoleh dan mendapati bahwa tuan suaminya sudah datang dan tengah tersenyum memandanginya. Membuatnya membalas senyuman itu, ia menghentikan kegiatannya dan hendak berdiri menghampiri ayah dari anak yang tengaj ia kandung. Namun dengan sigap, Daniel melangkah ke arahnya dan melarang beranjak dari tempatnya


"nggak usah sayang, aku yang tak ingin menganggumu" Daniel ikut duduk di karpet di samping istrinya kemudian membawa tubuh pemilik hatinya kedalam pelukannya. Ia membaui harum istrinya yang 9 jam ini ia rindui setengah mati.


"kenapa tidak mengabariku kalau sudah pulang?" tanya wanita hamil itu menatap suaminya


"hanya ingin mendengar ceritamu yang menarik itu" Daniel tersenyum sambil merebahkan dirinya di pangkuan Alicia, kebiasaan yang sangat di sukainya, membuat tangan wanitanya otomatis mengelus lembut rambutnya


"bagaimana kabarnya?" Daniel mengecup pelan perut buncit Alicia dan mendekatkan wajahnya, ia mengendus ringan perut istrinya


"baik. Kami mengikuti yoga class tadi siang di ruang olahraga" jawab Alicia pelan sambil merapikan beberapa buku cerita di sebelahnya


"si Melly tidak membuatmu kesulitan kan?" tanya Daniel


"tadi beliau berhalangan hadir, jadinya si asistennya yang mengantikan" ucap Alicia tersenyum kikuk


"asistennya? Perempuan kan?" Daniel mulai menagkap gelagat aneh. Pasalnya ia tak mendapatkan laporan apapun mengenai guru yoga sang istri yang katanya berhalangan hadir


Tak ingin dapat masalah, Alicia mengeluarkan jurus andalannya.


Cup


Meraih tangan Daniel dan mengecupnya, pasalnya hendak mencium pipi suaminya tapi terhalang oleh perut besarnya.


Yang berhasil membuat Daniel tak bisa berkutik


"dia memegang pinggangku dan sungguh itu membuat rasa pegalku sedikit berkurang" lapor Alicia tak ingin menyembunyikan apapun pada suaminya, tapi sepertinya kejujurannya itu malah berhasil kembali menyulut emosi tuan suami arogannya


"dia MEMEGANGMU?" tekan Daniel dengan rahang mengetat, bahkan ia sudah terduduk tegap di samping istrinya


"kamu MILIKKU DARA!!" tekan Daniel. Pria itu sudah bergerak memeriksa tubuh istrinya


"apa saja yang disentuhnya?" perkataan dan tingkah suaminya membuat Alicia menahan tawanya


Cup


Kali ini Alicia berhasil meraih bibir suaminya


"tidak ada lagi tuan, tubuhku milik tuan sepenuhnya, yang tadi hanya sebatas membantuku" jelas Alicia yang berhasil membuat napas Daniel perlahan teratur


"ya, kamu harus ingat, kamu milikku, semua yang ada padamu adalah milikku seorang!" peringat Daniel mengklaim Alicia


"selain taik mu" lanjutnya yang berhasil membuat mereka terbahak


Bahagia. Mereka bahagian dengan kebersamaan ini


"apa anakku tak merindukanku" ujar Daniel membelai perut Alicia penuh makna saat tawa mereka mereda.


"rasakanlah, ia sampai bergerak aktif saat tanganmu menyentuhnya, sepertinya ia rindu" balas Alicia enteng yang berhasil membuat Daniel berbinar


"kalau gitu boleh aku menjenguknya?" tanya Daniel mengerlingkan matanya, tapi ia malah di hadiahi sebuah cubitan panas di lengannya


"aaww, sakit sayang" keluh Daniel


"mandi sana, tuan bau" usir Alicia


"habis mandi boleh berarti?" tanya Daniel lagi memastikan


"boleh..." Alicia sengaja mengantungkan ucapannya


"setelah dia lahir" lanjut Alicia yang berhasil membuat Daniel memelas, suaminya itu berbahkan dirinya dengan posisi tengkurap di lantai, pura-pura merajuk, kemudian ia mengangkat kepalanya dan membawa ke perut Alicia, ia mendusel-duselkan hidung mancungnya di perut besar itu hendak memohon bantuan pada sang anak


"tolong daddy nak, mommy jahat" adunya pada sang bayi seolah bayinya yang masih anteng berada dalam tubuh ibunya itu mendengar aduhan ayahnya yang merasa tertindas.


Bersambungggg...


#######


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu