
"nasib buruk kembali menghampiri tuan Dinata, nyonya Adinda dapat masalah di jakarta hingga harus di penjara, dan dihari yang sama dengan hari pernikahan tuan dan nyonya Adara, tuan pulang ke jakarta tanpa membawa nyonya Adara, karna beliau tau musibah yang menimpa ibunya tak lain dan tak bukan adalah ulah nyonya Maria" Alba terus mengulirkan cerita yang diketahuinya dari mulut Dinata sendiri belasan tahun lalu
*selamat ulang tahun ke dua tahun princessnya ayah, tetap tumbuh jadi anak yang kuat dan sehat nak, ayah tidak bisa menjanjikan kapan kita akan berkumpul tapi percayalah di saat hari itu tiba, ayah janji akan mengabulkan semua permintaanmu dan membuatmu bahagia, menjadikanmu sebagai princess paling beruntung sedunia* cih! berdecih geli namun mata wanita hamil itu berkaca kaca setelah membaca coretan panjang lebar disertai gambar bocah cantik berusia 2 tahun terduduk manis di pangkuan pria dewasa dengan puluhan mainan dan boneka disamping mereka.
omong kosong! bahkan dalam tulisan pria tua itu masih saja membuat kebohongan. pikir Alicia
"Bagai mengulang sejarah, saat tuan Dinata pulang ke jakarta, beliau kembali dijebak namun kali ini tuan tak peduli, tuan diam diam kembali ke Surabaya setelah menemui nyonya Adinda yang dijatuhi hukuman seumur hidup padahal nyonya Adinda hanyalah korban jebakan nyonya Maria" lanjut Alba
*untuk pertama kalinya ayah tak bisa berada di sampingmu saat ultahmu yang ke 3 tahun, ayah takut mendekatimu karna ayah tak mau kamu celaka, maafkan ayah my princess, hanya doa yang bisa ayah panjatkan untukmu, selamat ulang tahun nak, tumbuh jadi anak yang cerdas agar kelak bisa sukses dan membuat dirimu bangga bisa terlahir ke dunia* hanya menghela napas panjang, Wanita hamil itu kembali membuka lembar baru, sedikit buang-buang waktu, pikirnya, tapi ia juga penasaran kenapa tulisan Dinata di lembar ini seakan ada yang menguntit Dinata dan mengincar keselamatan dirinya
"3 bulan setelah kejadian itu, saat tuan Dinata sedang menikmati hari-hari bahagianya bersama nyonya Adara di surabaya, beliau mendapat kabar bahwa nyonya Maria kembali mengandung benihnya. Awalnya tuan tak percaya, namun dengan licik nyonya Maria malah mengirimkan video dimana mereka melakukannya, tuan Dinata masih tak peduli, karna bagi tuan, kebahagiaannya adalah bersama nyonya Adara, beliau berhak memilih. Hingga dimana salah satu adik dari tuan Dinata menjadi korban pemerkosaan sampai merengang nyawa, semua itu adalah ulah suruhan nyonya Maria, mau tak mau tuan Dinata akhirnya dengan terpaksa kembali ke jakarta dengan restu dari nyonya Adara. dengan ikhlas nyonya Adara merestui kepergian tuan ke jakarta, karna beliau percaya bahwa tuan hanya mencintainya" jujur tenggorokan Alba sudah mengering tapi ia tak peduli, ia tetap melanjutkan kisah percintaan majikannya
Dinata akhirnya kembali memperistri Maria atas nama tanggung jawab namun ia tak pernah tinggal sekamar dengan Maria selama Dinata bertandang ke jakarta. Sampai usia kandungan Maria 9 bulan, Maria akhirnya tahu jika Dinata memiliki Adara di Surabaya yang tengah hamil muda, ia murka, Adara berani merebut Dinata darinya
*selamat ulang tahun ke 9 sayang, maaf nak, beberapa tahun ini ayah hanya bisa melihat dan menyaksikan pertumbuhan mu dari kejauhan, maaf karna membuatmu hidup seorang diri, maaf tak bisa memperkenalkan siapa ibu dan ayah kandungmu nak, tapi satu hal yang ayah syukuri, ayah masih bisa melihatmu hidup di dunia, bagi ayah itu sudah cukup meski setiap hari ayah tersiksa menahan rindu, ayah mencintaimu lebih dari diri ayah, meski kamu tak tahu rupaku tapi bukan kah seorang ayah akan selalu hidup di hati putrinya? dan ayah yakin meski tak menegenali wajah ini, tapi ayah adalah cinta pertamu bukan?, heheheh maaf, ayah yang tak tahu diri ini terlalu berharap* menggigit bibir bawah guna menahan isakannya yang hendak keluar, air mata pujaan hati tuan Daniel itu telah meluruh sejak ia membaca tulisan Dinata pada lembar ulang tahun ke 7 nya, ia sudah menangkap maksud pria paru baya yang meninggalkan beberapa luka batin pada jiwanya, hanya di ulang tahun ke 2 pria itu menemaninya, setelahnya hanya ada permohonan maaf yang tertulis pada setiap momen pertumbuhannya hingga ultahnya yang ke 9 tahun.
"nona? anda baik-baik saja?" fokus Alba teralihkan dari jendela saat ia mendengar isakan kecil dari arah sofa dimana menantu dari keluarga Prasetio duduk memangku buku diari Dinata
"hm" hanya gumaman dan anggukan yang Alba terima
"baiklah, boleh saya melanjutkan cerita?"
"hm" lagi lagi hanya gumaman yang bisa ibu hamil itu berikan sebagai jawaban
"setelah mengetahui kenyataan, nyonya Maria terus memperingati tuan agar meninggalkan nyonya Adara, namun tak pernah di indahkan oleh tuan Dinata, beliau malah mengancam akan menceraikan nyonya Maria saat usia nona Maura genap satu tahun. meski tuan berat meninggalkan kedua putrinya tumbuh tanpa dirinya, karna biar bagaimanapun nona Maureen dan nona Maura adalah darah daging beliau meski keduanya terlahir karna sebuah jebakan, tuan tetap menyayangi mereka, tapi disisi lain tuan lebih memilih nyonya Adara dan anak yang sedang nyonya Adara kandung, karna dunia tuan ada pada nyonya Adara dan janin mereka kala itu"
Sampai dimana, Rini, ibu dari Maria kembali bertindak untuk membantu masalah anaknya, ia Membuat Dinata lengah dan terjadilah musibah yang menguncang jiwa Dinata muda, wanita yang tengah mengandung 8 bulan itu meninggal di tempat setelah ditabrak lari, beruntung bayinya bisa diselamatkan dengan operasi caesar
*3 hari lagi adalah hari ulang tahun mu yang ke 10, ayah sudah menyiapkan banyak hadiah untuk gadis cantik ayah, rencana Ayah untuk membawamu pergi jauh dari jangkau mereka sekangkah lagi, kita akan hidup bahagia, hanya berdua eh bertiga sama ibumu, meski wujud ibumu hanya sebuah nisan, tapi ayah pastikan kita akan bahagia disana. ayah hanya menunggu sampai semua saham dan aset bisa ayah kuasai, tapi apa yang ayah hadapi hari ini menghancurkan semua rencana yang sudah bertahun tahun ayah perjuangkan, hari ini adalah hari terburuk setelah 10 tahun sejak kehilangan ibumu, kamu datang ke mansion dengan wajah berbinar dan antusias, jujur ayah sangat merindukan senyuman manismu itu nak, tapi ayah merasa dunia ayah kembali rubuh, ayah senang dan gemetar ketakutan di waktu yang bersamaan, ku mohon pergilah nak, lari dari sini, ayah tak sanggup bila harus kehilanganmu juga, ayah bahkan rela menahan rindu beratahun tahun demi membuatmu jauh dari jangakuan mereka* inikah kebenarannya? ia ingat betul bagaiman pria tua itu bersikap dingin dan tak peduli padanya saat pertama kali dirinya memasuki Mansion, dulu ia belum tahu siapa sosok Dinata sebelum kejadian detik detik pendonoran ginjal ilegal itu, tapi Alicia langsung kagum pada sosok pria dewasa yang bahkan mau meliriknya saja tidak pada hari pertamanya memasuki rumah
"Dan demi menyelamatkan bayinya, yang tak lain adalah anda, tuan Dinata diam diam membawa bayinya ke panti asuhan pinggiran kota agar tak seorangpun orang-orang Maria mengetahui keberadaan anda" jelas Alba menoleh ke arah Alicia
Meski berat karna tak bisa melihat secara dekat pertumbuhan dan kegiatan putrinya namun Dinata bersyukur tak ada yang tahu keberadaannya. Baginya keselamatan dan kehidupan Alicia lebih penting dari pada kehadirannya sebagai sosok ayah di dekat putrinya yang hanya akan membawa petaka bagi buah cintanya bersama sang istri tercinta. Namun kejadian dimana 10 tahun Dinata merasa aman akan keselamatan Alicia, ia malah di kejutkan saat orang-orang Maria membawa Alicia ke Mansion,
Dan dengan sikap kepengecutannya karna atas nama trauma, Dinata diam dan seolah tak peduli akan kehadiran Alicia, karna ia tak mau Alicia mengikuti jejak ayahnya, adiknya, dan istrinya yang telah pergi untuk selamanya karna kebejatan Maria yang dibantu oleh ayah dan ibu Maria yang berkuasa, baginya selama Alicia hidup itu jauh lebih baik.
*hancur nak, dunia ayah hancur melihatmu terbaring lemah di hari ulang tahunmu yang ke 10, ayah membuatmu sakit, ayah membuatmu menderita, ayah membuatmu harus berkorban sejauh ini diumurmu yang masih sangat kecil, benci ayah, nak, ayah tak pantas untukmu, jika dulu dengan sombongnya ayah berharap menjadi cinta pertamamu, kini ayah yang tidak membiarkan kamu menjadikan ayah seistimewa itu, ayah pantas di benci dan tak di anggap olehmu, tapi ayah mohon bertahanlah, kamu kuat sayang* Alicia terkekeh dalam isakannya membaca goresan pena Dinata pada lembar dimana tampak gambar Alicia kecil sedang terbaring lemah di ranjang pesakitan dengan alat bantu medis menancap si beberapa bagian tubuhnya, ia jadi teringat pertama kalinya ia mengetahui sosok rupa ayahnya selama sepuluh tahun hidupnya kala itu.
10 tahun lalu, dimana Alicia kecil yang tak tahu apa-apa bahagia melakukan semua perintah Maria meski ketakutan, tapi ia senang karna bisa tahu siapa ayah kandungnya, ia berharap setelah ia disuntik, ia bisa memeluk ayahnya. memang benar disuntik tapi di suntik mati kemudian di belah dadanya. hahaha wanita hamil itu tertawa miris. dan dengan bodohnya ia berharap bisa memeluk ayahnya padahal beberapa hari yang lalu Dinata malah mengabaikannya saat ia melewatinya. kasihan sekali hidupmu bocah kecil. ejek Alicia pada dirinya 10 tahun lalu
"Mengenai donor ginjal,,,, tuan tak punya pilihan lain, disisi lain nona Maura sekarat, ibu dan ke dua adik dari tuan jadi sandera nyonya Maria, nyawa mereka taruhannya, juga tuan tak sengaja mendengar percakapan nyonya Maria dan kedua orang tuanya, mereka akan melenyapkan anda jika tuan tak mau menandatangani persetujuan kala itu, dan ikhlas tak ikhlas tuan terpaksa menyetujui transpalantasi ginjal ilegal 10 tahun lalu, yang penting bagi tuan, anda masih memiliki harapan hidup" kali ini Alba menjelaskan dengan nada yang sedikit memelan
Tentu setelah itu, Dinata yang tak pernah peduli kesehatannya bahkan 10 tahun belakangan mengomsumsi berbagai obat penenang tiba tiba peduli akan kesehatannya, apalagi bagian organ ginjalnya, setelah hari itu ia menyuruh alba untuk menghubungi pihak rumah sakit terbaik di Australia , ia kemudian rutin cek up sebulan 2 kali demi memantau ginjalnya agar selalu sehat, Dinata juga mendaftarkan Alicia sebagai pasien vip darurat jika suatu saat dan kapanpun Alicia butuh donor ginjalnya.
bersambungggg....
#######
makasih yang masih selalu stay sama cerita ini
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu