TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 46


Rapat dengan para petinggi negara telah usai, kini sepasang suami dan istri.. ehh maksudnya presdir dan asistennya itu sedang menuju perusahaan utama Prasetio Corp.


"ingat janjimu! jika tidak, aku tidak segan-segan memberimu hukuman berat" geram Daniel melirik tak suka pada Alicia di sampingnya


"iya tuan,, hanya makan siang" balas Alicia mantap


saat ini, Daniel dan Alicia berada dalam mobil yang di sopiri pak Gun untuk mengantar Alicia ke perusahaan sebelum Daniel otw bandara


"gara gara kamu, saya jadi telat gini" ucap Daniel masih dengan wajah kesal melihat jam di pergelengan tangannya dibalik lengan jas mahalnya


"Tadikan saya bilang, saya bisa naik taksi tuan, atau tuan bisa diantar sama sopir yang lain, tapi tuan malah ikut.."


Ucapan Alicia terpotong saat melirik ke arah Daniel yang ternyata telah menatapnya garang, seperti siap menghabisi mangsanya saat ini juga, dan sialnya Alicia merasa bahwa dirinyalah yang berperan sebagai mangsa Daniel saat ini


"jangan kegeeran, saya hanya ingin melihat perusahaan saya sebelum berangkat ke Makassar" ucap Daniel memindai tubuh Alicia seolah mencemooh


*kegeeran? mimpimu tuan kejam* umpat Alicia dalam hati dan memutar bola malas


tadi, Daniel menyuruh Alicia pulang ke mansion sebab jika ke kantorpun Alicia tidak akan ngapa-ngapain jika tak Ada Daniel, dan tentu Alicia hanya akan bosan, tapi Alicia bersikeukeuh meminta ijin untuk ke perusahaan sebentar, sebab Alicia ingin bertemu sahabatnya saat makan siang. Alicia berjanji setelah makan siang Alicia akan pulang, dan dengan berat Daniel menyutujuinya, karna tidak tega melihat wajah istrinya yang terus memohon


entah mengapa, hari ini ada yang lain yang Daniel rasakan, dadanya ruam, namun ruamnya tidak seperti biasa yang debarannya menenangkan tapi kali ini debarannya membuat Daniel merasa gelisah


Daniel tak mengerti ada apa dengan dirinya,, namun saat Alicia meminta ijin ingin ke perusahaan membuat rasa debaran itu kian nyata menganggu ketenangan pikiran Daniel


untuk mengurangi rasa gelisahnya, Daniel melarang tegas Alicia, namun Daniel sering menangkap ekspresi Alicia terlihat sedih sedari tadi pagi setelah Daniel dengan semena-mena membuang ponsel Alicia


Daniel sedikit merasakan rasa bersalah dan akhirnya Daniel memberinya ijin untuk menebus kesalahan Daniel, namun setelah memberi Alicia ijin, perasaan Daniel malah semakin gelisah, hatinya mendorong Daniel mengantar Alicia hingga ke perusahaan, Daniel tak tahu mengapa, tapi Daniel rela membuang-buang waktunya demi melegakan rasa debaran dalam dadanya, dan Daniel merasa sedikit tenang jika Daniel melihat Alicia sampai di perusahaan dengan mata kepalanya sendiri. hanya saja Daniel tak bisa menunggu lebih lama hingga Alicia kembali ke Mansion, mengingat jadwal Daniel yang padat


meski tak suka karna kekerasan kepala Alicia namun Daniel merasa aman karna di ponsel baru Alicia sudah ada gpsnya, jadi Daniel akan tahu kemana Alicia pergi, juga akan memberitahu Daniel bahwa alicia benar benar menepati janjinya, pulang saat jam makan siang kantor usai.


wanita yang melihat adengan pelukan mesra Daniel dan Alicia di mobil, sempat berusaha membuntuti mobil yang dikendarai Daniel dan Alicia namun karna Macet dan pak Gun yang lihai dalam mengemudi wanita itu kehilangan jejak, namun wanita itu tak kehilangan akal, ternyata wanita itu telah menunggu di restoran seberang jalan di depan perusahaan Prasetio Corp, meski berjam-jam menunggu namun wanita itu tak gentar, Ia akan mengawasi Alicia, akan tetapi sejak 3 jam menunggu Alicia maupun Daniel tampak tak kelaur-keluar dari perusahaan, ia juga tak berani memasuki perusahaan sebab ia tak mau ketahuan,,


"Terimakasih, hati hati tuan" pamit Alicia pada Daniel saat pak Gun telah membukakan pintu mobil


"hm" Daniel hanya bergumam, jelas memperlihatkan kekesalannya pada Alicia


namun Alicia tak peduli, sebab saat ini yang Alicia pikirkan bisa terbebas sebentar dari Daniel dan bertemu kedua sahabatnya, Alicia butuh melampiaskan rasa yang terus mengganggunya sedari tadi pagi saat melihat ponsel Daniel yang dihubungi oleh Maureen, Alicia sadar jika sebentar lagi posisinya akan tergeser dan itu membuatnya tak semangat hari ini


bukan. bukan bersedih akan berpisah dari tuan suami kejamnya hanya saja Alicia harus mencari cara agar jika Maureen mengambil kembali posisinya sehari dua hari kedepan Alicia tak perlu lagi kembali ke Mansion Dinata..dan Alicia butuh kedua sahabanya untuk membantunya mencari solusi,, selain solusi kabur tentu saja


mau kemana ia kabur? apalagi Alicia belum menyelesaikan kuliahnya, yang ada Alicia akan berkahir jadi gelandangan menyedihkan jika Alicia kabur


tak sia sia wanita paru baya yang tak lain adalah Maria itu absen di arisan perhiasan dengan para teman sosialitanya hanya untuk menunggu seorang Alicia, yang berpotensi merebut hati Daniel dari Maurreen, yang kabarnya baru akan tiba 3 hari lagi di indonesia.


Maria awalnya tak peduli, toh Alicia tak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan Maureen, Maria sangat yakin jika Daniel tidak akan tertarik dengan gadis menyedihkan seperti Alicia, namun karna melihat kejadian tadi pagi di dalam mobil, Maria harus bertindak sebelum semuanya terlambat


Maria rela membuang buang waktunya hanya untuk menyelamatkan posisi ratu Maureen di keluarga Prasetio, itu sebabnya Maria masih setia duduk di kursi restoran mengabaikan pantatnya yang kebas saking lamanya Maria menunggu, namun Maria tak hanya diam menunggu, istri Dinata itu tentu dengan segala rencana licik yang telah Maria siapkan untuk anak tirinya, Alicia


sosok gadis yang sedari tadi membuat dadanya bergemuruh marah kini terlihat turun dari mobil... seorang diri!


yap! keberuntungan kedua, Maria tak perlu melewati Daniel lagi, hanya seorang Alicia. urusannya semakin dipermudah


"huh,, ternyata apa yang kulihat ternyata tak benar, bisa saja Daniel baru saja menjualnya di rekan bisnisnya, ya itu pasti!,, buktinya kini Daniel tak bersamanya, Mana mau Daniel sama gadis jelek itu" pikir Maria kegirangan melihat Alicia tak bersama Daniel lagi.


"Hahahahh" Maria tertawa bahagia menemukan fakta dengan pemikirannya sendiri


tlingk.. (bunyi pesan masuk)


'2 M sudah saya transfer, saya tunggu gadisku di hotel Cvb jam 13.30' bunyi pesan masuk di ponsel milik Maria


sepersekian detik selanjutnya senyum ibl1s Maria tercetak sempurna di bibir yang ditutupi lipstik merah terangnya


*cukup berharga juga anak h4ram itu* batin Maria dengan kilatan meremehkan


Bersambunggg,,,,


#######


hay hayyy...


cuman mau bilang mon maap kalau upnya telat.. gak ada alasan, hanya saja Mickey sibuk sama dunia nyata..


oke segini dulu yakk


map banget nih kalau gaje.. aku aja nulisnya ngantuk. hahahah


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia halu