TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 62


Setelah menyelasaikan meeting sekaligus makan siang, Daniel berjalan keluar dari restoran bintang 5, yang disampingnya ada seorang wanita yang mengikutinya dari belakang dengan tampang tak berselera hidup, padahal wanita itu harusnya bahagia, sebab meeting hari ini berjalan lancar tak seribet biasanya,, mungkin karna mood bosnya yang tak lain adalah Daniel si tuan suami yang mood-mood-tan sedang mood bagus setelah kejadian obat kontrasepsi pagi tadi hingga siang ini,, segala urusan perusahaan jadi lancar layaknya selonjoran,


berbeda dengan Alicia yang melewati semuanya dengan berat, ingin rasanya Alicia menghentikan waktu atau Alicia berharap ada keajaiban untuknya saat ini, semoga tidak ada malam hari, setelah sore langsung pagi lagi, Entah mengapa beberapa jam yang lalu, Alicia merasa takut jika malam hari tiba


setiba di ruangan presdir, Daniel menghubungi sekertaris Ali


"ada apa tuan" tanya Ali setibanya di ruangan presdir, ekor matanya sedikit melirik ke arah Alicia yang terlihat lesu menopang dagunya di meja dengan tatapan kosong


"antar Dara pulang" tanpa menolehkan pandangannya dari berkas yang sedang Daniel bubuhi tanda tangan


"baik tuan" Ali menunduk hormat kemudian melangkah menuju meja kerja Alicia


"mari nyonya muda" ucap Ali


"nyonya"


"nyonya muda"


"asisten Alicia" ucap Ali menekan suaranya akibat kesal karna tak di hiraukan oleh Alicia


Alicia tersentak, kemudian menegakan tubuhnya dan menatap Ali tak bersahabat


"apa" ucap Ali melihat Alicia yang menatapnya tajam dengan mengeratkan giginya


"huh,, dasar pria-pria tua menyebalkan" gumam Alicia namun masih bisa didengar oleh Ali


"apa nyonya muda sedang mengatai tuan muda tua dan menyebalkan?" ulang Ali sengaja berniat memperdengarkan ke telinga tuan mudanya


Dan berhasil


Daniel yang memang sedari tadi curi curi pandang pada Alicia mendengar ucapan Ali


Daniel bukannya terprovokasi malah tersenyum samar, dirinya kembali fokus pada berkas


*baru kali ini aku dikatai namun rasanya menyenangkan,, ahh,, berkas sialan ini,, aku sudah tak sabar menunggu malam* batin Daniel


Sedang Alicia gelagapan berdiri dan langsung membekap mulut kurang ajar Ali


"kau yang menyebalkan!!" Alicia melotot tajam seolah ingin menerkam Ali saat ini juga, kemudian dengan takut Alicia melirik ke arah Daniel,, berharap Daniel tak mendengarnya karna sibuk dengan berkas-berkas


Deg


Ali segera melangkah mundur...


"silahkan nyonya muda" ucap Ali kembali mode sopan layaknya ajudan


Alicia mengerutkan keningnya bingung


"tuan muda menyuruh saya mengantar nyonya muda pulang" jelas Ali yang mengerti dengan kebingungan Alicia


Alicia sontak menoleh ke arah Daniel


Namun tampaknya Daniel masih sibuk menandatangani berkas yang masih menumpuk itu


Alicia kembali menoleh ke arah Ali yang kini menunduk


"ini masih siang, waktu kerjakan masih bany..."


"pulanglah!" potong Daniel kini menatap datar Alicia yang masih berdiri bingung


"mandi dengan bersih dan harum,, persiapkan malam kita istriku" goda Daniel dengan senyum menyerigai yang berhasil membuat Alicia pengen lari kocar kacir,, atau jika ada seseorang yang bisa menenggelamkannya sekarang ke dasar laut Alicia rela


Alicia bergidik ngeri


"mari nyonya muda" sahut Ali membuyarkan lamunan Alicia


"palamu nyonya muda" Alicia duduk kembali ke kursi kerjaya


Daniel menetap tajam Alicia, namun yang ditatap pura pura tak tahu padahal sumpah demi apapun Alicia pengen bunuh diri saja saat ini


"Ali" seru Daniel


Ali melangkah mendekat ke arah Alicia, sebelum melakukan aksinya, Ali menoleh sebentar ke arah Daniel


Daniel mengangguk dengan tatapan tak rela seolah berkata "jangan keras, kali ini aku biarkan kau menyentuhnya"


Ali memegang pergelangan tangan Alicia dan sedikit menariknya karna Alicia cukup kuat berpegangan pada lengan kursi


Melawan bangkit


Ali menipiskan bibirnya dan menarik napas panjang


"menurutlah, sebelum saya melakukan kekerasan pada anda" Bisik Ali menakuti


Namun Alicia lebih takut pulang ke mansion saat ini,, setidaknya jika Alicia bisa tinggal di perusahaan, Alicia bisa mengulur waktu dan berusaha membuat Daniel lelah dan mendapatkan masalah perusahaan, Alicia berencana akan membuat masalah kantor hingga Daniel sibuk mengurusi dan lupa,, jika Alicia tetap di perusahaan Alicia tak akan punya waktu mandi bersih dan harum sesuai permintaan Daniel,, Alicia tahu Daniel tidak akan sudi menidurinya jika dirinya bau


"khem!" deheman keras Daniel berhasil melemahkan pertahanan Alicia


Alicia menghempaskn tangan Ali dan berdiri sendiri, melirik tajam sekilas ke arah Daniel yang juga melihat alicia dengan tatapan datar


Alicia membuang muka dan mengambil kasar tasnya kemudian berlalu meninghalkan ruangan Daniel yang di belakangnya sekertaris Ali segera mengekor setelah pamitan dengan Daniel


Sedang Daniel menatap pintu ruangannya yang baru saja menenggelamkan tubuh kecil istrinya,, meski masih ingin bersama istri kecilnya namun Daniel tak mau egois memeras tenaga Alicia jika tetap berada di perusahaan.. Daniel hanya memberi waktu Alicia beristirahat dengan nyaman dan juga tentu mempersiapkan diri untuk acara mereka nanti malam


Seulas senyuman menghiasi bibir Daniel,,


Bagaimana tidak, nanti malam adalah malam yang sangat Daniel tunggu setelah kejadian di hotel waktu itu, dan juga obat kontrasepsi Alicia sudah Daniel tukar dengan vitamin penyubur kandungan jadi jikapun Alicia meminum sebanyak apapun itu malah bagus karna akan malah mempersubur rahimnya


Si tuan suami dengan segala kelicikannya


Sementara itu,,


Alicia bergumam kesal mengerti mengapa ia dipulangkan lebih awal karna tentu Daniel akan bertemu dengan Maureen seperti kemarin yang Alicia lihat..


Alicia berpikir Daniel tak mau diganggu kebersamaannya dengan calon istrinya, Maureen


Ali yang memang memiliki pendengaran tajam menangkap gumaman Alicia..


"anda berbicara sesuatu nyonya muda?" tanya Ali berusaha membuka suara setelah bosan mendengar dumelan dumelan Alicia


"...." Alicia memutar bola malas, dumelannya berhenti, posisi tubuhnya masih sama, miring ke arah jendela mobil


"apa anda butuh sesuatu nyonya muda?"


"...."


"kita akan segera sampai nyonya muda" Sekertaris Ali tak henti-hentinya berceloteh dengan embel embel 'nyonya muda' sebab Ali tahu Alicia tidak suka dengan kata itu


"...."


"kali aja anda butuh sesuatu untuk mempersiapkan acara nanti malam nyonya muda?" tawar Ali tanpa beban,,


Ali memang tidak tahu perihal obat kontrasepsi dan vitamin penyubur itu,,namun mendengar perkataan Daniel tadi, Ali tahu maksud tuan mudanya mengenai harus mandi yang bersih dan wangi


Padahal tanpa mandi dan wangipun Daniel tidak akan masalah, toh kejadian waktu di hotel dimana Alicia yang berantakan dan berkeringat tetap saja dibabat ludes oleh tuan mudanya kan


Ali hanya menggoda Alicia dengan menanyainya berbagai pertanyaan.. Entah mengapa belakangan ini Ali merasa senang jika melihat Alicia kesal


Dan pertanyaan terakhir Ali berhasil membangkitkan kekesalan Alicia, Alicia menegakkan tubuhnya dan menatap tajam Ali lewat spion


Ali yang merasa ada yang aneh memberanikan diri melihat spion bermaksud mengecek keadaan kursi penumpang belakang


Deg


Manik Ali bertemu dengan manik tajam milik Alicia,,


degub jantung Ali meningkat, bukan karna takut tapi ada perasaan aneh yang tiba tiba menjalar ke dalam tubuh Ali dan menjalar keseluruh tubuhnya


Tatapan mata nyonya mudanya berhasil membuat degub jantung Ali berdetak tak karuan,, sekali lagi ini bukan tentang rasa takut tapi...


Ali segera memotong tatapan mereka dan kembali fokus ke depan, beruntung tatap-tatapan itu terjadi disaat lampu merah, jika tidak bisa saja mereka menabrak kendaraan lain


Jujur,,, sejak kejadian di hotel, Ali sering mengingat kejadian dimana Alicia memeluk dan mencium pipinya.. Bukanya kurang ajar karna telah lancang memikirkan kejadian tak terduga itu di saat sebelum tidur namun Ali juga pria normal yang dimana akan selalu mengingat ciuman itu apalagi ciuman dari Alicia adalah yang pertama bagi Ali


Ali terlihat gelisah, berusaha menormalkan detak jantungnya,, berbeda dengan Alicia yang mengetatkan giginya saking kesalnya akibat ucapan Ali yang menyinggungnya soal acara malam nanti


bersambungggg....


######


hay hayyy


masih adakah...


cuman mau bilang,, maaf lama baru muncul


salam mickey mouse 24


dari dunia halu