
Daniel memasuki Mansion, disambut para maid dan pak Wis.
"dimana nyonya muda?" tanya Daniel pada mereka
"nyonya muda sejak pulang dari perusahaan tak pernah keluar dari kamar, tuan" jelas pak Wis
Daniel mengangguk kemudian beranjak menuju kamar utama
Ya, hari ini Daniel memberitahu pak Wis agar Alicia tidak perlu tahu akan kepulangannya apalagi ini masih jam 4 sore, waktu dimana seharusnya Daniel masih berkutat dengan masalah perusahaan namun Daniel memilih pulang karna rasa rindunya pada istri kecilnya mengganggunya hingga Daniel tak bisa berkosentrasi mengurusi berkas berkas perusahaan
ceklek
Daniel mengedarkan pandangannya, ia mendapati wanitanya tertidur pulas di atas sofa
Sekelebat bayangan awal menikah terlintas dipikiran Daniel, saat sehabis ibunya menghina Alicia saat malam pengantin mereka, Alicia yang terlihat baik baik saja waktu itu setelah mendapat penolakan terang terangan oleh ibu mertuanya , Alicia memilih undur diri dan beranjak menuju kamar dan tertidur di sofa tidak lama setelahnya Daniel menyusul dan dengan kejam menyingkap kasar selimut yang dipakai Alicia hingga membuat Alicia terjatuh dan membuat beberapa bagian tubuh kecil Alicia terbentur, Daniel bahkan sempat mencengkeram rahang Alicia waktu itu
Daniel meringis mengingat kejadian itu, kemudian menghampiri Alicia, ingatan itu membuat sesuatu dalam dirinya berdenyut sakit, sungguh keterlaluan dirinya waktu itu,
Tapi bolehkah Daniel membela diri, sebab waktu itu Daniel masih kecewa akan sikap Maureen jadi Daniel melampiaskannya pada Alicia
Namun jika dipikir pikir Alicia juga disini hanya korban namun malah mendapat perlakuan tak manusiawi dari Daniel
Daniel berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan wajah Alicia
Daniel membelai surai lembut milik istrinya
"Maaf" ucapnya lirih
Cup
Sebuah kecupan hangat mendarat di dahi Alicia
Cup
Cup
Daniel mencium kedua mata Alicia yang terpejam, di ujung matanya tampak sisa sisa air mata masih terihat jelas
Apakah Alicia menangis? Tapi kenapa? Siapa yang berani mengganggu istri Daniel itu? Atau Apa karna Daniel? Karna telah menyuruh Alicia pulang dengan ekspresi datarnya tadi? Argghh... Daniel mengerang kesal memikirkan penyebab istri kesayangannya menagis
"Aku tidak akan melepaskanmu Dara, aku akan membalas semua penderitaanmu selama ini dengan kebahagiaan, itu janjiku" gumam Daniel menatap lekat wajah damai Alicia
Daniel membopong tubuh Alicia ke ranjang dengan pelan agar tidur Alicia tak terganggu
Alicia terbangun saat waktu sudah menunjukan jam 5:12 menit
Buru buru Alicia beranjak untuk menyambut Daniel, Alicia pikir Daniel belum pulang
"mau kemana?" suara bariton dari arah kamar mandi membuat pergerakan Alicia yang baru saya memegang handel pintu terhenti
Tubuh Alicia menegang
*m4mpus* umpat Alicia dalam hati
"khem!" Daniel berdehem cukup keras karna Alicia malah berdiri diam di ambang pintu
Alicia dengan pelan menoleh dan langsung membuang muka saat matanya menangkap sosok tubuh atletis setengah telanjang milik Daniel, bulir air masih ada di tubuhnya,
Daniel baru saja selesai mandi dan hanya menggunakan handuk di pinggangnya dan memamerkan dada bidang dan perut kotaknya
Daniel tersenyum geli melihat reaksi Alicia
*apa dia malu? Padahal semuanya sudah ia cicipi* batin Daniel mengulum senyum gelinya
"mandi sana" perintah Daniel kemudian berajank memasuki walk in closet
Sedang Alicia masih berdiri mematung dan mengerjapkan matanya bingung
"dia sudah pulang?"
"aku tertidur di ranjangnya"
"tapi kenapa dia tidak marah?"
"ehh tunggu tunggu,, tadikan aku... tidurnya di so"
"Mandi Dara!" teriak Daniel yang tiba tiba menyerukan kepanya keluar dari pintu walk in closet
Alicia tersentak dan secepat kilat berlari menuju kamar mandi
malamnya...
Alicia menatap bingung lelaki yang ada di atas ranjang
Bukan tanpa sebab, karna sehabis makan malam tadi, Daniel langsung beranjak menuju ruangan kerjanya tanpa berucap sepatah kata, dan Alicia memilih memasuki kamar dan mengerjakan laporan magangnya untuk data skripsi
Saat Alicia baru saja menyiapkan selimut untuknya tidur di sofa, Daniel tiba-tiba datang dan memerintahkan Alicia agar tidur di ranjang, kali ini Daniel bahkan terang terangan mengatakan bahwa sofa tak layak untuk dijadikan tempat tidur untuk Alicia,, tentu itu membuat Alicia bingung sekaligus waspada
Namun Daniel yang mengerti ketidakpercayaan alicia dengan tawarannya, beralasan bahwa Daniel tak mau jika asistennya tidak nyaman tidur dan akan mengakibatkan kekurangan tidur, Daniel beralasan tak mau jika kinerja Alicia di perusahaan berpengaruh karna kekurangan tidur
Namun mengingat Alicia yang cukup tau diri namun dianggap keras kepala oleh Daniel, menolak karna merasa tidur di sofa sangat nyaman dan Alicia sudah terbiasa, Daniel tentu tak terima sikap keras kepala Alicia itu hingga terjadilah cekcok di antara pasangan suami istri itu dan tentu pemenangya adalah si tuan suami
Tidak, kali ini Daniel tak mau mengalah, sebab dengan ini Daniel bisa lebih dekat dan mengikis jarak dengan istri kecilnya yang selama ini Daniel sendirilah yang menawarkan jarak itu
"kesini, tidur sendiri atau mau aku tidurkan" Daniel mengendikan dagunya ke sisi ranjang sebelahnya dengan ekspresi tersenyum miring di akhir katanya
Alicia yang memang tak polos polos amat mengerti dengan maksud Daniel, segera menaiki ranjang, menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya dan membelakangi Daniel
"sekali aku tend4ng tubuh kecilmu akan terpentuk ke lantai" ucap Daniel kesal meliht tubuh Alicia yang berada di tepi ranjang
Alicia segera menggeser tubuhnya ke tengah ranjang
"tidurlah, aku tidak akan memakan orang jika dia penurut" ucap Daniel menyingkap selimut Alicia yang menutupi Alicia hingga kepala, Daniel membenarkan selimut Alicia hingga sebatas bahu
Daniel takut Alicia kesusahan bernapas di bawa selimut tebal itu
Alicia memaksa dirinya tertidur meski perasaan was wasnya masih mendominasi
Daniel menatap lurus makhluk mungil yang ada di depannya, Daniel berbaring miring menghadap Alicia, tidak lama setelahnya Daniel melihat bahu Alicia kini bergerak naik turun dengan teratur yang menandakan kini Alicia telah berada dalam alam mimpi
Daniel mendekat dan meraih tubuh Alicia kedalam pelukannya, sesuatu dalam dirinya yang memang sedari tadi terbangun susah payah Daniel kontrol
Daniel mengeram saat adik kecilnya semakin berdenyut minta di bebaskan
"sabar,, akan ada waktunya nanti" peringat Daniel pada dirinya mencoba melawan hasratnya
Daniel tak mau menuruti nafsunya yang akan menyakiti Alicia dan membuat Alicia takut pada dirinya
"selamat tidur sayang" Daniel mengecup kepala Alicia bagian belakang kemudian mengeratkan pelukannya dan menyusul Alicia ke alam mimpi
bersambunggg...
######
aku balik nih..
mon map cerita makin gaje banget...
ngetiknya ini asal ngetik. ha ha ha
di sela sela istirahat kuliah dan kerja tugas tancap jari jari tangan ngetik,, jadi maklumin yak banyak typonya
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu