
"selamat pagi bu"
"selamat pagi nyo,, ibu"
Sapaan sepasang suami istri kala memasuki ruang makan menarik lamunan Maya dari kekesalannya, yang mana ia telah terduduk manis di meja makan hampir 30 menitan dan belum menyentuh hidangan karna menunggu kehadiran sang anak dan menantunya, mencibir dalam hati namun yang nampak adalah sebuah lengkungan keatas tercetak di bibirnya,, senyuman tipis. Meski kesal karna dibuat menunggu lebih lama dari waktu 5 menit info dari pak Wis, Maya menekan kekesalnnya demi kenyamanan menantunya, karna ia bertekad akan memprioritaskan perasaan ibu hamil itu, ia tak mau menantunya canggung dan kembali segan padanya
Dan Alicia yang peka akan arti senyuman tipis mertuanya hanya bisa menunduk karna tak enak hati, Ia tahu betul berbagai ekpresi orang yang sedang menahan emosinya. jangan lupa bahwa sejak kecil ia telah belajar atau lebih tepatnya terpaksa menerima kala bagaimana orang-orang sekelilingnya menampilkan senyum palsu padanya. juga memang pada dasarnya ia anak psikologi kan.
Ck, tapi kenapa untuk memahami maksud hati tuan suaminya ia tidak mampu. Apa karna selama hidup ia tak pernah merasakan cinta? Atau karna ia sudah mati rasa akan cinta karna ayahnya sendiri tak pernah menunjukan cinta padanya bahkan terlihat tak menginginkan kehadirannya? meski telah mengetahui fakta dibalik perlakuan Dinata, tapi jiwanya terlanjur rusak. Ia terlanjur ketakutan, takut akan kehadirannya yang selama ini hanya dimanfaatkan, ia terlalu takut berharap. Tentu selain pada kedua sahabatnya, sekali lagi Hanya Darius dan Filda yang baik padanya selama ini tanpa pamrih, itu yang tertanam dalam jiwanya.
akan kah ia hidup tanpa cinta dalam dirinya sampai akhir hayatnya? ia ingin lepas dari ketakutannya, tapi ia terlalu takut untuk kembali terluka dan merasa seperti sampah. ia akui sekarang adalah masa terbahagianya selama hidup, tak bisa ia pungkiri jika ia merasa telah dimanusiakan sekarang ini, meski sesekali masih terkekang oleh peraturan tuan suami dan ibu mertuanya tapi tak sampai membuatnya kelelahan. jadi apakah ia harus belajar untuk membuang traumanya? dan menerima semua perlakuan baik suami dan mertuanya tanpa curiga?
"Khem"
Deheman dari sang suami menyadarkan Alicia dari lamunan, ia melihat kearah tuan suaminya yang berdiri menjulang tepat di samping tubuhnya tengah menatapnya dan kemudian mengendikan dagu ke arah kursi. Alicia ikut melangkah dan mendudukan dirinya setelah maid menyiapkan kursi untuknya yang berseberangan dengan sang mertua
Oh ya, Pras tidak ikut gabung karna sudah balik ke jepang, perusahaan disana lagi tidak bisa ditinggal lama, jadi Pras akan datang 2-3 kali sebulan untuk negokin menantu dan calon cucunya.
Acara sarapan pagi berlangsung tanpa ada yang mengeluarkan suara
"ayok!" ajak Daniel setelah melihat sang istri menyelesaikan makanannya
"mau kemana?" protes Maya
"ngamar bu"
"nggak bisa!" seru Maya membuat dua pasang mata suami istri itu menatapnya dengan kening berkerut
"eh, mm ibu punya urusan sama Elis"
"urusan?" Daniel melihat Alicia dan Maya bergantian, penasaran akan ucapan sang ibu
"ibu mau, jamuan bisnis khusus acara para istri minggu depan Elis yang hadir, toh juga di adakan di jakarta, siang hari, puluhan ajudan siap siaga, jadi aman-aman aja kalau Elis ikut hadir" jelas Maya panjang lebar agar anaknya tak lagi protes atas keputusannya
"tap.."
"lagian, mana ada seorang presdir kerjaannya ngamar di hari minggu, tuh di ruang kerja udah ada Ali nunggu" potong Maya
"aku kasih ibu waktu sejam, setelah itu Dara milikku lagi" putusnya pasrah
\=\=\=\=\=\=\=
"Javier Alex Maulana?"
"pemilik perusahaan properti yang belakangan ini lagi di puncak jayanya" jelas sekertaris Ali menyodorkan Proposal milik perusahaan Alex yang hendak mengajukan kerja sama pada perusahaan multinasional milik Prasetio Corp yang bergerak hampir di semua bidang.
Daniel menerima proposal setelah meletakan riwayat diri milik Alex di antara lembar kertas yang sudah menggunung di atas meja kerjanya
"10 tahun lalu ia adalah seorang CEO perusahaan tambang emas di NTB milik keluarganya, namun kejadian naas menimpanya saat hendak berbulan madu dengan wanita yang baru sehari dinikahinya harus lumpuh karna kecelakaan menimpa mereka, saat itu priorotasnya adalah istrinya, Elana, ia mengabaikan kewajibannya sebagai seorang pemimpin demi menemani sang istri berobat kebeberapa negara, hingga sang kakek marah dan memecatnya karna perusahaan tak terurus dan hampir gulung tikar"lanjut Ali setelah tuan mudanya selesai membaca proposal milik Alex
" istrinya sudah sembuh?"
"tidak, eh belum tuan. 8 tahun menjadi pengangguran dan hanya bermodalkan aset2. puluhan miliar milik pribadinya harus habis terjual demi membiayai pengobatan istrinya, karna pengobatan makin hari makin mahal mau tak mau ia harus memutar otak untuk mendapat uang yang lebih banyak, karna keluarganya sudah tak peduli lagi sebab pernikahan mereka memang tanpa restu, dari situ setahun lalu, ia mulai mengemban di dunia Properti, dan berkembang pesat hingga bisa jaya dengan waktu singkat"
Daniel mendesah pelan, ia sedikit tersentil akan cerita tentang Alex, istri dan keluarganya. Daniel setuju akan tindakan Alex mengenai rasa cinta pada sang istri, karna Daniel pun akan melakukan apapun demi kebahagiann Daranya, sebut saja ia pemuja cinta ia tak peduli, toh memang ia sadar bahwa sosoknya yang terkenal sebagai pria dingin dan arogan berhasil dibuat gila akan cinta dari Alicia.
Daniel jadi teringat istri kecilnya yang tengah bersama sang ibu, ah ia harus segera menyusul, bukan karna takut istrinya berduaan dengan sang ibu, toh Maya sudah menerimanya, Daniel percaya akan itu, karna ia beberapa kali memergoki ibunya secara diam diam bersikap protektif akan tindakan dan kegiatan Alicia yang bisa membahayakan istri dan bayinya dan Daniel yakin semua tindakan ibunya mewakili dirinya untuk menjaga Alicia
Daniel meletakan tangan kirinya di mulut kala rasa mual tiba-tiba menyerangnya. kan, jika mengingat sang istri, perutnya tiba-tiba mengaduk di dalam sana, naik ke kerongkongannya dan mendesak ingin mengeluarkan sesuatu. ia harus segera menemukan penawarnya, Alicia. hanya dengan bertemu dan memeluk istrinya membuat rasa mual itu hilang dengan sendirinya. Terdengar lebai memang tapi percayalah ini sedikit karmanya telah berbuat jahat pada Alicia dulu, makanya sekarang dunianya hanya berputar di sekeliling sang istri. Ah ia tidak kuat lama-lama menahan semua ini, ia akan tersiksa jika tak berada dekat dengan sang istri segera
Tangan kanannya segera meraih polpen dan menandatangani proposal milik Alex, bukan semata-mata karna kasihan tapi memang proposal yang ditawarkan Alex bisa menambah banyak keuntungan bagi Prasetio Corp.
"lanjutkan lainnya, kirimkan ke email saya hasilnya" Daniel kemudian beranjak tak peduli dengan Ali yang hendak protes karna masih ada hal yang belum tersampaikan, namun Daniel tak peduli, dari pada ia harus merasakan muntah lagi. Uhh sangat menyiksa
Bersambunggg...
#####
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu