TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 61


Alicia sedikit berlari menuju ruangan Daniel


tok tok tok


ceklek


"telat 5,09 menit" cecar Daniel menatap Alicia dan jam tangannya bergantian


Alicia menelan ludah kasar, tubuhnya masih berdiri di ambang pintu, namun langsung di hadapkan dengan pemandangan menakutkan di depan sana, Daniel berdiri bersedekap dada di samping kursi kebesarannya dengan wajah dingin, perlahan Alicia melangkah pelan sambil menunduk


"ma..maaf tuan"cicit Alicia, napasnya masih memburu


"saya tadi hanya kasih waktu 10 menit, jadi yang 5 menit itu ngapain aja kamu?" tanya Daniel penuh makna


"sa,, saya, eh maksudnya tadi,, anu,, tadi laporannya belum rampung tuan, ya belum rampung" jelas Alicia gelagapan mencari alasan


Daniel manggut manggut seolah mengerti


"jadi laporannya belum rampung" ulang Daniel, kemudian berjalan sedikit meraih gagang telpon


"panggil manajer pemas..." ucapan Daniel terpotong karna Alicia yang tiba tiba merebut paksa telpon di tangan Daniel yang sedang menempel di kuping Daniel, lagi lagi, sungguh berani istri kecil Daniel ini


"tuan.." panggil Alicia tertunduk takut setelah memutuskan panggilan dan menyimpan kembali telpon pada gagangnya


"se..sebenarnya..." ucapan Alicia menggantung


Daniel memiringkan kepala menanti penjelasan Alicia


"saya,, saya lambat karna kebelet, saya tadi habis dari toilet setelah dapat laporannya" jelas Alicia masih terbata, jelas ada yang di sembunyikan


Daniel mendesah panjang


"kenapa mesti bohong?" tanya Daniel


"saya,, malu" jawab Alicia mulai sedikit tenang karna Daniel tidak marah lagi meski bertanya masih dengan wajah datar


"mana laporannya?"


"ini tuan" Alicia menyerahkan berkas di meja Daniel


Daniel menekat tombol incorm di telpon kantor


"keruanganku"


Tidak lama setelahnya Tasya masuk


"bawa dan periksa" Daniel menyerahkan laporan pemasaran yang tadi Alicia ambil


"baik tuan" Tasya pamit dan keluar ruangan


Sedang Alicia menipiskan bibirnya kesal, untuk apa tadi ia disuruh ambil jika laporan itu tidak juga Daniel periksa, malah melimpahkan ke sekertaris Tasya,


Apa tadi itu cuman alasan Daniel menyuruh Alicia pergi agar bisa berdua dengan Maureen di ruangannya, sungguh kejam. Pikir Alicia


Daniel melirik Alicia yangb


tampak bermuka masam, kemudian matanya memindai pakaian Alicia dan netranya berhenti pada tas Alicia


Daniel menyerigai mengingat notif pesan yang masuk ke ponsel miliknya beberapa menit yang lalu


'*saya sudah di depan bu'


'tunggu 5 menit*'


*mau bermain main denganku nyonya muda prasetio* batin Daniel menyembunyikan seringainya


Daniel mengendikan dagunya meminta penjelasan jadwal ulang, sebab jadwalnya yang harusnya sudah berjalan sejam yang lalu harus tertunda karna insiden macet tadi pagi


Alicia merogoh tablet khusus untuk pegangannya sebagai asisten Daniel di tasnya


Saat Alicia membacakan jadwal Daniel, Daniel beranjak dan berjalan mondar mandir di dekat Alicia, tak biasanya Daniel tak tenang seperti itu, membuat Alicia grogi sendiri


Dan saat Alicia baru saja selesai mebacakan jadwal Daniel, dan kembali menyimpan tablet di tasnya, Daniel tiba tiba oleng dan menabrak Alicia hingga Alicia terhuyung namun tak sampai jatuh karna tangan Alicia refleks berpegangan pada lengan kekar Daniel, Daniel pun memegang pundak dan pinggang Alicia, karna sebenarnya Daniel hanya pura pura oleng.


Tas Alicia terjatuh dan beberapa isinya berhamburan termasuk sebuah botol kecil yang berisikan... kb


Alicia membulatkan matanya sempurna karna kaget juga sekaligus takut, beda halnya dengan Daniel yang tersenyum menyerigai dan sepersekian detik selanjutnya raut wajah Daniel berubah dingin


ya, Alicia memesan pil kb lewat online tadi pagi saat Daniel sedang di kamar mandi


Bukan Alicia berharap melakukan itu sama Daniel, bahkan Alicia jika memikirkannya serasa ingin muntah, jijik, namun sebagai antisipasi, toh Daniel itu seorang pria dewasa dan normal, apalagi Daniel menyuruh Alicia tidur seranjang dengannya, Alicia takut jika terjadi hal hal yang akan mengikatnya jauh lebih dalam hubungannya dengan Daniel, karna Alicia tahu dan cukup tau diri bahwa dirinya bukan apa apa dan buka siapa siapa bagi suaminya, yang bahkan sebentar lagi menceraikannya, namun Alicia tetap harus jaga jaga bukan.


bisa saja Daniel yang kejam itu akan memaksa mengambil hal berharga Alicia sebelum dirinya di cerai, mengingat jika itu terjadi tidak akan lagi arti hidup Alicia, dan Alicia tau, penderitaannya adalah kebahagiann bagi keluarga Dinata maupun Prasetio


maka dari itu Alicia sibuk mencari info di internet dan entah mengapa pilihannya jatuh pada mengonsumsi pil kb


namun Daniel mengetahuinya karna Alicia memesan lewat ponselnya, dan ingat ponsel Alicia sepenuhnya sudah disadap oleh Daniel sebelum Daniel memberikannya pada Alicia waktu itu, jadi apapun yang Alicia lakukan lewat ponselnya, Daniel pasti tahu, termasuk pencarian googl3 Alicia tadi pagi.


dan jangan sebut Daniel jika tak bisa membalas kelicikan Alicia,, dengan pikiran jeniusnya, Daniel menghubungi Rahmat agar meberikannya obat penyubur kandungan dan obat susu hamil namun dalam bentuk pil yang sangat mirip seperti pil kb yang dipesan Alicia


*welcome to the game wife, kamu yang memulainya, aku hanya mengikutinya,, jadi jangan salahkan aku sayang* batin Daniel berteriak girang namun berbeda dengan raut wajahnya yang telah berhasil tertutupi topeng arogannya


"tu..tuan,," Alicia melepas cepat dirinya dari Daniel dan segera berjongkonk merapikan tas dan isinya


Daniel tak kalah cepat, tangan Daniel berhasil memungut botol yang berisikan pil kb sebelum Alicia meraihnya


Daniel pura pura menelisik botol itu, dan di botol itu tertulis keterangan kb (pencegah kehamilan)


"k..b" Daniel membacanya dengan tekanan


"tuan,, itu.."


Daniel langsung menyerang Alicia, Daniel mencium, dan melum4t bibir manis Alicia dan membawanya ke sofa


Alicia berusaha melepas diri dengan meronta


"kenapa? Lo pesan itu untuk ini kan" Daniel melancarkan aksinya, mencium dengan brutal dan meraba semua tubuh Alicia


Alicia meronta dalam tangisannya namun kekuatan Daniel tidak bisa Alicia tandingi


tringg.. tringg.. tringgg...


bunyi telpon menghentikan aksi brutal Daniel


Daniel memindai tubuh Alicia yang gemetaran dengan wajah basah dan pakaian Alicia yang sudah acak acakan


*maaf* Batin Daniel tak tega


namun dengan cara ini, Daniel bisa mendapatkan Alicia lagi, sebab kejadian di hotel itu terus ingin Daniel ulang dengan istri kecilnya yang sudah menjadi candu baginya, namun Daniel tak punya keberanian meminta, untuk itu Daniel memanfaatkan kesalahan Alicia kali ini untuk mengikat lebih jauh istri kecilnya, Daniel bahkan sudah siap jadi ayah dari anak anaknya dengan Alicia


"Bersiaplah, nanti malam kamu tidak akan lolos" ucap Daniel kemudian beranjak menerima telpon


"tuan!" panggil Alicia


Daniel berbalik menatap datar Alicia dengan menaikan sebelah Alisnya


"bo..boleh saya mengajukan persyaratan sebelum kit.. Eh maksud saya sebelum saya dan tuan melakukan itu nanti malam"


"apa?" sumpah demi apapun, Daniel susah payah menahan gelak tawanya


bersambunggg.....


######


halooo readersss


masih adakah


map banget ni baru up soalnya sibuk sama dunia nyata


salam mickey mouse 24


dari dunia halu