
Alex merasa dibodohi. Ia bahkan rela membuang-buang waktunya demi pertemuan ini, bahkan mengabaikan harga dirinya yang secara tak langsung dipatahkan oleh keterlambatan Daniel dengan alasannya yang tiba-tiba kedatangan tamu penting di perusahaannya. Jadi Alex tak penting gitu? Ia juga memiliki urusan! Setidaknya kabari ia jika memang tidak bisa tepat waktu, jikapun Daniel tak sempat, kan bisa sekertarisnya. Pikir Alex
Ia bertahan menunggu karna ada harapan besar yang ia selipkan dalam pertemuan dadakan ini, namun harapannya harus pupus, karna rupanya istri tuan Muda Prasetio itu berhasil membuat mood Alex hancur akan kebohongan yang diungkapkan oleh Alicia
flashback on
"mohon maaf sebelumnya nyonya muda, boleh tau siapa orang yang baru saja anda ajak bicara, soalnya suaranya mirip dengan istri saya" Alex yakin, jika suara tadi adalah suara Maura, istrinya yang tengah ia cari. Walau sebenarnya persentasenya mustahil mengingat siapa Alicia tapi Alex penasaran akan suara yang begitu menyerupai suara Maura
"oh ya? apakah suara kakak saya mirip dengan suara ibu Elana? Istri tuan Alex" bukannya menjawab Alicia malah bertanya balik
Mendapati pertanyaan Alicia, Alex masih bersikap biasa saja, sudah rahasia umum jika siapapun yang bekerja sama dengan perusahaan Parsetyo Corp, maka orang-orang Daniel akan menelusuri semua karakter orang tersebut hingga seluk beluk keluarganya.
"perusahaan Prasetyo Corp. itu mendunia, banyak diantara mereka yang melakukan kerja sama dengan saya adalah orang-orang jujur dan pekerja keras, tapi ada juga beberapa orang yang bermain curang. saya tidak akan melepas orang semacam itu. untuk membuat jera, saya tidak akan segan-segan memberi orang itu beserta keluarganya pelajaran sampai mereka memilih mati saja dari pada hidup. sebelum melakukan kerja sama dengan orang baru, saya harus mengetahui semua seluk beluk keluarganya dan mengantongi identitas mereka sebagai pegangan saya dikemudian hari jika mereka berani bermain-main dengan saya" ungkap Daniel setelah diberi kuasa sebagai presdir perusahaan Prasetio 2 tahun lalu dihadapan media agar semua orang yang ingin bekerja sama dengannya berpikir ulang jika mereka sayang keluarga namun berniat bermain curang
Mengingat visi seorang Daniel, Alex tentu tak perlu berpikir keras dari mana Alicia tahu keberadaan Elana.
"ah ya, suara kakak anda begitu mirip dengan suara istri saya" 'istri keduaku' lanjut Alex dalam hati.
Sebenarnya ia ingin mengoreksi nama Elana sebagai istrinya, hanya saja Alex urungkan karna merasa kehidupannya tak perlu jadi perbincangan mereka, apalagi ia juga tak ingin Maura jadi incaran keluarga Prasetio kala suatu saat ia hilang kendali dan berbuat salah dengan proyek-proyek Prasetyo Corp. Bukannya merencanakan kejahatan, hanya saja hati dan pikiran ada Allah yang berperan membolak-balikannya. Alex hanya berusaha menghindari Maura dari bahaya atas perbuatannya yang bahkan belum ia lakukan
"wah bisa gitu yah, sepertinya seru deh mempertemukan istri pak Alex, Bu Elana dengan kakak saya, Maura" ucap Alicia antusias lebih tepatnya gregat sama pria matang di depannya itu
"Maura?" tanya Alex setelah beberapa detik tergugu akan nama yang disebutkan Alicia
"ya Maura" Alicia berucap sambil mengangguk "nama lengkap kakak saya, Maura Anice Dinata" Alicia menyebutkan nama panjang Maura dengan ekspresi dibuat sebiasa mungkin
2 jam lamanya Alex menunggu bagaikan orang bodoh hanya untuk menerima ajakan makan siang oleh Presdir Prasetyo Corp. Ia kira pertemuan ini akan menguntungkannya, selain berharap akan dipercayakan lagi sebuah proyek besar, Alex juga rencananya akan meminta bantuan Daniel untuk mengerahkan orang-orangnya untuk mencari istrinya, karna puluhan orang yang Alex perintahkan untuk mencari Maura, namun tak ada yang berhasil menemukan dimana gerangan sang istri sirinya berada. Tapi apa ini? Sepertinya nyonya muda itu bermain-main dengannya dengan mengakui istri mudanya sebagai kakak. Ya, ia tahu jika nama Maura Anice Dinata hanya satu di negeri ini, mungkin Maura Anice ada banyak tapi dengan disertai nama belakang Dinata itu hanya milik nama lengkap istrinya
Bagaimana bisa, Maura putri bungsu dari pasangan Dinata dan Maria memiliki seorang adik? Bukankah Alicia ini keturunan keluarga taiwan? Pikir Alex menganggap jika Alicia ini mengada
"anda tahu, Maura Anice Dinata?" tanya Alex memastikan, lebih tepatnya ia merasa awas jika pernikahan keduanya rupanya bisa tercium oleh Daniel dan Alicia
"tentu saja, tuan. Kami lahir dari lelaki yang sama namun ibu berbeda" ungkap Alicia ringan
"pft, hahahah" Alex menyemburkan tawanya karna lelucon tak masuk akal istri Daniel itu
"eh, maaf, maafkan saya tuan muda, nyonya muda" Alex segera menormalkan ekpresinya kala menyadari tatapan menghunus Daniel, setelahnya ia memohon maaf atas ketidak-sopanananya
"gurauan nyonya muda sangat lucu sehingga membuat saya lepas kendali karna terhibur" lanjut Alex membuat Alicia tersenyum miring dan Daniel kesal
flashback of
Sudah! Tidak ada lagi harapan. Alex menghembuskan napas kasar kala ingatannya beberapa saat lalu yang berhasil membuat Daniel mendaratkan sebuah tinju di rahangnya karna ucapannya yang seolah menyinggung ucapan sang nyonya muda
"apa aku salah? Jika mereka saudara kenapa kaluarga Dinata tak pernah mempublikasikannya?" tanya Alex pada dirinya.
"argh sudahlah! Buat pusing aja" Alex mengibaskan tangannya di depan wajahnya mengusir teka-teki hubungan Alicia dan Maura
"tapi jika mereka beneran saudara, tamat sudah riwayatku" gumam Alex memikirkan kemungkinannya.
Seminggu lalu kehilangan istri, sekarang malah kehilangan rekan bisnisnya
Sekali lagi hembusan napas kasar keluar dari bibir tebal Alex. Setelahnya lelaki matang itu beranjak pergi dari ruangan setelah ditinggal pergi oleh Daniel dan Alicia 30 menit yang lalu setelah tangan kekar Daniel meninggalkan rasa kebas di area rahangnya.
Tak mendapati bantuan dari Daniel, Alex tetap mencari keberadaan Maura dengan orang-orangnya, sudah 20 orang yang ia kerahkan, beberapa diantara mereka ada detektif
yang ia bayar untuk mencari Maura namun hingga hari ke 7-nya ia berada di jakarta tapi tak juga kunjung menemukan titik terang mengenai keberadaan Maura.
Sulung Bimo itu terduduk lesu menatap layar ponsel yang menampilkan gambar seorang wanita muda yang telah memporak-porandakan kehidupannya beberapa bulan terakhir tapi karna kebodohannya sendiri, wanita itu pergi dari kehidupannya.
Ya, ia kini hanya bisa meratapi penyesalannya.
Maura tak berkhianat. Kejadian hari itu semata-mata karna ia cemburu buta. Ia sudah mencari tahu jika memang Alicia pernah satu rumah dengan Maura meski tak mendapati fakta jika Alicia adalah bagian dari keluarga itu. Alex menyimpulkan bahwa kini Alicia mengakui Maura sebagai kakaknya karna keluarga Dinata dulu pernah menampungnya. Dan kedekatan Maura dengan sekertaris Ali hari itu hanya karna Ali adalah sumber informasi akurat tentang kehidupan Alicia. Maura hanya ingin mengetahui keadaan nyonya muda itu
"Dimana kamu" monolog Alex, matanya masih fokus pada layar yang menyala sedang ibu jarinya mengelus potret itu
"jadi orang yang ingin kamu temui adalah nyonya muda Prasetio? Maaf karna salah paham padamu karna mengira kamu akan kabur dengan pria lain" Alex mengingat perkataan Maura pada sekertaris Ali, yang hendak pergi darinya jika sudah bertemu dengan seseorang yang ingin ditemuinya, dan kini Alex tahu jika orang yang akan ditemui Maura adalah Alicia
Ingatan demi ingatan ia coba putar kembali guna mengurangi rasa rindunya pada sang wanitanya, dan tanpa ia minta, ingatan tentang ibunya yang menemuinya di apartemen seminggu lalu di semarang membuat Alex menegakan duduknya
Ibunya menyinggung soal Maura
Apa ibunya tahu keberadaan Maura?
Ya, ia harus memastikannya langsung. Mengabaikan penampilannya yang menggenaskan karna tak pernah merawat diri akibat terlalu fokus pada pencarian Maura. Alex segera beranjak keluar apartemennya menuju Sumbawa tempat tinggal keluarganya
Menguatkan tekad, ini bukan hanya perkara Maura, tapi memang Alex tidak tenang memiliki hubungan renggang dengan keluarganya, apalagi setelah mengetahui belang Elana, Alex ingin sekali mendatangi keluarganya untuk meminta maaf, namun lagi-lagi terhalang gengsi dan malu sampai ia hanya bisa memendam rasa bersalahnya. Tapi kini saatnya ia memberanikan diri muncul dihadapan keluarganya dan memohon ampun secara langsung atas keputusannya belasan tahun lalu.
Meski tak yakin ia akan diterima atau lebih parahnya permintaan maafnya hanya dianggap angin lalu, tapi Alex akan tetap berusaha, hasil akhir biar Tuhan yang menentukan, ia hanya perlu berusaha untuk meminta maaf pada keluarganya atas semua kedurhakaannya dimasalalu hingga kini
Ia ingin hidup damai, memang benar jika ia dulunya bahagia bisa bersama Elana, tapi ia tak merasakan kedamaian karna harus bersitegang dengan keluarganya.
Maka dari itu sebelum menemukan Maura dan memulai hidup baru dengan sang istri, Alex akan berusaha mendapat restu dari keluarganya. Akan ia usahakan tanpa menyerah sampai ia mendapat restu itu. Ia tak akan mengambil keputusan salah lagi.
Alex mau hidup dengan Maura dan menjalani hari-hari kedepannya dengan ridho kedua orang tua.
"Bismillah!" seru Alex saat pesawat sudah mendarat di bandar udara Sumbawa
"pa, ma, Alex pulang" gumamnya
Bersambunggg...
#####
Salam Mickey Mouse
Dari Dunia Halu