
"APA?!" pekikan seorang pria dengan mata membulat seolah tak percaya dengan apa yang telinganya dengar dari ucapan seorang wanita berjas putih di depannya
Ia bingung mengekspresikan perasaannya sekarang, haruskah ia senang atau malah takut? Tapi dilihat dari wajahnya tampak binar bahagia lebih dominan disana meski tak menutup wajah bersalahnya, setelah mendengar ucapan dari wanita berjas putih yang biasa dipanggil dengan sebutan... Dokter
Dokter wanita yang bernama Putri terjingkat kebelakang mendengar suara teriakan dari lelaki yang terkenal kejam nan arogan, di segani oleh banyak orang dari berbagai kalangan, namun sialnya lelaki yang terkenal dingin ini diselamatkan oleh wajahnya yang tampan bak keturunan dewa, juga dengan kekuasaan yang ia punya hingga orang orang mau tak mau harus tunduk padanya
Jujur, saat ini dokter Putri sudah gemetar ketakutan, namun ia tak bisa lari saat ini, yang bisa ia lakukan adalah mengangguk untuk membenarkan diagnosa yang baru saja dia sampaikan pada lelaki tampan berhati es di depannya
Daniel menghembuskan napas panjangngnya melihat anggukan dari dokter Putri, menandakan bahwa pendengarannya tak salah
Daniel kembali duduk setelah tadi reflek berdiri dari duduknya saat mendengar diagnosa sang dokter, yang membuatnya senang sekaligus takut dalam waktu bersamaan
Ya, saat ini mereka sedang berada di Amerika untuk melakukan operasi pendonoran ginjal untuk Alicia, namun sang dokter malah mengatakan operasi tidak bisa di lakukan, sebab akan membahayakan sebuah nyawa
Tadi, sebelum melakukan tindak operasi, dokter Putri yang menangani Alicia, melakukan serangkaian pemeriksaan pada organ dalam tubuh Alicia, memeriksa apakah ada jaringan ginjal yang bermasalah namun malah dokter Putri menemukan keganjalan pada bagian rahim Alicia, dan benar saja setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, fakta mengejutkan bahwa sebuah janin berusia lebih dari seminggu bersemayam di perut Alicia
Ya, istri tuan suami positif hamil !
Dan jika operasi tetap dilakukan makan janin itu akan hancur mengingat usianya yang masih rentang hancur jika terjadi guncangan sedikit saja.
Daniel yang mendengar tentu dilema, namun keselamatan Alicia lebih diatas segala galanya bagi Daniel, meski ia juga sangat menginginkan calon bayi mereka tetap selamat namun jika membahayakan keselamatan Alicia, Daniel tidak akan mengambil resiko apapun..
Namun penjelasan sang dokter mengatakan bahwa, seorang wanita bisa saja mengandung meski hanya dengan satu buah ginjal hanya saja perlu perhatian lebih dan penjagaan ketat agar ibu hamil tak melakukan apapun yang berisiko, juga pada trimester awal, sebaiknya setiap pekan harus memeriksakan kesehatan ibu hamil dan kondisi jabang bayi. Dan oeprasi pendonoran ginjal akan di lakukan setelah Alicia melahirkan sekitar 9 bulan lagi. (catatan: ini menurut penulis yah, jujur saya tidak tahu apa apa soal ilmu kesehatan seputar kehamilan)
Daniel sedikit lega mendengarnya, hanya saja Daniel masih bingung harus beralasan apa pada Alicia nanti
Daniel tidak mungkin mengatakan fakta ini pada Alicia sekarang, Daniel takut Alicia nekat menggugurkan kandungannya yang masih sangat rapuh itu, apalagi mengingat Alicia bahkan memesan obat pencegah kehamilan
Dan Daniel memilih egonya sekarang, merahasiakan sampai waktunya pas untuk berkata jujur pada Alicia, yang terpenting sekarang adalah mempertahankan keduanya, istri dan calon anak mereka, pusat kehidupan seorang Daniel Prasetio
untuk pemeriksaan kandungan kedepannya pun, Daniel dengan segala otak jeniusnya akan memanipulasi semuanya
Yang membuat Daniel pusing sekarang adalah alasan mengenai kekecewaan Alicia yang tidak jadi mendapatkan donor ginjal mengingat tadi Alicia sangat terharu dan bahkan sempat memeluk erat Daniel tanpa ada rasa canggung lagi,
Ya, baru saja hubungan mereka bisa dibilang bak seperti sepasang suami istri yang saling mengasihi
Flashback on
Daniel tiba tiba mengagendakan jadwal mendadaknya yang harus terbang ke Amerika kemarin pagi dan mau tak mau Alicia harus menemaninya karna Ali maupun Tasya memiliki jadwal padat yang tidak bisa ditinggal, jadilah Daniel harus berangkat di temani peserta magang yang merangkap sebagai asisten Daniel juga sebagai istri rahasia
Sebenarnya itu hanya alasan Daniel saja, karna memang semuanya sudah di atur oleh sekertaris Ali, namun Daniel yang tak tahu harus mengatakan apa pada Alicia terpaksa harus memakai cara kucing kucingan karna takut Alicia menolak niat baiknya, ditambah Alicia itu selalu berfikiran negatif padanya, maka dari itu Daniel ingin langsung bukti saja tanpa harus menjelaskan lagi, itung itung irit bicara. pikirnya
Alicia yang memang tak pernah menginjakan kaki keluar negeri itu diam diam antusias dengan agenda tuan presdirnya, namun saat sudah berada di negeri paman sam itu, Alicia dibuat bingung karna Daniel malah mengajaknya kesebuah rumah sakit terbesar di sana
"kita adakan meeting di rumah sakit tuan? Nggak salah?" tanya Alicia saat mobil sudah terparkir di basmant rumah sakit
Daniel menghembuskan napasnya pelan, kemudian meraih kedua tangan Alicia untuk digenggamnya
"kita kesini bukan untuk urusan perusahaan" ucap Daniel menatap lekat Alicia
"aku menemukan donor ginjal untukmu" lanjut Daniel sebelum Alicia menyampaikan kebingungannya
"tu..tuan?"
"ya, aku tahu, dan aku membawamu kesini untuk mengembalikan apa yang telah dicuri mereka darimu" Daniel menganggukan kepala membenarkan, meski bukan dari Maura tapi Daniel menemukan ginjal yang bahkan jauh lebih sehat dari ginjal Alicia yang telah melengkapi organ dalam tubuh Maura
Seketika mata Alicia buram akibat bendungan air mata yang kini memenuhi pelupuk matanya, dan sepersekian detik selanjutnya Alicia melepas gengaman tangan Daniel dan menghambur memeluk Daniel, Alicia terharu dengan perlakuan Daniel kali ini
Dan pikiran negatifnya pun yang selalu mengira jika Daniel berbuat baik padanya pasti akan ada lubang tak kasat mata yang siap memerangkap Alicia tapi kali ini, hati dan pikirannya mengatakan bahwa ia percaya akan kebaikan Daniel padanya
*terimakasih atas rasa kemanusiaan tuan pada gadis menyedihkan sepertiku* batin Alicia dalam pelukan Daniel
Daniel membalas pelukan pertama secara sadar dari istri tercintanya, Daniel mengelus rambut dan punggung Alicia lembut
*tenang saja, setelah ini, aku janji tidak akan ada lagi penderitaan yang berani menghampirimu sayang* batin Daniel
Maksud Daniel, tidak akan ada lagi manusia yang berani menganggu Alicia sebab Daniel dengan segala kekuatan dan kemampuannya akan menjaga Alicia melebihi dirinya sendiri
Setelah adengan pelukan di bashmant, mereka sekarang di lift menuju lantai teratas rumah sakit khusus VVIP yang telah dipesan khusus oleh Daniel semata mata demi kenyamanan dan kelancaran jalannya operasi Alicia
Ya, Daniel memesan 1 lantai, karna ia tak mau ada pasien lain yang berada di lantai yang sama, meski berbeda kamar Daniel tak mau ada yang lain berada di lantai yang sama dengan Alicia
Daniel terus menggenggam tangan Alicia untuk mengurangi rasa gugup dan takut Alicia akan operasi, mereka terlihat bak sepasang suami istri yang saling melengkapi dan mencintai, Daniel bahkan mencium pucuk kepala Alicia sewaktu melepas Alicia masuk keruangan pemeriksaan
"semangat nyonya mudaku" ucap Daniel memberi semangat
Flashback Off
Daniel menghembuskan napas panjangnya, baru saja ia merasakan bahagia namun kini ia harus menerima jika Alicia akan kecewa padanya
Tapi biarlah, demi calon anaknya, Daniel siap menerima semua konsekuensi kekecewaan Alicia padanya, namun Daniel percaya diri bahwa dengan pesonanya, istri kecilnya itu bisa dengan mudah berada dalam kekuasaan Daniel lagi
Bersambungggg....
#######
Jadi readersss,, aku baru muncul kenapahhh??? Karna aku kesellllll kesellll kesellll
Aku udah nuliskan 3000an kata untuk chap 71,72,dan 73 pas 3 hari aku nggak up, tapiiiiii... Eh malah kehapus karna pas mau aku up jaringan ponsel kubbermasalah dan aku restar ulang ponselku, dan pas buka mangga ehh tulisanku hilang dong 🤧🤧🤧
Dan entah mengapa kek semangat untuk nulis tiba tiba hilang dan akhirnya kembali menghilang beberapa hari... dan baru kepikiran ngetik pagi ini,, tapi baru rampung pas sore.. yah selama itu aku ngetik meski ceritanya gaje
Maapin yak
Kalau nggak mau ya udah nggak papa kok ... ❣️
Salam mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu