
"tuan..." Alicia memelas, protes dengan apa yang Daniel lakukan padanya
Daniel mengendingkan bahunya acuh
"masuk!" titahnya lagi, matanya masih fokus dengan dokumen di tangannya
Seorang wanita berparawakan tinggi besar dengan pakaian hitam masuk ke ruangan Daniel, ini adalah wanita ketiga dengan postur tubuh yang sama, wanita itu menunduk hormat pada tuan dan nyonya mudanya, kemudian dengan sopan memperkenalkan identitas, yang ternyata adalah seorang ajudan wanita, setelah memperkenalkan diri, ajudan wanita itu sedikit bergeser untuk berbaris di barisan temannya yang telah dulu dipanggil masuk ke dalam ruangan Daniel
Alicia memejamkan matanya kemudian menghembuskan napasnya kasar
* pria arogan ini! aku tidak butuh mereka tapi jika aku terus menolak bisa ada 10 orang yang akan merepotkanku nanti* batin Alicia berpikir keras, sebab setiap kali ia protes, tuan suaminya terus memanggil ajudan wanita masuk ke ruangannya, itu berarti persediaan ajudan wanita di luar ruangan masih banyak yang siap dipanggil masuk untuk menjaga dirinya
"tuan tahu saya tidak akan lari kan?" ucap Alicia lirih
"aku tahu. Karna rumahmu hanya aku"
Alicia mendengus, saat bibirnya akan mengucapkan kalimat alasan lain, Daniel lebih dulu membungkamnya dengan kalimat tak terbantahkan
"menurut atau tidak ada izin!" ucap Daniel penuh penekanan diiringi dengan dagunya yang terangkat menatap datar Alicia dengan mata tajamnya
Alicia menelan ludah kasar, ini adalah pilihan sulit, menerima perlakuan Daniel yang berlebihan itu atau tidak ada izin ke kampus untuk mengurusi tugas akhirnya
Ya, Daniel hanya mengijinkan Alicia pergi jauh darinya jika ada ajudan yang menjaganya, Daniel tidak mau mengambil resiko apapun mengenai keselamatan Alicia, setidaknya meski Alicia beraktifitas jauh darinya, ada ajudan kepercayaan keluarga Prasetio yang menjaga Alicia, itu sedikit bisa mengurangi rasa khawatir Daniel akan keselamatan Alicia apalagi dari orang orang keterunan iblis ynag sialnya memiliki darah yang sama dengan Alicia, seperti tuan Dinata, nyonya Maria, Maureen dan Maria
Alicia sudah menolak tegas akan tindakan berlebihan Daniel padanya itu, toh Alicia selama ini aman-aman saja semenjak keluar dari keluarga Dinata, meski tak menutup kenyataan bahwa beberapa kali Maria hampir berhasil menjualnya pada pria hidung belang, Alicia juga berjanji akan lebih hati-hati dan tidak akan lagi terjerumus perangkap Dinata maupun Maria.
Alicia meyakinkan Daniel, dengan bersama kedua sahabatnya, Filda dan Darius, Alicia akan aman, namun jangan sebut Daniel jika mempercayai kembali apa yang pernah membuatnya hampir gila kala itu, Filda dan Darius tidak becus untuk menjaga Alicia, mengingat kejadian itu Daniel bahkan merasa sesak dan sulit bernapas, ya sepenting itu keselamatan Alicia bagi Daniel, Alicia adalah separuh jiwanya
Meski di waktu yang sama adalah hari paling bersejarah dalam hidup Daniel, dan yang berhasil membuahkan hasil, sebuah janin kecil. Dan itu membuat Daniel makin protektif dengan keselamatan Alicia dan calon anak mereka
"seperti orang penting saja" gumam Alicia kesal tak sadar jika suaranya bisa didengar oleh telinga tajam Daniel
"untukku, Dirimu sangat penting dan berharga" ucap Daniel menelisik tubuh Alicia, kedua alisnya naik turun dengan menyunggingkan seringai menggoda, namun setiap katanya adalah yang sebenarnya Daniel rasakan, karna Alicia adalah hidup Daniel ditambah calon bayi mereka yang masih rahasia itu
Berbeda dengan Alicia yang menganggap bahwa Daniel peduli hanya pada tubuhnya bukan dirinya.
*tuan suami tua yang mesum*
Alicia tak punya pilihan lain selain menerima aturan Daniel, namun para ajudan itu tidak boleh terlalu nampak, atau lebih tepatnya harus menyamar jadi mahasiswa juga, Alicia tak ingin menonjol
pasalnya hari ini adalah hari terakhir para peserta magang, ya hari pelepasan peserta magang, termasuk juga Alicia yang berarti ia akan kembali ke kampus dan mulai menyusun tugas akhirnya
peserta magang akan kembali ke perusahaan jika ada data yang ingin mereka ambil untuk melengkapi ujian hasil mereka nanti
Daniel telah menawari Alicia agar Alicia tak perlu repot repot mengurusi tugas akhirnya, sebab Daniel bisa mengatasi itu dengan kekuasaannya, namun malah Alicia tak terima karna alasan tak mau memiliki ijazah dengan jalur khusus, toh Alicia juga menghindari kemesuman Daniel jika mereka terus bersama selama 24 jam
demi menjaga emosi istrinya agar stabil Daniel dengan terpaksa mengalah, tapi tentu Alicia tak lepas dari penjagaan ketat yang telah diatur oleh Daniel
Daniel sebenarnya tidak rela jika waktu kebersamaan mereka harus terpotong, karna perasaan Daniel selalu kosong saat tak bersama Alicia barang semenitpun, ini bukan tentang hasrat, namun ini perasaan dari hati seorang pria arogan, ia mencintai begitu banyak istri kecilnya. namun mengingat istri kecilnya itu sungguh keras kepala dan jika Daniel mengekangnya lagi, Daniel takut Alicia kembali tertekan
Waktu seminggu dihabiskannya untuk berbulan madu tak cukup bagi Daniel, seandainya bukan desakan dari Alicia, Daniel ingin tinggal di Pulau lebih lama, menikmati kebersamaan bersama istri tercintanya, mengabaikan urusan perusahaan sementara, toh pepatah presdir mah bebas berlaku di kamus hidup seorang Daniel
Ya, selama seminggu berbulan madu, Daniel memang tak pernah alpa bermain peluh keringat bersama Alicia di atas ranjang, namun tidak sampai berkali kali dalam sehari mengingat janin Alicia masih lemah, Daniel melakukannya karna sudah konsultasi dengan dokter, katanya boleh melakukannya namun harus pelan dan durasinya jangan lama, cukup sekali sehari, kata dokter kandungan kala itu
Alicia sendiri merasa aneh karna Daniel kembali membawanya ke rumah sakit dan ditanganin dokter lain, karna yang Alicia tau hanya dokter putri, dokter bagian organ dalam yang pernah memeriksanya, tapi kini dokternya berbeda, dan penjelasan Daniel membuat Alicia paham bahwa Alicia harus diperiksa takutnya mereka khilaf dan terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Alicia sendiri merasa ini tidak perlu, sebab Alicia tak pernah lupa sekalipun meminum obatnya.
obat pencegah kehamilan bagi Alicia
obat penguat janin dan susu hamil bagi Daniel
Saat pemeriksaan Alicia mendapatkan suntikan untuk ibu hamil yang Alicia tahu hanya vitamin biasa yang bisa membuat Alicia tidak gampang sakit
selama berbulan madu dadakan, mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan jalan jalan menikmati pemandangan, menikmati beberapa kuliner yang tentunya sehat untuk ibu hamil. Tidak ada belanja layaknya wanita modern sama sekali, yang membuat Daniel tersinggung sebab Alicia tak mau menghabiskan uangnya
Alicia hanya membeli beberapa oleh oleh untuk kedua sahabatnya, Filda dan Darius, itupun hanya barang kualitas premium dengan harga yang sangat terjangkau buat masyarakat menengah keatas
Daniel sempat memaksa Alicia untuk berbelanja setelah keluar pulau namun Alicia malah memilih jajan berbagai macam makanan di Amerika, ia seperti manusia yang tak pernah makan selama berbulan bulan, setiap yang dipesanya pasti minta nambah dan hanya berselang beberapa menit saja Alicia kembali memasuki restoran dengan menu berbeda.
Daniel sendiri sebenarnya merasa lelah mengikuti Alicia keluar masuk restoran namun karna mengingat istrinya sedang hamil muda, dan kata dokter itu biasa terjadi pada bumil maka Daniel hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Alicia yang di luar nalar orang peduli bentuk tubuh itu
Ya, dibagian bagian tertentu Alicia kini tampak sedikit berisi
Bagi Alicia selama gratis kenapa nggak dimanfaatin
"kamu bahagia?" tanya Daniel setelah mereka memasuki lift menuju lantai Aula dimana para peserta magang akan di bebas tugaskan dari tugas maganganya di perusahaan Prasetio Corp
"hah?"
"kamu bahagia bisa jauh dariku?"
*bahagia. Sangat* jawab Alicia dalam hati
Daniel menghembuskan napas kasar, istrinya malah mengabaikan dirinya yang telah dirundung galau hendak ditinggal
Beberapa saat kemudian
Seorang pria dengan kaca mata hitamnya, berbadan kekar bertato mengawasi 3 sosok mahasiswa yang sedang asik mengobrol di taman depan perpustakaan kampus
"target siap dibekuk" titah pria itu saat melihat Alicia berdiri seorang diri entah melangkah menuju kemana
Bruk
Bersambung.....
#######
Halo 2021
Stay healty readers
mohon maaf, belakangan ini aku lagi nggak mood nulis, jadi tulisannya yah gini, gaje dan makin ambur adul
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu