TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 77


Daniel memasuki rumah utama dengan buru buru, sampai kakinya harus terpaksa berhenti melangkah saat mendapati seorang wanita paru baya berpakaian mewah nan elegan duduk di sofa dengan anggun memangku kakinya


"Ibu"


"halo nak" sambut ibunya tersenyum bahagia


Daniel mengabaikan senyuman Maya yang telah lama tak dilihatnya itu, netranya menatap tak suka dengan wanita yang duduk di seberang ibunya tengah tersenyum juga kearah Daniel


"Maureen tadi yang jemput ibu di bandara" ucap Maya paham tatapan anaknya ke arah Maureen, Daniel kini berbalik menatap ibunya


"ibu kenapa pulang kesini?" tanya Daniel dengan nada datar, Ia berucap sambil melangkah mendekat ke sofa


"ibu kangen kamu nak" balas ibunya dengan binar rindu


Belum sempat Daniel memberi pertanyaan lagi, ia harus dikejutkan dengan seorang gadis yang membuatnya uring uringan belakangan ini muncul dari arah dapur


Alicia membawa nampan yang berisikan teh panas dan beberapa cemilan, di kedua tangan mungilnya


Rahang Daniel mengeras melihatnya, telinganya terasa panas melihat istrinya di perlakukan bak pelayan di Mansionnya sendiri


Alicia mendekat, sedikit menunduk saat dirinya hendak menyajikan teh panas dan cemilan untuk ibu mertua dan kakak tirinya yang tersenyum mengejek ke arahnya


"silahkan nyonya" ucap Alicia sopan setelah menyajikan teh di hadapan Maya


Entah kehausan atau bagaimana, Maya langsung menyesap teh panas permintaannya


Puufrt


Gerakan Alicia saat menyajikan teh di hadapan Maureen harus terhenti saat tiba tiba ia mendapat semburan teh dari mulut Maya di wajahnya


"Kamu ingin membunuhku!" maki Maya meraskan lidahnya terbakar


Byurrr


Tangan Alicia oleng, teh panas di tangannya tumpah mengenai lutut dan betis Maureen yang telanjang, karna Maureen hanya memakai rok pendek di atas lutut, dan sedikit mengenai tangan Alicia, namun begitu tetap terasa panas di tangan Alicia,dan tentu Maureen merasakan sakit lebih parah, betisnya bak terbakar terbukti dari teriakannya


"AHHRGG!!"


"panas panas, tolong panas!" ucap Maureen histeris


Maya membola, ia langsung mendekat ke arah Maureen setelah mendorong tubuh Alicia hingga terjengkit kebelakang


"pembawa si4l!" umpat Maya menatap benci Alicia


"sayang kamu nggak pa-pa?" itu suara Maya terdengar khawatir dengan keadaan Maureen


"panas tante" rengek Maureen dengan derai air mata, tangannya mengibas gibas lutut dan betisnya


"panggilkan dokter!" teriak Maya memberi titah pada mide


Sementara Daniel menatap nanar istrinya yang masih terduduk di lantai, Daniel tiba tiba di landa syok melihat istri kecilnya diperlakukan kasar oleh ibunya.


Tangannya terkepal dengan tatapan memerah


Maureen yang menyadari tatapan amarah Daniel pada Alicia mengira Daniel marah pada Alicia karna sudah mencelakai Maureen


Maureen sedikit tersenyum di balik tangisnya, jika dengan Maureen harus luka dulu baru Daniel peduli, Maureen akan lakukan itu, demi mengambil kembali perhatian Daniel


Maureen melirik ke arah tangan Daniel yang terkepal, Maureen menantikan tangan itu melayang ke wajah Alicia atau mungkin tangan kekar itu akan menjambak rambut Alicia karna sudah kurang ajar padanya.


"ALICIA ADARA!! Kamu harus di beri pelajaran, naik ke atas!" Desis Daniel menatap tajam Alicia dengan mata merahnya


Alicia tersentak dengan teriakan Daniel, dengan sedikit gemetar karna takut, Alicia berusaha bangkit dan menunduk hormat pada ketiganya kemudian beranjak dengan ketakutan akan ancaman Daniel


Ini tidak akan mudah. Daniel kembali bersikap kejam padanya akibat keteledorannya mencelakai kekasih dari tuan suaminya itu. Apa Alicia akan di tendang keluar sekarang? Kemana ia harus pergi? Ia sungguh tak ada tujuan saat ini. Setidaknya sebelum tugas akhirnya selesai. Pikir Alicia


"obati lukamu. Biar saya yang memberinya hukuman" ucap Daniel pada Maureen, kemudian beranjak mengikuti Alicia


Maureen senang bukan main, Daniel akan membalaskan dendamnya pada Alicia. Ia tak perlu repot repot mengeluarkan tenaga untuk memberi Alicia pelajaran, dan Maureen sangat yakin jika Daniel yang turun tangan langsung untuk memberi hukuman, itu pasti hukuman paling kejam yang korbannya akan memilih mati saja dari pada berhadapan dengan pria kejam macam Daniel.


Maureen menyerigai, ia mengibaskan tangannya dengan pongah yang tadi hendak dipakainya untuk menjambak rambut Alicia


"tante" rengek Maureen manja pada Maya


"sabar yah sayang, dokter bentar lagi datang" Maya mengelus lembut kepala Maureen


Maya mengumpati Alicia dalam hati. Tadi mereka berniat memberi pelajaran pada Alicia.


Maya sengaja meminta Alicia membutkannya teh panas karna ingin menyiramnya ke tubuh Alicia, Maya kesal bukan main pada Alicia akibat cerita dari Maureen, Maya ingin memberitahu tempat Alicia yang sebenarnya, Alicia hanya seorang pengganti sementara Maureen. rencananya Maya akan membuat Alicia kapok dan secepatnya menghilang, namun harus gagal karna kedatangan Daniel, Maya tidak tau jika hari ini Daniel pulang cepat. Maya malu berbuat jahat di hadapan Daniel, maka itu ia rela mengorbankan lidahnya untuk berekting.


Dan sialnya malah lutut dan betis Maureen juga harus melepuh menjadi korban atas rencana jahat mereka, senjata makan tuan.


Tangan Alicia hanya sedikit memerah.


*aku akan membalasnya* batin Maya, ia sungguh sangat menyayangkan tubuh calon mantunya memerah dan melepuh akibat perbuatan menantu yang tak dianggapnya


Maya bertekad membalas perlakuan Alicia jauh lebih kejam, ia akan menyiksa Alicia sebelum menendangnya keluar Mansion


tunggu saja! teriak batin Maya


Bersambungggg....


#######


Hai hay pal pele pal pale... ehh kok kek lagu yah. he he he


Hay readers yang masih setia baca, like, dan komen.. makasih 💖


Apa kabar semua?


Maaf menghilang sekian abad


Sekali lagi kalau suka silahkan stay kalau tidak silahkan searc story lain yang penulisnya tidak abal abal seperti saya ini, moodnya kadang hilang untuk ngetik.


apalagi dengan musim yang tidak bersahabat dengan kondisi tubuh belakangan ini.


stay health all 💖


Ini aku up banyak loh, nggak tau berapa chap.. Tapi yahh gitu gajee


Mumpung kehaluan meraja lela dan jari jari tangan siap membantu,, jadilah tulisan story abal ini berlanjut..


untuk besok besok aku nggak janji up kapan, tapi kalau mood dan kesehatan baik aku usahakan lanjut yah


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu