TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 36


(note: jika menemukan angka itu ketersengajaan yah, sengaja disensor, soalnya kata2nya kasar dan lagi capt ini udah di publis dari hari tgl 12 tapi gak lolos lolos) huffttt


suasana pesta yang berjalan sempurna dan sangat meriah beberapa jam hingga menit yang lalu, kini berubah bak kapal pecah akibat amukan dari seorang Daniel.


"jangan biarkan satupun anggota keluarganya hidvp tenang" desis Daniel


"ampun tuan, saya tidak sengaja mengenai nona" Mohon pelayan yang sudah berlutut dengan wajah yang sudah acakan akibat perbuatan tangan sekertaris Ali


PLAK


BUGH


"aawww" pekik pelayan itu


"ups tangan saya tidak sengaja" ucap Ali enteng setelah berhasil menambah robekan pada ujung bibir pelayan dan membuatnya terkapar di lantai


Ali melirik sekilas baju Alicia yang sudah basah, beruntung lengan Alicia yang juga basah tidak menampakan apa apa.


Ali bernapas lega, sebab jika sesuatu yang sudah disamarkan disana terlihat bisa rata dengan tanah perusahaan MUA yang mendandani Alicia tadi. bahkan kemungkinan Ali juga akan mendapat amukan dari Daniel sebab dialah yang mengatur semuanya tadi.


"ampun tuan" isak pelayan wanita paru baya itu dengan susah payah bangun dari keadaanya yang menggenaskan di lantai


"saya tidak sengaja menyiram nona ini" Pelayan wanita itu terus mengiba


"hahahah,, tak sengaja? atau sengaja karna disuruh seseorang?" ucap Daniel dingin melirik tajam pada Maura namun Maura tak menyadari karna Maura menunduk dengan gemetar


" saya tidak peduli! sebab orang yang kau celakai adalah separuh jiwaku dan saya tidak suka siapapun mengusik saya dan orang yang saya cintai" lanjut Daniel berucap panjang lebar dengan kilatan amarah di wajahnya


Deg


Alicia yang semula ikut gemetaran karena Daniel yang tiba tiba meluluhkan lantahkan pesta Dinata juga Alicia kasihan melihat kekejaman Daniel dan Ali pada seorang pelayan wanita paru baya kini beralih menatap Daniel yang sedari tadi memeluk pinggangnya posesif


*wahh,, aku merasa seperti berada dalam dunia film saja, apa katanya? cinta? pfuhtt,,, sungguh luar biasa akting tuan muda ini* batin Alicia menahan geli


Daniel yang merasa ditatap mengalihkan pandangannya ke arah Alicia, tatapan mereka bertemu


"kamu yakin baik baik saja" entah sudah yang keberapa kalinya pertanyaan itu keluar dari mulut Daniel kepada Alicia


Alicia mengangguk pelan, matanya masih menatap netra hitam milik Daniel


Daniel segera melepas jasnya dan melampirkan ke pundak Alicia yang basah


beruntung bekas bekas luka Alicia tak nampak akibat siraman itu, mungkin karna makeup yang digunakan MUA kepercayaan Ali memang terbaik dan sangatlah mahal, pasti tidak mudah luntur.


Daniel tahu dibalik penyiraman itu, mereka mau mempertontonkan bekas luka luka Alicia dan mempermakukannya


Daniel kemudian menuntun Alicia untuk keluar dari sana dan pulang ke mansion Prasetio.


"jika keluarganya tak ingin mati sekarang dan memilih hidup kirim mereka di ped4l4m4n suku kor0w4i" titah Daniel sebelum melangkah keluar tadi



(sumber internet yah guys, soalnya aku kurang paham memang soal sejarah2 ekstream dunia. yaudah cari info pada mbah google. sengaja beberapa huruf di blur agar tak ada pihak yang tersinggung)


Ali menghela napas panjang mendengar perintah Daniel yang tak main main itu, Ali yang memang selalu mengiyakan perintah Daniel, menelpon suruhannya untuk mengurus pelayan wanita paru baya beserta keluarganya agar secepatnya dikirim ke pedalaman suku korow4i, meski Ali tau jika mengirim mereka kesana sama saja dengan m3mbunuh mereka, bahkan ini terbilang cukup 3xtrim. namun Ali tak bisa berbuat banyak selain melaksanakan perintah Daniel, ini juga sebagai peringatan jika ada yang berani bermain main dengan seorang tuan Daniel maka tak akan ada ampun baginya.


pelayan wanita itu susah payah menelan ludah mendengar ucapan Daniel, begitu juga dengan Maura dan Maria, orang dibalik penyiraman itu


*sial! bisa bisanya Daniel membela Alicia, tidak! ini tidak boleh terjadi* Batin Maria


*ada apa dengan kak Daniel, apa yang sudah diperbuat Alicia hingga Daniel mau membelanya* batin Maura


"nyonya tol... " ucap pelayan wanita mengiba kearah Maria namun terputus akibat serangan mendadak dari Maria hingga membuat pelayan wanita paru baya itu terkapar pingsan di lantai


Ali yang melihat tindakan tiba tiba dari ibu tiri nyonya mudanya itu mengulum senyum puas, bagaimana tidak, Maria terlihat pucat dan gemetar bahkan berani menend4ng k3ras kep4l4 pelayan wanita hingga pingsan di muka umum.


Maria takut jika pelayan itu buka mulut siapa dibalik penyiraman Alicia


Ali kemudian beranjak pergi namun saat melewati tubuh Maura, Ali membisikan sesuatu yang membuat Maura lunglai kelantai


"jika masih sayang dengan nyawamu berhentilah magang di Prasetio Corp rubah kecil" Ali kemudian memperbaiki jasnya dan melangkah dengan penuh intimidasi keluar dari rumah Dinata


rusak semua, rencana Maura dan Maria gagal total. Maura bahkan belum sempat membalas perbuatan Ali yang meninggalkannya sendiri diluar kota hingga ia harus susah payah pulang ke rumah setelah melewati beberapa masalah tentu saja. bahkan semua sudah Maura rancang sedemikian apik namun semua sirna akibat kemuculan Alicia yang tak mereka sangka sangka itu


ya, adengan penyiraman itu sebenarnya diluar rencana awal namun karna Maura dimakan kebencian dan iri terjadilah adengan itu yang tentunya disetujui oleh Maria. namun diluar dugaan mereka, adengan penyiraman itulah yang membuat mereka hampir kehilangan detak jantung saat ini. mereka tak menyangka Daniel berada di pihak Alicia.


🤣tentulah bodoh, orang Alicia istrinya Daniel! lah situ siapa? :(


sementara di mobil Daniel


"lo beneran gak papa? " tanya Daniel memindai tubuh dan baju Alicia yang mulai mengering


entah dorongan dari mana Alicia menaruh telapak tangannya di dahi Daniel, Alicia melupakan peraturan bahwa ia tak diijinkan menyentuh barang maupun tubuh Daniel jika tak disuruh, namun karna penasaran terjadi apa apa dengan tuan suaminya, Alicia spontan melakukan itu


"normal" guman Alicia merasai suhu tubuh Daniel


Daniel melototkan mata mendengar gumaman Alicia


sepersekiat detik selanjutnya


Plak


Daniel menepis tangan Alicia


"maksudmu saya tidak sehat gitu? iyya?" tuduh Daniel tepat sasaran


"eh, oh,, eng,, enggak tuan, sa saya... "


"ah sudahlah" Daniel bersedekap dada dan memalingkan wajahnya ke jendela, ngambek


"fokuslah menyetir Ali, jika tak mau turun sekar..."


"baik tuan" ucap Ali cepat memotong ucapan Daniel


Daniel semakin sebal saja, namun Daniel hanya mendengus dan tetap memandang keluar jendela


*ahh terbuat darimana sih sebenarnya mata tuan Daniel sampai menyadari jika aku menertawakannya, padahalkan aku hanya tertawa dalam hati* batin Ali sambil menelan ludah kasar


"tuan baik baik saja" tanya Alicia polos


*diamlah nyonya muda* batin Ali


"tu tuan yakin baik baik saja" ucap Alicia memastikan namun Daniel merasa jika Alicia sedang membalikan keadaan dimana tadi Daniel lah yang terus bertanya karna khawatir dengan Alicia tapi Daniel mengira bahwa Alicia mempermainkannya


"tu.. tuan.."


"sepertinya kamu merindukan hukuman e" seru Daniel memotong ucapan Alicia,Daniel menoleh dan tersenyum menyerigai pada Alicia


Alicia menelan ludah kasar, gawat!! mode awas nih


*nah kan* batin Ali


#######


yuhuu balik lagi cerita gaje ku ini. hahahaha


mon maap banyak typo yak


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia halu