TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 145


"sayang, istirahat aja yuk, kamu pasti kecapean" Daniel berujar sambil menuntun wanita hamilnya untuk duduk di singgasana mereka. Ia menyuruh Alicia istirahat saja, tak tega melihat istrinya yang tengah hamil besar berada di kerumunan dan menyalami ratusan orang-orang penting.


"tidak enak sama tamu-tamunya, mas" jawab Alicia


"persetan dengan mereka, sayang. Asal kamu nyaman" Ujar Daniel


"kenapa?" tanya Daniel melihat wajah kebingungan istrinya


"mm,, aku belum jabat tangan dengan idolaku" cicit Alicia dengan cengirannya membuat ekspresi khawatir Daniel berubah datar


Acara pesta resepsi sekaligus perayaan anniversary 1 tahun pernikahan pewaris Prasetio corp dan sang istri berlangsung meriah


Banyak pebisnis dunia dari berbagai belahan dunia ikut menghadiri pesta bergengsi itu, juga beberapa artis dan model internasional rela meluangkan jadwalnya demi menghadiri acara sang miliader yang telah banyak berinvestasi pada agensi mereka, bahkan tak sedikit pejabat negara baik dalam maupun luar negeri tak ketinggalan moment bersejarah ini, Awak media-pun baik dari pihak televisi maupun majalah dipersilahkan meliput sesuai aturan yang berlaku.


Alicia sampai mengaga saat melihat beberapa idolanya datang bahkan sampai menjabat tangan dan berfoto dengannya untuk mengabadikan moment di istagram mereka. Maklum saja, ajang pamer bisa satu layar dengan pemilik Prasetio Corp.


"cih apa hebatnya sih mereka?" pertanyaan sinis mengalihkan atensi Alicia dari punggung telanjang sang model idolanya yang menuruni panggung. Alicia menoleh menatap Daniel


"mereka tinggi sekali, tuan" jawab antusias Alicia "cantik, putih, angun, berwibawa, sungguh ciptaan Tuhan yang sempurna" lanjutnya lagi kembali menatap sang model


Daniel mendengus, ia hendak mengucapkan bantahan namun urung kala tamu kembali mendekat dan menjabat tangan mereka, mengucapkan beberapa doa untuk hubungan mereka dan juga kesehatan serta keselamatan bagi calon bayi di perut Alicia


"terimakasih, silahkan nikmati jamuan dan pestanya" ujar Daniel


"mau lihat ciptaan Tuhan yang paling sempurna?" bisik Daniel kala tamunya mulai menjauh


Alicia mengangguk antusias


"dia adalah istriku" ujar Daniel bangga


"aku dong" jawab Alicia menunjuk dirinya


"huh, percaya diri sekali kau nona"


"kamu punya istri lain?" tuduh Alicia yang wajahnya langsung berubah masam


"eh?" Daniel melongo mendengar tuduhan itu. kapan sih Daniel bisa mengerjai istrinya ini bisa berjalan mulus, selalu saja istrinya ini langsung marah. Dasar bumil emosian!


"hanya satu, sayang" Daniel langsung mendaratkan kecupannya di dahi Alicia menghiraukan para tamu "kamu seorang. Daraku, pemilik raga dan jiwa ini" bisik Daniel memegang dadanya.


"permisi" ujar seseorang dengan suara lembutnya di hadapan pasangan raja dan ratu pemilik pesta yang sibuk dengan dunia kasmaran milik berdua


Daniel langsung menegakan tubuhnya, sedang Alicia terpekik kaget melihat kedatangan kedua sahabatnya yang sudah sedari tadi di tungguinya


"kok?" Alicia melirik Daniel, kemudian melirik Filda lagi dengan kening berkerut


"emang gue secantik apasih sampai semua orang menanyakan keaslian diri gue" ujar Alicia jengah, pasalnya bukan hanya Daniel dan Filda yang seolah tak mengenalinya, namun ayah, ibu mertuanya, opa, oma, papa dan mamanya juga demikian.


"Dih, dasar bumil kepedean" canda Filda


Alicia mendengus tapi ia menarik Filda untuk di dekapnya


"rindu tau" ujarnya melepas kangen pada sahabat baiknya


Sedang Filda hanya bisa menahan air matanya, air mata bahagia. Sahabatnya telah menemukan kebahagiannya dan ia ikut bahagia meski sekarang mereka memiliki jarak. Tapi Filda maklum sebab wanita hamil itu memang harus di jaga ketat apalagi Alicia adalah nyonya muda Prasetio yang kemungkinan banyak orang yang iri pada statusnya.


"pokoknya nggak mau tau. Lo harus bahagia selalu, sehat beserta keponakan gue" ujar Filda setelah mengurai pelukan, tangannya menegelus perut buncit Alicia di balik gaun mewahnya


"doamu aamiin ku" jawab Alicia tersenyum hangat


"berani bergerak ucapkan selamat tinggal sama tangan anda!" desis Daniel membuat pergerakan Darius yang juga hendak memeluk Alicia untuk melepas rindu dan menyalurkan rasa syukurnya melihat riak bahagia di wajah sang sahabat yang terpancar dari dalam. Berbeda dengan dulu yang hanya ada wajah bahagia penuh kepura-puraan.


"sekali ini saja tuan, tak boleh kah?" tawar Darius dengan cengirannya


"berani sekali anak ingusan sepertimu me..." ucapan Daniel terpotong, matanya membulat sempurna melihat adengan di depannya yang berhasil membuat dadanya kembang kempis.


"Dara!" geram Daniel


"sebentar saja, aku merindukan mereka" ucap Alicia setelah melepas pelukan dari Darius. Ya, Alicia tadi langsung memeluk Darius tanpa memperdulikan protesan dan ocehan Daniel


Daniel mendengus, ia membuang muka kesamping. Ngambek. Dasar kekanakan!


"hanya beberapa menit saja, sedang kamu bisa memelukku sampai puas setiap saat" bisik Alicia membuat Daniel seketika menoleh


"ya iyalah, karna kamu milliku, hanya milikku seorang" tekan Daniel membenarkan ucapan sang istri


Bersambunggg...


######


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu